Sehat Dengan Bersepeda

Bersepeda merupakan olehraga ringan yang menyehatkan, dengan bersepedah kita bisa berolahraga dengan sekaligus rekreasi, dengan bersepeda kita bisa mencari keringat dengan cara santai sambil menyusuri jalan-jalan pinggiran yang relative sepi dari kendaraan bermotor dan udara sekitarnya masih bersih jauh dari polusi, hal ini jelas sangat baik bagi tubuh. Pada saat bersepeda kita juga bisa mendapatkan kenikmatan yang luar biasa, yaitu manakala kita mendapati jalan tanjakan yang cukup tinggi dan panjang, capek memang pada saat melintasinya, namun rasa capek itu akan hilang dan terobati begitu kita telah sampai di puncaknya, apalagi bila kemudian kondisi jalan menurun, kondisi inilah yang paling dicari dan disukai para pecinta sepedah, karena pada saat seperti itu terpaan angin yang mengenai tubuh terasa begitu segar dan nikmat.
Manfaat bersepeda bagi kesehatan tidak diragukan lagi. Mengayuh sepeda biasa atau statis, merupakan latihan yang sangat baik untuk meningkatkan kebugaran, pada saat yang bersamaan sistem persendian pun akan menjadi lebih lentur. Olah raga bersepeda juga memberi pilihan beban dengan tingkat kesulitan yang berbeda sehingga daya tahan yang dibutuhkanpun berbeda-beda, dari yang dikayuh secara perlahan hingga balapan dengan kecepatan yang sangat tinggi (sprint). Oleh karena itu setiap orang dari semua tingkatan umur dan kebugaran yang berbeda, bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan yang sangat menyenangkan ini, apalagi bila kegiatan ini dilakukan bersama teman atau keluarga, pasti sangat mengasikan..!
Bagaimana bila mau berangkat gak punya teman, nggak usah kawatir! Karena biasanya di jalan kita akan ketemu sesama pesepedah yang akan bisa dijadikan teman di perjalanan yang bahkan kadang bersedia untuk menunjukkan rute-rute baru yang belum pernah kita lintasi. Asyiik…kan?
Berdasarkan penelitian terungkap bahwa dengan bersepeda sedikitnya 30 menit per hari sudah cukup untuk meningkatkan tingkat energi dan mood kita, ditambah bonus turunnya berat badan, dan mengurangi resiko sebagai host of chronic afflictions and an early demise. Ini penting untuk diketahui mengingat, kebanyakan masyarakat saat ini aktivitasnya lebih banyak dilakukan dengan duduk, sementara asupan makanan yang dikonsumsi banyak yang mengandung lemak sehingga kemungkinan menderita obesitas yang dikarenakan kurangnya aktivitas fisik menjadi sangat tinggi, hal ini jelas menjadikan hidup lebih beresiko.
Untuk itu selagi badan masih sehat mari kita lakukan aktifitas ini, nggak perlu jauh-jauh, asalkan rutin. Karena dengan bersepeda secara rutin membantu menghindari dan mengontrol banyak jenis penyakit, seperti obesitas, kelainan jantung dan radang sendi.
Prof. Frobose dan team di Center of Health of the German Sports Academy of Cologne pernah diwawancarai mengenai manfaat bersepedah, dan beliau mengatakan bahwa banyak manfaat yang bisa didapat dengan bersepedah yang antara lain sakit punggung yang disebabkan oleh discs (piringan-piringan) pada tulang punggung yang tidak mendapatkan pasokan nourishment (nutrisi) secara optimum karena kurangnya beraktivitas, bisa diterapi dengan bersepedah. Sebab dengan bersepedah, apalagi bila dilakukan secara rutin, bisa membantu mengembalikan kemampuan discs untuk mendapatkan pasokan nutrisi menjadi optimal kembali. sehingga Otot besar pada punggung menjadi lebih kuat dan membantu kerja tulang belakang.
Persambungan lutut, penyebab umum terjadinya nyeri lutut biasanya disebabkan rusaknya tulang rawan/muda. Tekanan berlebihan pada sambungan lutut, apakah karena jogging atau terlalu gemuk, akan menghambat atau menolak pasokan nutrisi ke tulang rawan. Konsekuensinya tulang rawan menjadi lemah dan mulai rusak. Hal ini disebabkan mineral-mineral berharga tidak bisa masuk ke tulang rawan. Dalam kondisi ini lutut harus sering digerakkan untuk mendorong nutrisi untuk sampai ke tulang rawan. Bersepeda merupakan olah raga yang paling sedikit memberi tekanan pada lutut dan cara yang paling baik untuk menguatkan tulang rawan.
Jantung dan sistem cardiovascular, Jantung adalah satu-satunya “motor” kita dan karena alasan itulah kita harus benar-benar merawatnya. Gejala stres dan mengerasnya arteri-arteri (arteriosclerosis) sebagai contoh, menyebabkan efek yang merusak pada jantung dan menghasilkan tekanan darah tinggi. Hal ini berakibat sesorang akan mengalami serangan jantung. Bersepeda akan memperbaiki sirkulasi darah secara keseluruhan. Yang terpenting adalah jantung akan bekerja lebih ekonomis karena performa pemompaan menjadi lebih efisien sehingga mengurangi tekanan darah secara keseluruhan dan mengurangi resiko penyakit jantung.
Sistem kekebalan, Infeksi adalah penyebab utama anda absen dari tempat kerja. Satu dari beberapa alasan adalah kurang efektifnya kinerja sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan reaksi alergi dan ketidakmampuan melawan flu dan demam. Bersepeda dapat meningkatkan kualitas sistem kekebalan dengan mengijinkan tubuh untuk melindungi dirinya dari virus dan bakteri. Bersepeda adalah metode olahraga yang paling banyak memiliki manfaat untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh.
Untuk itu selagi badan masih sehat mari kita lakukan aktifitas ini, nggak perlu jauh-jauh, asalkan rutin. Dengan bersepeda secara rutin membantu menghindari dan mengontrol banyak jenis penyakit. Apalagi olah raga yang ini tidak rawan cedera, sekaligus “hemat energi” karena untuk menempuh jarak satu atau dua kilometer atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain, diperlukan energi yang jauh lebih sedikit dibanding dengan bila kita berjalan kaki. Mungkin hal ini pula yang menjadikan sepedah sebagai alat transportasi yang paling populer, diperkirakan setiap hari satu milyar orang mengendarainya di seluruh dunia.
Berikut merupakan manfaat yang bisa didapat bila kita “bersepedah” secara rutin, yaitu:
• Meningkatkan kualitas system cardiovascular (yang berhubungan dengan jantung dan system peredaran darah).
• Meningkatkan kekuatan dan fleksibelitas otot.
• Meningkatkan mobilitas sistem persendian.
• Menurunkan tingkat stress.
• Membantu dalam pembentukan postur tubuh.
• Menguatkan tulang
• Menurunkan tingkat kegemukan.
So….. Selamat mencoba.

“Pendengaran” organ tubuh yang luar biasa

Pendengaran, hampir dari kita semua yang normal pasti merasakan manfaat indera yang satu ini. Tapi tahukah kita, bila indera yang satu ini memiliki beberapa keunggulan dibanding dengan indera lainnya. Keunggulan itu antara lain :
Pertama. Pendengaran merupakan organ manusia yang pertama dan terakhirkali bekerja ketika di dunia. Hal ini diperluat dengan difirmankan Allah SWT dalam (QS. Al-Sajadah ayat 9 ) yang artinya: ”Dia jadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati (akal fikiran ), namun sedikit sekali kamu yang bersyukur”.
Di dalam kaidah ilmu tafsir, jika Allah dalam al-Quran menyebut beberapa hal dengan urut, maka seperti urutan itu pula kejadian dan fakta yang sesungguhnya terjadi. Dalam ayat di atas, Allah memberi indera manusia pendengaran, penglihatan, dan akal fikiran, maka dapat dipastikan bahwa berfungsinya pendengaran lebih dahulu dari pada penglihatan, apalagi dengan akal fikiran.
Hal ini bisa kita buktikan secara langsung pada seorang bayi lahir ke dunia, yang langsung bisa mendengar. Berbeda dengan kedua mata, mata baru bisa bekerja (berfungsi) beberapa saat setelah seorang bayi lahir, kurang lebih 40 hari setelah kelahirannya, gak percaya…? cobalah untuk datang disamping seorang bayi, lalu bunyikan sesuatu yang agak keras, maka ia akan terkejut dan menangis. Sekarang cobalah untuk mendekatkan kedua tanganmu ke depan mata bayi yang baru lahir meski ia sedang terjaga, maka mata bayi itu tidak bergerak sama sekali. Karena memang dia belum bisa melihat.
Bagaimana dengan statement bahwa pendengaran juga merupakan organ yang terakhir bekerja, hal ini bisa kita lihat pada seseorang yang menjelang sakaratul maut. Pada konsisi tersebut, kita yang hidup dianjurkan untuk mentalqinkan, yang artinya meajari, mengingatkan, serta menuntun mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah : Rasulullah SAW dalam salah satu sabdanya:
”Tuntunlah oleh kamu orang yang hampir mati itu dengan bacaan “Laa ilaaha Illallaah” (tiada Tuhan selain Allah)”. Dengan demikian maka dapat disimpulkan indera pendengaran adalah indera manusia yang pertama dan juga sekaligus yang terakhir berfungsi.
Kedua: pendengaran merupakan organ yang tidak pernah tidur. Ingin bukti…! pada saat kita tertidur, ada seseorang yang memainkan sesuatu di depan mata kita, maka kita tidak akan terpengaruh oleh permainan yang dia dimainkan, lain halnya bila permainan itu mendatangkan bunyi, maka ketenangan kita saat tidur akan tergangu dan kita bangun karenanya.
Ketiga: pendengaran merupakan organ yang tidak bisa dikendalikan beda dengan organ tubuh lainnya. Misal mata, mata merupakan indera yang bisa kita atur sekehendak kita, kita bisa melihat yang ingin kita lihat dan tidak melihat apa yang tidak ingin kita lihat, kita bisa memejamkan mata bila tidak ingin melihat sesuatu, memalingkan wajah ke arah lain, atau pun mengalihkan pandangan ke arah lain yang inginkan. Akan tetapi telinga tidak memiliki kemampuan itu, ingin mendengar atau tidak ingin mendengar, maka ia akan tetap mendengar. Katakanlah, kita berada dalam sebuah ruangan yang di sana ada 10 orang yang saling berbicara, maka kita akan mendengar suara semua orang yang ada dalam ruangan itu, baik kita ingin mendengarnya atau tidak; kita tidak akan mampu menyeleksi siapa yang ingin kita dengar perkataannya dan siapa yangtidak ingin kita dengar perkataannya. Paling-paling kita hanya bisa seolah-olah tidak tahu atau seolah-olah tidak mendengar suara yang tidak ingin kita dengar, karena pada hakikatnya semua suara tersebut sampai ke telinga kita. Beda dengan mata, pada saat kita memalingkan mata, maka kita akan melihat siapa saja yang ingin kita lihat dan siapa yang tidak ingin kita lihat.

Kalung “Fatimah”

Hari itu suasana sangat panas. Lamat-lamat dari kejauhan tampak seorang laki-laki tua dengan pakaian lusuh dan kotor berjalan tertatih-tatih serta sempoyongan, dilihat dari kondisinya tampak bahwa laki-laki itu sangat haus dan lapar, pada setiap orang yang di temuianya, dia selalu berusaha untuk minta seteguk air atau sedikit makanan yang bisa mengobati rasa haus dan laparnya, sayangnya sampai saat itu belum ada yang bisa membantunya, akhirnya sampailah laki-laki itu di ruman Rasulullah SAW.
Ketika dia bertemu Rasulullah SAW dia menyampaikan maksudnya ” wahai kekasih Allah aku sangat lapar, pakaianku usang dan kondisikupun sangat miskin. Berilah aku makanan dan pakaian….”
Iba hati Rasul mendengar permintaan laki-laki itu, sayang saat itu beliau sedang susah dan tidak memiliki apa-apa untuk diberikan. Dengan lemah lembut beliau berkata ” sungguh aku sendiripun saat ini tidak memiliki apa-apa, tapi cobalah untuk pergi ke rumah perempuan yang lebih mendahulukan Allah daripada dirinya sendiri, yaitu anakku Fatimah….”
Dengan diantar Bilal, lelaki itu bergegas pergi ke rumah Fatimah, sesampai di sana lelaki itu berkata ” wahai putri Muhammad…! aku lapar dan butuh pakaian…, tolonglah aku, semoga Allah memberkatimu…”
Fatimah tertegun dan bingung mendengar permintaan laki-laki itu, disatu sisi dia ingin memberi, tapi disisi dia sendiri sedang dilanda kesulitan karena tidak ada sedikitpun makanan yang tersisa di rumahnya apalagi pakaian, pakaian yang dimilikinya saat itu hanya yang melekat dibadannya. Lama dia tercenung tak tahu apa yang harus dilakukan, namun melihat kondisi laki-laki tua itu dia merasa iba dan bergegas mengambil kulit biri-biri yang biasa digunakan sebagai alas tidur Hasan dan Husen. ” Ambilah kulit biri-biri ini, semoga Allah menggantikannya bagimu dengan yang lebih baik dengan menjualnya…”
Melihat pemberian fatimah itu, laki-laki tua itu berkata ” wahai putra Rasul …. aku mengeluh lapar padamu tapi engkau memberiku kulit biri-biri…! bagaimana aku bisa makan dengan ini ….?
Mendengar perkataan itu hati Fatimah seperti diiris sembilu dan diapun hanya bisa mengelus dada. Saat itu tanpa sengaja tangannya menyentuh kalung yang ada dilehernya. Tanpa berfikir panjang diapun mengambil kalung itu dan memberikannya pada lelaki tua tadi.
Laki-laki itu mengambil kalung tersebut dan bergegas menemui Rasul. “wahai Rasul… Fatimah memberiku kalung ini … dan memintaku untuk menjualnya!”
Rasulpun tersenyum, ” sungguh Allah telah memberimu jalan keluar yang baik dengan kalung itu… jualah …! semoga Allah memberkatimu”
Ammar bin Yasir yang saat itu bertamu ke rumah Rasul memperhatikan kejadian tersebut dan meminta izin Rasul untuk membeli kalung itu. Rasulullah SAW pun mengijinkannya.
Ammarpun menanyakan harga kalung itu pada lelaki tua tadi yang dijawab ” sepiring roti dan daging, sehelai baju Yaman untuk menutupi auratku dan mendirikan sholat di hadapan Allah serta uang satu dinar agar aku bisa pulang….”
Ammar yang saat itu baru menjual harta rampasan perang di Khalbarpun menawar lebih ” aku memberimu 20 dinar, 200 dirham, sehelai baju Yaman, seekor kuda untuk membawamu pulang serta kebutuhanmu akan roti dan daging…”
Keduanyapun sepakat, setelah transaksi selesai lelaki tua itu bergegas menemui Rasul, dengan suka cita dia berkata ” wahai Rasul aku sekarang jadi kaya, semoga ayah dan ibuku menjadi penebus bagi Anda…” Rasulpun menimpali ” maka balaslah Fatima akan kemurahan hatinya ….” orang itupun memanjatkan doa, kemudian dia pamit pulang.
Ketika Ammar membeli kalung itu, rupanya dia punya maksud lain. Dia membungkus kalung itu dengan rapi, kemudian menyuruh budaknya, Shahm, untuk mengantarkannya pada Rasulullah. ” berikan kalung ini pada Rasulullah!…katakan pada beliau, aku menyerahkanmu pada beliau…”
Shahmpun bergegas menuju rumah Rasul dan menyampaikan amanat Ammar. Mendengar informasi itu Rasulullahpun tersenyum dan menyuruh amar untuk menemui Fatimah, ” bawalah kalung ini pada Fatimah dan aku serahkan kamu padanya…”
Shahmpun menuju rumah Fatimah untuk menyampaikan pesan Rasul dan seraya menerima kalungnya kembali, Fatimahpun berkata pada Shahm … kamu telah merdeka. Seketika itu Shahm tertawa. Karena tak tahu di balik tawa Shahm itu, Fatimahpun bertanya.
” Aku tertawa karena memikirkan kebaikan kalung Anda, ia telah menghilangkan lapar orang, memberi pakaian pada orang yang telanjang, melapangkang rizki orang yang miskin dan saat ini telah membebaskan seorang budan dan kembali ke pemiliknya.

Segarnya Udara Pagi

Semua orang pasti tahu bila udara pagi sangat bermanfaat bagi kesehatan, tapi hanya sedikit orang yang menyadari bila begitu banyak manfaat yang diperoleh bila bangun pagi. Pada pagi hari udara masih segar dan tidak terlalu banyak polusi. Bila kita menghirupnya dalam-dalam, maka udara tadi akan menyuplai oksigen ke otak. Dengan suplai oksigen yang tercukupi, otak akan bekerja lebih baik.
Pada pagi hari, menjelang fajar menyingsing, udara masih mengandung gas ozon yang sangat baik untuk mencegah kerusakan paru-paru, menyumbatan pembuluh darah, memperlancar peredaran darah, meningkatkan kekebalan tubuh, terapi diabetes, asma, alergi, penyakit jantung, serta merangsang urat syaraf bekerja dengan baik.
Dr. Abdul Hahid Dayyab seorang pakar dalam ilmu kesehatan mengatakan “pada pagi hari gas O3 sangat melimpah dan berkurang sedikit demi sedikit seiring dengan terbitnya matahari. Gas O3 punya pengaruh positif pada urat saraf, mengaktifkan kerja otak dan tulang. Ketika seseorang menghirup udara fajar yang dinamakan udara pagi, ia merasakan kenikmatan dan kesegaran tiada taranya di waktu manapun, baik siang atau malam.”
Pada pagi hari cahaya matahari pagi yang hangat sangat penting untuk tubuh. Sinar mentari pagi yang kaya akan vitamin D sangat baik untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang. Sehingga bila kita mau meluangkan waktu barang sejenak untuk berolahraga dan berjemur sinar mentari pagi, kita bisa mencegah terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang. Selain itu, matahari pagi juga baik untuk kesehatan kulit karena tidak mengandung sinar ultraviolet yang bisa memicu kanker kulit.
Dengan membiasakan diri beraktifitas di pagi hari kerja otak menjadi lebih optimal. Karena pada pagi hari, otak memproduksi hormon yang membuat daya ingat lebih tajam. Hormon tersebut memperbaiki kuantitas, kualitas dan daya guna sel-sel otak dengan cara meningkatkan pengantaran asam amino dari darah ke otak. Hal itu membuat sel-sel syaraf di otak bisa menangkap informasi lebih cepat dan menyimpannya lebih lama.
Selain itu segarnya udara pagi, hangatnya matahari dan suasana yang masih cukup tenang membuat mood lebih baik. Dengan menikmati suasana pagi yang segar, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang membuat suasana hati lebih baik. Sehingga kita bebas stres dan lebih semangat menghadapi tantangan hari itu.