Selalu Koreksi Diri………..

Sekilas menatap mahasiswi saya yang satu ini memang luar biasa,……mulai dari wajahnya yang teduh, hatinya yang baik, tutur katanya yang sopan membuat saya jadi terkesan…Selain itu banyak sekali kegiatan sosial yang dilakukannya, tidak hanya di lingkungan di mana dia tinggal tetapi juga di luar lingkungannya. Dari tingkah lakunya selalu berhati-hati dan bertindak, dan dia selalu mengkoreksi dirinya apakah tindakannya tepat atau tidak, baik atau buruk……sehingga harapannya tindakannya menjadi lebih baik lagi kedepannya. Berkaitan dengan hal tersebut, saya jadi teringat dengan beberapa artikel yang sudah saya baca yaitu tentang efikasi diri.

Menurut pernyataan dari Alwisol (2010) mengungkapkan efikasi adalah penilaian diri, apakah dapat melakukan tindakan yang baik atau buruk, tepat atau salah, bisa atau tidak bisa mengerjakan sesuai dengan yang dipersyaratkan. Efikasi ini berbeda dengan aspirasi atau cita-cita, karena cita-cita menggambarkan sesuatu yang ideal yang seharusnya (dapat dicapai), sedang efikasi menggambarkan penilaian kemampuan. Selanjutnya menurut Baran dan Byrne (1991) mengartikan bahwa efikasi diri adalah sebagai evaluasi seseorang mengenai kemampuan atau kompetensi dirinya untuk melakukan suatu tugas, mencapai tujuan, dan mengatasi hambatan. J

Dimensi Efikasi Diri

Menurut pernyataan dari Bandura (1997) dalam Setyawan bahwa dimensi efikasi diri adalah sebagai berikut:

  1. Level

Mengarah pada tingkat/range sampai dimana individu yakin akan kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dengan tingkat kesulitan yang berbeda sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.. Individu dengan keyakinan diri yang tinggi akan menganalisis tingkat kesulitan tugas yang dicoba, menghindari tugas yang dirasa diluar batas kemampuannya dan mengerjakan tugas yang di rasa sesuai dengan kemampuannya. Dalam dimensi ada beberapa bagian yang diperhatikan yaitu, antara lain:

a. Tingkat ketrampilan

b. Tingkat usaha

c. Tingkat ketepatan

d. produktivitas

e. Cara menghadapi ancaman

  1. Generality

Merepresentasikan kemamuan global hingga domain spesifik dari kemampuan individu. Individu yang memiliki keyakinan diri yang tinggi, akan merasa yakin kalau dirinya mampu mengerjakan tugas lebih banyak dan pada bidang yang lebih luas dibandingkan dengan yang dikerjakan orang lain. Dalam dimensi ini meliputi 2 hal penting yaitu:

a. Derajat kesamaan aktivitas

b. modalitas ekpresi

  1. Strenght

Mengarah pada ketahanan yang dimiliki oleh individu dalam melaksanakan tugasnya. Individu denga keyakinan diri yang tinggi akan gigih dan ulet dalam mejalankan usahanya walaupun menemui hambatan dan kesulitan serta merasa yakin bahwa aktivitas yang dipilihnya akan dapat dilakukan dengan sukses

Selanjutnya menurut pernyataan dari Gibson (2003) dalam Amelia (2013) menyatakan bahwa efikasi diri mempunyai tiga dimensi yang meliputi: (1) Besaran, (2) Kekuatan, dan (3) Generalitas, besaran merujuk pada minat terhadap sesuatu yang diyakini oleh individu bisa diatasi. Kekuatan meliputi kenyakinan individu dalam melaksanakan kerja pada tingkat kesulitan khusus. Generalitas merujuk pada sejauh mana harapan berlaku umum dalam semua situasi.

Berdasarkan pernyataan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa efikasi diri adalah kemampuan dari imdividu untuk dapat mengatasi segala kesulitan atau hambatan – hambatan dengan segala usaha yang dilakukan sehingga diharapkan akan tercapai keberhasilan yang maksimal. Untuk itu dibutuhkan usaha yang maksimal yang dibarengi dengan minat dari dalam individu itu sendiri, selain itu efikasi diri berhubungan dengan keyakinan bahwa individu memiliki kemampuan melakukan tindakan yang diharapkan.

Dampak Efikasi Diri

Adapun dampak dari efikasi diri luthan dalam Amelia (2013) efikasi diri mempengaruhi tiga hal antara lain:

  1. Pemilihan prilaku

Keputusan akan dibuat atas dasar berapa ampuhnya seseorang merasa terhadap pilihan. misalnya penugasan kerja atau bahkan bidang karir.

  1. Usaha motivasi

Orang yang akan mencoba untuk lebih keras dan lebih banyak memberikan usaha pada tugas dimana individu mempunyai efikasi yang lebih tinggi daripada individu dengan penilaian kemampuan rendah.

  1. Keteguhan

Orang dengan efikasi diri tinggi akan bertahan ketika menghadapi masalah atau bahkan gagal, sedangkan orang dengan efikasi diri rendah cenderung menyerah ketika hambatan muncul.

 Semoga bermanfaat…………..

One thought on “Selalu Koreksi Diri………..”

Comments are closed.