Gunung Kelud

Apapun yang terjadi di muka bumi ini kita tidak ada yang tahu, semua atas Kuasa dan kehendak dari Alloh. Manusia harus selalu sadar diri untuk selalu berubah menjadi lebih baik dan bijaksana agar senantiasa mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Alloh. Meletusnya Gunung Kelud membuat kita semua untuk selalu koreksi diri untuk menjadi insan yang lebig bertanggung jawab dan menjadi lebih baik di masa akan datang dengan memperbaiki diri lagi. Pada saat sebagian dari penduduk tertidur Kelud menyemburkan dari perutnya material-material serta debu yang terbawa ke beberapa daerah termasuk Jogja dan sekitarnya.
Seperti berita yang dilansir dari Antara, Jumat tgl 14 Februari 2014, meski berada dalam radius yang cukup aman dari aliran lahar, namun suasana panik tetap terasa. Tiang listrik dipukul bertalu-talu pertanda bahaya sejak gunung yang meliputi wilayah Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Malang daerah Pujon dan Ngantang di sisi barat mulai meletus.
Warga berhamburan ke jalan raya yang tidak terhalang bangunan dan pepohonan, untuk menyaksikan dan memastikan bahwa Gunung Kelud benar-benar meletus seperti kabar yang tersiar sejak pukul 22.56 WIB
Betapa kagetnya saya, karena Pujon termasuk daerah yang terkena dampak dari meletusnya Kelud yaitu debu abu vulkanik. Pujon adalah tempat tinggal saya sejak kecil, kebetulan saya tinggal bersama Eyang Putri, namun saat ini rumah sudah dijual karena semua keluarga sudah pada pindah ke berbagai kota. Tetapi saudara-saudara masih ada yang tingga di sana. Rasa khawatir tentu ada, karena kondisi yang demikian ini. Tetapi Alhamdulilah, sesudah sms ke saudara ternyata tidak banyak terkena abu vulkanik karena kebetulan desa kami terletak dekat kota Batu.
Dari semua kejadian tersebut selalu mengingatkan kita untuk selalu waspada dengan kondisi ang demikian , dan sekaligus mengingatkan kepada kita untuk selalu menjadi manusia yang lebih patuh dan taat serta menjalankan semua perintah-Nya. Manusia yang bijaksana adalah yang dapat mengambil hikmah dari kejadian-kejadian yang terjadi, sehingga kedepannya kita menjadi lebih baik lagi.

Ada beberapa  tips menghadapi musibah (http://akhmadfarhan.wordpress.com/2011/11/10/tips-menghadapi-musibah/) antara lain:
1. IKHLAS
Musibah itu apapun bentuknya harus kita terima dengan ikhlas. Tanpa harus menyalahkan siapapun. Baik itu orang-orang terdekat kita atau orang lain. Apalagi menyalahkan Allah SWT karena musibah yang kita alami. Terimalah semua itu dengan hati yang lapang. Jika kita kehilangan harta benda, yakinlah itu masih bisa kita dapatkan lagi. Untuk itu setiap kejadian apapun yang datang pada kita maka kita harus iklas dan yakinlah bahwa semua yang terjadi pasti ada hikmah yang diambil.
2. INTROSPEKSI
Semua kejadian pasti ada sebabnya. Untuk itu kita harus dapat evaluasi terhdap diri sendiri. Jangan salahkan orang lain. Dengan introspeksi, kita bisa mengetahui kelemahan dan kekurang diri sendiri untuk diperbaiki. Agar di masa yang akan datang tak terulang kembali.
3. IKHTIAR
Semua yang terjadi kita harus terima dengan iklas dan setiap kejadian ada hikmahnya dan kita berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik dan perkara  hasilnya kita serahkan pada  Allah SWT.
Semoga bermanfaat….