Wanita Berwirausaha, Kenapa tidak???

Kebutuhan perempuan sebagai ibu rumah tangga untuk dapat lebih mengembangkan potensi dirinya dalam pengelolaan rumah tangga demi kesejahteraan keluarga dan masyarakat sudah menjadi syarat mutlak yang tidak dapat ditunda lagi sehingga kaum perempuan diharapkan mampu meraih setiap kesempatan yang terbuka (Bernas, 2004).Salah satu alternatif   perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga adalah dengan melakukan usaha sendiri atau berwirausaha. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan status perempuan dan mempertahankan kelangsungan hidup dalam keluarga.
Kesulitan –kesulitan yang dihadapi oleh wanita tersebut harus dicari jalan pemecahan yang terbaik sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang dengan baik. Selain itu perlu adanya usaha yang keras untuk dapat meningkatkan pengetahuan melalui pendidikan atau pelatihan dan berusaha untuk menjalin hubungan dengan orang lain sehingga akan tercipta akses yang baik sehingga diharapkan dengan hal tersebut usaha yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar.
Perempuan yang memulai usaha bisnis sendiri seperti membuka katering, toko, dll harus dapat menyeimbangkan antara kebutuhan untuk tujuan ekonomi seperti penambahan pendapatan bagi keluarga dan tujuan non ekonomi yaitu membantu orang lain sehingga ada hubungan sosialisasi dengan pihak lain (Brush,1992). Partisipasi wanita dalam berwiraswasta akan dapat membantu dalam perkembangan ekonomi keluarga sehingga kesejahteraan keluarga diharapkan dapat meningkat dan dapat digunakan untuk menyiapkan dana guna menyekolahkan anak-anaknya, sehingga mutu sumber daya manusia pada masa yang akan datang dapat lebih ditingkatkan lagi. Dalam melaksanakan kegiatan untuk berwirausaha tersebut ibu harus dapat memperhatikan kegiatan anak-anak supaya mereka tidak merasa terabaikan dengan aktivitas yang dilakukan.
Ada beberapa alasan mengapa wanita harus berwirausaha, antara lain:
1. Menyalurkan hobi atau bakat yang dimiliki.
Saya dapat memberikan contoh untuk hal ini, di mana tetangga saya satu perumahan mempunyai ketrampilan membuat kue yang biasanya hanya membuat untuk kepentingan keluarga saja, namun karena kue yang dibikin enak sehingga orang lain akhirnya pesan dan sampai sekarang semua orang apabila ada acara acara maka memesan kepada tetangga tersebut.
2. Memiliki waktu yang lebih fleksibel
Dengan berwirausaha maka wanita akan jauh lebih mudah dalam mengatur waktu, artinya dengan melakukan usaha sendiri di rumah maka wanita tidak akan kesulitan
3. Menambah pendapatan keluarga
Dengan berwirausaha naka istri dapat membantu pendapatan suami sehingga diharapkan kesejahteraan keluarga dapat meningkat
4. Menambah wawasan dan pengetahuan bagi wanita

Untuk memulai dalam wirausaha  maka ada beberapa langkah antara lain meliputi:
1. ide
Untuk memulai bisnis maka kita harus punya ide terlebih dahulu setidaknya kita harus tahu kira-kira melakukan usaha apa yang tepat untuk daerah di mana kita akan berwirausha.
2.Modal
Sesuaikan dengan modal yang kita milki, atau kalau membutuhkan dana maka dapat melakukan pinjaman lunak
3. Pemasaran
Hal ini tidak boleh dilupakan karena pemasaran memegang peranan penting saat kita akan melakukan usaha, untuk itu kita harus tahu kemana produk yang akan kita buat dipasarkan.
Terima kasih semoga bermanfaat…….

Menamkan empati pada anak

Seperti biasanya pulang kerja jam 16.00, karena hari tidak hujan langsung tancap gas untuk segera sampai di rumah, namun sesampai di rumah tangan langsung di pegang anak saya yang nomor dua. Ada apa nak? Tanpa banyak bicara dia menyuruh saya duduk di kursi dan saya berusaha untuk mendengarkan ceritanya. Pada saat sekolah tadi ada temennya yang jatuh dan menangis karena kesakitan, aku berusaha untuk menghibur dan mendengarkan keluhan sakitnya. Kayaknya cerita ini juga sering di alami oleh ibu-ibu yang lainnya tentang cerita anakknya, tapi justru inilah kebanggan bagi kita karena betapa anak kita sangat luar biasa dapat mengerti dan memahami serta empati terhadap musibah temannya dengan caranya sendiri.
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan emapati itu? empati adalah kemampuan untuk menyadari perasaan orang lain dan bertindak (sesuai) untuk membantu. Konsep Empati terkait erat dengan rasa iba dan kasih sayang. Empati merupakan kemampuan mental untuk memahami dan berempati dengan orang lain, apakah orang diempati setuju atau tidak tetapi disini memiliki niat untuk membantu.(http://www.kumpulanistilah.com/2011/02/pengertian-empati.html)

Ada beberapa cara untuk menumbuhkan empati pada anak, antara lain:
1. Mengajak anak untuk selalu peduli dengan pekerjaan di rumah tangga, artinya mengajak mereka untuk melakukan pekerjaan ringan dengan cara yang menyenangkan, biasanya hal ini dapat dilakukan secara bersama-sama saat libur
2. Gunakan kesempatan atau peluang bagi anak-anak dengan membacakan cerita sehingga mereka dapat belajar dan meniru tokoh yang baik dan empati terhadap tokoh tersebut
3. Perlu adanya kebersamaan pada saat menonton televisi serta memilihkan saluran yang tepat bagi mereka, sehingga kita dapat menjelaskan apa yang ditonton sehingga hal ini akan merangsang daya imajinasi anak-anak akan nilai empatinya.
4. Pada kesempatan tertentu mengajak anak-anak untuk menjenguk orang sakit, di mana hal ini dapat melibatkan rasa empati anak-anak terhadap orang yang mengalami musibah
Manfaat mengembangkan empati pada anak:
1. Mengembangkan daya imajinasi pada anak
2. Meningkatkan ketrampilan dalam berbahasa
3. Membangkitkan minat baca
4. Membangun kecerdasan emosional
5. Membangun rasa empati pada anak (http://bidanku.com/index.php?/manfaat-cerita-dongeng-anak-anak-bagi-perkembangan-buah-hati-kita)
Terima kasih dan semoga bermanfaat

MOTIVASI DIRI UNTUK MELANGKAH KE DEPAN MENJADI SUKSES

Menjadi orang sukses bukanlah hal yang mudah perlu perjuangan yang keras serta doa untuk meraihnya, untuk itu kita perlu banyak tahu tentang motivasi diri. Saya punya cerita sedikit tentang motivasi diri ini. Beberapa waktu yang lalu saya memang sedang mengalami sakit, yang hal itu sangat luar biasa sekali, karena dengan sakit itu sangat mempengaruhi kehidupan saya termasuk pekerjaan, perhatian terhadap suami dan anak-anak menjadi berkurang karena saya lebih memikirkan penyakit ini. Memang setiap orang mudah mengucapkan kata-kata sabar, namun pelaksanaanya memang butuh kekuatan yang besar untuk melaksanakannya. Namun dari keterpurukan itu muncul satu kekuatan dalam diri saya bahwa saya masih ingin mendampingi suami dan menemani anak-anak sampai akhir hayat kami. Satu hal yang saya selalu pegang teguh yaitu keyakinan bahwa Alloh akan selalu mendampingi dan membantu saya di segala kondisi. Banyak harapan ke depan yang ingin selalu saya wujudkan bersama keluarga. Hal itulah yang memompa saya untuk selalu kuat dan tegar dalam menghadapi cobaan ini. Selain doa dari keluarga, teman, sahabat, termasuk pimpinan di mana saya bekerja sangat memberikan support agar kuat dan sabar. Sungguh luar biasa dengan motivasi diri yang kuat untuk bisa sembuh akhirnya Alloh memberikan jalan kemudahan terhadap diri saya, yang sampai hari ini Alhamdulilah sudah sehat dan dapat beraktifitas lagi seperti sedia kala. Dari cerita di atas tersebut semoga dapat memberikan manfaat bagi yang lainnya, tentang motivasi diri yang untuk melangkah ke depan.
Motivasi merupakan proses yang berawal pada kekurangan atau kebutuhan psikologi maupun psikologi, mobilisasi atau dorongan itu diarahkan pada suatu tujuan atau rangsangan. Dengan demikian, kunci untuk memahami proses motivasi terletak pada pemahaman dan hubungan antara kebutuhan, dorongan dan semangat. Oleh sebab itu motivasi dapat dikatakan faktor pendorong yang akan mempengaruhi manusia untuk bertindak sesuai dengan keinginannya yang akan dituju. Faktor pendorong tersebut bisa datang dari dalam (faktor intrinsik) maupun dari luar (faktor ekstrinsik) diri manusia itu sendiri. (dikutip dari blog motivasi).
Berkaitan dengan hal tersebut ada beberapa tips yang mungkin bisa dijadikan sebagai pegangan tentang bagaimana untuk memotivasi diri, yaitu:
1.    Perlu kedisiplinan dalam menjalankannya sehingga ada unsur konsisten sehingga menjadi suatu kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saya mempunyai kedisiplinan untuk selalu membaca Al-Quran, di mana hal ini harus dilaksanakan dengan penuh keyakinan bahwa kita mampu melakukannya secara konsisiten setiap hari dan kalau sudah menjadi kebiasaan maka akan terasa tidak nyaman kalau kita melakukannya.
2.    Usahakan untuk selalu fokus dengan tujuan hidup kita
Kita selalu berusaha untuk selalu fokus dengan tujuan hidup kita, karena hal ini akan menjadikan kita menjadi manusia yang berkualitas dengan memahami tujuan hidup
3.    Berusaha mencari teman, sahabat yang mempunyai visi yang sama
4.    Bertanggung jawab
Anda perlu seseorang yang bersedia mengingatkan Anda untuk tetap berada di tujuan. Ia bertugas memberikan dukungan dan menjadi mitra bertukar pikiran bagi ide dan gagasan yang Anda punya. Dari sini Anda akan merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik baginya. Proses mencapai tujuan menjadi lebih mudah dengan hadirnya seseorang yang menjadi cermin diri Anda. (Al Falaq Arsendatama, 2012)
Namun dari motivator yang saya kagumi yaitu Bapak Mario Teguh adalah beliau mengatakan bahwa: Aku masih ingin belajar”, “Aku masih ingin mendapatkan input dari sekelilingku” , “Aku masih ingin mendapatkan pengetahuan- pengetahuan dari mana saja agar dapat lebih baik”. MasyaAlloh kita memang masih perlu belajar banyak untuk menjadi manusia yang lebih berkualitas kedepannya. Terima kasih dan semoga bermanfaat

Mengenali Diri Dengan Disiplin Diri

MENGENALI DIRI DENGAN DISIPLIN DIRI

Disiplin dapat menjadikan diri kita untuk dapat menaati tata tertib yang sudah kita buat sehingga akan mengarahkan kita menjadi individu yang berkualitas. Namun pelaksanaan disiplin harus berkesinambungan dan dilakukan secara tertib sehingga manajemen waktu menjadi lebih baik.
Disiplin diri melibatkan tindakan sesuai dengan apa yang kita pikirkan, dan bukan apa yang kita rasakan pada saat ini.

A.CARA MENGEMBANGKAN DISIPLIN
Disiplin diri memang tidak mudah namun perlu usaha yang kuat untuk mewujudkannya yaitu komitmen yang tinggi dari diri individu untuk tetap konsisten dalam menjalan disiplin diri, karena dengan kondisi disiplin diri akan diperoleh manfaat yang sangat luar biasa. Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari internet ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam mengembangkan disiplin diri , antara lain:
1.Pengetahuan Diri
Disiplin berarti berperilaku sesuai dengan apa yang Anda telah putuskan, terlepas dari apa yang Anda rasakan pada saat ini. Oleh karena sifat pertama disiplin adalah pengetahuan diri. Anda perlu memutuskan apa perilaku terbaik yang mencerminkan tujuan dan nilai-nilai. Proses ini memerlukan introspeksi dan analisis-diri, dan yang paling efektif sediakanlah waktu untuk menulis tujuan, mimpi dan ambisi Anda.
2. Kesadaran
Disiplin diri tergantung pada kesadaran apa yang baik dan apa yang tidak baik untuk Anda lakukan. Ketika Anda mulai membangun disiplin diri, Anda mungkin mendapati diri Anda berada dalam tindakan yang tidak disiplin – misalnya bermain game, menghindari hal-hal penting, menonton tv terus-menerus. Mengembangkan disiplin diri membutuhkan waktu, dan kuncinya adalah Anda menyadari perilaku tidak disiplin Anda. Dengan cara ini memberi Anda kesempatan untuk membuat keputusan yang lebih baik sejalan dengan tujuan dan nilai-nilai.
3. Komitmen
Tidaklah cukup hanya menulis tujuan dan nilai-nilai. Anda harus membuat komitmen internal untuk hal itu. Misalnya ketika jam alarm Anda berbunyi pada jam 5 pagi namun Anda menekan tombol snooze untuk bisa tidur 5 menit lagi atau ketika antusias Anda telah mulai memudar.
Jika Anda berjuang dengan komitmen, mulailah dengan membuat keputusan sadar untuk menindaklanjuti apa yang Anda katakan akan Anda lakukan, baik ketika Anda mengatakan Anda akan melakukannya dan bagaimana melakukannya.
4. Keberanian
Jangan salah, disiplin diri seringkali sangat sulit. Suasana hati, selera dan gairah dapat menjadi kekuatan besar untuk melawannya. Oleh karena itu disiplin diri sangat tergantung pada keberanian. Jangan berpura-pura mengatakan ini adalah hal mudah untuk dilakukan namun sebenarnya sangat sulit atau menyakitkan. Sebaliknya, menemukan keberanian untuk menghadapi rasa sakit dan kesulitan ketika Anda mulai mengumpulkan kemenangan-kemenangan kecil maka rasa percaya diri Anda akan tumbuh dan keberanian yang mendukung disiplin diri akan datang lebih alami.
5. Melatih diri
Self-talk (berbicara pada diri sendiri dalam hati) sering kali berbahaya, tetapi juga bisa sangat menguntungkan jika Anda mampu mengkontrolnya. Bila Anda merasa Anda sedang diuji oleh Alloh dengan kondisi, saya sarankan Anda berbicara pada diri sendiri, dengan memotivasi dan meyakinkan diri sendiri karena itu adalah bentuk self-talk yang memiliki kemampuan untuk mengingatkan tujuan Anda, membentuk keberanian, memperkuat komitmen dan membuat Anda sadar akan tugas dan peran Anda. Cobalah mengatakan dalam hati “tidak ada yang turun dari langit dengan cuma-cuma semua butuh usaha dan do’a” atau anda memiliki kalimat lain, dan ingat setiap kali Anda menemukan diri Anda sedang diuji. Ini dapat mengubah hidup Anda.

B. MENGAPA DISIPLIN SULIT?
Terkadang untuk mendisiplinkan diri itu sulit, karena banyak sekali hambatan atau rintangan yang terjadi dalm kehidupan kita. Untuk itu perlu banyak motivasi dan semangat untuk tetap bisa mendisiplinkan diri. Disiplin diri merupakan suatu siklus kebiasaan yang kita lakukan secara berulang – ulang dan terus menerus secara berkesinambungan sehingga menjadi suatu hal yang biasa kita lakukan. Disiplin diri merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh individu itu sendiri secara berkesinambungan atau konsisten sehingga diharapkan akan menjadi suatu kebiasaan yang mengarah pada tercapainya kualitas diri yang lebih baik, karena dengan kondisi terrsebut akan membentuk pribadi diri kita di masa depan dalam meraih tujuan hidup yang lebih baik. Ada beberaapa hal yang menyebabkan kita untuk sulit dalam berdisiplin diri, antara lain:
1.    Manusia memiliki sifat – sifat mendasar seperti: cenderung bermalas -malasan, ingin hidup seenaknya mengikuti keinginan hatinya dan keinginan untuk melanggar peraturan – peraturan yang ada.
2.    Kita selalu menganggap pekerjaan sebagai suatu kewajiban apapun beban yang harus dilakukan, bukan sebagai kesenangan. Pepatah mengatakan “ kita akan lebih mudah menerapkan disiplin diri jika kita mencintai apa yang kita kerjakan ”.
3.    Manusia cenderung cepat bosan jika melakukan kegiatan yang sama dalam jangka waktu lama. (Harianto, 2010)
Namun apabila kita ingin tetep dalam kondisi untuk berdisiplin diri maka harus mempunyai komitmen yang tinggi dalam menjalankan supaya dapat teratasi kondisi-kondisi yang membuat kita untuk tidak dapat mendisiplinkan diri.

C. BAGAIMANAKAH TIPS UNTUK MENDISIPLINKAN DIRI?
Seperti pernyataan di atas bahwa mendisiplinkan diri memang bukan hal yang mudah, namun demikian banyak cara atau hal yang dapat dilakukan oleh individu untuk dapat mendisiplinkan diri, antara lain:
1.    Berusaha untuk selalu berpikir positif dengan mengalahkan pikiran yang kurang baik
2.    Berusaha untuk selalu fokus pada kondisi dimana kita sedang dalam kondisi disiplin diri sehingga tujuan yang kita inginkan akan tercapai
3.    Buat skala prioritas dengan apa yang akan kita lakukan ke depan
4.    Buat jadwal. Disiplinkan diri untuk menaati jadwal tersebut dan jangan terpengaruh dengan hal-hal lain yang dapat mengganggu jadwal yang buat.
5.    Membuat daftar yang anda inginkan untuk dicapai dalam hidup

D. LANGKAH-LANGKAH DISIPLIN DIRI
Ada beberapa langkah untuk dapat menjalankan disiplin diri antara lain:
1.    Memahami dengan benar manfaat dari disiplin diri
2.    Memahami bahwa hidup kita ditentukan oleh sikap kita
3.    Menjalankan janji diri dengan disiplin yang kita buat
4.    Merenungi dengan apa yang sudah kita jalankan untuk diambil hikmah positif

E. MANFAAT DISIPLIN DIRI
Dengan disiplin diri akan banyak memberikan manfaat kepada individu itu sendiri, antara lain meliputi:
1.    Akan memiliki integritas yang tinggi sehingga apa yang dilakukan sesuai dengan tindakan yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab
2.    Memiliki pola hidup yang teratur dengan menaati jadwal yang sudah dibuat dengan mudah melakukan managemen waktu yang tepat
3.    Memiliki sikap percaya diri yang tinggi
4.    Menumbuhkan sifat kemadirian dalam individu itu sendiri
5.    Ditekankan selalu dalam diri bahwa berpikir positif bahwa mengembangkan diri merupakan hal yang penting dalam diri
Terima kasih semoga bermanfaat………………..