Akhirnya Kutemukan Juga….. (Bagian 1)

Perjalanan menuju gedung M tempat mahasiswa akan mengikuti ujian skripsi sangat ramai sekali, di kanan kiri terlihat selintas wajah mereka dengan senyum yang tidak terlalu lebar, mungkin mereka grogi. Selain itu  ada beberapa mahasiswa yang membawa supporter sebagai penyemangat mereka saat ujian…wah kayak sepak bola ya..tapi itulah seninya ujian skripsi. Apapun yang dilakukan oleh mereka paling tidak bisa membantu mereka menenangkan di saat ujian dilaksanakan. Di ruangan saya sudah siap 6 mahasiswa untuk kami uji, sama seperti wajah-wajah yang lainnya. Saya kira wajar saja apa yang dihadapi mereka, ada rasa takut dengan situasi saat ujian, gemetaran saat menjawab pertanyaan, wah pokoknya campur aduk jadi satu. Tetapi yang sebenarnya kalau sudah menghadap dosen penguji , di awal-awal memang ada rasa gemetaran, namun setelah 5 menit pertama berjalan maka rasa ketakutan, gemetaran akan hilang karena kita sudah menguasai keadaan.
Pada saat ujian saya tertarik dengan salah satu judul mahasiswa yaitu tentang media pembelajaran yang berbasis IT yang di tulis oleh Lia Sagita Christina, karena hal ini memang sudah diterakan di kampus kami, yang dampaknya memang sangat luar biasa sekali terhadap mahasiswa, yaitu membuat mahasiswa menjadi kreatif dalam belajar. Continue reading “Akhirnya Kutemukan Juga….. (Bagian 1)”

Perjuangan Masterchef Asal Malang…

Perjuangan yang panjang dan sangat luar biasa untuk meraih gelar Masterchef Indonesia nomor 1 dan hebatnya Masterchef kali ini berasal dari Malang yaitu atas nama Lucki. Sebagai orang Malang tentu saja saya senang dan selamat untuk Lucky atas prestasinya….
Di balik kemengan yang diraihnya tentu ada bentuk perjuangan yang panjang yang harus dilaluinya. Hal ini juga membutuhkan semangat dan motivasi yang tinggi dari diri  sendiri apabila ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Bagi saya, sosok Lucky adalah orang punya kemauan untuk maju serta penuh kreasi dalam menjalankan kegiatannya. Saya masih teringat dengan perjuangan Lucky, saat – saat season terakhir. Untuk membuat kue yang jumlahnya 6 tapi dia hanya mampu menyelesaikan 4 macam kue saja, dan itu butuh tenaga ektra untuk mengerjakannya. Hal ini terlihat dari keringat yang bercucuran dan ekspersi wajahnya yang sangat tegang, termasuk saya ikutan tegang. Tapi itulah yang namaya lomba pasti ada menang dan kalah. Dan sukurlah apa yang sudah dilakukan oleh Lucky semuanya berhasil dengan baik. Continue reading “Perjuangan Masterchef Asal Malang…”

Apa Yang dapat Kita Lakukan..di 10 Malam Terakhir


Tidak terasa bahwa puasa sudah menginjak 10 malam terahir, berarti sebentar lagi puasa akan berakhir dan akan menginjak lebaran. Rasanya seperti baru kemarin saja melakukan ibadah puasa. Waktu memang cepat sekali berlalu, namun apakah waktu yang sudah kita lalui ini memang sudah benar-benar bermanfaat dan bermakna. Bagi saya pribadi masih banyak yang harus dibenahi, supaya ke depannya menjadi lebih baik lagi. Perbaikan dalam segala hal memang perlu terutama dalam hal ibadah. Apalagi ini sudah menginjak 10 malam terakhir, masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri dalam ibadah.
Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan merupakan malam yang sangat istimewa. Di antara malam-malam ini adalah malam Lailatul-Qadr, malam yang lebih mulia daripada seribu bulan. Nabi Muhammad (SAW) mempergunakan malam-malam ini untuk memperkuat ibadah. Bagaimana dengan kita sebagai makluk Alloh yang banyak sekali melakukan segala kesalahan? Tentu kita tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini hilang begitu saja, semua dapat dilakukan dengan motivasi dalam diri kita sendiri. Continue reading “Apa Yang dapat Kita Lakukan..di 10 Malam Terakhir”

Bijaksana Dalam Belanja Lebaran

Lebaran sebentar lagi tiba, yang pasti kita sudah menjalankan separuh dari bulan Ramadhan, semoga apa yang sudah kita lakukan mendapat berkah dari Yang Maha Kuasa. Amin….Lebaran sangat identik sekali dengan kegiatan belanja, yaitu belanja pakaian anak-anak, makanan untuk keperluan lebaran, tiket untuk mudik, transpotasi selama mudik, dan masih banyak lagi. Namun pengeluaran selama bulan puasa dan dipergunakan untuk kepentingan ibadah tentu saja akan mendapatan ganjaran yang lebih banyak dari Gusti Alloh, Percayalah…Bagi ana-anak ada hal yang tidak bisa di lupakan  yaitu tradisi membeli baju baru. Bagi mereka lebaran identik dengan hal-hal yang baru atau semuanya serba baru yaitu sepatu, baju, tas dll. Selama itu tidak terlalu berlebihan bagi saya tidak masalah asalkan dapat dimanfaatkan dengan baik, artinya dapat dipergunakan sebagimana mestinya (model yang tidak terlalu beracam-macam yaitu jangan sampai terlihat aurotnya).
Seperti pada tahun-tahun yang lalu, saya dan anak-anak mulai belanja pakaian ke mall di kota kami tercinta, belum sampai di mall, suasana jalan yang macet dan ramai sekali sehingga mobil hanya bisa bergerak pelan. Hal ini disebabkan karena sebagian besar dari masyarakat sudah mulai membeli baju untuk kepentingan keluarganya sebelum lebaran tiba. Meskipun suasana sangat ramai, tapi mereka tetap menikmati kondisi tersebut artinya tidak terganggu dengan hal tersebut. Wah…Puasa ini memang membawa berkah bagi siapapun termasuk pedagang baju, yang tentunya saat ini juga kebanjiran rejeki. Continue reading “Bijaksana Dalam Belanja Lebaran”

Partisipasi Kerja Wanita

Berbicara tentang wanita memang tidak akan pernah habis, baik dari segi perannya dalam kehidupan rumah tangga maupun kegiatan wanita di luar rumah. Beberapa waktu yang lalu saya menulis tentang peran wanita dalam berwirausaha yang didalamnya dibahas tentang apa saja faktor yang dapat menunjang wanita dalam berwirausaha, faktor penghambat wanita berwirausaha, dll. Hal itu semua paling tidak sebagai tambahan informasi atau wawasan bagi kita terutama kaum wanita apabila akan berwirausaha. Selanjutnya saya tertarik dengan pembicaraan dari teman saya yang mengatakan bahwa wanita dalam partisipasi kerja mempunyai andil yang cukup significant. Benarkan demikian? Continue reading “Partisipasi Kerja Wanita”

Terima Kasih Ya Alloh….

Suami baru saja sms ke saya kalau kepingin berbuka bersama di luar bersama anak-anak. Ya alasannya untuk cari situasi yang lain supaya enggak merasa bosan. Jadi acara masak di rumah untuk hari ini tidak ada. Kami siap berangkat ke lokasi berbuka yaitu 1 jam sebelumnya. Situasi rumah makan ramai sekali dan tempat duduk sudah pada penuh, karena memang kalau mau berbuka pada saat bulan Ramadhan seperti ini harus pesan dulu, kalau tidak pesan maka tidak ada tempat lagi. Tapi enek juga makan bersama dengan keluarga di luar dengan banyak orang di sekeliling kita.

Namun ada hal lain yang selalu menjadi budaya saat Ramadhan yaitu munculnya pasar-pasar baru di sepanjang jalan. Ini mungkin berkah ramadhan, semua mendapatkan kenikmatan, yaitu berupa rejeki dengan berjualan musiman. Sepanjang jalan Sukarno Hatta di Kota Malang sangat ramai sekali dengan orang berjualan, mulai dari makanan, aneka kue, minuman, jus dan masih banyak lagi. Hal yang menyenangkan bagi saya adalah ternyata da sebagian dari mereka yang berjualan adalah masih berstatus sebagai mahasiswa. Saya lihat mereka tida ada rasa canggung atau malu untuk menawarkan kue, minuman yang akan dijual. Paling tidak mereka berusaha untuk menerapkan konsep kewirausahaan yang sudah diterima materinya di bangku kuliah…Wah, hal ini adalah merupakan proses pembelajaran menjadi wirausaha yang sukses di kemudian hari…Amin…Amin..Amin. Continue reading “Terima Kasih Ya Alloh….”

Meniru Gaya Idola……

Group yang satu ini memang sudah menjadi idola remaja jaman sekarang dan bahkan menjadi idola bagi remaja di mana-mana, mulai dari desa sampai kota. Tidak terkecuali dengan anak saya yang mulai menginjak dewasa. Begitu group ini muncul di televisi, mulailah menirukan gaya, lagunya, dll. Akhirnya adik-adiknya juga mulai mengikuti gerakan kakaknya. Sudah dapat dipastikan rumah saya jadi ramai sekali dengan lagu dan gerakan dari group tersebut. Hal yang paling mengejutkan saat anak saya meminta baju dengan warna biru, tidak biasanya suka warna biru, padahal warna kesukaannya adalah pink. Saya berusaha untuk mendekati apa gerangan yang menyebabkan berubah menyukai warna biru, ternyata salah satu dari personel dari group tersebut ada yang suka warna biru…O…alah nak, kok sampai segitunya to…. Continue reading “Meniru Gaya Idola……”

Teknik Pengumpulan Data

Diskusi mengenai materi metode pengumpulan data adalah menarik sekali, kenyataan yang ada di lapangan sangat menarik atau bahkan tidak terbayang yang akan terjadi saat kita lagi mengumpulkan data. Hal-hal aneh yang terjadi di lapangan tersebut, bahkan membuat kita semangat untuk mendapatkan data, apalagi kalau data yang kita butuhkan adalah dengan menyebarkan kuesioner. Banyak hal yang harus kita pahami saat menyebarkan kuesioner, misalnya waktu, biaya, dan tenaga. Salah satu contohmya  adalah masalah waktu, tentunya harus ada perjanjian dahulu sebelum menyebarkan kuesioner ke responden. Hal ini untuk menghindarkan adanya kesalahpahaman antara peneliti dan responden. Continue reading “Teknik Pengumpulan Data”

Semangat hadapi ujian skripsi…..

Kuliah semester pendek kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mayoritas peserta kuliahnya adalah mereka yang lagi menyusun skripsi dan akan menghadapi ujian skripsi. Jadi tidak aneh, kalau di setiap perkuliahan usai, pasti mereka akan mempertanyakan apa saja yang perlu di persiapkan saat mengadapi ujian komprehensif. Setidaknya kuliah ini akan mengingatkan kembali materi metode penelitian sehingga dapat digunakan sebagai bekal untuk ujian komprehensif. Tetapi di setiap percakapan kami tidak hanya satu orang saja yang bertanya, bahkan ada beberapa teman yang lain juga ikut nimbrung untuk bertanya. Jadilah nimbrung tersebut menjadi sharing yang cukup ramai, sampai-sampai waktu yang dibutuhkan terkadang lama. Bagi saya, rasanya senang sekali karena dalam proses tersebut mereka secara tidak sadar mulai dapat menjelaskan tentang metode penelitian, yaitu mulai dari latar belakang masalah sampai analisis datanya. Continue reading “Semangat hadapi ujian skripsi…..”

Lama-Lama Jadi Bukit (2)

Saya masih ingin sharing tentang keuletan ibu-ibu dalam menuangkan ide kreatifnya dengan berwirausaha. Bagi saya pribadi, ini adalah sebuah pengorbanan yang sangat luar biasa, bagaimana tidak, dari segi waktu, sudah barang tentu harus ada pembagian yang tepat sehingga semua keperluan dan kebutuhan untuk anak-anak dan suami terpenuhi, dari segi tenaga, sudah barang tentu capeknya bukan kepalang karena sehabis kerja mereka biasanya masih mengerjakan pekerjaan rumah, dan masih banyak lagi. Namun itu semua pasti dilakukan dengan hati dan keiklasan sehingga tidak ada kata mengeluh bagi ibu-ibu, asalkan semua berjalan lancar yaitu anak-anak menjadi orang yang diharapkan di masa depan, suami yang selalu setia menemani dalam suka dan suka serta turut membantu dalam segala hal…..semangat ya….Setidaknya usaha yang dilakukan ini akan memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga, tidak hal yang tidak mungkin kalau kita mau berusaha dan Alloh menghendaki, untuk itu perlu usaha yang maksimal agar apa yang kita lakukan memberikan dampak positif bagi kehidupan keluarga..meski di mulai dari hal yang kecil dengan segala upaya maka akan menjadi besar…semangat… Continue reading “Lama-Lama Jadi Bukit (2)”