Wanita dan Lingkungan

Berbicara peran wanita serasa tiada habisnya, baik sebagai ibu rumah tangga, sebagai wanita karir, dan perannya dalam lingkungan. Berkaitan dengan lingkungan hubungannya sangat erat sekali, karena ibu-ibu sebagai pengelola rumah tangga. Artinya setiap saat mereka selalu  untuk berinteraksi dengan lingkungan dan sumber daya alam. Sebagai salah satu contoh apabila sampah di buang sembarangan maka akan mengganggu lingkungan, termasuk bau yang kita hirup sangat tidak menyenangkan, dan selanjutnya akan mengganggu saluran pembuangan air.

Untuk itu berkat kreatifitas dari ibu-ibu yang sangat luar biasa, di mana sampah dapat dijadikan produk yang penuh ivovasi. Salah satunya adalah plastik (plastik dari sejenis makanan kecil) yang biasanya dibuang begitu saja, maka dapat dirubah menjadi bentuk lain yang lebih bagus seperti tas, karpet, dll. Dari sinilah peran wanita terhadap lingkungan sangat besar sekali, untuk itu mereka perlu sekali wawasan maupun pengetahuan tentang bagaimana memanfaatkan lingkungan dengan lebih bai lagi, yang dapat dimulai dari lingkungan rumah tangga dahulu baru lingkungan yang lebih luas. Hal ini perlu kesadaran yang tinggi dari semua pihak berkaitan dengan lingkungan agar selalu terjaga dan lestari sampai anak cucu kita dapat menikmatinya.

Berkaitan dengan hal tersebut ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh wanita berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup, yang saya kutip dari Ida (2009) Pelita Online, antara lain:
1.Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Secara aktif.
Yaitu dengan cara memisahkan sampah rumah tangga berdasarkan jenisnya. Sampah dapat digolongkan dalam dua jenis, yaitu sampah organik dan nonorganik. Sampah organik adalah sampah yang mudah diuraikan oleh alam (proses penguraiannya memerlukan waktu singkat). Contohnya adalah sisa makanan dan sayuran. Sampah nonorganik adalah sampah yang sulit teruraikan oleh alam (proses penguraiannya memerlukan waktu lama). Contoh sampah nonorganik adalah plastik. Penanganan yang paling sesuai bagi sampah nonorganik adalah daur ulang (recycle) dan pemakaian ulang (reuse)
2.Produk Rumah Tangga Ramah Lingkungan.
Perempuan memiliki peran dengan menentukan produk rumah tangga yang ramah lingkungan. Untuk memilih produk rumah tangga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
Memilih produk pembersih yang menggunakan bahan aktif biodegradable. Bahan ini termasuk dalam kategori ramah lingkungan karena dapat terurai oleh pengolah limbah dan proses alamiah. Kedua, menghindari produk yang mengandung merkuri. Merkuri merupakan logam berbahaya yang sering ditambahkan dalam beberapa produk, seperti kosmetik, cat, dan baterai.
Selain memilih produk rumah tangga ramah lingkungan, kepedulian perempuan dalam mengelola lingkungan juga dapat dilakukan dengan memilih alat-alat rumah tangga yang ramah lingkungan. Dalam memilih peralatan rumah tangga, utamakan untuk produk yang hemat energi. Sebaiknya, pilih juga alat pendingin (AC, kulkas) non-CFC karena bahan tersebut berpotensi merusak ozon.
3.Pendidik Lingkungan Seorang perempuan atau ibu merupakan media edukasi pertama bagi anak-anak. Melalui ibu, pendidikan dan penyadaran mengenai kepedulian terhadap lingkungan dapat ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Diharapkan dengan diterapkan sejak dini maka mengakar di benak mereka betapa besar peran lingkungan dalam kehidupan kita.

Dari uraian di atas sudah jelas bahwa wanita sangat berperan besar dalam pengelolaan lingkungan, untuk itu diperlukan kesadaran yang tinggi dalam pelaksanaannya sehingga akan tercipta lingkungan yang asri dan nyaman, walaupun kita dapat memulai dari lingkungan kita seperti rumah kita dahulu baru kemudian di lingkungan sekitar kita. Kerja sama yang baik dalam keluarga maupun dengan masyrakat maka akan memudahkan pelaksanaan pelestarian lingkungan. Siapa lagi yang akan menjaga kalau bukan kita sebagai penerus kehidupan ini dan selanjutnya anak cucu kita di kemudian hari. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi semua…….Matur nuwun

5 thoughts on “Wanita dan Lingkungan”

  1. wanita itu sebenarnya adalah pelengkap bagi kehidupan di dunia bu…
    sebagai partner yang baik bagi laki-laki..bersama untuk menyeimbangkan kehidupan….

  2. Bagus. Setidaknya sdh turut mengkampanyekan pelestarian lingkungan hidup (LH). Saya hanya akan menambahkan;

    (4) Manfaatkan air buangan untuk menahan abrasi: Ibu-ibu juga yg sering membuang air bekas cucian, bekas cucian sayur, cucian perkakas, dll. Sebaiknya JANGAN dibuang diselokan mestinya, tetapi sudilah mengangkat dan menyiramkan ke lahan (tanah) terbuka. jalan tanah, paving, dsb. Kalau di selokan, air akan lbih cepat mengalir hingga ke laut. Manfaatnya, air buangan akan meresap ke tanah, dan akan membantu bumi untuk menahan laju abrasi (air laut merembes ke darat). Selanjutnya menahan stok sumber air tawar. Jika ada detergennya, biar diurai di tanah dalam jangka waktu tertentu. Toh tanah tsb tidak dipakai bercocok-tanam, bukan?
    (5) Wanita juga yang sering melakukan belanja. Gunakan satu tas (biasanya tas kresek) untuk berulang-ulang. Tolak pembungkus plastik jika barang tsb barang2 kelontong, seperti odol, sabun, dsb. Biarkan barang tsb masuk ke tas besar Anda. Sehingga akan hemat pemakaian plastik, untuk sebab limbah (sampah) plastik butuh waktu belasan tahun untuk bisa hancur did alam tanah.

    Dah itu saja… masih ada lagi sih…. ntar kali lain. Teruskan berbaginya…

  3. waduh matur nuwun sanget pak tambahan informasinya, insyaalloh akan saya masukkan ke dalam artikel saya, nuwun, Gusti Alloh aing mbales nggih Pak Bes…..salam kagem keluarga

  4. They are mostly utilised by organization men, self employed persons like managing directors and mainly company’s executive officers. From day to day basis these people today carry them to run their errands all more than the spot. It all begins at their residences then towards the offices then to all the meetings they’ve through the complete day. It truly is such a concern that such expensive devices are often mishandled by the bags in which they may be carried. When a single buys a laptop from an original dealer, it ought to unquestionably include a entire package in the cables, the charger and even the laptop bag itself. 1 carries the package residence figuring out that the solution they bought is worth what they spent. But what they do not know would be the bags they are sold to carry the exclusive laptop does not genuinely assure the security of their laptops. The reason as to why this occurs is simply because individuals would understand how to market place the laptops but do not care about the upkeep of it. All they care is about the income they make as soon as they sell the laptops.

Comments are closed.