Komunikasi merupakan sebuah proses yang berlangsung seperti dalam sandiwara/ drama
Situasi adalah setting panggungnya
Komunikator dan komunikan adalah aktornya.(Goffman)
Syarat Komunikasi Interpersonal :
1.Adanya dua orang atau lebih yang saling menyadari kehadirannya.
2.Adanya saling ketergantungan komunikasi dan FOCUSED INTERACTION
3.Adanya pertukaran pesan
4.Pesan berbentuk verbal dan non verbal
5.Relatif tidak berstruktur.
Fungsi Komunikasi :
Lingking function;
Adanya fungsi keterkaitan seseorang dengan lingkungannya.
Mentation function;
Adanya proses mental yaitu proses mental image daan adanya empati komunikator terhadap komunikan
Regulation function;
Seseorang diatur oleh orang lain dan sebaliknya.

Palo Alto Group Pragmatics of human communication:
seseorang tidak dapat tidak berkomunikasi
·   setiap komunikasi tentu ada isinya dan ada aspek relationshipnya.
·   Komunikasi merupakan suatu urutan
· Komunikasi dapat berbentuk digital dan analogy
· Komunikasi berbetuk simetris dan komplementer
Millar & Rogers:
Hubungan komunikasi merupakan hubungan yang kompleks
Ada 3 dimensi relationship yaitu
control, trust, intimacy
Theories of Self Presentation :
Bahwa dalam melakukan komunikasi seseorang mencoba untuk mengerti orang lain dan menampilkan diri untuk dapat dimengerti orang lain.
Banyak komunikasi antar personal yang diplintir ( meminjam istilah para politikus).
maksudnya nggak sama antara pernyataan sumber asal dengan pernyataan yang disampaikan ke personal yang lain, istilah sekarang sudah di tambah dan dikurangi.
Bagaimana cara meningkatakan komunikasi internal?
Pada 1926, Marston menerbitkan penemuannya dalam sebuah buku terkenal yang berjudul The Emotions of Normal People. Intinya adalah : setiap pegawai memiliki tipe karakter yang unik. Dalam konteks ini, terdapat empat model kepribadian yang lazim dikenal sebagai DISC yakni :
1. Dominance
2. Influence
3. Steadiness
4. Compliance
Banyak perusahaan besar yang sudah menggunakan DISC seperti Chevron, Triputra Group dll. Mengenal lebih dalam keempat model ini tentunya akan membantu perusahaan agar lebih efektif ketika membangun relasi dengan pegawai. Misalnya tipe pegawai:
1. Dominance Style
Pegawai yang masuk dalam model ini adalah mereka yang :
• suka mengendalikan lingkungan mereka
• senang menggerakkan teman-teman mereka
• to-the-point, tidak bertele-tele
• senang mengambil peran penting
• pembuat keputusan, problem solver, dan melaksanakan berbagai hal
• cenderung menyukai posisi sebagai leader. Meskipun demikian, ketika menjadi leader, mereka cenderung akan menjadi ketua yang otoriter, demanding, dan kurang memiliki kesabaran serta empati pada anggota.

2. Influence Style
• Pegawai dengan model ini adalah mereka yang suka bergaul, ekstrovert, dan senang berada pada lingkaran pertemanan yang luas. Mereka benar-benar menikmati berada bersama teman-temannya.
• Mereka tidak suka menyelesaikan sesuatu atau bekerja sendirian (single fighter). Sebaliknya, mereka lebih suka berhubungan, belajar dan bekerja dengan teman-temannya daripada sendirian.
Kekurangan dan Kelebihan Influence Style
• Pegawai dengan model ini juga memiliki empati yang tinggi terhadap temannya, dan mudah melibatkan perasaan ketika menjalankan aktivitasnya.
• Mereka pada dasarnya orang yang penuh optimisme, antusias, dan cenderung memiliki sifat dasar yang riang.
• mereka bukan orang tepat ketika harus mengerjakan tugas-tugas yang menuntut ketelitian tinggi seperti akuntansi dan matematika/fisika
• Pada sisi lain, mereka dapat menjadi ”best promotor” untuk gagasan-gagasan baru.

3. Steadiness Style
• cenderung introvert, reserve, dan quiet.
• melakukan sesuatu secara sistematis, teratur dan bertahap.
• menyukai sesuatu yang berjalan dengan konsisten, dapat diprediksi dan lingkungan belajar yang stabil dan harmonis
• Pegawai dalam model ini juga tergolong pribadi yang sabar, dapat diandalkan dan cenderung memiliki loyalitas yang tinggi.

4. Compliance Style
• Pegawai dalam kategori ini termasuk pribadi yang menekankan akurasi dan ketelitian
• menyukai sesuatu yang direncanakan dengan matang dan bersifat menyeluruh
• suka dengan pelajaran yang mengacu pada rumus dan cara pengerjaan yang baku
• pemikir yang kritis dan suka melakukan analisis untuk memastikan akurasi
• karena cenderung terfokus pada keteraturan, mereka skeptis terhadap gagasan-gagasan baru yang radikal. Mereka juga agak enggan menerima proses perubahan yang mendadak
• Ketika mereka termotivasi secara negative, mereka akan menjadi sinis atau sangat kritis(Facilitator:
Daniel H.S Ir.MM.MBA)
Maknanya Komunikasi Internal :
1.Terbuka – open area
Keterbukaan yang diketahui oleh diri dan orang lain.
2.Rahasia Pribadi – private area
Rahasia pribadi yang hanya diketahui sendiri
3.Tersembunyi – hidden area
Orang lain yang lebih tahu daripada kita sendiri
4.Gelap – unknown area
Area hitam yang tidak saling mengetahui
Demikian yang dapat saya sampaikan dalam topik bulan ini.

Salah satu penelitianku yang diterima dalam prosiding adalah FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN WANITA BERWIRAUSAHA  DI WAGIR MALANG
Dimana sebagai faktor internal adalah minat, pemberdayaan diri, motivasi dan sebagai faktor eksternal adalah peran suami dan sumber modal, adalah sebagai variabel independent
Dan sebagai variabel dependent adalah Pengambilan keputusan Berwirausaha.
Pilihan Berwirausaha :
Kiyosaki (2001) dalam buku Cashflow-Quadrant memberikan gambaran mengenai berbagai metode yang berlainan tentang bagaimana seseorang dapat memperoleh penghasilan, yaitu sebagai employee (pegawai), self-employee (pekerja lepas), business owner (pemilik usaha), dan investor (penanam modal).
Apabila seseorang menginginkan dapat lebih menikmati hidup (downshifting) seperti yang dikatakan oleh Drake (2001) yaitu bekerja dengan waktu yang seminimal mungkin dan disamping itu tetap ada uang yang mengalir masuk, maka memperoleh penghasilan sebagai pemilik usaha merupakan pilihan yang patut dipertimbangkan.
Pengertian wirausaha :
Kiyosaki maupun Drake sebagai berikut : Wirausaha yang dimaksud adalah self-employee yaitu orang yang bekerja sendiri dengan cara menjalankan usaha milik sendiri, ada orang yang bekerja untuknya, menciptakan kerja bagi orang lain, ada sistem yang digunakan dan ada penghasilan yang dapat diperolehnya.
Secara sederhana arti wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan,Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi tidak pasti.
Wirausaha bukanlah pengusaha yang sukses karena memiliki kemampuan tertentu untuk menciptakan sesuatu yang baru. Tapi wirausaha adalah suatu kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk jasa melalui transformasi, kreatifitas inovasi, dan
kepekaan terhadap lingkungan sekitar, sehingga produk atau jasa tersebut bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pengguna produk atau jasa.
Bila ditinjau dari segi etimologi wirausaha berasal dari kata ”wira“dan“usaha”, kata wira berarti “teladan”atau patut dicontoh, sedangkan usaha berarti kemauan keras memperoleh manfaat.
Jadi seorang wirausaha dapat diartikan sebagai berikut: seorang yang berkemauan keras dalam melakukan tindakan yang bermanfaat dan patut menjadi teladan hidup. Atau lebih sederhana dapat dirumuskan sebagai menjadi teladan hidup. (Kasmir).
Zimmerer dan Scarborogh mendefinisikan wirausahawan adalah seseorang yang menciptakan sebuah bisnis baru dengan mengambil resiko dan ketidakpastian demi mencapai keuntungan dan pertumbuhan bisnis dengan cara mengidentifikasikan peluang dan menggabungkan sumber daya yang diperlukan untuk mendirikannya.
Menurut Harris wirausaha yang sukses adalah pada umumnya mereka yang memperoleh kompetensi yaitu yang memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kualitas individual yang meliputi sikap, motivasi, nilai-nilai pribadi, serta tingkah laku yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaannya.
Menurut Harris wirausaha yang sukses adalah pada umumnya mereka yang memperoleh kompetensi yaitu yang memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kualitas individual yang meliputi sikap, motivasi, nilai-nilai pribadi, serta tingkah laku yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaannya.
Pengambilan Keputusan Berwirausaha :
Menurut Robbins, SP (2001: 27) dalam model dasar OB (Organizational Behavior) : bahwa pengambilan keputusan individu itu dipenga-ruhi oleh dasar-dasar perilaku individual, persepsi, motivasi dan pembelajaran individu, selain itu juga perubahan yang terjadi dapat mempengaruhi nilai dan sikap seseorang dan pada akhirnya mempengaruhi pula pengambilan keputusan yang dibuatnya.
Model Cooper secara khusus dalam Journal of Small Business Management (Birley, 1989:33) menjabarkan bahwa pengambilan keputusan individu untuk berwirausaha dipengaruhi oleh : Antecedent influence, incubator organization, dan enviromental factors.
Fokus penelitian ini hanya pada variabel-variabel minat, pemberdayaan diri, motivasi, peran suami dan sumber modal dengan alasan sbb :
a.Minat :
Era keterbukaan saat ini memerlukan manusia individu per individu yang dapat mengembangkan secara optimal potensi yang dimiliki. Persaingan yang ada sebenarnya memberi kesempatan pada setiap individu agar mengembangkan potensi yang dimiliki bagi perbaikan derajat kehidupannya sendiri, sehingga dapat bersanding dengan bangsa serta umat manusia lain yang telah maju. Masyarakat masa depan adalah masyarakat yang didasarkan pada kemampuan (merit system) dan bukan berdasar fasilitas dan kekuasaan (Tilaar,1997:9).
Guilford dalam Walgito (1993:24) mengemukakan bahwa minat adalah kecenderungan untuk memperhatikan dan mencari obyek tertentu, perhatian terhadap obyek cenderung mempengaruhi perilaku individu dalam kegiatan.
Dalam penelitian ini minat yang dimaksudkan adalah kecenderungan yang tinggi dari seseorang untuk melakukan aktivitas tertentu yang disukai, didasari bakat yang dimiliki, pengalaman dan pada akhirnya mendorong seseorang untuk mengambil keputusan berwirausaha.
b.Pemberdayaan Diri :
Teori pembelajaran sosial (social learning theory) dalam Robbins (2001:69) menjelaskan bahwa orang dapat belajar lewat pengamatan dan pengalaman langsung. Demikian pula pembelajaran tentang pemberdayaan diri, dapat terjadi karena pengamatan maupun pengalaman secara langsung.
Memberdayakan wanita tidak dimaksudkan untuk lebih menambah tanggung jawab wanita tetapi lebih menekankan pada meningkatkan kesadaran wanita dalam hubungan kesetaraan dan struktur yang lebih besar (sosial, ekonomi, politik) dalam kehidupan yang mengancam manusia dan lingkungan.
c.Motivasi :
Motivasi menurut Alma (2001:64) didefinisi-kan sebagai kemauan untuk berbuat sesuatu, dan tergantung pada kekuatan motifnya.
Tingkah laku bermotivasi adalah tingkah laku yang dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan dan diarahkan pada pencapaian suatu tujuan, agar suatu kebutuhan terpenuhi dan suatu kehendak terpuaskan.
d.Peran suami :
Dalam horizon ini pria yang berkuasa untuk menentukan dan segala aspek dipandang dari sudut bapak (Murniati, 2004:80).
Kiprah wanita tidak begitu diperhitungkan dalam masyarakat. Kondisi ini terus berlangsung karena adanya pandangan yang melecehkan wanita yang sumbernya dari kaum pria itu sendiri.
Atas dasar hal tersebut di atas maka keberadaan dan peran wanita perlu diubah dan ditingkatkan.
Menurut Arman dkk menjelaskan, salah satu pemicu orang untuk memutuskan berwirausaha yaitu karena jenis kelamin. Laki-laki diidentikan dengan maskulinitas (derajat penekanan unsur materi yang berbentuk agresif, rasional, ambisius dan kuat), sedangwanita diidentikan dengan feminimitas (penekanan unsur harmoni, hubungan baik dan emosional yang berbentuk sifat sensitive, penuh kasih, lemah dan simpati).
e. Sumber Modal :
Sarosa (2003:99) mendefinisikan modal sebagai jumlah uang yang ditanamkan dalam suatu usaha. Uang inilah yang akan digunakan untuk membiayai kegiatan usaha sampai dapat menghasilkan laba sendiri.
Modal uang yang dapat digunakan oleh seseorang untuk memulai usaha dapat berasal dari berbagai sumber.
3 Cara Sumber Modal :
Menurut Sarosa (2003:101) sumber modal dapat diperoleh dengan tiga cara yaitu :
a. modal sendiri, meminjam, dan kerja sama dengan pihak lain.
b.Sumber modal sendiri dapat berasal dari warisan, tabungan, menjual / menggunakan aset yang kurang produktif.
c.Meminjam dapat berasal dari perorangan dan lembaga keuangan.
Populasi penelitian adalah wirausaha wanita dengan skala kecil di Wagir Malang, dimana dengan penghasilan yang diperoleh dapat digunakan sebagai tambahan income dalam rumah tangga.
Populasi dan Sampel , Tehnis Pengambilan Sampel :
Sampel adalah sebagian dari wirausaha wanita dengan skala kecil yang dengan berwirausaha dapat digunakan untuk menambah penghasilan keluarga. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Yang mana mempunyai syarat: 1. penduduk kec.Wagir, 2. umur diatas 21 th ( karena sdh dianggap dewasa)3. berwirausaha. Besar sampel yang digunakan dalam Analisis Regresi Berganda adalah antara 15 – 20 kali banyaknya variabel independen yang terlibat (Hair,1998:166), sehingga sampel dalam penelitian ini ditentukan sebesar 75 wirausaha wanita di Wagir (Malang)
Dari hasil Analisis Regresi Berganda didapatkan Uji t yang menunjukkan bahwa dari ke-5 variabel independen (X) terdapat 4 variabel independen (X1, X2, X3, X5) yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Y), sedangkan 1 variabel independen lainnya (X4) mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Y). Sehingga hanya variabel Peran suami (X4) yang mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap keputusan berwirausaha (Y)
Sehingga dapat penulis katakan bahwa dalam berwirausaha, ternyata peran suami masih dominan bagi seorang istri ( wanita ) dalam berwirausaha, tentunya bagi para istri yang ingin manambah penghasilan keluarga. Peran suami sangat menentukan apakah mengijinkan atau tidaknya seorang istri berwirausaha.

b. Sumber modal ikut dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan berwirausaha oleh seseorang, karena bagaimanapun juga dalam memulai suatu usaha modal dalam bentuk uang seberapapun kecilnya selalu diperlukan, walaupun menurut Kasali dalam pengantar buku 50 Usahawan Tahan Banting (Abe,2000:XIV) dikatakan bahwa modal uang hanyalah pelengkap,
c. Peran suami yang bukan wirausaha ikut dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan yang dilakukan oleh wanita (istri) untuk mengetahui seberapa besar peranan suami dalam memberikan tanggapan terhadap aktivitas yang dilakukan oleh wanita (istri).

Total Quality Control (TQC) adalah suatu proses terkendali yang melibatkan orang,sistem serta alat-alat dan teknik-teknik pendukung, dengan demikian TQC merupakan suatu agen perubahan yang menyiapkan suatu organisasi untuk berorientasi pada kepentingan pelanggan.
Seperti kita ketahui bahwa TQC sangat diterapkan dalam Teori Kaizen ( Jepang)
Teori Kaizen :
Kaizen berasal dari Bahasa Jepang yaitu kai artinya perubahan dan zen artinya baik. Di Cina kaizen bernama gaishan di mana gai berarti perubahan / perbaikan dan shan berarti baik / benefit.
Kaizen merupakan suatu filosofi dari Jepang yang memfokuskan diri pada pengembangan dan penyempurnaan secara terus menerus atau berkesinambungan dalam perusahaan bisnis. Kaizen melibatkan pemodal, karyawan dan manajer semua lini dalam perusahaan untuk pengem-bangan perusahaan ke arah yang lebih baik.
Kaizen merupakan kata dari bahasa Jepang yang berarti “perbaikan”, atau “berubah menjadi lebih baik”. Kaizen mengacu pada filosofi atau praktek bisnis yang berfokus pada perbaikan terus-menerus pada proses di bidang manufaktur, rekayasa, dan manajemen bisnis. Kaizen juga telah diterapkan dalam perawatan kesehatan, psikoterapi, pembinaan hidup, pemerintah, perbankan, dan industri lainnya. Ketika digunakan dalam arti bisnis dan diterapkan ke tempat kerja, kaizen mengacu pada kegiatan yang terus-menerus memperbaiki semua fungsi, dan melibatkan semua karyawan dari CEO sampai pekerja perakitan. Hal ini juga berlaku untuk proses, seperti pembelian dan logistik, yang melintasi batas-batas organisasi hingga rantai pemasokan persediaan. Kaizen bertujuan untuk menghilangkan limbah dengan meningkatkan standar dan proses bisnis. Kaizen pertama kali diimplementasikan dalam bisnis oleh Jepang setelah Perang Dunia Kedua.
Kaizen diperkenalkan oleh Edward W. Deming guru manajemen mutu dari Amerika yang mengunjungi negara itu untuk memperbaiki keadaan di Jepang. Sejak saat itu, setelah terbukti efektif di Jepang, prinsip Kaizen menyebar ke seluruh dunia, dan selain untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas organisasi bisnis, Kaizen juga diterapkan di tempat-tempat lain.
Prinsip Kaizen :
Kaizen merupakan proses sederhana untuk meningkatkan produktivitas yang harus dijalankan setiap hari. Kaizen merupakan merupakan proses yang, jika dilakukan dengan benar, akan membuat tempat kerja menjadi nyaman dan aman, menghilangkan pemborosan (“muri”), dan mengajarkan orang tentang bagaimana melakukan percobaan pada pekerjaan mereka dengan menggunakan metode ilmiah dan belajar cara untuk menemukan dan menghilangkan limbah dalam proses bisnis mereka. Proses Kaizen menunjukkan pendekatan manusiawi kepada para pekerja dan peningkatan produktivitas: “Idenya adalah untuk memelihara sumber daya manusia organisasi agar tetap bersemangat serta memuji dan mendorong mereka partisipasi dalam kegiatan kaizen.” Keberhasilan Kaizen membutuhkan “partisipasi seluruh pekerja untuk melakukan peningkatan kualitas”. Orang-orang di semua tingkat organisasi berpartisipasi dalam kaizen, dari CEO sampai staf kebersihan, juga berlaku bagi pihak-pihak eksternal yang berkepentingan.
Format Kaizen bisa berupa individu, sistem, kelompok kecil, atau kelompok besar. Di Toyota, biasanya dilakukan perbaikan lokal di area workstation atau berupa kegiatan yang melibatkan kelompok kecil untuk meningkatkan produktivitas pekerjaan di lingkungan mereka sendiri. Kelompok ini sering dipandu berdasarkan proses kaizen oleh seorang supervisor, kadang-kadang supervisor ini memegang peranan kunci. Kaizen pada skala luas, menciptakan sistem antar-departemen, yang menghasilkan manajemen kualitas terpadu, dan membebaskan manusia melalui upaya peningkatan produktivitas dengan menggunakan mesin dan suberdaya daya komputasi.
Kaizen, seperti yang diterapkan di Toyota, biasanya memberikan perbaikan kecil, budaya meningkatkan kualitas secara terus-menerus dan menghasilkan standar kualitas yang lebih besar dalam bentuk peningkatan produktivitas secara menyeluruh. Filosofi ini berbeda dari “komando dan kontrol” program peningkatan pertengahan abad kedua puluh. Metodologi Kaizen salah satunya adalah membuat perubahan berdasarkan hasil pemantauan, kemudian melakukan penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan. Pra-perencanaan skala besar dan penjadwalan proyek yang luas diganti dengan eksperimen yang lebih kecil, yang dapat dengan cepat diadaptasi sebagai perbaikan baru yang disarankan.
Dalam penggunaan modern, Kaizen dirancang untuk mengatasi masalah tertentu selama seminggu dan disebut sebagai “kaizen blitz” atau “acara kaizen”. Peningkatan kualitas jenis ini terbatas dalam lingkup dan isu-isu yang muncul yang juga bisa digunakan untuk mengantisipasi masalah yang akan datang dengan solusi yang jauh lebih baik.
Implementasi Kaizen :
Sistem Produksi Toyota dikenal karena kaizen, di mana semua personil lini diharapkan untuk menghentikan lini produksi bergerak mereka jika terjadi kelainan dan, bersama dengan atasan mereka, menyarankan perbaikan untuk mengatasi kelainan yang dapat memulai sebuah kaizen.
Siklus PDCA (Plan Do Check Act) : dalam Konsep PDCA (Plan, Do, Check, Action) :

Langkah pertama dari kaizen adalah menerapkan siklus PDCA (plan, do, check action) sebagian sarana yang menjamin terlaksananya kesinambungan dari kaizen. Hal ini berguna dalam mewujudkan kebijakan untuk memelihara dan memperbaiki atau meningkatkan standar. Siklus ini merupakan konsep yang terpenting dari proses kaizen (Imai, 2005: 4).
Rencana (plan) berkaitan dengan penetapan target untuk perbaikan, karena kaizen adalah cara hidup, maka harus selalu ada perbaikan untuk semua bidang, dan perumusan rencana guna mencapai target tersebut. Periksa (check) merujuk pada penetapan apakah penerapan tersebut berada pada jalur yang sesuai rencana dan memantau kemajuan perbaikan yang direncanakan. Tindak (action) berkaitan dengan standarisasi prosedur baru guna menghindari terjadinya kembali masalah yang sama atau menetapkan sasaran baru bagi perbaikan berikutnya (Imai, 2005: 5).

Siklus aktivitas kaizen dapat didefinisikan sebagai:
Standarisasi operasi dan kegiatan.
Ukur operasi standar (menemukan waktu siklus dan jumlah inventaris dalam proses)
Gauge pengukuran terhadap persyaratan
Berinovasi untuk memenuhi persyaratan dan meningkatkan produktivitas
Standarisasi, operasi baru ditingkatkan
Lanjutkan infinitum siklus ad
Hal ini juga dikenal sebagai siklus Shewhart, Deming siklus, atau PDCA. Teknik lain yang digunakan dalam hubungannya dengan PDCA meliputi Konsep 5 W + 1 H :

Salah satu pola pikir untuk menjalankan roda PDCA dalam kegiatan kaizen adalah dengan teknik bertanya dengan pertanyaan dasar 5 W + 1 H (what, who, why, where, when dan how), yang merupakan bentuk analisis akar penyebab di mana pengguna bertanya “mengapa” untuk masalah dan jawabannya lima kali berturut-turut. Ada biasanya serangkaian akar penyebab yang berasal dari satu masalah, dan mereka dapat divisualisasikan menggunakan diagram tulang ikan
Kaizen atau perbaikan secara terus menerus selalu beriringan dengan Total Quality Management (TQM). Bahkan sebelum filosofi TQM ini terlaksana atau sebelum sistem mutu dapat dilaksanakan dalam suatu perusahaan maka filosofi ini tidak akan dapat dilaksanakan sehingga perbaikan secara terus menerus (Just in time) ini adalah usaha yang melekat pada filosofi TQM itu sendiri.
Bagaimana Teori Kaizen diterapkan di Industri di Indonesia :
Pertumbuhan industri perbankan di Indonesia pada beberapa tahun terakhir di dominasi oleh kehadiran bank-bank asing bahkan sudah banyak jumlah bank nasional yang telah dimiliki oleh pihak konsorsium baik dari industri yang sama maupun perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa keuangan non bank Perkembangan bank asing di Indonesia sangat cepat dan hal tersebut menuntut perubahan bagi bank didalam negeri baik bank milik pemerintah, Swasta maupun Bank Perkreditan Rakyat, karena tanpa adanya perubahan menyeluruh terutama dalam jasa layanan, produk, keamanan, kenyamanan bukan tidak mungkin rasa kepercayaan masyarakat dalam mengelola keuangannya dapat berkurang dan hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya perpindahan nasabah tersebut ke bank asing yang memiliki modal yang jauh lebih besar, fasilitas yang lebih memadai,struktur informasi teknologi yang lebih maju. Dalam hal Manajemen operasional di industri perbankan faktor kontrol, ketelitian, ketepatan waktu dan semuanya dilakukan dengan standar operasional prosedur yang sudah ditentukan pihak manajemen dan fungsi pelayanan yang telah ditanamkan pada setiap karyawan pada saat awal menempuh karir di Industri perbankan. Di Jepang terdapat sebuah konsep manajemen yang dinamakan Kaizen yang dalam bahasa jepang berarti perbaikan berkesinambungan dari penerapan proses kerja,Efisiensi Pada saat mengenalkan Kaizen, manajemen puncak harus menggariskan kebijakan ini secara jelas dan teliti. Mereka kemudian harus pula menetapkan jadwal penerapan dan menampilkan kepemimpinan dengan mempraktekkan proses Kaizen diantara mereka Pentingnya hal tersebut bagi organisasi perusahaan dalam perbaikan berkesinambungan adalah sesuatu yang bisa dilakukan untuk perbankan dalam mencapai objektif perusahaan. Penerapan Kaizen pada bagian operasional dilakukan secara bertahap dan dilakukan evaluasi dengan melihat hasil kerja setiap personil dalam pelaksanaan proses perbankan di Cabang PT Bank Mega Tbk untuk meminimalisir risiko yang dapat terjadi. Penelitian ini penting dilakukan di PT Bank Mega untuk mengetahui tingkat efektifitas kerja dan efisiensi waktu dalam proses operasional perbankan sesudah setiap personil melakukan perbaikan berkesinambungan dari konsep Kaizen yang sudah disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur yang sudah diatur perusahaan Implikasi Manajerial yang ditimbulkan dari pelaksanaan Kaizen adalah lebih mudahnya manajemen waktu dan diikuti dengan penurunan biaya-biaya yang terkait secara operasional sehingga hal tersebut dapat dijadikan acuan untuk melakukan penilaian kinerja baik antar personil maupun bagian. Dengan Melaksanakan proses Manajemen berdasarkan teori Kaizen perbaikan berkesinambungan dapat dilakukan dan menghasilkan kinerja operasional perbankan yang lebih baik dan tercapai tujuan untuk efisiensi dan efektifitas tiap bagian pada PT.Bank Mega Tbk.
sebuah bank nasional besar yang sering mengadakan Kaizen event untuk menyelesaikan masalah mengenai kecepatan proses dan efisiensi. Mereka mengadakan Kaizen dalam beberapa langkah. Pertama, tentukan masalah yang akan diselesaikan. Lalu mereka membentuk tim, dan menunjuk project sponsor untuk event. Mereka menjalankan Kaizen dalam format yang spesifik.
Pelaksanaan Kaizen Event di Perusahaan Non-Manufaktur

Untuk melaksakanakan Kaizen event di perusahaan non-manufaktur, yang pertama dilakukan (seperti pada awal setiap proyek improvement) adalah membentuk tim kerja yang akan segera mengidentifikasi masalah, mencari penyelesaian, dan menetapkan target. Anggota tim ini akan meninggalkan pekerjaan sehari-hari mereka selama beberapa hari untuk fokus pada pelaksanaan Kaizen.

Tim ini mereview proses yang ditargetkan untuk mengidentifikasi celah perbaikan yang dapat dilakukan dengan Kaizen. Seringkali, tim memilih masalah yang mudah diatasi; “buah yang tergantung di dahan paling rendah”, karena paling mudah digapai dan akan membuahkan hasil secara cepat.

Selama review berlangsung, tim menggunakan beberapa tool yang akan membantu mereka dalam memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses, seperti time value analysis, process map, atau value stream mapping. Tools tersebut akan membantu mereka untuk memahami proses yang menjadi target perbaikan. Ketika tim telah memahami proses dengan baik, mereka mengidentifikasi celah-celah perbaikan yang relevan, lalu mengembangkan solusi untuk menuntaskan masalah tersebut.

Alternatif perbaikan tersebut lalu dites dan dievaluasi selama event berlangsung. Ini akan memungkinkan tim dan process owner untuk memperkirakan efektifitas dari setia alternatif dan membuat penyesuaian jika diperlukan. Seluruh alternatif perbaikan diimplementasikan setelah disetujui oleh process owners.

Pada tahap akhir Kaizen, tim mengevaluasi keuntungan-keuntungan yang dihasilkan oleh event tersebut. Tim mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti:

“Seberapa banyak aktifitas non-value-add yang dieliminasi?”

“Seberapa besar peningkatan produktifitas yang terjadi?”

“Berapa besar biaya yang berhasil dihemat?”

“Seberapa besar peningkatan revenue yang terjadi?”

“Apakah efek dari semua keuntungan terhadap moral karyawan?”

Mengevaluasi keuntungan (benefit) yang dihasilkan adalah suatu tahap yang sangat esensial dalam Kaizen event.

Pelaksanaan Kaizen event kini jelas sesuai dengan perusahaan non-manufacturing, karena Kaizen bergantung pada sebuah siklus yang telah terbukti efektif: menetapkan standard operasional, mengukur operasional yang telah terstandardisasi, estimasi pengukuran terhadap kebutuhan, dan inovasi untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan produktifitas. Kaizen event memberikan benefit yang signifikan dan akan meningkatkan kemampuan perusahaan (manufaktur ataupun non-manufaktur) untuk mengatasi banyak masalah secara efektif.
( Diambil dari beberapa sumber)

Warga Kota Malang Memilih Walikota:
Sebanyak 612.565 warga Kota Malang, Jawa Timur, hari Kamis (23/5/2013) ini, memilih walikota yang akan memimpin daerah itu lima tahun ke depan.
Ketua Komisi Pmeilihan Umum (KPU) Kota Malang Hendry S.T. mengatakan bahwa seluruh persiapan sudah tuntas. “Warga sudah bisa datang ke tempat pemungutan suara (TPS) mulai pukul 07.00 WIB dan pemungutan suara akan ditutup tepat pukul 12.00 WIB,” katanya.
Bagi warga yang mempunyai hak pilih tetapi belum masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), kata dia, bisa menyalurkan aspirasi politiknya menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu susunan keluarga (KSK). Hanya saja, lanjut Hendry, pemilih tersebut baru bisa menggunakan hak pilihnya setelah pukul 12.00 WIB karena memakai surat suara cadangan yang jumlahnya hanya 2 persen dari jumlah surat suara keseluruhan di masing-masing TPS.
Warga yang akan menyalurkan aspirasi politiknya dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang itu tersebar di lima kecamatan dan terbagi di 1.222 TPS yang akan dibantu oleh 11.200 petugas. Hendry berharap seluruh warga yang punya hak pilihnya tidak “golongan putih” atau golput sehingga angka golput pilkada di kota itu bisa ditekan. Pada Pilkada 2008, angka partisipasi warga mencapai 70 persen dan tahun 2013 ini diharapkan meningkat menjadi 75 persen.
Jumlah pemilih bisa bertambah karena ada warga yang belum terdaftar dalam daftar pemilihan tetap (DPT), dengan KK dan KTP, tetap diperbolehkan menjoblos setelah pukul 12.00 sampai 13.00 ujar divisi pemutakhiran data pemilih KPU kota Malang.
Dalam perhelatan demokrasi lima tahunan itu, Kota Malang diamankan oleh sekitar 3.000 personel, baik dari TNI, Polri, maupun perlindungan masyarakat (Linmas) Kota Malang. Untuk sejumlah TPS yang dinilai rawan, kata dia, dijaga oleh dua orang personel dari kepolisian dan dua personel dari linmas, sedangkan TPS yang tergolong aman dijaga oleh satu orang polisi dan satu orang linmas.
Pilkada Kota Malang diikuti oleh enam pasangan calon, baik dari perseorangan maupun yang diusung oleh partai politik (parpol). Dua pasangan yang berangkat dari jalur perseorangan adalah Dwi Cahyono-Muhammad Nur Uddin (Dwi-Uddin) dan Achmad Mujais-Yunar Mulya (Raja).
Sementara yang diusung oleh parpol adalah pasangan Sri Rahayu-Priyatmoko Oetomo (SR-MK) dari PDI Perjuangan, Heri Puji Utami-Sofyan Edi Jarwoko (Dadi) Partai Golkar dan PAN, Agus Dono-Arif H.S. (Doa) Partai Demokrat dan PKS serta Moch Anton-Sutiaji (Aji) dari PKB dan Partai Gerindra. (sumber Bambang).
Alim Mustofa menghimbau, agar pemilihan tidak terlambat datang ke TPS ( apalagi Wali KOta malang Peni Suprapto sudah menginstruksikan seluruh instansi di wilayah kota Malang meliburkan karyawannya) sehingga bisa menggunakan hak pilihnya. TPS dibuka secara serentak pukul 07.00 dan ditutup pukul 13.00.
Saya sebagai warga negara yang baik, segera datang ke TPS 12 di daearah Perum Borobudur Agung RW XI, pukul 08.00, takut kalau berebut, eh ternyata sepi, daftar langsung nyoblos dan ditandai dijari kelingking tinta biru, sudah milih, mudah2an wali kota terpilih memenuhi harapan semua warga masyarakatnya, termasuk saya sebagai tenaga pengajar, lebih diperhatikan kesejahteraannya.
Pilkada Serentak :
Pilkada Serentak untuk Kesejahteraan Daerah” yang diselenggarakan DPD RI di Gedung MPR/ DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.
Menurut Agun Gunajar, pada masa persidangan saat ini Komisi II DPR RI dan Pemerintah akan melanjutkan pembahasan untuk menyepakati dari beberapa opsi soal mekanisme dan formulasi penyelenggaraan pilkada secara serentak.
Agun menjelaskan, paling tidak ada tiga opsi yang berkembang saat ini yakni diselenggarakan serentak pada masing-masing provinsi serta digelar bersamaan berdasarkan hierarki yakni pemilu legislatif dan pemilu eksekutif.

Pada opsi pertama, menurut Agun, formulasinya adalah penyelenggaraan pilkada secara serentak baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota dalam satu provinsi.
“Itu artinya ada sebabanyak 33 kali penyelenggaraan pilkada. Jika setahun ada 12 bulan, maka setiap bulan ada tiga kali penyelenggraan pilkasa,” katanya.

Kemudian pada opsi kedua, kata dia, diselenggarakan pilkada serentak secara hierarki yakni pemilihan digelar bersamaan di tingkat provinsi serta pilkada serentak tingkat kabupaten dan kota.
Pada opsi kedua ini, menurut dia, akan diselenggarakan pilkasa secara serentak sebanyak 485 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. “Ini memerlukan pengaturan secara efisien termasuk mengantisipasi eksesnya,” katanya.

Sedangkan, pada opsi ketiga,diselenggarakan pemilu legislatif secara serentak serta pemilu eksekutif secara serentak.
Pada pemilu legislatif secara serentak untuk memilih anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten dan kota.
Kemudian, pada pemilu eksekutif secara serentak yakni untuk memilih presiden, gubernur, serta bupati dan wali kota.
“Pada pemilu serentak secara hierarki ini pemilih yang hadir di TPS (tempat pemungutan suara) mendapat empat lembar kertas suara dan memilihnya,” katanya.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, pada pembahasan RUU Pilkada antara DPR RI dan Pemerintah juga sudah menyepakati pilkada serentak secara nasional.
Ia menambahkan, pada masa persidangan ini, Komisi II DPR RI dan Pemerintah akan saling berusaha mencapai titik temu dalam membahas mekanisme dan formulasi penyelenggarakan pilkada.
“Kita harapkan pada pasal persidangan saat ini pembahasan RUU Pilkada sudah selesai dan disetujui menjadi UU,” kata Agun.

Tanggal 20 Mei, kita di Indonesia memperingati hari kebangkitan Nasional. Dan apa kawan kawan sudah tahu, apa yang diperingati di hari Kebangkitan Nasional ini?
Cuma sekedar mengingatkan, Hari Kebangkitan Nasional di peringati untuk mengenang saat-saat bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan dan Nasionalisme serta kesadaran memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak muncul (sulit) di masa penjajahan Belanda dan Jepang.
Kebangkitan Nasional ini di awali dengan dua persitiwa bersejarah, yaitu berdirnya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan Sumpah Pemuda (28 ktober 1928).
Adapun tokoh-tokoh yang mempelopori kebangkitan Nasional itu antara lain :
1. Sutomo
2. Ir. Soekarno
3. Dr. Tjipto Mangunkusomo
4. Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (sejak tahun 1922 menjadi Ki Hajar Dewantara)
5. Dr. Douwes Dekker
6. DLL
Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari tidak kurang 13.000 pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke (hasil survei dan verifikasi terakhir Kementerian Kelautan dan Perikanan). Beragam suku bangsa, bahasa dan agama juga menjadi hal yang unik dari Bangsa Indonesia. Sedikit saja gesekan yang terjadi dalam masyarakat maka akan berakibat fatal, sering kita saksikan dalam media massa beberapa peristiwa yang mencabik-cabik rasa nasionalisme kebangsaan. Perang antar suku, pemberontakan, tawuran warga dan lain-lain yang dapat menjadi pemicu disintegrasi bangsa.
Untuk itu diperlukan rasa kebangsaan yang tinggi agar Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya semboyan yang menjadi slogan belaka, tetapi benar-benar dapat menjiwai perilaku seluruh rakyat Indonesia. Dan salah satu hal yang bisa menumbuhkan rasa kebangsaan adalah Kebangkitan Nasional, bangkit dari keterpurukan, bangkit dari ketertinggalan, bangkit dari ketidakadilan, bangkit dari kemiskinan dan kebodohan.
Tahun 2013 adalah tahun politik, tahun dimana perkembangan situasi lebih didominasi oleh masalah politik disamping masalah ekonomi, sosial budaya dan keamanan. Akhir-akhir ini kita rasakan munculnya berbagai persoalan yang pada awalnya hanya merupakan masalah yang sangat sederhana, tapi kemudian berkembang menjadi permasalahan yang besar karena dipengaruhi oleh kepentingan politik, yang dampaknya menimbulkan perpecahan antar kelompok masyarakat.
Sebagai negara yang berpenduduk lebih dari 235 juta, dengan berbagai keanekaragaman, sesungguhnya sangat berpotensi menimbulkan perpecahan apabila tidak diimbangi dengan pemahaman dan kesadaran penuh tentang konsep keanekaragaman.
Keaneka ragaman ini sebenarnya merupakan suatu aset bagi Indonesia, karena ia merupakan suatu keindahan dan sekaligus juga menjadi suatu kekuatan. Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban kita untuk dapat menjaga dan melestarikannya dari pengaruh buruk yang datang dari masuknya budaya asing ke dalam masyarakat.
Sebagai Negara Demokrasi pengetahuan tentang keaneka ragaman latar belakang dan budaya bangsa perlu untuk diketahui, dipelajari dan dipahami khususnya oleh generasi muda. Upaya – upaya cerdas perlu dilakukan dalam rangka membentuk karakter bangsa yang berkeadaban, mampu bersikap damai di tengah perbedaan, menebarkan benih cinta kasih kepada sesama, serta mengedepankan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kita semua menyadari bahwa untuk membangun bangsa yang kuat diperlukan keteguhan dalam menjaga nilai – nilai budaya yang dapat mempersatukan masyarakat Indonesia yang majemuk. Dengan diikrarkannya Sumpah Pemuda di tahun 1928 hal ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mempunyai komitmen tinggi untuk menjaga nilai nilai budaya bangsanya sebagai bagian dari kehidupannya.
Dalam rangka memperingati HARKITNAS ke-105 Tahun 2013 ini kita ingin agar penghormatan terhadap nilai – nilai demokrasi diatas dasar Pancasila dan UUD 1945 betul-betul dijadikan sebagai pijakan berfikir dan bertindak, baik oleh para pemimpin bangsa, pemimpin politik, maupun oleh berbagai kelompok masyarakat kita.
Tujuan peringatan 105 tahun Kebangkitan Nasional adalah untuk terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme kebangsaan kita sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan, menegakkan nilai-nilai demokrasi berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi bangsa kita ke depan dalam bingkai NKRI.
Mudah2an kita semua juga bangkit dari masalah kita masing2, semangat.

Saat penulis melakukan Pengabdian pada Masyarakat, penulis memberanikan diri untuk mengangkat sampah yang akan mempunyai manfaat ekonomi cukup tinggi. Seperti dicanangkan oleh menteri lingkungan hidup, bahwa sampah yang ada di setiap rumah tangga demikian banyak dan bila tidak dimanfaatkan sangat mengganggu, dimana di setiap warga sudah di himbau untuk mengkatagorikan sampah basah, dan sampah kering atau tepatnya sampah organik dan non organik. Penulis mengangkat Sampah untuk didaur ulang menjadi produk daur ulang yang bernilai cukup tinggi, misalnya sampah koran untuk keranjang, untuk sandal, sampah bekas bungkus makanan/minuman untuk tas, tudung saji, dll.
Sampah Plastik bekas pembungkus makanan atau minuman, koran bekas dan kain perca bukan merupakan sesuatu yang dibuang begitu saja, tetapi dapat dimanfaatkan atau dipakai untuk berbagai macam produksi daur ulang sampah. Dari pada dijual ke tukang koran bekas, lebih baik didaur ulang agar menjadi barang baru yang bermanfaat. Dengan demikian limbah sampah tersebut tidak terbuang percuma namun dapat diolah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi kembali yang cukup tinggi.
Cara memanfaatkan limbah sampah tersebut adalah dengan mengumpulkannya melalui pengepul, yang bisa dilakukan oleh ibu-ibu PKK setempat, kemudian dijual kepada kelompok atau perseorang yang membutuhkan limbah sampah tersebut antara lain dibutuhkan oleh pengrajin daur ulang sampah. Di setiap kelurahan pasti ada Rukun Tetangga, Rukun Warga, inilah yang akan menjadi penggerak pengepul sampah, dibentuk kader lingkungan yang sadar akan kebersihan lingkungan.
Tentunya pihak pengepul harus mempunyai pengrajin untuk membuat produk daur ulang sampah tersebut.
Adapun peralatan yang digunakan untuk membuat daur ulang sampah adalah sbb :
1. Bahan Baku
Bahan baku untuk pembuatan daur ulang sampah tersebut adalah koran bekas, plastik bekas bungkus makan an/minumam dan kain perca yang dibeli dari masyarakat setempat, lebih tepatnya ibu-ibu anggota PKK setempat yang sadar akan kebersihan lingkungan dengan cara mengepul di setiap RT masing-masing yang diketuai oleh ibu RT setempat dan dikumpulkan di RW setempat , kemudian diantar langsung ketempat pengrajin. Harga bahan baku yang dijual ke pengrajin daur ulang sampah tersebut relatif lebih mahal dibandingkan jika bahan baku tersebut dijual kepada para pemulung, karena mereka mengetahui limbah sampah tersebut akan didaur ulangkan.
2. Peralatan
Alat-alat yang digunakan untuk mengolah produk daur ulang sampah adalah:
Jenis Alat Status Keterangan
1. Gunting Milik sendiri Ada dua macam gunting yaitu, besar dan kecil. Untuk menggunting koran menggunakan gunting kecil,sedangkan gunting besar digunakan untuk menggunting bahan pembantu seperti karton bekas, kaleng bekas,plastik, kain perca
2. Lem
Milik sendiri Ada berbabagai macam lem untuk membentuk daur ulang sampah; lem untuk kertas koran, dan lem untuk plastik bekas bungkus produk.
3. Pewarna/vernis Milik sendiri Untuk memberi warna koran atau memvernis agar lebih awet dan memperindah penampilan
4. Benang, jarum Milik sendiri Sebagai perekat daur ulang sampah plastik yang sudah selesai dibentuk untuk menjadi barang jadi.
3. Tenaga Kerja
Untuk melakukan usaha tersebut pengrajin masing-masing bekerja dengan bantuan orang lain. Hasil produk daur ulang sampah dikumpulkan pada BSM (Bank Sampah Malang, Jika banyak pesanan dari BSM, maka mereka biasanya menyewa atau minta bantuan ibu-ibu PKK dari RT setempat yang sebelumnya sudah diberi pelatihan cara membuat produk dari daur ulang sampah. Tenaga kerja yang dipekerjakan tersebut akan membuat produk mulai awal sampai menjadi barang jadi yaitu untuk produk dari bahan koran bekas mereka akan memilin kertas koran, dan memotong-motong plastik bekas bungkus produk menjadi beberapa bagian produk yang direncanakan .
4. Produk
a. Proses Produksi.
Proses produksi yang dilakukan mitra tersebut mulai dari pengolahan bahan baku sampai dengan barang jadi yang siap dijual. Proses produksi tersebut dilakukan di dalam rumah,sehingga dapat dikatakan kerja sambilan.
b. Produk
Hasil produksi yang dijual oleh kedua mitra tersebut adalah : keranjang, tas, tudung saji, sandal, tempat pinsil, tempat tisue ,dll
5. Pemasaran
a. Harga Jual.
Pengrajin daur ulang sampah dalam menetapkan harga jual mengikuti harga jual yang ditetapkan oleh BSM, bila dibandingkan dengan pengrajin lainnya, harga jualnya lebih murah, padahal umumnya harga jual ditetapkan berdasarkan beban pokok produksi ditambah laba yang diinginkan,agar tidak mengalami kerugian.
b. Saluran Distribusi
Pemasaran produk hasil daur ulang sampah dilakukan dengan cara :
1)Produk daur ulang sampah di salurkan langsung ke BSM
2)Konsumen pemakai datang membeli ke pengrajin untuk dipakai sendiri
c. Promosi:
Produk daur ulang sampah, biasanya kurang menjalankan promosi, sehingga bisa dikatakan hanya dari mulut ke mulut
Diharapkan ada pihak lain yang memperhatikan produk daur ulang sampah.
oleh karena itu penulis memberanikan diri untuk mengangkat daur ulang sampah ini untuk pengabdian pada masyarakat, yang sudah dihibahkan oleh Dikti.

Judul Ku dalam Mengisi Acara Comdec memang sering pendek-pendek, agar enak diingat.
SMS kan sering diartikan Short Message Service, tapi bukan itu yang saya akan berikan pada mahasiswa di acara Comdec, yang saya maksud SMS adalah Sistem Melek Semalam, ini terjadi saat mahasiswa mau mengikuti Ujian Tengah Semester atau Ujian Akhir Semester.
Hal ini yang akan saya bahas, dan sebenarnya Sistem Melek Semalam itu selain tidak enak dibadan, juga tidak efektif hasilnya, saat melihat nilai akhir ujian.
CARA BELAJAR EFEKTIF:Menggunakan Pendekatan METACOGNITION (Joseph Frank Landsberger )
PENTINGNYA MEMILIKI SIKAP & KEBIASAAN BELAJAR YG EFEKTIF & EFISIEN
APA ITU BELAJAR EFEKTIF?
*BELAJAR YG MENYENANGKAN.
*TERJADWAL DENGAN BAIK.
*TIDAK MEMAKAN BANYAK WAKTU.
* HASIL YG MAKSIMAL.

MENGAPA MAHASISWA PERLU MEMILIKI SIKAP BELAJAR YG EFEKTIF & EFISIEN ?
UNTUK KEBERHASILAN DAN KESEMPURNAAN.
MENGAPA HARUS TERJADWAL &
MENYENANGKAN?
DALAM BEKERJA OTAK KITA JUGA DIPENGARUHI OLEH KONDISI FISIK KITA.
KALAU KONDISI FISIK KITA CAPEK, OTAK KITA TIDAK DAPAT BEKERJA DGN MAKSIMAL.
KALAU OTAK KITA TDK BEKERJA DGN MAKSIMAL, INFORMASI YG KITA TERIMA TIDAK DAPAT DISIMPAN DENGAN BAIK OLEH INGATAN KITA.
INGA’….INGA’…. BELAJAR SISTEM KEBUT SEMALAM (SKS) TIDAK EFEKTIF & TIDAK BERMANFAAT BUAT MAHASISWA
APA SAJA YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM BELAJAR EFEKTIF?
PERHATIKAN DIRIMU (VISUAL)
BAGAIMANA EMOSIMU?
CIPTAKAN MINAT DALAM DIRIMU DENGAN BERTANYA
Apa Manfaat Bagi Ku
TEMUKAN GAYA BELAJARMU!
APAKAH KAMU SUKA MENCORET-CORET KETIKA BICARA DITELEPON?
APAKAH KAMU BERBICARA DENGAN CEPAT?
APAKAH KAMU LEBIH SUKA MELIHAT PETA DARI PADA MENDENGAR PENJELASAN?
AKIBATNYA INFORMASI YG PERNAH KITA TERIMA TIDAK DAPAT KITA PERGUNAKAN LAGI SAAT KITA MEMBUTUHKANNYA.
TEMUKAN GAYA BELAJARMU(AUDITORIAL)
APAKAH KAMU SUKA BERBICARA SENDIRI?
APAKAH KAMU MENYUKAI CERAMAH ATAU SEMINAR DARIPADA MEMBACA BUKU?
APAKAH KAMU LEBIH SUKA BERBICARA DARI PADA MENULIS?
APAKAH KAMU BERPIKIR LEBIH BAIK KETIKA KAMU BERGERAK ATAU BERJALAN?
APAKAH KAMU BANYAK MENGGERAKKAN ANGGOTA TUBUH KETIKA BICARA?
APAKAH KAMU MERASA SULIT UNTUK DUDUK DIAM?(KINESTETIK)
PERHATIKAN DIRIMU:
BAGAIMANA KEMAMPUAN BELAJARMU?
BERAPA LAMA WAKTU YANG KAMU BUTUHKAN?
PERHATIKAN LINGKUNGAN :
PILIHLAH TEMPAT YANG MENURUTMU NYAMAN
GUNAKAN MUSIK
TANPA MUSIK :
DENYUT NADI & TEKANAN DARAH MENINGKAT.
GELOMBANG OTAK SEMAKIN CEPAT.
OTOT-OTOT MENEGANG.
DENGAN MUSIK :
DENYUT NADI & TEKANAN DARAH MENURUN.
GELOMBANG OTAK MELAMBAT.
OTOT-OTOT RELAKS.
TEKNIK APA YG KAMU GUNAKAN :
MENCATAT BEBAS
PETA PIKIRAN
TEKNIK PEMANFAATAN KESELURUHAN OTAK UNTUK MEMBENTUK KESAN.
OTAK KITA SERING MENGINGAT INFORMASI DALAM BENTUK GAMBAR, BENTUK-BENTUK & SUARA.
SO….TEKNIK PETA PIKIRAN SANGAT EFEKTIF.
MANUSIA MEMILIKI 4 MACAM GELOMBANG OTAK:
Gel. Alfa (konsentrasi yang santai)
Gel. Beta (awas dan aktif)
Gel. Teta (keadaan hampir tidur dan dlm kondisi bermimpi)
Gel. Delta (tidur lelap)
APA LAGI YG PERLU DIPERHATIKAN :
LAKUKAN SENAM OTAK SEBELUM & SESUDAH BELAJAR.
CARI SUMBER BELAJAR LAIN
BACALAH BUKU-BUKU LAIN YG MENUNJANG
MAJALAH
KORAN
PERGI KEPERPUSTAKAAN
PENGATURAN JADWAL BELAJAR EFEKTIF
PEDOMAN
PERHATIKAN WAKTUMU!
BAGAIMANA KAMU MENGHABISKAN WAKTUMU?
KAPAN KAMU HABISKAN WAKTUMU DGN SIA-SIA?
KAPAN KAMU DAPAT BELAJAR DNGN BAIK?
PENGATURAN JADWAL BELAJAR EFEKTIF
PEDOMAN
PERHATIKAN WAKTUMU!
BAGAIMANA KAMU MENGHABISKAN WAKTUMU?
KAPAN KAMU HABISKAN WAKTUMU DGN SIA-SIA?
KAPAN KAMU DAPAT BELAJAR DNGN BAIK?
RENCANA JADWAL BELAJAR EFEKTIF
Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan hiburan.
Prioritaskan tugas-tugas.
Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum kelas.
Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah kelas.  Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24 jam tanpa review.
RENCANA JADWAL BELAJAR EFEKTIF
Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar.
Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar.
Rencanakan juga “deadline”.
Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari.
Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan.
Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri!
MEMBUAT RENCANA BELAJAR EFEKTIF
JAWABLAH PERTANYAAN-PERTANYAAN BERIKUT SEBELUM KAMU MERENCANAKAN.
Apakah kamu suka membaca?, bercerita?, menghafal?,
Kamu lebih suka belajar kelompok atau belajar sendiri?
Apakah kamu tahu teknik mencatat yang baik?
Kamu butuh banyak atau sedikit waktu untuk belajar?
Apakah kamu membaca sumber lain selain buku pelajaran?
Apakah kebiasaan belajarmu dapat membantumu sukses?
Apa yang akan kamu lakukan sekarang?
Pada saat belajar, apakah kamu berhenti untuk meringkas?
Apakah kamu bertanya jika tidak mengerti?
Apakah kamu melakukan evaluasi?
Apakah kamu perlu mendiskusikan dengan teman-teman?
Apakah kamu harus mempercepat atau memperlambat?
Apakah kamu mengandalkan satu sumber saja?
Apakah kamu perlu mencari sumber lain?

Apa itu SKS

Era Manajemen Produksi sebenarnya berasal dari era Produksi, dimana Produksi adalah penciptaan produk ( barang dan jasa), sedangkan era Produksi scopenya terlalu sempit, sehingga pihak perusahaan melibatkan peran manajemen, sehingga Produksi berubah menjadi Manajemen Produksi, dimana scope penciptaan produk ( barang dan jasa akan lebih luas.
Manajemen adalah proses yang digunakan untuk mencapai organisasional melalui perencanaan , pengorganisasian , kepemimpinan , dan pengendalian orang dan sumber – sumber daya organisasional lainnya .
Manajemen melibatkan pemanfaatan sumber daya manusia dan berbagai sumber daya lainnya (misalnya mesin) dengan cara yang peling baik guna mencapai rencana dan tujuan perusahaan.Unsur manajemen adalah sangat penting agar proses suatu organisasi berjalan mantap. Manajemen melibatkan semua faktor yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tertentu dari organisasi, seperti manajemen diri,manajemen kepemimpinan, dsb. Ia sangat terikat pada fungsi-fungsi manajemen kehidupan organisasi yang kompleks seperti fungsi pengambilan keputusan dalam perencanaan, penganggaran dan pengendalian program termasuk dalam penerapan model kepemimpinan.
Manajemen Produksi merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan semua aktivitas yang dilakukan Manajer untuk membantu perusahaan mereka menghasilkan barang. Manajemen Operasi adalah area khusus dalam Manajemen yang mengubah atau mentransformasi sumber menjadi barang dan jasa.
Pengorganisasian untuk menghasilkan barang dan jasa melalui
3 fungsi :
1. Fungsi Pemasaran : yang membuat adanya permintaan atau mendapat pesanan untuk pembuatan barang dan jasa
2. Fungsi Produksi /Operasi : yang menghasilkan barang / jasa
3. Fungsi Keuangan/Akuntansi : yang membayar seluruh kegiatan pembuatan barang / jasa
Sedang perubahan input ( masukan ) menjadi output (Keluaran ) melalui fungsi transformasi
Adapun Input terdiri dari 5 M ( Man/tenaga kerja langsung, Material/ bahan baku, Money/ modal kerja, Machine/mesin yang digunakan, Method/ cara membuat barang dan untuk menjadi output akan melalui fungsi transformasi yaitu: lokasi, Layout ( tata letak ), Standard Produksi, Lingkungan Kerja, sedangkan output terdiri dari barang jadi yang akan dipasarkan, hal ini harus terdapat antara lain: nama perusahaan, brand name, brand mark, trade mark, register, batch yang semuanya terdapat pada bungkus ( packaging)
Dibawah ini adalah serangkai perusahaan yang membuat barang :
• Form Utility adalah nilai yang ditambahkan dengan pembuatan barang dan jasa yang sudah jadi, seperti nilai yang ditambahkan dengan menggunakan silicon dan membuat chip computer atau menggabungkan layanan untuk menciptakan paket liburan.
• Proses Perakitan menyatukan komponen – komponen untuk membuat produk.
• Proses Yang Berkelanjutan merupakan proses dimana produksi yang lama berjalan dan menghasilkan barang jadi berkali – kali.
• Proses Sebentar – Sebentar ketika merespon pesanan pelanggan tertentu.
• Manufaktur Yang Fleksibel melibatkan mendesain mesin untuk melakukan banyak tugas, sehingga mesin tersebut dapat menghasilkan beragam produk.
• Manufaktur Yang Ramping adalah produksi barang dengan menggunakan segala sumber yang lebih sedikit ketimbang produksi massa.
• Penyesuaian Massa yang berarti menyesuaikan produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan individual, sekarang dipraktikkan dimana – mana.
• Lokasi Fasilitas adalah proses pemilihan lokasi geografis untuk operasi perusahaan.
• Tata Ruang Fasilitas adalah susunan sumber fisik dalam proses produksi.
• Perencanaan Persyaratan Barang adalah system manajemen berbasis computer yang menggunakan ramalan penjualan untuk memastikan bahwa bagian – bagian dan bahan – bahan yang dibutuhkan tersedia pada waktu dan tempat yang tepat di satu perusahaan tertentu.
• Pembelian adalah fungsi dalam seuah perusahaan yang mencari sumber bahan berkualitas, menemukan pemasok terbaik, dan menegosiasikan harga terbaik untuk barang dan jasa yang berkualitas.
• Kualitas adalah secara konsisten memproduksi apa yang diinginkan pelanggan sementara mengurangi kesalahan sebelum dan setelah pengiriman kepada pelanggan.
• Kontrol Kualitas Statistis adalah proses yang digunakan beberapa Manajer untuk secara kontinu memonitor semua fase proses produksi guna memastikan bahwa kualitas ditambahkan ke dalam produk tersebut sejak awal.
• Kontrol Proses Statistis adalah proses pengambilan sampel statistis dari komponen produk pada setiap tingkat proses produksi dan menggambarkan hasilnya di atas grafik.
• ISO 9000 adalah nama umum yang diberikan untuk manajemen yang berkualitas dan
• ISO 14000 adalah koleksi praktik terbaik untuk mengatur pengaruh organisasi terhadap lingkungan.
• Jalan Penting / Critical Path adalah urutan tugas yang membutuhkan waktu penyelesaian terlama.
• Bagan Gannt adalah sebuah grafik batang yang dengan jelas menunjukkan proyek yang sedang dikerjakan dan berapa banyak yang telah diselesaikan dalam waktu tertentu.
Berikut ini adalah Top 10 perusahaan tersebesar di seluruh dunia.
1. 10. Chevron :
Perusahaan migas dan pertambangan ini sangat rajin menampilkan iklannya di televisi nasional Indonesia. Chevron adalah perusahaan energi multinasional asal San Ramon, California, AS yang beroperasi di lebih dari 180 negara. Kegiatan yang dilakukan Chevron adalah terlibat dalam setiap aspek seperti minyak, gas alam, industri energi panas bumi, eksplorasi, produksi, penyulingan hingga pemasaran. Pendapatan yang diterima Chevron tahun 2011 adalah sebesar $196.337.000 dengan keuntungan sebesar $ 19.024.000 dan memiliki karyawan sebanyak 62 ribu, maka tak heran jika Chevron menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia,
2.Japan Post Holdings :
Japan Post Holdings adalah perusahaan BUMN yang bergerak dibidang jasa keuangan, perbankan, asuransi jiwa, asuransi dan pengiriman surat yang berkantor pusat di Chiyoda, Tokyo, Jepang dengan Jiro Sito sebagai presiden perusahaan ini. Japan Post Holdings merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia dengan pendapatan sebesar $ 203.958.000 dan keuntungan sebesar $ 4.891.000 serta memiliki karyawan sebanyak lebih dari 229 ribu karyawan.
3. Toyota Motor :
Toyota Motor adalah perusahaan otomotif multinasional yang bermarkas besar di Toyota, Aichi, Jepang. Toyota Motor didirikan sejak tahun 1937 oleh Kiichiro Toyoda. Toyota Motor sukses menjadi produsen otomotif terbesar di dunia. Sebut saja Toyota Camry, Toyota Prius, Toyota RAV4, dll adalah mobil-mobil mewah asal pabrikan dari Jepang. Kini Toyota juga dikenal sebagai perusahaan yang mengembangkan robotic yang canggih. Toyota Motor menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia dengan pendapatan di tahun 2011 sebesar 221.760.000 dolar dan keutungan sebesar 4.766.000 dollar serta memiliki karyawan sebanyak lebih dari 317 ribu karyawan.
4. State Grid :
State Grid adalah perusahaan listrik milik negara yang melayani transmisi tenaga listrik dan mendistribusikannya ke seluruh China. State Grid berpusat di Distrik Xicheng, Beijing, China. China mengelola BUMN nya dengan sangat baik dan menjadikan kekuatan yang strategis bagi negara besar ini, bahkan China dapat membawa perusahaan milik negara ini menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia dengan pendapatan yang diterima tahun 2011 adalah sekitar 226.294.000 juta dolar dengan keuntungan 4.556.000 juta dolar dan memiliki karyawan sebanyak lebih dari 1,5 juta karyawan.
5. China National Petroleum :
China National Petroleum Corporation (CNPC) adalah perusahaan BUMN China yang bergerak di bisnis migas yang berkantor pusat di Distrik Dongcheng, Beijing, China. Sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia, CNPC memiliki karyawan yang cukup banyak, yaitu lebih dari 1,6 juta karyawan dan pendapatan di tahun 2011 adalah sebesar $240.192.000 serta keuntungannya sebesar $ 14.367.000.
6.Sinopec Group :
Sinopec Group adalah perusahaan penyulingan minyak dan petrokimia terbesar di Asia yang berpusat di Chaoyangmenwai, RRC. Sebagai salah satu perusahaan migas terbesar di dunia, pendapatan Sinopec Group di tahun 2011 sebesar 273.422.000 $ & keuntungan sebesar 7.629.000 $.
7. BP :
BP (British Petroleum) adalah perusahaan global yang bergerak dibisnis minyak dan gas yang berbasis di London Inggris sejak 1909 dengan wilayah pelayanannya berada di seluruh dunia. BP menghasilkan 3,8 juta barel perhari yang beroperasi di 80 negara. BP memiliki hampir 80 ribu karyawan dengan pendapatan 308.928.000 $ dan menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia.
8.. Exxon Mobil :
Perusahaan terbesar ketiga di dunia adalah perusahaan yang juga tidak asing lagi yang juga merupakan perusahaan publik yang melakukan kapitalisasi pasar, Exxon Mobil. Exxon Mobil adalah perusahaan minyak dan gas multinasional asal Amerika. Di Indonesia sendiri Exxon Mobil dikelola dan dieksplorasi di Kalimantan, blok Cendrawasih di Papua, blok Cepu. Pendapatan Exxon Mobil tahun 2011 sekitar 354.674.000 $ dan memiliki keuntungan sebesar 30.460.000 $ dengan karyawan sebanyak 103 ribu diseluruh dunia.
9.Royal Dutch Shell :
Royal Dutch Shell adalah perusahaan terbesar kedua di dunia. Mungkin banyak yang tidak familiar dengan Royal Dutch Shell, tapi jika Shell, nah pasti tahu deh yang memiliki logo kerang berwarna kuning. Shell adalah perusahaan migas yang bermarkas di Belanda dan berkantor di London Inggris. Shell adalah perusahaan yang terintegrasi secara vertikal dan aktif dalam setiap bidang industri minyak dan gas, termasuk eksplorasi dan produksi , penyulingan , distribusi dan pemasaran , petrokimia , pembangkit listrik dan perdagangan dan juga memiliki kegiatan besar seperti energi terbarukan termasuk di biofuel , hidrogen , tenaga surya dan tenaga angin . Perusahaan ini beroperasi di lebih dari 90 negara yang menghasilkan produksi minyak sekitar 3,1 juta barel perhari dan memiliki 44 ribu stasiun layanan diseluruh dunia. Tahun 2011 pendapatan Royal Dutch Shell sebesar 378,152 juta dollar dengan keuntungan 20,127 juta dollar serta memiliki 101.000 karyawan.
10. Wal-Mart Stores :
Wal-Mart adalah perusahaan terbesar asal AS dengan basis di Arkansas. Wal-Mart merupakan sebuah perusahaan ritel multinasional yang menjalankan rantai department store ke seluruh dunia dengan 2,1 karyawan. Pendapatan Wal-Mart atau Walmart ditahun 2011 adalah sebesar $ 421.849.000 dengan keuntungan $ 16.389.000 dari bisnis kelontongnya. Walmart didirikan oleh Sam Walton tahun 1962 dan kini kursi President & CEO dipegang oleh Mike Duke. Walmart memiliki 8.500 toko dari 15 negara seluruh dunia dan memiliki 55 nama yang berbeda.
Kesemua contoh 10 perusahaan besar yang mendunia, menggunakan manajemen operasional dengan beberapa serangkaian fungsi tersebut diatas

Definisi Wirausaha (Bisnis):
Umumnya orang mendefinisikan „wirausaha“ dalam konteks ekonomi sebagai spekulasi bisnis yang bertujuan menambah kekayaan. Dibutuhkan definisi wirausaha yang lebih luas, yang menunjukkan derivasi sosial dan politiknya.
An entrepreneur is a person who assumes the risk, rewards, and responsibilities of strating and running a bussiness venture (Scarborough, 1999).
Definisi ini akan menekankan pada kepercayaan diri, promosi diri, ketegaran dan sebagainya. Bisnis bisa berbentuk usaha sendiri, usaha patungan, dll proyek dimana masyarakat adalah penerima manfaat utama dan bukan orang yang menjalankan bisnis tersebut.

Kegiatan ini bisa berbentuk: mengorganisasi perjalanan menuju desa yang indah, kelompok orang tua murid yang menggalang dana untuk kegiatan sekolah anaknya, dll.
Ketrampilan berbisnis :
Diperlukan bagi masyarakat yang sedang menjalankan bisnis dan ini mengarah pada definisi „ wirausaha „ lain yang lebih luas yakni sifat-sifat individu yang memiliki kemampuan untuk :
1.memiliki gagasan-berfikir secara lateral
2.bertindak dengan cara berbeda
3.mengambil inisiatif
4.mulai dari diri sendiri
5.menyelesaikan pekerjaan.
Bagi mereka yang pada akhirnya memutuskan untuk mengawali bisnisnya sendiri maka akan masuk dalam spektrum mulai dari bisnis satu orang hingga potensi menjadi jutawan.
Bagi yang lain, bisnis bersama atau komunitas akan dapat menggabungkan beberapa ketrampilan² yang diperlukan dalam menjalankan bisnisnya.
Keuntungan wirausaha bagi masyarakat :

Wirausaha dalam konteks yang lebih luas bisa menantang sistem ekonomi, politik dan sosial yang ada sekarang, dan bahkan bisa mengarah pada pengembangan sistem-sistem tersebut atau menggantikannya dengan alternatif yang lebih tepat karena mendorong inovasi, inisiatif, kreatifitas, independensi, dinamisme, dan keragaman, memastikan pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Ada keuntungan nyata bagi masyarakat melalui penciptaan bisnis dan lapangan pekerjaan baru. Adanya wirausaha akan mengakibatkan adanya gagasan-gagasan baru.
Keuntungan wirausaha bagi individu :

Wirausaha juga menguntungkan individu, karena meningkatkan :
1. pemenuhan kebutuhan pribadi
2. independensi
3. inovasi &kreativitas
4. ketrampilan komunikasi dan pengambilan keputusan
5. kebebasan untuk membuat kehidupan lebih memuaskan dan lebih hidup

Keuntungan wirausaha bagi pemuda :

Terjadinya pengangguran dikalangan pemuda akan membuat mereka menjadi merasa terasing dari masyarakat karena statusnya tersebut. Ada kebutuhan untuk melibatkan mereka dalam masyarakat dengan mendorong pemuda untuk berwirausaha, baik bisnis pribadi maupun bisnis masyarakat.
Keuntungan mendorong wirausaha muda menjadi nilai personal bagi pemuda :
1.keterampilan berbisnis
2.pengalaman berbisnis
3.rasa tanggung jawab bagi masyarakat
4.pengakuan dan penghargaan dari
orang lain
5.kepercayaan dan kemampuan mencip
takan pekerjaan dan mendapatkan
kehidupan.

Syarat-syarat wirausaha :
1. Memulai ide- menghasilkan usulan awal
2. Penelitian dan desain – meneliti kemungkinan usulan bisnis dan mengembangkannya menjadi sebuah usaha
3. Pemasaran – mempromosikan dan menjual usahanya
4. Menjalankan – mengelola dan mengevaluasi Perusahaan
5. Evaluasi dan umpan balik – mengawasi apa yang terjadi dalam perusahaan dan meresponnya dengan tepat.
Sumber- sumber daya :
Sumber daya yang diperlukan dapat dibagi menjadi 5 yaitu :
1. Keahlian dalam perusahaan- ketrampilan bisnis/tehnis- kursus pelatihan, pengetahuan hukum, pengelola keuangan, pemasaran
2. Finansial- bank, dana bantuan, pinjaman
3. Dukungan pribadi- organisasi, konselor, hubungan-hubungan dengan yang lain
4. Sewaan – tempat (renting), kontrak (leasing)
5. Perlengkapan – sewa, kontrak.

Hal-hal apa yang membentuk seorang wirausahawan ?

Bagaimana bayangan anda tentang seseorang yang menjalankan bisnisnya sendiri ? manusia super, tukang suap, lintah darat, tukang insinyur, tukang obat, dosen, banker,dll
Berikut ini sejumlah ketrampilan yang mungkin diperlukan untuk menjalankan sebuah bisnis, menurut anda, mana yang anda miliki ?
1. Manajer – bertanggung jawab, pengambilan keputusan, pemimpin, perencana.
2. Pedagang – memenangkan (menggaet) pelanggan, memahami orang, mengetahui bagaimana harus berbicara dengan mereka, memiliki kepercayaan.
3. Pengusaha – mengidentifikasi peluang-peluang bisnis baru, pengambil resiko yang diperhitungkan
4. Administrator – melakukan pembukuan, mengorganisir kertas kerja
5. Pekerja – jika perusahaan mempunyai banyak karyawan, akan ada standar-standar kerja yang harus dijalankan ( upah&gaji, jam kerja, dll), jika tidak memiliki banyak karyawan, bisakah anda mengerjakan semua sendiri ?
6. Pembelajar – memiliki pikiran yang terbuka, selalu siap belajar, mentrasfer ilmu kesemua pihak
7. Pemikir – hadir dengan gagasan-gagasan cemerlang, pemecah masalah.
8. Pengusaha agrobis – memiliki pengetahuan tehnis tentang apa yang akan ditanam, dipanen, disalurkan, dijual.

Ketrampilan dan karakteristik pengusaha :

Meneliti ketrampilan dan karakteristik khusus yang dimiliki pengusaha/ orang yang menjalankan bisnis mungkin dapat membantu kita mengenal secara garis besar kualitas sifat mereka.

Karakteristik Pengusaha:
Sikap :
1.Ambisius
2.Tekun untuk sukses
3.Mengambil inisiatif
4.Dapat merencanakan
5.Independen
6.Sabar & gigih
7.Tabah & banyak akal
8.Memiliki sasaran
9.Motivasi pribadi kuat
10.Berorientasi pasar
11.Dapat menerima dan belajar dari
kegagalan
12.Pengambil keputusan
13.Senang dengan tantangan-tantangan baru

Pandangan:
1.Percaya diri
2.Antusias
3.Pengambil resiko
4.Optimis

Kepribadian :
1. Memiliki gerakan dan energi
2. Dapat menerima kritik
3. Dapat memotivasi orang lain
4. Dapat mendekati orang luar ( perusahaan)
5. Memiliki teman, dapat bersosialisasi
6. Memiliki prinsip
7. Memiliki gaya, karisma
8. Bersih
9. Pemimpin
Mental :
1. Logis
2. Fleksibel
3. Cerdik
4. Memiliki visi
5. Dapat mencerna fakta
6. Pemikir positif
7. Pemecah masalah
8. Inovatif, kreatif, imajinatif
9. Perencana yang baik

Bisnis :
1.Telah meneliti dengan baik ketrampilan/
produk terhadap pasar.
2. Memiliki gagasan-gagasan yang realistis,
praktis.

Ketrampilan Pengusaha :
1. Mengidentifikasi dan mengawali gagasan bagi proyek-proyek bisnis.
2. Kemampuan untuk menghitung kekuatan dan kelemahan proyek serta orang-orang yang terlibat.
3. Merencanakan dan mempersiapkan :
menentukan, menjadwal dan melakukan apa yang harus dilakukan.
4. Berkomunikasi dan bernegosiasi dengan orang lain, mempengaruhi mereka untuk mengamankan apa yang diperlukan, pandai bicara, menjual diri dan bisnis anda.
5. Mengorganisir, mengelola dan mengambil keputusan : mengalokasikan dan menyetujui tanggung jawab, memastikan bahwa tugas-tugas sudah dikerjakan, mengelola sumber daya.
6. Kemampuan untuk memecahkan masalah, konflik dan ketegangan yang muncul, baik yang sudah diantisipasi ataupun yang tak terduga.
7. Kemampuan untuk memonitor dan mengevaluasi perkembangan terhadap tujuan perusahaan .

Mengapa Kreatif ?
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa kita sangat perlu mempertimbangkan kreatifitas ketika mencari gagasan bisnis yang tepat.
Dengan menjadi kreatif kita bisa melihat kesempatan dan menjadi proaktif, bukan reatif. Segalanya tidak untung-untungan, kita harus mewujudkan semangat kewirausahaan dan mampu mewujudkannya.

Bekerja sendiri :
Bila bekerja sendiri, kreatifitas mencari gagasan sendiri harus ditimbulkan, jika gagasan itu mengalir, akan menjadi kepuasan tersendiri.
Sedangkan jika gagasan tidak mengalir dengan bebas, ada banyak cara untuk merangsang proses berfikir. Masalah yang ada disekitar kita, dipandang sebagai suatu tantangan.
Informasi berikut akan membantu anda mem-bangkitkan gagasan bisnis, jika anda mengalami kesulitan :

20 pertanyaan akan membantu memilih gagasan bisnis :
1. Ketrampilan apa yang anda miliki?
2. Bisakah anda menyesuaikan diri dengan keterampilan anda sekarang ?
3. Bisakah anda mengubah hobi anda menjadi bisnis?
4. Anda termasuk tipe yang mana ( pandai berbicara, berpenampilan yang menarik ) anda mungkin seorang penjual yang baik.
5. Dapatkah anda bekerja dari rumah ?( menjahit, wartel, toko sembako di garasi sendiri,dll).
6. Barang/jasa apa yang diperlukan ditempat itu? ( layanan antar, perbaikan akan kerusakan,dll)
7. Barang / jasa apa yang dibutuhkan perusahaan setempat?(layanan katering, foto copy,dll)
8. Apakah kolega ditempat kerja memiliki gagasan bisnis?( gagasan dari staf bagian penjualan)
9. Apakah ada kesempatan bagi bisnis pariwisata atau hiburan pengisi waktu luang didaerah anda? (pusat-pusat kerajinan, olah raga, hasil bumi).
10. .Bisakah anda mendapatkan gagasan diperguruan tinggi setempat?(hasil penelitian yang dilanjutkan penciptaan produk baru,kripik buah, kulit binatang, rempah-rempah ).
11. Apa yang dibeli perusahaan ² besar, penguasa² setempat, dari luar daerah tersebut?( bahan baku yang tidak ada didaerah setempat)
12. Apakah ada potensi subtitusi impor didaerah tersebut?( menjual/membuat barang² impor, bunga tulip, berger tempe)
13. Bisakah anda menjual barang² yang dibuat orang lain?
14. Bisakah anda melihat gagasan² baru ? (alternatif energi )
15. Bisakah anda melihat gagasan² yang sudah ada dengan cara baru ?
16. Bisakah anda meniru gagasan² orang lain? (barang yang tidak ada didaerah setempat, bisnis roti bronies, gudeg yogya,
17. Apakah anda menonton berita?( surat
kabar, TV, untuk mencari peluang bisnis)
18. Dapatkah anda melihat kesempatan
bisnis „hijau“? ( produk ramah lingku-
ngan : daur ulang sampah, makanan
organik, jasa uji polusi)?
19. Apakah perubahan undang-undang di
masa datang menawarkan kesempatan
bisnis? ( pengesahan peraturan baru
sering kali membuka bisnis baru )
20. Bisakah anda membeli bisnis yang sudah
ada ?

Sebagai dosen pembina mata kuliah Credit Analysis, perlu sebelumnya mahasiswa mengetahui apa itu Analisis Rasio Keuangan ( perorangan, perusahaan ).
A. Pengunaan Analisis Rasio Keungan:
Laporan keungan merupakan media informasi yang digunakan oleh perusahaan yang bersangkutan untuk melaporkan keadaan dan posisi keungannya kepada pihak-pihak yang berkepentingan , terutama bagi pihak kreditur, investor dan pihak-pihak manajemen dari perusahaan itu sendiri.
Dengan menggunakan analisis rasio akan membantu stakeholder dalam hal :
• Memberikan dasar dalam meramalkan prospek perusahaan dimasa yang akan datang.
• Memberikan petunjuk atau gejala-gejala yang timbul dari informasi yang disajikan.
• Memudahkan dalam menginteprestasikan laporan keuangan
Rasio keuangan merupakan suatu bentuk rumusan matematis yang menunjukan hubungan diantara angka-angka tertenntu. Dalam analisis keuangan angka-angka berasala dari data-data keuangan, analisis rasio mampu menjelaskan hubungan antara variable-variabel yang bersangkutan sehingga dapat digunakan untuk menilai kondisi keuangan
Analisis rasio pada dasarnya terdiri dari dua macam perbandingan, yaitu :
1. Dengan cara membandingkan rasio-rasio keuangan dari satu perusahaan tertentu dengan rasio keuangan yang sama dari perusahaan lain yang sejenis/industri (rasio industri) dalam waktu yang sama.
2. Dengan cara membandingkan rasio-rasio waktu-waktu tertentu dengan rasio dari waktu-waktu sebelumnya dari perusahaan yang sama, cara ini akan membrikan informasi rasio dari waktu kewaktu sehingga dapat diketahui perkembangannya dan untuk proyeksi dimasa yang akan datang.
Adapun kelompok-kelompok rasio yang digunakan dalam analis laporan keuangan disesuaikan dengan kepentingan pihak kreditur, investor dan manajemen secara umum berdasarkan : 1) Rasio leverage, 2) Rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Disamping itu ada pengelompokan rasio dengnan cara lain yaitu : 1) Rasio-rasio neraca,
2) Rasio laporan rugi laba,
3) dan rasio gabungan antara neraca dan rugi laba (Hampton, 1995).
A.1. RASIO LIKUIDITAS :
Likuiditas adalah tingkat kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya yang harus segera dipenuhi dan likuiditas menunjukan tingkat kemampuan perusahaan untuk membayar utang-utang jangka pendek yang dimiliki (Brealey, Myer and Marcus, 1995). Dua faktor yang digunakan dalam rasio untuk mengukur likuditas perusahaan aktiva lancar dan utang lancar, yang disebut likuid adalah perusahaan yang mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya dan jika tidak mampu disebut ilikuid.

Suatu keadaan likuid pada perusahaan berarti mengalami kerugian bagi kreditur dan bagi pihak managemen , Rasio likuiditas menunjukan efisinsi modal kerja yang ada.
1. Current Ratio
Curren ratio adalah perbandingan antara aktiva lancar dan utang lancar , Current ratio disebut juga working capital ratio
Current ratio menunjukan kemampuan perusahaan untuk membayar utangnya yang harus segera dipenuhi dan current ratio merupakan ukuran yang paling umum kesangggupan perusahaan untuk membayar jangka pendek.
2. Cash Ratio (Ratio of immediate solvency)
Aktiva perusahaan yang paling likuid adalah kas dan surat berharga hal yang menyebabkan laporan keuangan perlu dilihat cash ratio.
Cash ratio menunjukan kemampuan perusahaan untuk membayar utang jangka pendek dengan kas yang ada dan surat berharga yang segera dapat diuangkan.
3. Quitck Ratio (Acid test ratio)
Yang dapat digunakan untuk mendapatkan kepastian yang lebih besar daripada current ratio dlm mengukur perusahaan adalah quick ratio, dlm quick ratio hanya menggunakan beberapa elemen aktiva lancar yaitu kas, piutang dan surat berharga :
4. Net Working Capital To Total Asset Ratio
Aktiva lancar adalah aktiva yang oleh perusahaan diharafkan dapat berubah menjadi kas dlm jangka pendek, utang lancar adalah semua kewajiban perusahaan yang jangka pendek harus dipenuhi. perbedaan antara utang lancar disebut Net working capital to asset ratio dan ini digunakan untuk menentukan kebijakan investasi dan dana yang diperoleh.
5. Interval Measure (Defensive interval ratio)
Interval measure menghubungkan antara defensive asset dengan taksiran rata-rata pengeluaran kas untuk operasi dalam setiap harinya. Interval measure memberikan informasi kepada para kreditur untuk mengetahui kemampuan perusahaan untuk menutup biaya minimum rutin yang dibutuhkan dalam kegiatan operasi yang paling utama.
A.11. RASIO LEVERAGE :
Rasio leverage digunakan untuk mengukur besarnya dana untuk menanam modal oleh para pemilik dengan proposinya dengan dana yang diproleh dari para kreditur perusahaan (Brealey, Myer and marcus, 1995). Rasio-Rasio leverage dihitung dengan dua cara : pertama, risiko utang diukur dari sudut laporan rugi laba. kedua, data neraca diamati dan digunakan untuk dapat mengetahui jumlah dana dan proporsi pinjaman yang digunakan perusahaan.
1. Total Debt to Total Capital Asset Ratio (Debt Rasio)
Rasio ini membandingkan antara jumlah total utang dengan aktiva total yang dimiliki perusahaan. Biasanya para kreditur lebih menyukai rasio utang yang rendah karena semakin rendah rasio utang dari perusahaan yang diberi kerdit akan semakin besar tingkat keamanan yang didapat kreditur diwaktu likuiditas.
2. Total Debt to Equity Ratio
Rasio ini membandingkan total utang dengan total modal pemilik (ekuitas) digunakan untuk mengetahui berapa bagian modal pemilik yang digunakan untuk menjamin utang lebih besar dibandingkan dengan modal pemilik.
3. Long Term Debt To Equity Ratio
Rasio ini membandingkan antara utang ajngka panjang dan modal pemilik, rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan modal pemilik untuk menutup utang janka panjang semakin rendah rasio semakin aman bagi kreditur.
4. Tangible Asset Debt Coverage
Rasio ini membandingkan antara aktiva tidak berwujud (setelah dikurangi utang lancar) dan utang jangka panjang dan rasio ini meninjukan kemampuan perusahaan untuk membayar utang jangka panjang setelah melunasi jangka pendek.
5. Time Interest Earned (Interest Coverage)
Rasio ini membandingkan antara laba sebelum bunga dan pajak dan utang jangka panjang, rasio ini menunjukkan seberapa jauh laba sebelum bunga dan pajak dapat berkurang untuk membayar untuk membayar bunga utang jangka panjang.
6. Debt Service Coverage
Rasio ini menghitung kemampuan perusahaan untuk memenuhi beban tetapnya dengan memasukan unsur pembayaran pokok atau cicilan pokok pinjaman.
7. Earning Variabiliti
Jumlah beban utang yang besar akan menjadi masalah besar jika terdapat ketidak pastian risiko pada laba dimasa yang akan datang, Semakin tinggi paribelitas perusahaan menunjukan ketidak pastian diperoleh laba pada perusahaan.
A.111. RASIO AKTIVITAS
Rasio aktvitas adalah rasio-rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa jauh efektivitas penggunaan dana yang digunakan perusahaan (Horne and Wachowicz, 1995).
1. Total Operating Asset Turnover
Total aktiva yang bekerja adalah rasio yang membandingkan antara penjualan bersih dan seluruh aktiva yang digunakan dalam suatu periode.
Rasio ini menunjukkan kemampuan perputaran dana yang tertanam dalam suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu.
Rasio ini mempunyai kelemahan yaitu rasio ini hanya menunjukkan hubungan penjualan atau penghasilan dengan aktiva yang digunakan dan tidak memberikan gambaran tentang laba yang di peroleh. Kelemahan lain adalah bahwa penjualan yang digunakan hasil dari 1 periode saja dan tingkat penjualan itu sendiri dipengaruhi oleh faktor–faktor yang tidak dapat dikendalikan perusahan.
2. Receivables Turnover
Receivables ini adalah rasio yang membandingkan antara penjualan kredit bersih dan piutang dagang rata-rata atau piutang akhir periode. Rasio ini digunakan untuk menunjukkan kemampuan yang tertanam dalam piutang berputar dalam periode tertentu.
3. Average Collection Periode
Average collection periode / rata-rata periode pengumpulan piutang digunakan untuk menghitung waktu atau hari rata-rata dana tertanam dalam piutang.
4. Perputaran sediaan
Perputaran sediaan ( Inventory ) membandingkan antara harga pokok barang dijual dan sediaan rata-rata atau sediaan akhir periode.
Pada perusahaan manufaktur memiliki 3 macam sediaan yaitu:
sediaan bahan baku, sediaan barang dalam proses, dan sediaan barang jadi.
5. Average Day’s Inventory
Ialah hari rata-rata sediaan atau hari rata-rata disimpan, menunjukkan hari rata-rata dana tertanam dalam sediaan.
6. Net Working Capital Turnover
Perputaran modal kerja neto ialah rasio yang membandingkan antara penjualan bersih dan modal kerja (neto).
7. Fixed Assets Turnover
Perputaran aktiva tetap ialah rasio yang membandingkan antara tingkat penjualan bersih dan aktiva tetap bersih.
A.IV. RASIO PROFITABILITAS
Rasio profitabilitas menunjukan hasil akhir yang telah dicapai dari berbagai kebijakan dan keputusan yang telah diambil (Brealey, Myer, Marcus. 1995)
1. Gross Profit margin
Merupakan perbandingan antara laba dan penjualan bersih, rasio ini menunjukan berapa bagian dari penjualan yang merupakan laba kotor.
2. Operating income Ratio (Opearting profit margin)
Rasio ini membandingkan antara laba sebelum bunga dan pajak dan penjualan bersih.
3. Operating Ratio
Merupakan rasio yang membandingkan antara semua biaya operasi (Harga pokok penjualan + Biaya pemasaran + Biaya adm) rasio ini menunjukan berapa bagian biaya yang digunakan untuk biaya operasi.
4. Net Profit Margin
Adalah ratio yang membandingkan antara laba setelah bunga dan pajak dan penjualan bersih untuk menunukan berapa besar bagian dari penjualan bersih yang menjadi laba stl bunga dan pajak.
5. Earning Power Of Total Investmen
Earning power of total inversment adalah rasio yang membandingkan antara laba sebelum bunga dan pajak, Rasio ini menunjukan tingkat pengendalian dari investasi yang telah ditanam sebelum bunga dan pajak.
6. Net Earning Power Ratio
Adalah rasio yang membandingkan laba setelah bunga dan pajak dengan jumlah aktiva kerja.
7. Rate of Return For The Owners
Adalah rasio yang membandingkan antara laba bersih (laba setelah bunga dan pajak) dan jumlah modal pemilik.
B. PENGGUNAAN ANALISIS TREND
Analisis trend digunakan untuk mengadakan perbandingan rasio dari waktu kewaktu yang akan memberikan informasi rasio tertentu dari waktu kewaktu untuk mengetahui perkembangannya. Adapun jenis trend yang akan digunakan :
1. Trend lincar dengan kuadrat terkecil
Kriteria-kriteria yang dapat digunakan dalam memakai trend lincar adalah :
• Jika penggambaran data asli dalam kertas berskala hitung cendrung mempunyai pola linear.
• Jika selisih nilai Y’ cendrung konstan.
Bentuk persamaan : Y’ = a+bx
2. Trend parabolik
Kriteria yang dapat dipakai dalam trend parabolic apabila gambaran data asli kertas bersekala hitung berbentuk parabola atau garis lengkung.
Bentuk persamaan : Y’=a+bx+cx
3. Trend eksponensial
kriteri yang dapat dipakai untuk menggunakan trend ekponensial :
Apabila penggambaran data asli pada kertas yang berskala hitung tidak punya pola yang sama.
• Jika selisih pertama dari nilai data-data logaritma cendrung konstan.
• Jika penggambaran data sli pada kertas bersklala cendrung berpola linear.

© 2011 Blognya Bu Tita Suffusion theme by Sayontan Sinha