Menurut Heidjrachman Ranupandojo dan Suad Husnan mengatakan bahwa : Kinerja Karyawan Dapat Diukur dengan Metode :
1.checklist, biasanya digunakan untuk melaporkan attitude karyawan
2. skala, menggunakan indicator penilaian berdasarkan factor-faktor penting yang dibutuhkan dlm kerja,seperti skill, teamwork, tanggung jawab
3. grading, setelah mengevaluasi performa kerja masing2 karyawan, mk setiap karyawan kmd di klasifikasi kedlm katagori yg telah ditetapkan berdsrkan evaluasi performa yg telah dilakukan.
4. ranking, yakni membandingkan performa kerja antar karyawan, kmd di ranking untuk mencari yang terbaik.
Penilaian Kinerja Karyawan akan memberikan sejumlah manfaat baik bagi karyawan, atasan dan perusahaan:
1. Bagi Karyawan
:
• Memberi motivasi
• Memberikan kejelasan Standard kerja
• Sebagai tolok ukur untuk perbaikan kinerja masa y.a.d.
• Sarana untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan diri sendiri
• Sarana untuk mencari penyelesaian masalah kerja
• Sarana untuk menjalin komunikasi dengan atasan
2. Bagi Atasan ( Manajemen):
• Sebagai masukan untuk peningkatan manajemen
• Memperbaiki system pengawasan
• Sarana untuk meningkatkan kepuasan kerja
• Sarana untuk mengetahui kelebihan an kelemahan masing2 karyawan
• Sebagai media komunikasi antara atasan dan bawahan untuk memberi masukan bagi perusahaan.
3. Bagi Perusahaan:
• Meningkatkan kualitas perusahaan
• Meningkatkan kinerja karyaan
• Media komunikasi
• Sebagai masukan jenis training yang dibutuhkan oleh karyawan
Suatu organisasi ( perusahaan) didirikan pasti mempunyai tujuan baik jangka pendek, maupun jangka panjang.
ada perusahaan yang terfokus pada laba, ada juga (meskipun sedikit) terfokus pada non laba yang lebih banyak ke CSR, dalam mencapai tujuan perusahaan akan dihadapkan pada berbagai hal, diantaranya kinerja karawannya, dalam bahasa inggris kinerja itu Performance atau sering diartikan performa.Performance merupakan gambaran tentang suatu tingkat pencapaian saat pelaksanaan kegiatan yang diberikan atasan yang merupakan suatu program kegiatan dalam mencapai sasaran atau tujuan kerja, biasanya dalam organisasi tertuang dalan Visi dan Misi Perusahaan melalui Perencanaan Strategi perusahaan. Performance sebagai hasil kerja seseorang atau kelompok dalam suatu perusahaan, baik secara kualitatif maupun secara kwantitatif, hal ini sesuai dengan tugas dan kewajiban yang karyawan masing-masing dalam upaya mencapai tujuan perusahaan secara legal. Sebenarnya Performance merupakan suatu konstruk, dimana banyak para ahli memiliki sudut pandang yang berbeda beda dalam mengartikan performance.
kinerja ( Performance ) memiliki ukuran yang dituangkan dalam rumus Kinerja = f ( A X M X O ), artinya Kinerja merupakan fungsi dari Ability(Kemampuan), Motivation an Kesempatan ( oleh Ronnins).
Menurut Yuwalliatin ( dalam Mangkunegara 2006:67 ) mengatakan bahwa Kinerja diukur dengan instrumen :
1.Kuantitas kerja
2.Kualitas kerja
3.Pengetahuan tentang pekerjaan
4.Perencanaan kegiatan
diambil dari beberapa sumber.

Kinerja Karyawan dapat diukur dengan beberapa metode