Saat ini ana-anak usia sekolah mulai SD sampai dengan SMA,ditentkan Sistem Zona yaitu masuk sekolah ditentukan sekolah harus dekat dengan tempat tinggal, sebenar sistem ini bagus dari beberapa hal diantaranya, semua sekolah terdapat muridnya( tidak penuh di Sekolah Favorite saja), sedangkan sekolah tidak Favorite,menunggu buangan dari sekolah Favorite, sekolah tidak favorite akan meningkatkan kwalitas pendidikannya, dll
Sistem Zona dibagi 3 Zona yaitu :(menurut Kardoyo Dosen Manajemen Pendidikan Pascasarjana Unnes
(Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul ANALISIS SISTEM ZONASI: Kualitas
Editor: Catur waskito Edy )
Zona 1 adalah pendaftar yang bertempat tinggal dekat sekolah dan masih dalam lingkup kelurahan.
Zona 2 pendaftar masih dalam satu wilayah, yakni Kota Malang, sedangkan luar zona adalah pendaftar yang berasal dari luar Kota Malang.
3.Luar zona.
dibagi dua kategori, yakni calon peserta didik luar kota Malang yang berprestasi dan calon peserta didik dari luar Kota Malang yang mengikuti orangtua akibat mutasi tugas di Kota Malang.
Kebijakan zonasi PPDB akan berdampak positif. Pertama, meratakan kualitas pendidikan, di mana calon peserta didik tidak berebut mendaftar pada sekolah favorit, tetapi akan tersebar pada sekolah yang berdekatan dengan tempat tinggal.

Sehingga, setelah diterima sebagai peserta didik dan melalui proses pembelajaran akan menghasilkan lulusan yang berkualitas, tidak menumpuk pada sekolah tertentu (favorite), tetapi menyebar ke seluruh wilayah Kota Malang.
Kedua, mengurangi ego dan kesombongan sekolah dan warga sekolah. Sekolah favorit adalah menumpuknya input atau calon siswa pada sekolah tertentu, sehingga sekolah dapat menentukan calon siswa secara leluasa.
Hal itu membuat sekolah memperoleh calon siswa yang unggul dan hebat. Karena unggul dan hebat itu, kalau tidak pintar mengelola akan menimbulkan ego dan kesombongan dan warganya.

ZONA SEKOLAH