ERA DIGITAL
Peran seorang ibu akan menjadi lebih komplek, karena kemajuan jaman, apalagi seorang ibu dengan beberapa anak yang sudah familiar dengan digital, misal komputer, laptop, smartphone, atau gadget lainnya, yang semuanya menggunakan digital.
Menurut Sekjen Ikatan Sarjana Wanita indonesia ( ISWI ) JAWA TIMUR, peran ibu dibagi menjadi 6 yaitu:
1.sebagai pelajar, karena ibu sebagai pendamping anak2 saat belajar, berharap ibu mempelajari pelajaran yang didapat anak2nya.
2.sebagai pengawas, seorang ibu mengawasi segala tingkah laku anak2nya, tapi tidak terlalu ketat, agar anak bisa mengembangkan dirinya.
3.sebagai suri tuladan, seorang ibu, karena anak paling dekan dengan ibunya, pasti mencontoh apa yang dilihat saat ibu melakukan suatu hal.
4. sebagai pembelajar, seorang ibu karena paling dekat dengan anak2nya, saat anak2 mengerjakan tugas, pasti minta bantuan ke ibu, bila anak tidak bisa menjawab soal2 yang ada di PR.
5. sebagai pembimbing, seorang ibu pasti ingin anak2nya baik, sopan, pandai dan menghormati orang yang lebih tua, seorang ibu berharap bisa sebagi pembimbing yang baik bagi anak2nya.
6.sebagai pengarah, seorang ibu karena banyak pengalaman, sdah makan asam garam, maka seorang ibu berharap bisa mengarahkan anak2nya ke arah positif dalam berperi laku, bergaul dengan teman2nya.
GENERASI MILENIAL:
Merupakan generasi anak muda yang pandai di bidang digital, sebagai seorang ibu, mau nggak mau harus juga mengikuti jaman digital, seperti anak muda, agar bisa berkomunikasi dengan anak2 di era digital( milenial)
ada pendapat, bahwa” agar bisa berkomunikasi dengan generasi milenial, saya belajar melalui Instagram, Face Book, dll, itu saat di luar rumah( kantor), jika dirumah harus memposisikan diri sebagai ibu rumah tangga, anak2 jaman milenial, juga ada yang berwirausaha, sambil kuliah, sehingga jiwa bisnis atau jiwa entrepreneur sudah tertanam di mereka sebagai mahasiswa.
KELEMAHAN DI JAMAN DIGITAL
Jaman milenial tak luput dari digital, misal smartphone, komputer, laptop yang sudah terprogram internet.
kita sebagai ibu, sedikit banyak harus faham tentang internet, yang begitu luas isinya, mulai yang positif sampai dengan yang negatif, anak2 milenial sudah demikian familiar dengan iternet. jika hal yang positif, itu akan menambah nilai positif, tetapi tidak bagi yang negatif, kita sebagai seorang ibu, harus mendampingi anak2 saat berinternet. memang anak2 milenial, saat berhadapan dengan digitalnya ( misal hp), tidak dapat berkomunikasi verbal dengan orang lain, karena sibuk dengan HPnya, sepertinya tidak sopan dengan orang yang berada dihadapannya, itu tidak hanya di kampus, tapi juga saat di RS, di Terminal, di Bandara, dimana anak2 milenial berada, sangat tergantung pada HPnya, seolah-olah tidak peduli dengan sekelilingnya.
KELEBIHAN DIGITAL
Diera Digital, kita bisa mencari apa saja yang kita perlukan sesuai dengan pekerjaan kita, misal juru masak, cari serep, mahasiswa mencari artikel ilmiah, dan masih banyak yang lain di era digital, kadang penulis mencari obat yang ditulis dokter, untuk mengetahui dosis, kegunaan, juga harganya,demikian yang bisa penulis tulis, yang penulis ambil dari beberapa sumber, dan pengalaman sendiri

Hari Ibu ( setiap tanggal 22 Desember )