Memang sedang hangat-hangatnya permasalahan DPD, sampai-sampai bapak wakil Presiden ikut berkomentar, tapi yang penulis tulis bukan DPD ( Dewan Perwakilan Daerah) tapi Dynamic Parcel Delivery)
Saat ini eranya electronic, yang mempermudah bagi siapa saja yang gemar elektronik, ada E-KTP, E-Billing, E-Ticket, dan masih banyak lagi. Yang dimaksud dengan DPD disini adalah Dynamic Parcel Delivery, yang mana layaanan pengantaran Parsel sekarang mudah sekali, dengan menggunakan elektronik tersebut, misal smartphone yang dengan banyak merek dan program bisa memesan cukup dengan mencari produk yang diinginkan, dengan catatan bersedia bayar duluan baru barang diantar. Sebentar lagi kita akan menghadapi lebaran, yang sedikit banyak pengiriman lewat Elektronik sangat diperlukan, dan juga disamping itu masih ada cara manual.
Pengantaran Parcel secara dinamis, sekarang ini sangat bersaing, dan masing2 menawarkan berbagai cara untuk menarik konsumen.
kalau cara manual, kita harus pastikan barang yang akan kita kirim kekolega kita lengkap alamat yang akan kita kirimi dan lengkap alamat sipengirim, kalau ingin murah, pastikan bingkisan itu tanpa kotak, karena kena volume

DPD (Dynamic Parcel Delivery), bukan DPD ( Dewan Perwakilan Daerah)