Komunikasi merupakan sebuah proses yang berlangsung seperti dalam sandiwara/ drama
Situasi adalah setting panggungnya
Komunikator dan komunikan adalah aktornya.(Goffman)
Syarat Komunikasi Interpersonal :
1.Adanya dua orang atau lebih yang saling menyadari kehadirannya.
2.Adanya saling ketergantungan komunikasi dan FOCUSED INTERACTION
3.Adanya pertukaran pesan
4.Pesan berbentuk verbal dan non verbal
5.Relatif tidak berstruktur.
Fungsi Komunikasi :
Lingking function;
Adanya fungsi keterkaitan seseorang dengan lingkungannya.
Mentation function;
Adanya proses mental yaitu proses mental image daan adanya empati komunikator terhadap komunikan
Regulation function;
Seseorang diatur oleh orang lain dan sebaliknya.

Palo Alto Group Pragmatics of human communication:
seseorang tidak dapat tidak berkomunikasi
·   setiap komunikasi tentu ada isinya dan ada aspek relationshipnya.
·   Komunikasi merupakan suatu urutan
· Komunikasi dapat berbentuk digital dan analogy
· Komunikasi berbetuk simetris dan komplementer
Millar & Rogers:
Hubungan komunikasi merupakan hubungan yang kompleks
Ada 3 dimensi relationship yaitu
control, trust, intimacy
Theories of Self Presentation :
Bahwa dalam melakukan komunikasi seseorang mencoba untuk mengerti orang lain dan menampilkan diri untuk dapat dimengerti orang lain.
Banyak komunikasi antar personal yang diplintir ( meminjam istilah para politikus).
maksudnya nggak sama antara pernyataan sumber asal dengan pernyataan yang disampaikan ke personal yang lain, istilah sekarang sudah di tambah dan dikurangi.
Bagaimana cara meningkatakan komunikasi internal?
Pada 1926, Marston menerbitkan penemuannya dalam sebuah buku terkenal yang berjudul The Emotions of Normal People. Intinya adalah : setiap pegawai memiliki tipe karakter yang unik. Dalam konteks ini, terdapat empat model kepribadian yang lazim dikenal sebagai DISC yakni :
1. Dominance
2. Influence
3. Steadiness
4. Compliance
Banyak perusahaan besar yang sudah menggunakan DISC seperti Chevron, Triputra Group dll. Mengenal lebih dalam keempat model ini tentunya akan membantu perusahaan agar lebih efektif ketika membangun relasi dengan pegawai. Misalnya tipe pegawai:
1. Dominance Style
Pegawai yang masuk dalam model ini adalah mereka yang :
• suka mengendalikan lingkungan mereka
• senang menggerakkan teman-teman mereka
• to-the-point, tidak bertele-tele
• senang mengambil peran penting
• pembuat keputusan, problem solver, dan melaksanakan berbagai hal
• cenderung menyukai posisi sebagai leader. Meskipun demikian, ketika menjadi leader, mereka cenderung akan menjadi ketua yang otoriter, demanding, dan kurang memiliki kesabaran serta empati pada anggota.

2. Influence Style
• Pegawai dengan model ini adalah mereka yang suka bergaul, ekstrovert, dan senang berada pada lingkaran pertemanan yang luas. Mereka benar-benar menikmati berada bersama teman-temannya.
• Mereka tidak suka menyelesaikan sesuatu atau bekerja sendirian (single fighter). Sebaliknya, mereka lebih suka berhubungan, belajar dan bekerja dengan teman-temannya daripada sendirian.
Kekurangan dan Kelebihan Influence Style
• Pegawai dengan model ini juga memiliki empati yang tinggi terhadap temannya, dan mudah melibatkan perasaan ketika menjalankan aktivitasnya.
• Mereka pada dasarnya orang yang penuh optimisme, antusias, dan cenderung memiliki sifat dasar yang riang.
• mereka bukan orang tepat ketika harus mengerjakan tugas-tugas yang menuntut ketelitian tinggi seperti akuntansi dan matematika/fisika
• Pada sisi lain, mereka dapat menjadi ”best promotor” untuk gagasan-gagasan baru.

3. Steadiness Style
• cenderung introvert, reserve, dan quiet.
• melakukan sesuatu secara sistematis, teratur dan bertahap.
• menyukai sesuatu yang berjalan dengan konsisten, dapat diprediksi dan lingkungan belajar yang stabil dan harmonis
• Pegawai dalam model ini juga tergolong pribadi yang sabar, dapat diandalkan dan cenderung memiliki loyalitas yang tinggi.

4. Compliance Style
• Pegawai dalam kategori ini termasuk pribadi yang menekankan akurasi dan ketelitian
• menyukai sesuatu yang direncanakan dengan matang dan bersifat menyeluruh
• suka dengan pelajaran yang mengacu pada rumus dan cara pengerjaan yang baku
• pemikir yang kritis dan suka melakukan analisis untuk memastikan akurasi
• karena cenderung terfokus pada keteraturan, mereka skeptis terhadap gagasan-gagasan baru yang radikal. Mereka juga agak enggan menerima proses perubahan yang mendadak
• Ketika mereka termotivasi secara negative, mereka akan menjadi sinis atau sangat kritis(Facilitator:
Daniel H.S Ir.MM.MBA)
Maknanya Komunikasi Internal :
1.Terbuka – open area
Keterbukaan yang diketahui oleh diri dan orang lain.
2.Rahasia Pribadi – private area
Rahasia pribadi yang hanya diketahui sendiri
3.Tersembunyi – hidden area
Orang lain yang lebih tahu daripada kita sendiri
4.Gelap – unknown area
Area hitam yang tidak saling mengetahui
Demikian yang dapat saya sampaikan dalam topik bulan ini.

Komunikasi Internal