Berbagai persiapan menjelang mayday sedang dilakukan berbagai serikat pekerja (SP). Sejumlah konfederasi serikat pekerja seperti KSPI, KSPSI, KSBSI dan KASBI telah melakukan berbagai persiapan.
Hari buruh internasional atau dikenal dengan Mayday yang jatuh pada 1 Mei akan disambut kaum pekerja di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia.
1 Mei adalah tonggak perjuangan kaum pekerja internasional yang merupakan bukti nyata kekuatan kaum pekerja ketika bersatu. Hasilnya, jam kerja menjadi 8 jam sehari dan itu dinikmati oleh seluruh kaum pekerja sedunia sampai hari ini.
Mayday bukan hanya seremonial, tapi sebagai pengingat berkelanjutannya perjuangan kaum pekerja.
Perjuangan itu, tidak dapat dilakukan oleh segelintir serikat pekerja saja, tapi melalui aliansi yang lebih luas. Oleh karenanya untuk wilayah Jakarta dan Bekasi, KASBI beraliansi dengan federasi dan serikat pekerja lainnya, mereka tergabung dalam Sekretariat Buruh (Sekber Buruh). Untuk daerah lainnya di Indonesia, suatu sumber menyebut KASBI beraliansi dengan serikat pekerja lain.
KASBI masih fokus pada penghapusan outsourcing. Walau telah terdapat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperketat pasal tentang outsourcing dalam UU Ketenagakerjaan, hal itu bukan jawaban. Karena MK masih membolehkan sistim outsourcing digunakan di Indonesia.
Isu lainnya masih terkait dengan kesejahteraan, yaitu upah layak. Menurut suatu sumber upah kaum pekerja saat ini sangat tidak layak mengingat harga barang kebutuhan semakin tinggi membuat daya beli melemah. Mengingat pemerintah menunda kenaikan BBM, maka suatu sumber(Nining) mengatakan KASBI menolak kenaikan BBM, karena memberi dampak besar bagi penurunan kesejahteraan pekerja.
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) akan mengajukan Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) dalam aksi peringatan Hari Buruh Sedunia atau yang dikenal dengan “Mayday” yang jatuh pada tanggal 1 Mei.
TRITURA ( Tiga Tuntutan Rakyat )
“Tritura kami adalah hapuskan `outsourcing`, turunkan harga sembilan bahan pokok dan segera memberlakukan UU BPJS,” kata Wakil Ketua Bidang Perjanjian Kerja Bersama (PKB) SPSI Akhmad Safrudin di Jakarta, Senin (1/5/2012).
Menurut Akhmad Safrudin , ketiga tuntutan tersebut merupakan masalah paling mendesak yang dibutuhkan oleh para pekerja pada umumnya dan buruh pada khususnya.
Pemberlakuan sistem kerja kontrak atau “outsourcing` merugikan pihak pekerja karena tidak mendapatkan hak-haknya secara penuh dan kelak saat berhenti bekerja atau kontraknya telah selesai maka mereka tidak berhak atas dana pensiun maupun pesangon dari perusahaan.
“Selama ini kami sudah melakukan audiensi dengan pihak perusahaan bahwa sistem kontrak yang tertera pada UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan adalah untuk pekerjaan sementara dalam jangka waktu yang pendek,” katanya.
Namun, Akhmad mengatakan pihak perusahaan tetap memberlakukan sistem kontrak terhadap ribuan pekerjanya dalam waktu yang lama dengan memberikan hak serta fasilitas yang minim.
“Ini jelas tidak menghargai para pekerja sebagai manusia,” katanya.
HADIAH atau Kado Istimewa :
Presiden SBY menyiapkan empat “kado” istimewa untuk dibuka pada peringatan Hari Buruh esok Selasa(1/5/2012). Kado tersebut diharapkan meringankan beban para pekerja yang sebagian besar berpenghasilan rendah.

Tiga kado itu adalah; pekerja yang penghasilannya tidak dikenai pajak yang semula Rp 1,3 juta menjadi Rp 2 juta. Lalu pengadaan rumah sakit buruh. “Dalam waktu dekat dibangun di Tangerang, Bekasi dan mungkin sidoarjo,” sambungnya.

Kado ke tiga adalah transportasi murah untuk buruh di kawasan industri. Sebagai tahap awal akan dibeli 200 unit bus untuk wilayah Tangerang, Bekasi , Jawa Timur dan Batam.

Kado ke empat adalah pengadaan rumah murah untuk buruh. Tapi kado yang ini masih dimatangkan skemanya, apakah dalam bentuk rusunawa atau landed house yang diberi bantuan uang muka dari pemerintah.
Aku juga buruh Diknas yang berada di Malang Jawa timur yang tidak dapat menikmati kado ketiga dari Presiden SBY, yaitu transportasi murah, ya sudah lah yang penting TRITURA dapat direalisasi.

MAYDAY, TRITURA DAN HADIAH BAGI BURUH