Dua sosok yang saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat khususnya kaum hawa, karena memang kedua bintang tersebut lelaki.
Hyun Bin memang seorang bintang layak kaca dari korea selatan yang sudah lama digandrungi oleh pemirsa layar kaca.
Kebijakan pemerintah satu dengan lainnya memang berbeda, ada suatu Negara seperti hal nya Negara Indonesia dilingkungan perguruan tinggi secara suka rela yaitu di universitas Airlangga beberapa waktu yang lalu melakukan kepada mahasiswanya untuk wajib militer, sedangkan Universitas Brawijaya tidak sama sekali mewajibkan mahasiswanya ikut wajib militer. Juga beberapa Negara diantaranya Singapura, Inggris juga mewajibkan warganya mengikuti wajib militer
( wamil ) selama 1 tahun, karena Inggris negara kerajaan,terutama keluarga besar kerajaan, seperti Pangeran William dan Pangeran Harry.
Berbicara masalah Hyun Bin bintang layar kaca Korea Selatan, saat ini sedang mengikuti wajib militer.
Apa Sih Istimewanya :
Dari pemantauan dan wawancara awak media di televisi, bahwa bintang pujaannya yaitu Hyun Bin lebih keren dengan pakaian tentaranya, memang Hyun Bin saat ini sedang menjalankan wajib militer (Wamil) dia sekarang menjadi Duta Pertahanan Korea Selatan, wajib militer standardnya 2 tahun yang digunakan untuk pertahanan negaranya jika dalam situasi perang.
Dengan berpakaian tentara, sosok Hyun Bin akan berbeda jika Hyun Bin sebagai artis, Hyun Bin dalam pakaian tentaranya sepertinya menjaga image, berlaku selayaknya seorang militer, menanggalkan sementara keartisannya.
Kalau dihubungkan dengan teori motivasi Abraham Maslow, kebutuhan Hyun Bin ini pada tahapan ke 2 atau kebutuhan rasa aman, karena setiap warga negara diatas 17 tahun harus mengikuti Wajib militer
Bagaimana dengan Briptu Norman Kamaru :
Briptu Norman Kamaru memang sekarang menjadi artis terkenal yang seorang anggota polisi, dia sering mengisi acara yang diadakan stasiun televisi terutama yang ada hiburannya, seperti Trans TV, TV 7, Indosiar dll, sepertinya nggak gratis menampilkan seorang polisi Briptu Norman yang sedang naik daun. Pundi-pundi Briptu Norman pun bertambah dari satu station televisi ke stasiun televisi lainnya, ditambah juga suara Briptu Norman tidak jelek, sehingga ada production House yang ingin mengontraknya dengan bayaran milyaran, hal ini yang membuat Briptu Norman goyah idealismenya menjadi abdi Negara yaitu kepolisian. Briptu Norman karena banyak diminta oleh beberapa station televisi, dia sering juga meninggalkan tugas yang diembannya, sehingga pernah dijemput dan diperingatkan keabsenannaya. Briptu Norman akan hijrah kejakarta menjadi artis, berarti meninggalkan korps kepolisiannya.

Hyun Bin memang secara sementara menggunakan ketentaraannya untuk membela Negara, dia bangga dengan uniform ketentaraannya, kelihatan gagah dengan uniform ketentaraannya, sedang Briptu Norman Kamaru justru menanggalkan uniform kepolisiannya. Briptu Norman sudah diberi masukan oleh Kepala kepolisian atasannya, tentang pengunduran dirinya, harap dipertimbangkan keputusannya, karena menjadi anggota kepolisian itu melalui seleksi yang ketat, apalagi anggota keluarga Briptu Norman adalah anggota kepolisian ( ayah Briptu norman ) juga.
Sedangkan Briptu Norman Kamaru, jika dikaitkan dengan teor motivasi Maslow, adalah pada tahapan 1 ( pertama ) yaitu kebutuhan dasar kebutuhan akan sandang, pangan dan papan.

Lain Hyun Bin lain Briptu Norman

10 thoughts on “Lain Hyun Bin lain Briptu Norman

  • October 10, 2011 at 8:37 pm
    Permalink

    Tulisan ibu sangan menarik, karena saya jg salah seorang penggemar sosok hyun bin..^^
    namun menurut saya tindakan yang dilakukan Briptu Norman kurang dapat dipuji, karena seperti realita yg ada,seseorang artis tdk akan lama bertahan. dan sebaliknya, di kepolisian dia akan bisa bertahan lama bahkan naik jabatan… Briptu Norman hanya memikirkan jangka pendeknya saja..
    lain dengan Hyun Bin, dia rela sementar meninggalkan dunia keartisan untuk memenuhi kewajiban padahal dia jg sedang naik daun.
    terima kasih..

  • October 11, 2011 at 1:09 am
    Permalink

    benarr sekali bu…
    berbeda kebutuhan,, maka hal yang akan dikejar aatau diinginkan pun berbeda. pada kasus hyun bin, dia sudah mendapatkan ketenaran dan mengenai memenuhi kebutuhannya selama ini pun tak ada masalah (sangat baik sekali). sedangkan Norman yang selama ini harus kerja keras untuk memenuhi kebutuhannya tiba-tiba menjadi tenar sebagai seorang artis merasa bahwa pekerjaannya sebagai seorang briptu penghasilannya sangat jauh berbeda dengan artis yang penghasilannya lebih besar apalagi terkenal juga. karena itu menurut saya alasan besar norman memutuskan untuk berhenti menjadi seorang briptu karena hal tersebut (gaji).

  • October 11, 2011 at 7:24 pm
    Permalink

    menurut saya keputusan briptu norman untuk melepaskan pekerjaanya sebagai polisi sangat dimaklumi karena ketika dia bekerja sebagai polisi mendapatkan gaji yang jauh berbeda pada saat dia bekerja sebagai selebritis dan saya setuju dengan teori motivasi maslow yaitu masih membutuhkan kebutuhan dasar. sangat jauh berbeda dengan hyun bin dimana dia berasal dari seorang selebritis yang tentu saja dia tidak akan melihat gaji atau bayaran yang akan dia terima melainkan kebutuhan rasa aman yang disebutkan oleh teori maslow karena kondisi negaranya yang masih memiliki konflik. secara otomatis dengan masuknya dia menjadi icon tentara maka secara tidak langsung dia akan mendapatkan keamanan.

  • October 25, 2011 at 10:03 am
    Permalink

    Menurut saya briptu norman kamaru ini sedang mabuk popularitas,karena semenjak aksi nya di dunia maya mendapat reaksi baik dari publik,briptu norman seperti menjelma menjadi seorang bintang yang selalu menjadi bahan pembicaraan,di tambah lagi media-media lokal yang memang “lebay” dalam penyajian berita untuk hal-hal semacam ini(sama hal nya dengan kasus shinta-jojo). Sangat di sayangkan sekali jika briptu norman memilih menanggalkan predikat sebagai abdi negara hanya karena ingin fokus ke dunia entertain. Tapi jika itu sudah menjadi pilihan,tak ada yang bolh menyalahkan dia,karena memang bidang entertain lebih menjanjikan,walaupun sewaktu-waktu akan redup,tapi penghasilan nya dari dunia itu akan cukup untuk membuka kesempatan usaha lain.

    Berbeda dengan Hyun Bin yang memang sudah malang melintang di dunia entertain,sudah memiliki kehidupan yang mapan dari segi materi,jadi saat di minta untuk menjalani wamil,maka dengan senang hati dia terima karena memang menjadi kewajiban sebagai warga negara,

  • October 25, 2011 at 8:48 pm
    Permalink

    hm,,,salut dengan hyun bin.walau dia telah memperoleh ketenaran dia tetp bangga dengan seragam militernya.dia rela mengorbankan kehidupan demi membela bangsa dan negara.Beda halnya dengan Briptu norman,dia mencari ketenaran dan skr saja dia dah mengundurkan diri dari brimob.

  • November 1, 2011 at 9:40 pm
    Permalink

    inilah bedanya negara kita sama negara maju bu,, makanya negara kita sulit majunya….
    kalo di negara maju kita bisa liat bahwa masyarakatnya mau berkorban dan sangat membanggakan negaranya, nah negara kita gg begitu….
    kayakl hyun bin tu kan dy bangga kalo lage mengemban tugas berat dari negaranya, kalo di indonesia dikasih tugas agak berat tapi bayaran (gaji) nya dikit maka mereka akan lebih memilih gaji yang buesar….hehehehe….
    ya kayak si XXXXXXXXXX (sensor bu) itu dy lebih milih gaji yang lebih besar dari pada ngemban tugas negara bu,, butuh duit dari pada mengabdi…..
    hehehehe….
    ya kalo bisa sich,, INDONESIA juga di bikin wamil ja bu,, yar masyarakatnya lebih mampu menghargai negara…..
    gitu bu menurut saya…

  • December 16, 2011 at 12:05 pm
    Permalink

    semua perpulang pada diri masing-masing, sah-sah saja Norman mengembangkan bakatnya, sesuai dengan tingkatan kebutuhannya

  • December 16, 2011 at 12:06 pm
    Permalink

    semua perpulang pada diri masing-masing, sah-sah saja Norman mengembangkan bakatnya, sesuai dengan tingkatan kebutuhannya
    tbtitabudi2@gmail.com
    tita
    1
    Approve

  • March 21, 2012 at 11:17 am
    Permalink

    I simply choose this content a great deal, I do we do hope you would likely blog much more about it.

  • March 27, 2012 at 11:27 am
    Permalink

    what your opinion about that

Comments are closed.