KAITAN ANTARA FORMULA 1 DENGAN KOMBINASI PRODUK
Berbicara masalah kombinasi produk atau bahasa ilmiahnya Linier Programming, sesuai sekali dengan F1. Dimana di F1, terdapat kombinasi diantaranya : pembalap dan mobil, Mobil terdiri dari 3 kombinasi yaitu konstruktor, mesin, dan ban. Diantara konstruktor mesin dan ban yang paling dihargai adalah konstrutor. Oleh karena itu juara 1 lagu kebangsaan adalah untuk Negara pembalap dan kontruktor.

SEBASTIAN VETTEL ( Pembalap dari Jerman )
Seperti Red Bull ( Krating Daeng ; krating = merah, daeng = banteng )Renault ;principal ( pemilik mobil ) dari Korsel, kontruktornya Inggris, mesin buatan Perancis, ban buatan Pireli ( Italy) Pembalap dari Jerman yaitu Sebastian Vettel .
Perusahaan yang menghasilkan 2 produk atau lebih, akan menimbulkan masalah kombinasi produk ( pemecahannya menggunakan Linier Programming/ Programasi pangkat tunggal).
Kombinasi Produk ( Linier Programming ) adalah model umum untuk mengalokasikan sumber-sumber daya yang terbatas secara optimal.

Sumber-sumber daya dalam perusahaan dapat berupa 5 M yaitu Man, Money, Material, Machine dan Method, sedang sumber-sumber daya di F1, sudah jelas yaitu mobil,mesin, ban, pembalap, area balapan, pit stop ( tempat isi bensin, ganti ban, mengencangkan mur, atau system mesin yang kendor, karena balapan ).
Hal tersebut sudah terdapat pada produk atau jasa, seperti minuman air mineral bekerja sama dengan snack, sebenarnya bentuk joint tersebut saling menguntungkan, dengan catatan terdapat persyaratan yang harus dipenuhi bersama.
Kerjasama diantara 4 negara di F1 tadi,yaitu pembalap ( Jerman ), principal (Korsel ), konstruktor (Inggris ) dan ban ( Italy) adalah merupakan kerjasama temporer, kadang bisa bertahan 5 tahun, kadang juga bisa 1 tahun saja. Bisa saja Red Bull tahun depan meninggalkan Renault, akan bergabung dengan Mercedes, semua itu atas pertimbangan win-win solution, kerjasama yang saling menguntungkan
Seperti pada tahun 2008/2009 kombinasinya berbeda dengan saat ini, yaitu semua pembalap harus menggunakan Bridgestone ( Jepang ) atau Michelin ( Perancis), karena menggunakan ban tersebut pihak penyelenggara minta dana untuk berlangsungnya Formula 1 ( F1 ) tersebut.

Pihak Bridgestone mengadakan penelitian ternyata dengan ikutan mensponsori F1 yang tidak sedikit, ternyata penjualan Bridgestone tidak meningkat, Bridgestone menganggap tidak ada korelasi positif antara mensponsori F1 dengan volume penjualan, atau dapat dikatakan bahwa :
Hasil penelitian Bridgestone ternyata menunjukkan bahwa tidak ada korelasi signifikan antara pengguna ban bridgestone oleh pemenang F1 dengan keputusan membeli ban tesebut, oleh pemilik mobil biasa yang menggunakan ban bridestone. Sehingga atas pertimbangan bisnis semata pihak Bridgestone mengundurkan diri mensponsori F1, karena pihak Bridgestone sudah merasa kuat bisnisnya.
Malam ini memang Louis Hamilton (Inggris ) menang, dengan mobil Mc Claren Mercedes ( Jerman ), mesin (Jerman ), konstruktor (Jerman), ban Pirely ( Italy) menang di Nurrburging ( Jerman ), tetapi klasifikasi pembalap tetap Sebastian Vettel

NONTON F1 ( FORMULA 1 ) DI GLOBAL TV

4 thoughts on “NONTON F1 ( FORMULA 1 ) DI GLOBAL TV

  • August 14, 2011 at 12:14 pm
    Permalink

    Wah..wah.. bu tita emang berjiwa muda.. mengikuti sekali perkembangan F1. Idola saya mah cuma satu, si Schumaker. Cuman sekarang sudah pensiun ya…

  • September 9, 2011 at 9:18 am
    Permalink

    ya bu Rina, F1 yang saya kaitkan dengan Linier Programming, karena di ajang F1, banyak kombinasi produk, yang cocok dengan Linier Programming yang artinya jg kombinasi produk

  • October 31, 2011 at 12:11 pm
    Permalink

    bu ,,,,bgaimna carax supaya kita dapat mengetahui penjualan produk itu menguntungkan atau tidak?,,,,dengan membandingkan antara Formula 1 dengan kombinasi produk yang sling berkaitan,,,,?

  • December 7, 2011 at 11:59 am
    Permalink

    maksudku di F1 itu kan tidak hanya pembalapnya saja yang diperhitungkan tetapi, ada sponsor, prinsipal, ada mobil, ada tehnisi, ada radio,dll sedangkan kombinasi produk misalnya 2 produk yg dijual sepatu dan tas, disitu kan juga ada kombinasinya yaitu tenaga kerja ( bagian disain, bagian potong, bagian jahit, dll ada juga bahan baku kulitnya, lem, paku, benang, dll

Comments are closed.