Hipotesa adalah kesimpulan sementara yang dianggap benar, misal ada satu judul penelitian ” Pengaruh Intensitas mengunjungi perpustakaan dengan I.P. tinggi ” apa benar, perlu dibuktikan, melalui penelitian atau pengamatan (observasi ), apakah mahasiswa yang sering mengunjungi perpustakaan, Indeks Prestasinya akan tinggi, dari beberapa sampel yang diteliti, ternyata jawabannya beragam, I.P. tinggi karena sering ke perpustakaan kampus. I.P. tinggi karena punya buku, I.P. tinggi karena belajar, I.P. tinggi karena waktu dikelas memperhatikan Dosennya mengajar, dll.
kembali ketopik judul, ada sebagian pendapat bahwa “Herpes itu penyakit negatif “, aku jadi penasaran, dan aku bertanya pada orang yang mengerti masalah “Herpes”, tentu saja yang aku tanya ya dokter yang mengerti masalah “herpes” ternyata Herpes itu ada 2 macam yaitu Herpes Zoster dan Herpes Genitalis.
Herpes Zoster disebabkan oleh virus yang sama yang menyebabkan cacar air, Herpes Zoster juga dikenal dengan nama Shingles. Herpes Zoster tidak terkait dengan menular seksual, sedang Herpes Genitalis terkait dengan menular seksual. Herpes Zoster dapat menyebabkan rasa sakit yang dapat terus setelah ruam ( bentol2) menghilang.

Apa yang menyebabkan Herpes Zoster ?
Herpes Zoster kulit ruam yang disebabkan oleh virus Varicella Zoster Virus (VZV), virus itu sama yang menyebabkan cacar air,setelah seseorang telah terkena virus itu, virus ini tinggal tertidur dalam sistem saraf, dan tidak pernah sepenuhnya dibersihkan dari tubuh. Dalam keadaan tertentu, seperti emosional stres, defisiensi imun, virus aktif kembali. Telah diteliti di Amerika, diperkirakan terjadi 1.000.000. kasus Herpes Zoster.

Apa Gejala dan tanda-tanda Herpes Zoster ?
Bahkan ketika tidak ada ruam, rasa nyeri Herpes Zoster dapat terlihat ruamnya. Sebelum ruam terlihat, pasien mungkin terasa beberapa hari, atau seminggu rasa sakit terbakar dan kulit sensitif, Shingles ruam mulai melepuh kecil sampai menjadi ruam dasar merah, dengan lecet baru terus membentuk selama 3 sampai 5 hari. Lepuh mengikuti jalan saraf individu yang keluar dari sumsum tulang belakang yang disebut ” Ray atau pola dermatomal”. Jalur seluruh saraf yang terkena mungkin terlibat. Umumnya, hanya satu tingkat saraf yang terlibat. Durasi virus mungkin memakan waktu 3 sampai 4 minggu dari awal sampai akhir. pada kesempatan, rasa sakit akan hadir terus-menerus, tapi lepuh sudah hilang.

Bagaimana Herpes Zoster didiagnosa ?
Tampilan klinis Herpes zoster, dengan tampaknya lepuh, menyakitkan karakteristik lokal ke daerah saraf tertentu, biasanya pasien sudah dapat didiagnosa, yaitu pada orang yang fungsi imunnya lemah.

Apa pengobatan untuk Herpes Zoster ?
Ada beberapa pengobatan yang efektif untuk Herpes Zoster ini, yaitu Acyclovir (Zovirax ), Valacyclovir
( Valtrex), atau famciclovir ( Famvir ), dapat mengurangi keparahan dan lamanya ruam, selain obat antivirus, obat nyeri mungkin diperlukan untuk mengendalikan gejala.
Daerah yang terkena harus tetap bersih, mandi diperkenankan, dan daerah yang terkena virus dapat dibersihkan dengan sabun dan air, kompres cool dan lotion anti gatal, seperti lotion kalamin, juga dapat membantu mengatasi nyeri, Suatu larutan aluminium asetat ( Burow atau Solusi Domeboro) dapat digunakan untuk mengeringkan lecet.
Sekarang apa hubungannya dengan judul penlitian diatas, penasaran saya sangat beralasan, karena beberapa pendapat tentang Herpes, bahwa Herpes itu penyakit negatif, ternyata tak terbukti, jadi dapat dikatakan bahwa Herpes itu virus Varicella yang menyerang orang yang imunnya terganggu, bukan penyakit kotor. Hasil penelitian diatas menyimpulkan bahwa tidak semua mahasiswa yang IP tinggi sering mengunjungi perpustakaan kampus, demikian juga Herpes Zoster adalah penyakit kulit karena imun yang terganggu.( Diambil dari Google user content.com/translate)

Penasaran dengan penyakitku

3 thoughts on “Penasaran dengan penyakitku

  • June 9, 2011 at 4:20 pm
    Permalink

    HERPES ZOSTER….??? sebenarnya sama gak sih dengan penyakit yang biasanya disebut DOMPO yang juga merupakan infeksi virus akut dimana bagian yang diserang salah satunya adalah syaraf??
    hehehe… kalo untuk pengertian dari Herpes Zoster terus terang saya ini org awam Bu Tita… 😀
    tapi kalo untuk Dompo mungkin saya sedikit bisa memberikan komentar tentang penyakit tersebut.

    Sejauh ini pengetahuan saya tentang dompo merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Tapi saya gak tau nama virusnya apa? :))
    virus itu tidak bisa mati dan bersembunyi di dlm tubuh kita, disaat kita sedang lemah, virus itu akan bereaksi dan menyebabkan dompo yang bentuknya seperti cacar air…
    Mungkin untuk mencegahnya salah satu cara yang dapat ditempuh adalah pemberian vaksinasi, karena hal ini telah terbukti dapat mencegah atau mengurangi risiko terkena penyakit tersebut pada pasien yang rentan, yaitu orang lanjut usia dan orang yang sistem kekebalannya lemah.

    Sekian yaaa Bu Tita. Trima Kasih.. :X

  • June 13, 2011 at 10:16 am
    Permalink

    aku nggak ngerti Dompo, yang jelas Herpes setelah kering, pasca herpes itu yang sakit, karena yang diserang saraf kulit tepi

  • October 2, 2011 at 2:50 pm
    Permalink

    menurut pendapat saya, memang hal-hal yang masih merupakan pendapat belum dapat kita simpulkan tanpa ada bukti-bukti yang mendukung. adek saya pernah terkena penyakit herpes. saat itu kami sekeluarga tidak tahu penyakit apa yang menyerang adek saya, adek hanya bilang sakit di bagian pipi dan setelah beberapa hari sakit itu membengkak dan bentol-bentol seperti orang yang terkena cacar tapi bening didalamnya. ternyata setelah diperiksa itu merupkan sakit cacar. dan dokter mengatakan hal yang sama seperti penjelasan diatas bahwa imun adek lemah. setelah diberi salep dari dokter,, beberapa hari kemudian bentol bening itu lama-lama kempis dan hilang. sekian bu terimakasih

Comments are closed.