Distribusi barang dari dari satu tempat ketempat lain, sepertinya nggak ada masalah, tetapi bagaimana jika pendistribusian barang dari beberapa tempat ( sebagai sumber, misal pabrik) kebeberapa tempat yang lain
( sebagai tujuan misal gudang), akan membutuhkan masalah transportasi/ penangangkutan. Apabila perusahaan kurang/tidak memperhatikan masalah transportasi, akan terjadi kerugian-kerugian atau kesulitan-kesulitan dalam operasional perusahaan atau kelangsungan proses produksinya terganggu. Demikian juga kesulitan angkutan untuk produk akhir, akan mengakibatkan perusahaan tersebut kehilangan pasar, karena produk yang dihasilkan tidak selalu berada dipasar.Hal ini didalam jangka panjang, harus dimilikinya armada pembelian/armada penjualan yaitu dimilikinya mobil untuk membeli bahan baku dan menjual barang jadi dalam hal ini truk untuk angkutan darat. Namun setelah dimilikinya armada pengangkutan barang dari dan ke perusahaan,kecepatan pengiriman bukan satu-satunya prioritas dalam bisnis ekspedisi.

Keamanan perjalanan juga menjadi bagian penting supaya barang selamat sampai tempat tujuan. Yang sering terjadi berupa pencurian oleh perampok jalanan, Akibat ulah bajung loncat itu, bukan hanya barang-barang kiriman yang raib, tetapi armada juga bisa ikut lenyap, seperti baru-baru ini, armada Indomaret yang dirampok oleh perampok yang menggunakan seragam Indomaret juga.

Raymond Siarta, owner Sarana Multi Transindo yang sudah sepuluh tahun berkecimpung di bisnis ekspedisi tersebut mengatakan biasanya bajing loncat menjarah truk bermuatan dijalan yang sepi, modusnya truk dihadang ditengah jalan dengan kendaraan yang lebih kecil, lalu dipaksa menepi, selain itu di wilayah pelabuhan untuk pengiriman antarpulau. Gangguan macam-macam, mulai ban dikempesi, oli bocor, hingga hal-hal lain. Untuk mengatasi bahaya-bahaya tersebut, menggunakan jasa penghalau bajing loncat yang sudah terorgaisir adalah perlu, terorginisir seperti Gajah Oling. Harus diakui, menyewa jasa pengamanan tersebut perlu biaya tambahan, tetapi membuat pengelola jasa ekspedisi lebih tenang. Soal sistem sewa jasa itu, ada yang bulanan, tetapi, ada juga yang sekedar ” menitipkan ” bayaran lewat sopir(Jawa Post)

Kaitan Distribusi, Transportasi dan barang aman sampai tempat tujuan

4 thoughts on “Kaitan Distribusi, Transportasi dan barang aman sampai tempat tujuan

  • January 20, 2011 at 9:34 pm
    Permalink

    hmmm, menurut saya masalah transportasi di indonesia memang tidak terlalu baik..
    meskipun kita membayar ongkoskirim yang mahal, belum tentu barang kita sampai
    tepat wakt atau aman.. banyak juga yang tidak sampai tepat waktu dan tidak aman
    atau barang yang kita kirim itu rusak.. kita tidak bisa meminta ganti rugi, meskipun
    kadang perusahaan pengiriman itu sudah pernah bilang ke kita kalau terjadi apa-
    apa dengan barang kita pasti akan menggantinya..
    tetapi ada juga perusahaan pengiriman yang benar-benar konsisten dengan omo-
    ngannya..barang juga sampai dengan tepat waktu..
    hmmm, masalah bajing loncat.. mungkin perusahaan pengiriman bisa mempertim-
    bangkan dengan mengirimnya pagi atau siang hari..demi mengurangi angka perampokan
    yang terjadi kepada perusahaan pengiriman tersebut..mungkin perusahaan juga punya
    solusi lain agar pengiriman itu berjalan dengan lancar dan tepat waktu..minimal
    konsumen tidak kecewa dengan pelayanan perusahaan pengiriman tersebut..
    demikian comment dari saya..

    EUDIA JESSICA WIJANTO
    K.2009.1.31223

  • January 26, 2011 at 2:24 pm
    Permalink

    to Eudia Jessica, kalau pengiriman yg njengkelin, sudah nggak tepat waktu, rusak lagi, bete …. ya nulis aja di surat kabar (suara pembaca), untuk intropeksi, rampok sekarang nggak mengenal waktu, siang bolong ya dilakukan, jadi …. berdoa aja semoga aman dan nyampai tujuan

  • June 14, 2013 at 3:44 pm
    Permalink

    Eudia Jessica : klo tadi ibu katakan pengirimannya hanya di lakukan siang hari untuk menghindari bajing loncat , gimana klo ngirimnya ke daerah yg jauh ??? contohnya : ke Medan/aceh…..bisa2 nyampenya berapa lama tuh…..

  • July 19, 2013 at 6:27 am
    Permalink

    masing2 kota ada mavia transportasinya, sehingga kita pengguna transportasi daerah harus hati2

Comments are closed.