Membaca di Jawa Post beberapa hari yang lalu, ada 2 pebisnis unggul mengatakan bahwa : ” generasi kedua lebih sulit beroperasi, karena banyaknya pesaing yang masuk.
Meminjam pada tahapan siklus hidup produk yang mempunyai 4 tahapan :

  1. tahap perkenalan ( introduction ) : merupakan tahap yang mana perusahaan berjuang keras untuk memperkenalkan barang, besarnya biaya iklan mempengaruhi sukses tidaknya keberhasilan
  2. tahap pertumbuhan ( growth ) : merupakan tahap dimana perusahaan menikmati laba yang besar, karena dikenalnya produk oleh masyarakat( konsumen ), sehingga volume penjualan meningkat, berakibat laba meningkat, pada tahap ini perusahaan banyak pesaing yang ikut menjual produk semacam kita.
  3. tahap kedewasaan ( maturity): tahap dimana perusahaan berbisnis sekian lama, sehingga terdapat kejenuhan, baik pihak perusahaan maupun pihak konsumen, sehingga perlu pengembangan produk ( product development yang melihat segmentasi pasar ).
  4. tahap kemunduran ( decline ): tahap dimana perusahaan yang sudah dengan sekuat tenaga mengeluarkan berbagai strategi, tetapi pasar bertambah sepi, sehingga perlunya kerja sama dengan pihak lain yang mau bekerja sama dengan hasil produk kita.

Dari hal-hal tersebut diatas, dapat dikatakan bahwa generasi kedua lebih sulit berbisnis, karena persaingan, dapat dilihat apakah perusahaan pada posisi tahap ke dua (2) atau tahap terakhir , tahap penurunan.

Setujukah saudara dengan judul tersebut ?

Generasi ke dua sulit berbisnis karena persaingan

One thought on “Generasi ke dua sulit berbisnis karena persaingan

  • March 24, 2011 at 4:14 pm
    Permalink

    saya kurang setuju dengan judul di atas bu….
    menurut saya generasi kedua bisa lebih baik dari sebelumnya,karena generasi kedua sebagai generasi penerus bisa mempelajari kekurangan dan kekuatan yang sudah terjadi pada perusahaan tersebut dan mempelajari apa yang terjadi di pasar,pesaing dan yang diinginkan konsumen….dan juga sebagai pebisnis pertama wajib memberikan ilmu pengalamannya kepada generasi kedua,sehingga generasi kedua siap masuk ke pasar untuk bersaing…

Comments are closed.