Sebagai seorang analisis kredit suatu instansi ( perbankan ) biasanya dihadapkan pada beberapa prinsip untuk menilai kredit seseorang atau suatu instansi. Sebagai seorang Analis Kredit harus mempunyai sifat independensi, nggak boleh terpengaruh oleh beberapa hal secara subyektif.

ASAL DAN ARTI KATA CREDIT :

CREDERE
CREDO
KEPERCAYAAN
TRUTH
FAITH

“KREDIT adalah  penyediaan uang  atau  tagihan  yang  dapat  dipersamakan dengan  itu, berdasarkan persetujuan  atau kesepatan pinjam-meminjam  antara  bank  dengan  pihak  yang  mewajibkan  pihak  peminjam untuk  melunasi  hutangnya setelah jangka  waktu tertentu dengan pemberian bunga”

Analisis kredit mengandung pengertian penilaian kredit dalam segala aspek, baik keuangan maupun non-keuangan. Menurut Lukman Dendawijaya (2005:88).Analisis kredit adalah suatu proses analisis kredit dengan menggunakan pendekatan-pendekatan dan rasio-rasio keuangan untuk menentukan kebutuhan kredit yang wajar. 

Tujuan utama analisis permohonan kredit adalah untuk memperoleh keyakinan apakah nasabah mempunyai kemauan dan kemampuan memenuhi kewajibannya kepada bank secara  tertib, baik pembayaran pokok pinjaman maupun bunganya, sesuai dengan kesepakatan dengan bank.

Kredit berdasarkan tujuan penggunaannya, kita bagi dalam 2 kategori, yaitu :1. Kredit Produktif2. Kredit Konsumtif.

TIPE-TIPE PINJAMAN

Ada 4 macam kelas pinjaman yang disalurkan oleh bank-bank komersial: 

1. Real estate, 

Pinjaman real estate meliputi pinjaman hipotek & pinjaman kepemilikan rumah. 

2. Individual, 

Pinjaman individu (konsumen) meliputi pinjaman personal & mobil. 

Penyedia pinjaman individu: bank komersial, perusahaan pembiayaan, pengecer, bank tabungan, perusahaan gas.

3. Komersial & industri (C&I),

Pinjaman komersial & industri (C&I) dapat diberikan kepada usaha kecil & korporasi. 

Tingkat bunga: tetap atau mengambang.

Jangka waktu: beberapa minggu s.d ³ 8 tahun.

4. Semua yang lain.

Pendekatan-pendekatan atau metode-metode yang biasa  dipakai dalam menganalisis kredit modal kerja adalah Turn Over Method, sedangkan untuk menganalisis kredit investasi adalah PP Method, NPV Method dan IRR Method.

Penggunaan pendekatan-pendekatan tersebut tentunya didasarkan dari data keuangan perusahaan yaitu laporan necara dan laba rugi perusahaan yang diberikan kepada bank.

Proses analisis kredit, yaitu :

·         Descriptive→Menggambarkan bisnis usaha debitur.

·         Explanatory→Menjelaskan tentang bisnis 

Prinsip-prinsip Penilaian Kredit :

         Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyelesaian kredit nasabah,:

a.  6c

  1. Character

adalah keadaan watak dari nasabah, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam lingkungan usaha. Kegunaan dari penilaian terhadap karakter ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana kemauan nasabah untuk memenuhi kewajibannya (willingness to pay) sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan.

Sebagai alat untuk memperoleh gambaran tentang karakter dari calon nasabah tersebut, dapat ditempuh melalui upaya antara lain:

a.       Meneliti riwayat hidup calon nasabah;

b.      Meneliti reputasi calon nasabah tersebut di lingkungan usahanya;

c.       Meminta bank to bank information (Sistem Informasi Debitur);

d.      Mencari informasi kepada asosiasi-asosiasi usaha dimana calon nasabah berada;

e.      Mencari informasi apakah calon nasabah suka berjudi;

f.        Mencari informasi apakah calon nasabah memiliki hobi berfoya-foya.2

2. Capital

adalah jumlah dana/modal sendiri yang dimiliki oleh calon nasabah. Semakin besar modal sendiri dalam perusahaan, tentu semakin tinggi kesungguhan calon nasabah dalam menjalankan usahanya dan bank akan merasa lebih yakin dalam memberikan kredit. Modal sendiri juga diperlukan bank sebagai alat kesungguhan dan tangung jawab nasabah dalam menjalankan usahanya karena ikut menanngung resiko terhadap gagalnya usaha. Dalam praktik, kemampuan capital ini dimanifestasikan dalam bentuk kewajiban untuk menyediakan self-financing, yang sebaiknya jumlahnya lebih besar daripada kredit yang dimintakan kepada bank.

3. Capacity

adalah kemampuan yang dimiliki calon nasabah dalam menjalankan usahanya guna memperoleh laba yang diharapkan. Kegunaan dari penilaian ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana calon nasabah mampu untuk mengembalikan atau melunasi utang-utangnya secara tepat waktu dari usaha yang diperolehnya.

Pengukuran capacity tersebut dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan berikut ini:

a.       Pendekatan historis, yaitu menilai past performance, apakah menunjukkan perkembangan dari waktu ke waktu.

b.      Pendekatan finansial, yaitu menilai latar belakang pendidikan para pengurus

c.       Pendekatan yuridis, yaitu secara yuridis apakah calon nasabah mempunyai kapasitas untuk mewakili badan usaha yang diwakilinya untuk mengadakan perjanjian kredit dengan bank.

d.      Pendekatan manajerial, yaitu menilai sejauh mana kemampuan dan keterampilan nasabah melaksanakan fungsi-fungsi manajemen dalam memimpin perusahaan.

e.      Pendekatan teknis, yaitu untuk menilai sejauh mana kemampuan calon nasabah mengelola faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja, sumber bahan baku, peralatan-peralatan , administrasi dan keuangan, industrial relation sampai pada kemampuan merebut pasar.

4. Collateral

adalah barang-barang yang diserahkan nasabah sebagai agunan terhadap kredit yang diterimanya. Collateral tersebut harus dinilai oleh bank untuk mengetahui sejauh mana resiko kewajiban finansial nasabah kepada bank. Pada hakikatnya bentuk collateral tidak hanya berbentuk kebendaan tetapi juga collateral yang tidak berwujud seperti jaminan pribadi (borgtocht), letter of guarantee, letter of comfort, rekomendasi dan avalis.

5. Condition of Economy

yaitu situasi dan kondisi politik , sosial, ekonomi , budaya yeng mempengaruhi keadaan perekonomian pada suatu saat yang kemungkinannya memengaruhi kelancaran perusahaan calon debitur. Untuk mendapat gambaran mengenai hal tersebut, perlu diadakan penelitian mengenai hal-hal antara lain:

a.       Keadaan konjungtur

b.      Peraturan-peraturan pemerintah

c.       Situasi, politik dan perekonomian dunia

d.      Keadaan lain yang memengaruhi pemasaran

6. Constraint 

adalah batasan dan hambatan yang tidak memungkinkan suatu bisnis untuk dilaksanakan pada tempat tertentu, misalnya pendirian suatu usaha pompa bensin yang disekitarnya banyak bengkel las atau pembakaran batu bata.

Dari keenam prinsip diatas, yang paling perlu mendapatkan perhatian account officer adalah character, dan apabila prinsip ini tidak terpenuhi, prinsip lainnya tidak berarti. Dengan perkataan lain, permohonannya harus ditolak.

b.7p 

    1.  Personality yaitu menilai dari segi kepribadiannya atau tingkah lakunya sehari-hari maupun masa lalunya.

      2.      Party yaitu mengklasifikasikan nasabah ke dalam klasifiasi tertentu atau golongan-golongan tertentu berdasarkan modal, loyalitas serta karakternya. 
      3.      Purpose yaitu untuk mengetahui tujuan nasabah dalam mengambil kredit, termasuk jenis yang diinginkan nasabah. 
      4.      Prospect yaitu untuk menilai usaha nasabah dimasa yang akan datang apakah menguntungkan atau tidak, atau dengan kata lain mempunyai prospek atau sebaliknya.
     5.      Payment merupakan ukuran bagaimana cara nasabah mengembalikan kredit yang telah diambil atau dari sumber mana saja untuk pengembalian kredit yang diperolehnya. 
     6.      Profitability untuk menganalisis bagaimana kemampuan nasabah dalam mencari laba.                                                                                              7.            Protection tujuannya adalah bagaimana menjaga kredit yang dikucurkan oleh bank namun melalui suatu perlindungan.

c. 3R

1.   Return(hasil yang dicapai)

Returndisini dimaksudkan penilaian atas hasil yang akan dicapai oleh perusahaan debitur setelah dibantu dengan kredit oleh bank. Dapat pula diartikan keuntungan yang akan diperoleh bank apabila memberikan kredit kepada pemohon.

2.   Repayment (pembayaran kembali)

Dalam hal ini bank harus menilai berapa lama perusahaan pemohon kredit dapat membayar kembali pinjamannya sesuai dengan kemampuan membayar kembali (repayment capacity), dan apakah kredit harus diangsur/ dicicil/ atau dilunasi sekaligus diakhir periode.

3.    Risk bearing ability (kemampuan untuk menanggung resiko)

Dalam hal ini bank harus mengetahui dan menilai sampai sejauh mana perusahaan pemohon kredit mampu menanggung resiko kegagalan andai kata terjadi sesuatu yang tak diinginkan. 

Prosedur Analisis Kredit

Penyampaian permohonan kredit oleh calon debitur kepada bagian kredit, yang perlu diusahakan selengkap mungkin berkasnya,  yaitu :

  1. Berkas permohonan kredit diserahkan kepada analis untuk dilakukan analisis tentang permohonan kredit yang bersangkutan.

  2. Analis segera menghubungi calon debitur (pemohon kredit) untuk memperoleh informasi yang sewajarnya.

  3. Bila berkas tidak lengkap, analis mengembalikan ke bagian kredit

  4. Jika persyaratan telah terpenuhi dalam berkas permohonan kredit yang bersangkutan maka proses analisis berlanjut dengan :

    1. Aspek manajemen berupa pelengkap yang harus diketahui analis

    2. Bidang marketing menuntut analis untuk dapat diketahui tentang kelancaran pemasaran produksi calon nasabah yang bersangkutan

    3. Bidang keuangan sebagai sasaran utama analis untuk mengetahui benar tentang kondisi keuangan calon debitur, serta kemungkinan di hari kemudian, bila kredit diberikan

    4. Penguji analis atas beberapa Turn’s Over yang dapat dilakukannya terhadap rencana usaha calon-calon peminjam (calon debitur)

    5. Sebagai langkah akhir daripada analisis kredit, adalah penyampaian laporan analisisnya kepada kepala bagian kredit, untuk kemudian diteruskan kepada yang berwenang mengambil keputusan kredit.

Kebijakan umum persyaratan suatu permohonan kredit adalah sebagai berikut:

1.      Surat permohonan fasilitas kredit.

2.       Legalitas usaha.

3.      NPWP dan Laporan Keuangan.

4.      Hubungan dengan bank.

5.      Pengalaman usaha.

6.      Batas maksimum kredit bagi badan usaha.

7.      Persyaratan penempatan staf BNI atahttp://www.blogger.com/blogger.g?blogID=8604366819472339454#editor/target=post;postID=6879892678622958295u pihak ketiga lainnya.

8.      Fasilitas Forex Line.

9.       Persyaratan Take Over debitur dari bank lain.

10.  Referensi agungan untuk kredit yang ditake over dari bank lain Skim pemberian fasilitas kredit dengan agunan deposito berjangka oleh divisi korporasi atau UMN / SKM ( diambil dari beberapa sumber )

 


 

Pada umumnya perusahaan industry mempunyai 3 kwartal dalam menilai pertumbuhan industrinya, sedangkan penjualan menggunakan semesteran, Seperti halnya industry garmen yang tumbuh pesat saat-saat hari besar Nasional misalnya Lebaran, Natal & Tahun Baru ( kwartal ke 2), selain itu juga factor cuaca, seperti cuaca dingin           ( jaket, selimut tebal,dll ). Demikian juga untuk eksport di musim dingin, untuk Negara-negara dengan 4 musim.

1.Jadwal Produksi :

Pada dasarnya jadwal induk (master production schedule) merupakan suatu pernyataan tentang produksi akhir (termasuk parts pengganti dan suku cadang) dari suatu perusahaan industri menufaktur yang merencanakan memperoduksi output berkaitan dengan kuantitas dan periode waktu. Dengan kata lain jadwal induk produksi adalah suatu set perencanaan yang mengidentifikasikan kuantitas dari item tetentu yang dapat dan akan dibuat oleh suatu perusahaan manufaktur (dalam satuan waktu) (Vincent Gaspersz,2002).

Penjadwalan produksi induk pada dasarnya berkaitan dengan aktivitas melakukan empat fungsi utama berikut :

a. Menyediakan atau memberikan input utama kepada sistem perencanaan kebutuhan material dan kapasitas (material and capacity requirements planning).

b. Menjadwalkan pesanan-pesanan produksi dan pembelian (production and purchase orders) untuk item-item MPS.

c. Memberikan landasan untuk penentuan kebutuhan sumber daya dan kapasitas.

d. Memberikan basis untuk pembuatan janji tentang penyerahan produk (delivery promises) kepada pelanggan.

Adapun beberapa yang menjadi tujuan penjadwalan produksi induk diantaranya yaitu :

a. Memenuhi target tingkat pelayanan terhadap konsumen.

b. Efisiensi dalam penggunaan sumber daya produksi.

c. Mencapai target tingkat produksi.

Dalam penjadwalan produksi induk terdapat kriteria-kriteria dasar sebagai berikut:

a. Jenis item tidak terlalu banyak

b. Dapat diramalkan kebutuhannya

c. Mempunyai Bill of Material (BOM) sehingga dapat ditentukan komponen dan bahan bakunya.

d. Dapat diperhitungkan dalam menentukan kebutuhan kapasitas.

e. Menyatakan konfigurasi produk yang dapat dikirim (Produk akhir tertentu atau koponen berlevel tinggi dari produk akhir tertentu)

Sebagai suatu aktivitas proses, penjadwalan produksi induk (MPS) membutuhkan lima input utama diantaranya yaitu :

a. Data Permintaan Total merupakan salah satu sumber data bagi proses penjadwalan produksi induk yang berkaitan dengan ramalan penjualan (sales forecasts) dan pesanan-pesanan (order).

b. Status Inventori berkaitan dengan informasi tentang on-hand inventory, stok yang dialokasikan untuk penggunaan tertentu (allocated stock), pesanan-pesanan produksi dan pembelian yang dikeluarkan (released production and purchase orders), dan firm planned order.

c. Rencana Produksi memberikan sekumpulan batasan kepada MPS. MPS harus menjumlahkan untuk menentukan tingkat produksi, inventori, dan sumber-sumber daya lain dalam rencana produksi itu.

d. Data Perencanaan berkaitan dengan aturan-aturan tentang lot-sizing yang harus digunakan, stok pengaman (safety stock), dan waktu tunggu (lead time).

e. Informasi dari RCCP berupa kebutuhan kapasitas untuk mengimplementasikan MPS menjadi salah satu input bagi MPS.

2 Metode Yang Digunakan

Terdapat 4 metode yang digunakan dalam melakukan perhitugan JIP yaitu :

2.1 Metode Tenaga Kerja Tetap

Metode tenaga kerja tetap melakukan variasi tingkat persediaan dengan cara mempertahankan rata-rata tingkat produksi yang tetap dan menyimpan kelebihan produksi pada bulan-bulan tertentu untuk digunakan pada bulan-bulan lain yang mengalami kelebihan permintaan. Apabila jumlah produksi lebih tinggi dari permintaan, kelebihan produksi itu disimpan sebagai persediaan. Jika jumlah produksi lebih kecil daripada permintaan, kekurangan produksi diambil dari persediaan.

2.2 Metode Tenaga Kerja Berubah

Berupa strategi melakukan variasi jumlah tenaga kerja dengan cara menambah atau mengurangi sejumlah tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan kapasitas produksi pada bulan yang bersangkutan. Pada metode ini, rencana produksi dibuat sesuai kebutuhan (demand) dengan menambah atau mengurangi tenaga kerja jika kekurangan atau kelebihan tenaga kerja.

2.3 Metode mix strategi

Merupakan penggabungan metode tenaga kerja tetap dan tenaga kerja berubah. Penggabungan terletak pada 6 metode awal menggunakan metode tenaga kerja tetap dan 6 metode akhir menggunakan metode tenaga kerja berubah.

2.4 Metode Transportasi

Transportasi adalah suatu pengaturan yang berhubungan dengan pelaksanaan pendistribusian yang lebih ekonomis dari produk-produk (barang-barang) yang dihasilkan di beberapa pabrik dan keperluan untuk penempatannya dalam gudang yang lokasinya berbeda. Dengan kata lain, kita mempunyai persoalan untuk menetapkan suatu rencana pengiriman bagi distribusi produk antara pabrik dengan gudang dalam satu pabrik terpadu.

Masalah transportasi membahas pendistribusian suatu komoditas dari sejumlah sumber (supply) ke sejumlah tujuan (demand) dengan tujuan untuk meminimumkan biaya yang terjadi dari kegiatan tersebut, karena ide dasar dari masalah transportasi adalah meminimasi biaya total transportasi. Ciri dari masalah transportasi antara lain :

a. Terdapat sejumlah sumber dan sejumlah tujuan.

b. Kuantitas komoditas sumber/tujuan besarnya tertentu.

c. Jumlah pengiriman komoditas sesuai kapasitas sumber atau tujuan.

d. Biaya yang terjadi besarnya tertentu.

Dalam metode transportasi terdapat beberapa cara untuk memecahkan permasalahn yang timbul. Metode tersebut antara lain :

a. Metode Northwest Corner

metode ini digunakan untuk menyelesaikan permasalahan transportasi dengan cara pengalokasian yang dimulai dari kotak paling kiri atas yaitu pengalokasian sebanyak mungkin selama tidak melanggar batasan yang ada, yaitu sejumlah Supply dan demand-nya. Pengalokasian dilakukan menurun ke bawah setelah itu ke kolom berikutnya sampai terpenuhi seluruh Supply dan demand-nya.

b. Metode Least Cost

Metode ini adalah metode yang pengalokasiannya dimulai pada kotak dengan biaya terendah dan dilanjutkan dengan kotak biaya terendah selanjutnya yang belum terpenuhi nilai demand dan supply-nya.

c. Metode Aproximasi Vogel (VAM)

Metode ini adalah metode yang pengalokasiannya dimlai dengan menentukan nilai selisih antara kotak dengan biaya terendah dan kotak dengan biaaya terendah berikutnya untuk setiap baris dan kolom (selajutnya kita sebut nilai selisih atau nilai Penalti). Selanjutnya dipilih baris atau kolom dengan nilai selisih terbesar, dan dilakukan pengalokasian pada kotak dengan biaya terendah pada baris/kolom yang terpilih.

d. Metode Aproksimasi Russel

Metode ini adalah suatu metode yang pengalokasiannya dimulai dengan menetukan nilai untuk setiap baris yang masih mungkin dilakukan pengalokasian dan nilai untuk setiap kolom yang masih mungkin dilakukan pengalokasian. Nilai u yang biaya terbesar pada suatu baris dari kotak-kotak yang masih dilakukan pengalokasian, nilai adalah biaya terbesar pada suatu kolom dari kotak-kotak yang masih dilakukan pengalokasian. Kemudian dilakukan perhitungan nilai untuk setiap kotak yang masih mungkin dilakukan pengalokasian. Selanjutnya dipilih kotak dengan nilai negatif terbesar dan dilakukan pengalokasian terhadap kotak tersebut.( freddy leonardo )

3.Biaya produksi atau operasional :

Biaya produksi atau operasional dalam sistem industri memainkan peran yang sangat penting, karena ia menciptakan keunggulan kompetitif dalam persaingan antar industri dalam pasar global. Hal ini disebabkan proporsi biaya produksi dapat mencapai sekitar 70% – 90% dari biaya total penjualan secara keseluruhan, sehingga reduksi biaya produksi melalui peningkatan efisiensi akan membuat harga jual yang ditetapkan oleh produsen menjadi lebih kompetitif.

beberapa strategi pengendalian biaya produksi dapat menggunakan skenario berikut :

  • Pertama, biaya harus dipandang sebagai keuntungan potensial (potential profit), bukan sekedar pengeluaran atau ongkos produksi yang memang harus dikeluarkan. dengan demikian reduksi biaya produksi melalui peningkatan efisiensi akan meningkatkan keuntungan.
  • Setelah persepsi tentang biaya produksi diatas berubah, manajemen harus melaksanakan aktivitas produksi bernilai tambah (bukan sekedar mengubah input menjadi output) dengan jalan berproduksi pada biaya produksi yang minimum. Dengan cara ini perusahaan akan meningkatkan daya saing melalui strategi penetapan harga (pricing strategy) yang kompetitif di pasar.
  • Keunggulan kompetitif produk dipasar akan meningkatkan pangsa pasar (market share) yang berarti akan meningkatkan penerimaan total (TR) dari penjualan produk itu.
  • Strategi reduksi biaya produksi dan penetapan harga produk yang kompetitif dipasar akan meningkatkan keuntungan perusahaan, karena keuntungan perusahaan adalah benefit antara TR dan Total Cost (TC).
  • dengan demikian strategi di atas harus dilakukan melalui skenario 1). melaksanakan aktivitas produksi pada tingkat biaya produksi minimum, 2). Menetapkan harga produk yang kompetitif di pasar, 3). memperluas pangsa pasar (market share) melalui keunggulan kompetitif (meningkatkan daya saing terus menerus), 4). memperoleh penerimaan total (TR) yang terus meningkat, 5). memperoleh keuntungan (net benefit) yang terus meningkat, 6). meningkatkan kesejahteraan bagi stakeholders

Kesimpulan berkaitan dengan teori biaya produksi

  1. Biaya tetap total (TFC) tidak bergantung pada kuantitas output (Q), sedangkan biaya variabe total bergantung pada kuantitas output (Q)
  2. Biaya tetap rata-rata (AFC) menurun secara kontinyu sampai mendekati garis horisontal, karena AFC = TFC / Q.
  3. Kurva AVC menurun mencapai minimum untuk kemudian mengalami peningkatan karena AVC = TVC / Q.
  4. Total Cost (TC) merupakan penjumlahan dari biaya TFC dan TVC karena TC = TFC + TVC.
  5. ATC mula-mula akan turun kemudian akan meningkat karena ATC = TC / Q.
  6. SMC mula-mula menurun mencapai minimum pada kuantitas output tertentu dan kemudian akan naik (catatan biasanya SMC akan selalu memotong kurva AVC) karena SMC = dTC / dQ (baca d=delta)
  7. Jika SMC < AVC, maka AVC menurun, Jika SMC>AVC maka AVC meningkat dan jika SMC = AVC maka AVC minimum
  8. Jika SMC<ATC, maka ATC menurun, jika SMC>ATC maka ATC meningkat dan jika SMC = ATC, maka ATC minimum.

Salah satu Corporate Admin Manager Perusahaan Garmen di Indonesia mengatakan bahwa, dengan perbaikan manajemen Jadwal produksi terkomputerisasi, perusahaan lebih menekan biaya khususnya bahan baku yaitu meminimalkan sisa bahan, juga menghindari pemborosan di pengiriman barang, karena jadwal produksi yang terskema. Dengan dapat menekan biaya, laba dapat meningkat, yang dapat digunakan untuk Investasi

Dalam penetapan awal Ramadan, ada 2 metode yang umumnya digunakan yakni hisab dan rukyat. Metode hisabmenggunakan perhitungan astronomi untuk penentuan hilal atau terbitnya bulan sabit di ufuk barat sebagai tanda dimulai bulan baru.

Sementara metode rukyat menetapkan awal bulan baru dengan menggunakan penglihatan langsung, baik dengan mata telanjang maupun alat bantu (teleskop).

Tidak bisa dipungkiri, kedua metode itu seringkali melahirkan keputusan perihal awal Ramadan yang berbeda.

Berdasarkan perhitungan astronomi, bulan sabit telah terbit. Namun karena rukyat tidak berhasil melihat terbitnya bulan sabit yang berlangsung hanya beberapa menit itu akibat sejumlah kendala a.l. terhalang mendung, hujan atau kabut tebal, maka awal puasa pun ditetapkan sehari kemudian.

Dalam perkembangannya, Agus Mustofa,  memotori pemanfaatan astrofotografi, metode yang diharapkan bisa menjembati adanya perbedaan metode hisab dan rukyat tersebut.

Astrofotografi merupakan sebuah metode baru yang bisa digunakan untuk menetapkan awal bulan dalam tarikh Hijriyah. Metode ini bisa merekam pergerakan bulan tidak hanya pada saat terjadinya konjungsi bersamaan dengan waktu tenggelamnya matahari, tetapi sudah bisa ‘’melihat’’ posisi bulan sejak pagi hari.

Pergerakan inilah yang direkam menggunakan teknik fotografi dan videografi. Hasilnya dianalisa secara matematis dan astronomis, sehingga bisa menetapkan kapan saat terjadinya ‘’peralihan’’ dari bulan akhir ke bulan baru tanpa terpengaruh hujan, mendung atau kabut.

Istilah astrofotografi berasal dari kata ‘’astronomi’’ dan ‘’fotografi’’. Secara mudah, astrofotografi adalah penggunaan teknik perekaman objek-objek astronomi seperti bulan, bintang, nebula dan galaksi. Dengan kemajuan teknologi, astrofotografi bisa menghasilkan rekaman berupa foto dan video.

Perbedaan Awal Ramadhan

Perbedaan awal ramadhan 2014 antara Muhammadiyah dan Pemerintah akan terjadi lagi di tahun 1435 H ini. Hal ini karena adanya perbedaan di dalam metoda penentuan awal bulan hijriyah di negara kita Indonesia tercinta ini. Karena Muhammadiyah menggunakan metoda hisab hakiki wujudul hilal yaitu penetapan dengan awal ramadhan dan hari raya idul fitri melalui pendekatan wujudul hilal.

Sedangkan pemerintah dan NU memakai metoda rukyat metoda hilal. Sehingga dengan menggunakan hal ini dari informasi berbagai macam media online di Indonesia maka awal puasa ramadhan 2014 M 1435 H berbeda antara Pemerintah dan Muhammadiyah. Sedangkan berdasarkan penghitungan kedua metoda penetapan awal bulan hijriah ini kemungkinan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 2014 akan jatuh secara bersamaan yaitu pada hari Senin 28 Juli 2014.

Perbedaan di dalam menentukan awal berpuasa dan juga nantinya hari raya Idul Fitri tahun 2014 ini tidak akan mengurangi Tujuan Dan Manfaat Puasa Ramadhan itu sendiri bagi kita Umat Islam yang akan menunaikan kewajiban menjalankan kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan yang nerupakan bagian dari Rukun Islam untuk bisa mencapai derajat ketakwaan kepada Allah Ta’ala.

Jika merenungkan ibadah puasa di bulan Ramadan akan menemukan makna yang agung. Bahwa setiap saat dan sepanjang waktu, seperti tidur, diam, bekerja dan semua langkah orang yang sedang berpuasa, bernafaskan ibadah kepada Allah SWT.

Hakiki Puasa adalah jihad melawan hawa nafsu dirinya sendiri yang selalu mengajak keburukan2. Puasa identik dengan jihad bersenjata dan penaklukan ( terutama hawa nafsu sendiri ). Pada bulan Ramadan Allah SWT membuka pintu rahmatNya selebar-lebarnya, sehingga pintu surga selalu terbuka dan pintu neraka selalu ditutup. Setiap kebaikan dilipat gandakan, sedikuitnya 10 kali lipat, sampai 700 kali lipat.

Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014

Pemilihan umum (pemilu) di Indonesia pada awalnya ditujukan untuk memilih anggota lembaga perwakilan, yaitu DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Setelah amandemen keempat UUD 1945 pada 2002, pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), yang semula dilakukan oleh MPR, disepakati untuk dilakukan langsung oleh rakyat sehingga pilpres pun dimasukkan ke dalam rezim pemilu. Pilpres sebagai bagian dari pemilu diadakan pertama kali pada Pemilu 2004. Pada 2007, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) juga dimasukkan sebagai bagian dari rezim pemilu. Pada umumnya, istilah “pemilu” lebih sering merujuk kepada pemilihan anggota legislatif dan presiden yang diadakan setiap 5 tahun sekali.

Pemilihan umum Presiden Indonesia ke-3 digelar pada tanggal 9 Juli 2014.Pemilihan ini menjadi pemilihan presiden langsung ketiga di Indonesia, dan memilih seorang presiden untuk masa jabatan lima tahun. Petahana Susilo Bambang Yudhoyono tidak dapat maju kembali dalam pemilihan ini karena dicegah oleh undang-undang yang melarang periode ketiga untuk seorang presiden.Menurut UU Pemilu 2008, hanya partai yang menguasai lebih dari 20% kursi di Dewan Perwakilan Rakyat atau memenangi 25% suara populer dapat mengajukan kandidatnya. Undang-undang ini sempat digugat di Mahkamah Konstitusi, namun pada bulan Januari 2014, Mahkamah memutuskan undang-undang tersebut tetap berlaku.

Presiden terpilih akan dilantik pada 20 Oktober 2014, menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono.

Pasangan calon terpilih adalah pasangan calon yang memperoleh suara lebih dari 50% dari jumlah suara dengan sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari 50% jumlah provinsi di Indonesia. Dalam hal tidak ada pasangan calon yang perolehan suaranya memenuhi persyaratan tersebut, 2 pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua dipilih kembali dalam pemilihan umum (putaran kedua). Dalam hal perolehan suara terbanyak dengan jumlah yang sama diperoleh oleh 2 pasangan calon, kedua pasangan calon tersebut dipilih kembali oleh rakyat dalam pemilihan umum. Dalam hal perolehan suara terbanyak dengan jumlah yang sama diperoleh oleh 3 pasangan calon atau lebih, penentuan peringkat pertama dan kedua dilakukan berdasarkan persebaran wilayah perolehan suara yang lebih luas secara berjenjang. Dalam hal perolehan suara terbanyak kedua dengan jumlah yang sama diperoleh oleh lebih dari 1 pasangan calon, penentuannya dilakukan berdasarkan persebaran wilayah perolehan suara yang lebih luas secara berjenjang.

Kandidat

Prabowo Subianto—Hatta Rajasa  ( No.1) dan Joko Widodo—Jusuf Kalla ( No.2)

Penulis tidak membahas lebih lanjut, karena belum final hasil dari yang berwenang yaitu KPU

Piala Dunia

Menjelang jadwal Piala dunia 2014, para pecinta bola sibuk mencari berita seputar piala dunia 2014. Kali loakon akan menulis tentang tempat penyelengaraan piala dunia 2014 ini. Dimana piala dunia 2014 akan dilaksanakan, nama kota penyelengara piala dunia 2014, dan nama stadion penyelengara piala dunia 2014 kali ini di negara Brazil.
Sesuai dengan sejarahnya tentang pimilihan stadion piala dunia 2014 menurut FIFA pada awalnya ada 18 stadion untuk menyelenggarakan piala dunia 2014. Tapi sesuai ketentuan peraturan FIFA yang hanya menginginkan satu stadion piala dunia 2014 dalam satu kota, maka terpilihlah 12 stadion dan 12 kota penyelengara piala dunia 2014 di negara Brazil.

Ada pun 12 stadion piala dunia 2014 dan 12 kota penyelenggara piala dunia adalah sebagai berikut:

1. Arena Pantanal di kota Cuiaba
Kapasitas Stadi kotaon: 42,968
2. Arena da Baixada di kota Curitiba
Kapasitas Stadi kotaon: 43,981
3. Arena Amazonia di kota Manaus
Kapasitas Stadi kotaon: 42,374
4. Arena das Dunas di kota Natal
Kapasitas Stadi kotaon: 42,086
5. Estadi kotao Beira-Rio di kota Porto Alegre
Kapasitas Stadi kotaon: 51,300
6. Arena Corinthians atau Stadi kotaon Itaquerao di kota Sao Paulo
Kapasitas Stadi kotaon: 68,000
7. Stadi kotaon Maracana di kota Rio de Janeiro
Kapasitas Stadi kotaon: 76,935
8. Estadi kotao Nacional Mane Garrincha di kota Brasilia
Kapasitas Stadi kotaon: 70,042
9. Estadi kotao Mineirao di kota Belo Horizonte
Kapasitas Stadi kotaon: 62,547
10. Estadi kotao Castelao di kota Fortaleza
Kapasitas Stadi kotaon: 64,846
11. Arena Pernambuco di kota Recife
Kapasitas Stadi kotaon: 46,154
12. Arena Fonte Nova di kota Salvador
Kapasitas Stadi kotaon: 56,000

Diantara semua stadion yang paling terkenal adalah Stadion Maracana, Rio de Janeiro

Maracana, yang menjadi salah satu tuan rumah Piala Konfederasi 2013 dan Piala Dunia 2014

Nama stadion: Estádio Jornalista Mário Filho
Lebih dikenal dengan nama:  Estádio do Maracanã
Lokasi: Rio de Janeiro
Kapasitas: 76.804
Dibuka: 1950

Tidak diragukan lagi, Estádio do Maracanã adalah stadion paling terkenal di Brasil dan telah direnovasi untuk meningkatkan kenyamanan penonton dan mengurangi kapasitasnya untuk pertandingan Piala Dunia 2014, di mana ia akan menjadi tempat berlangsungnya pertarungan final.

Dibangun menjelang Piala Dunia 1950 di Brasil, mayoritas laga kandang tim nasional negara itu dilangsungkan di Maracanã, dan di sana Brasil kalah menyakitkan dari Uruguay, 2-1, pada final Piala Dunia 1950.

Pertandingan penuh kenangan pahit itu disaksikan langsung hampir 200.000 penonton, dan meskipun kapasitasnya kini telah dikurangi, stadion ini tetap yang paling besar di Brasil. Walau menjalani renovasi total, bentuk muka stadion ini tetap dipertahankan.

Arena yang diberi nama resmi sesuai dengan wartawan lokal dan pendukung pembangunannya, dibuka kembali pada April 2013 dengan pertandingan persahabatan antara dua tim legenda Brasil yang dipimpin Ronaldo dan Bebeto

Beberapa hari yang lalu Brasil melawan Jerman, juga menyakitkan bagi Brasil karena kalah dengan score 1-7

Dipiala Dunia 2014, Kroos tampil lumayan istimewa, sehingga membuat Jerman menang 7-1 dari Brasil sebagai tuan rumah, dan Kroos dijuluki Man of the Match yang menyumbangkan  gol terbanyak dan menjadi kunci sukses tim Jerman ke final.

Dari pihak Brasil, sebuah sumber mengatakan : tak seorangpun yang menyangka juara dunia 5 kali bisa dipermalukan dengan skor 1-7 di depan pendukung sendiri, Julio Cesar tak pernah bermimpi gawangnya akan kebobolan sampai 7 kali, ini merupakan sebuah mimpi yang amat mengerikan.Seorang pengamat Gary Lineker( mantan pemain timnas Inggris) juga mengulas kekalahan Brasil atas Jerman. Dia mengatakan ini bukan sekedar kekalahan, namun sebuah hal yang memalukan untuk negara sekelas Brasil. Apakah hal ini dampak dari ketidak hadirannya dalam laga Neymar (pencetak gol terbanyak Brasil)yang cidera punggung, dan Thiago Silva sebagai kapten Brasil, Ternyata ketidak hadirnya Neymar dan Silva, meninggalkan lubang mengaga yang tak bisa ditutupi.( Diambil dari beberapa sumber )

Untuk kepentingan Tri Dharma Perguruan Tinggi, saya mengisi kegiatan ceramah  bagi mahasiswa, kegiatan itu bernama Comdec    ( Community Development Centre ) dibawah naungan LPPM. Kegiatan tersebut saya beri judul Kiat Memilih Konsentrasi Mata Kuliah di STIE Jurusan Manajemen, karena mahasiswa semester 3 sudah mulai ancang-ancang memilih konsentrasi. Saya mengambil tema tersebut, karena banyak mahasiswa perwalianku, masih bingung memilih konsentrasi apa. Berdasarkan buku pedoman yang lama, konsentrasi ada 4 yaitu Pemasaran, SDM, Perbankan dan Keuangan.

Sebelum pada topik tema, saya tampilkan testimoni dar beberapa alumni, atau yang sudah lulus dan bekerja, dan sudah menjalankan konsentrasi :

Jangan ikut-ikutan teman saat memilih konsentrasi mata kuliah, tetapi sesuaikan dengan kemampuan dan talenta kalian.

   sy mw ngambil jurusan manajemen keuangan dan perbankan, dengan konsentrasi manajemen keuangan tp ternyata konsentrasi itu mengerucut lagi menjadi

1. manajemen keuangan bank
2. asuransi
3. microfinance
4. pasar uang dan modal
5. analisis kredit
6. manajemen risiko.

Semuanya berprospek baik mas ,mbak, ini kurang lebih yaa…

1. Man. keu bank, sudah pasti lahannya banyak di perbankan atau lembaga keuangan sejenis.
2. asuransi, sudah jelas
3. microfinance, bisa lari ke koperasi, bank, perusahaan umum
4. pasar uang dan modal, ke sekuritas, perbankan juga bisa
5. analisis kredit, perbankan, koperasi, lembaga keuangan,
6. manajemen resiko, hampir semua perusahaan butuh

Ah jaman sekarang tuh buat kerja yang penting punya koneksi atau punya duit buat nyogok , cantik atau kagak  tapi pada dasarnya  yang lebih penting adalah IPK  lu gede, untuk seleksi pertama IPK harus gede rentang 3 sampai 4, tapi ada juga  ada pendapat  ga penting dulu jurusannya apaan, contoh masa ada temen jurusan pertanian bisa kerja di BRI. hhe….

Selebihnya atitude, tes psikologi, pengalaman organisasi (ini penting), dan keseharian kamu.

          Dan kamu jangan membatasi diri dengan ngambil di keuangan & perbankan lalu cuma melamar di bank saja, banyak company yang mungkin tidak butuh background pendidikan kamu, namun membutuhkan tenagamu. oke?

Pilih Konsentrasi Yang Statis & Dinamis atau Sistematis

Ada pendapat bahwa mata kuliah SDM dan Pemasaran adalah mata kuliah statis& dinamis, sedangkan yang hitungan seperti Perbankan dan Keuangan adalah bersifat sistematis.

Bagi mahasiswa yang kuat hitungannya, sebaiknya memilih yang sistematis, karena banyak menghitung dan harus menerapkan rumus-rumus secara matematis, sedangkan yang kuat hafalan sebaiknya memilih Pemasaran atau Perbankan.

SWOT

Ternyata untuk pengambilan keputusan bagi personal, SWOT juga diperlukan, tidak hanya bagi Perusahaan.

   •  Sebagai orang manajemen, untuk memilih konsentrasi pun saya memakai alat manajemen, yaitu analisis SWOT(Strenghts,Weaknesses,Opportunities, and Threats). Ni saya kasih contoh analisa saya waktu itu saat akan memilih konsentrasi    ( Bukan Keseluruhan, jadi secara akademiknya saja) :

       1.Strenghts ( Kekuatan ):

       Kekuatan apa yang anda miliki pada saat ini adalah Suka baca, mau menjadi yang lebih baik, mau berusaha, suka berbicara (masih dalam tahap belajar dan mencoba selalu berkata jujur), suka berdiskusi, berfikir kreatif, Agak Kritis, mampu membeli buku-buku, tepat waktu, dan Tidak menyontek ( hehehe sudah promosinya).

       2. Weaknesses ( Kelemahan ):

       kalau bicara kelemahan,apa kelehaman anda,seperti : Sering tertidur, Sering terlupa, sering hilang catatan, sering hilang boltpoin, malas belajar dalam hitung-menghitungan apalagi rumus-rumusan.Lemah dalam hal menghapal, tulisan saya jelek     ( pengaruh lebih cepat otak dari pada tangan ).

       3. Opportunities ( Peluang ):

       Berbicara tentang peluang, mungkin ada kaitannya dengan visi dan misi kita, dan peluang juga di pengaruhi oleh Kekuatan yang anda miliki, sesuai dengan yang saya tulis di atas, saya lebih cenderung kearah kreativitas dan diskusi-diskusi ilmiah.

4. Theats ( Ancaman ):

Seperti halnya peluang, ancaman juga dipengaruhi oleh kelemahan, melihat banyaknya kelemahnya yang saya miliki, beberapa ancaman bagi saya, bila ada yang lebih dari saya, sebenarnya ini merupakan persaingan, dan persaingan yang sehat itu dapat memotivasi kita untuk mencapai lebih baik dari pesaing kita.

Konsentrasi Pemasaran:

       Manajemen Pemasaran adalah ujung tombak dan jantung dari perusahaan. Selain itu Ilmu yang akan di dapat dari Manajemen Pemasaran adalah trik bersosialisasi dengan konsumen.

       Karena memang di pemasaran mungkin otak saya lebih terpakai dan kreatifitas saya lebih berkembang.   Dan memang saya suka dengan belajar perkembangan pemasaran. Dan juga karena keterkaitannya pemasaran dengan system informasi manajemennya, saya juga suka ternologi pemasaran era sekarang ini perpaduan juga dengan system informasi manajemen.

Konsentrasi Manajemen Keuangan :

Manajemen Keuangan adalah kaki tangan perusahaan. Banyak anggapan bahwa Mahasiswa yang tidak bisa menghitung, jangan memilih Manajemen Keuangan, namun pernyataan itu di bantah secara tegas oleh Muniya Alteza, M. Si ( pakar keuangan ) karena pada hakikatnya Manajemen Keuangan tidak harus pintar menghitung, asalkan teliti pasti akan bisa, tambahnya.

Konsep Dasar: Nilai Waktu Uang ( Time Value Of Money )

          Seorang investor akan lebih senang menerima uang Rp. 1 juta hari ini daripada sejumlah uang yang sama (yaitu Rp 1 juta) setahun mendatang.

          Mengapa?

          Jika ia menerima uang tersebut hari ini, ia dapat menginvestasikan uang tersebut pada suatu tingkat keuntungan, sehingga setahun mendatang uang sebesar Rp 1 juta tersebut telah menjadi lebih besar dari Rp 1 juta.

          Kesimpulannya?

          Uang memiliki nilai waktu

KONSENTRASI  SUMBER DAYA MANUSIA

MSDM akan mempelajari tentang pengadaan, pengembangan, dan pemeliharaan SDM yang bertujuan untuk mengembangkan SDM yang unggul dan berkulaitas sehingga dalam perusahaan memiliki orang-orang yang hebat dalam ahlinya.

Mampu membedakan antara merencanakan SDM dalam pembangunan proyek bisnis dan SDM dalam implementasi bisnis rutin dan menentukan kelayakan tiap unsur MSDM:

*      Jumlah karyawan yang dibutuhkan

*      Deskripsi pekerjaan yang jelas

*      Kebijakan pelaksanaan rekrurmen-seleksi-orientasi

*      Produktivitas

*      Rencana pelatihan dan pengembangan

*      Prestasi kerja

*      Kompensasi

*      Perencanaan karier

*      Keselamatan dan kesehatan kerja

*      Mekanisme PHK

Konsentrasi Perbankan

  1.       GAMBARAN UMUM MANAJEMEN PERBANKAN
  2.        KLASIFIKASI BANK
  3.        TUJUAN MANAJEMEN BANK
  4.        FUNGSI BANK
  5.        SUMBER DAN ALOKASI DANA
  6.        SUMBER PENDAPATAN DAN PENGELUARAN
  7.        KONDISI UMUM PERBANKAN INDONESIA

Itulah gambaran secara umum yang dapat saya berikan di acara Comdec, tidak semua secara detail, karena bukan bidang saya untuk menjelaskan secara rinci.

 

.

 

Ada kata mutiara ” rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya” yang konotasinya orang yang pandai, pasti kaya. Kalau secara nalar, memang orang pandai, bisa pandai mencari uang, cerdik dengan strategi serta taktik tahu kiat-kiatnya mencari uang. Ternyata tidak demikian adanya.

KEPANDAIAN tidak berbanding lurus dengan kekayaan, Tidak semua orang pandai pasti bisa kaya ataupun sebaliknya. Sebuah penelitian dilakukan Unversitas Ohio, USA, untuk membuktikan bahwa kekayaan tidak ada hubunganya dengan kepandaian. Hasilnya mereka yang memiliki kepandaian dibawah rata-rata juga bisa juga  meraih kekayaan dengan jumlah yang sama dengan mereka yang memiliki IQ lebih tinggi. ” Orang tidak akan menjadi kaya karena pintar “ujar peneliti Jay Zagorsky. Peneliti yang diterbitkan dalam the Journal Intelegence itu mengambil data dari survei yang dilakukan oleh Biro Tenaga Kerja USA yang mewawancarai 7.403 warga USA sejak 1979. Berdasarkan data Yang terkumpul pada 2004, mereka yang kini berusia sekitar 40 tahun tidak menunjukan ada hubunganya antara kepintaran dengan kekayaan “IQ anda tidak ada hubungan sama sekali dengan jumlah harta yang anda miliki, Pandai tidak mengatasi kesulitan keuangan” (AFP/Bas/X-7)

Penelitan ini menggugurkan penelitan sebelumya yang menyatakan orang pintar cenderung mempunyai uang lebih banyak. Namun, menunjukan adanya perbedaan antara gaji yang tinggi dengan kekayaan secara keseluruhan. “Secara rata-rata perbedaan pendapatan orang yang mempunyai IQ normal dan yang ber IQ tinggi adalah US$ 6.000 dan US$ 18.500,” tegasnya. Tetapi, lanjutnya jika diukur total kekayaan secara keseluruhan dan kemungkinan mendapatkan kesulitan keuangan antara orang yang cerdas dan biasa-biasa saja hampir sama.

Usia produktif ada yang mengatakan adalah 30 tahun sampai 40 tahun, diusia tersebut, seseorang akan mempunyai tanggung jawab, karena sudah berkeluarga. Jika dihubungkan dengan teori kebutuhan Abraham Maslow, bahwa pada level pertama adalah kebutuhan sandang, pangan dan papan. Hal itu dapat dicapai oleh seseorang yang sudah punya tanggung jawab terhadap keluarganya.

Penulis melihat dan mengamati disekitar pergaulan teman-teman ( dikalangan para akademisi ), memang yang pandai bisa mencari kiat untuk mencetak uang, dengan melakukan penelitian, pengabdian masyarakat, atau dapat dikatakan melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. Hubungan pertemanan, bisa mengajar diberbagai perguruan tinggi ( karena yang bersangkutan memang pandai ), secara nggak langsung menambah pundi-pundi keuangannya. Ada jenjang pendidikan di perguruan tinggi, yaitu S1, S2 dan S3, hal itu secara tidak langsung mempengaruhi struktur gaji, golongan dan ruang akan berbeda standard gajinya. Bahkan yang pandai bisa mencapai S3 serta bergelar gurubesar, usia pensiun bisa mencapai 70 tahun.  Hal itulah yang penulis simpulkan bahwa yang pintar, akan bisa menambah pendapatan, jika kreatif melakukan tri dharma perguruan tinggi, misalnya hibah-hibah penelitian, pengabdian masyarakat. Ternyata penulis bisa salah, bahwa tidak semua orang pintar adalah bisa mencetak uang, alias kaya. Diambil dari beberapa sumber

(detikNews)

 

Beberapa teman  yang berbisnis nanya, apa beda balik modal dan titik impas ? secara oret-oretan teman harus membuat bisnis plan    ( perencanaan bisnis ) untuk menghitung titik impas dan teman-teman  yang minta dibuatkan bisnis-plan kadang terperanjat saat dengan muka serius saya bilang, ”sebenarnya yang menjalankan bisnis kalian jadi sedikit banyak bisa membuat bisnis plan,begini teman-teman,   bahwa BEP business-plan anda adalah sekian bulan dan balik modalnya adalah sekian tahun” lalu biasanya mereka langsung kegirangan ”hah ? kok bisa balik modal-nya cepet begitu?” nah ada teman yang bingung, ada juga  yang jadi paham karena sebenarnya BEP itu beda dengan balik modal.

Memahami Istilah BEP Dengan Lebih Mudah
BEP (Break Even Point), dari suku katanya dapat di terjemahkan dalam pengertian menurut versi saya adalah ”dimana telah terjadi keseimbangan (even) berupa titik (point) patahan (break) pertemuan pada grafik antara biaya operasional dengan pendapatan”. Kalau dalam bahasa ilmiah Total Revenue bertemu dengan Total Cost. Kalau kita menjual barang ( jasa dagang) atau membuat barang( industry ), kita akan menetapkan jumlah barang yang kita jual atau kita buat  (= Q), barang tersebut pasti diberi harga ( = P ), jadi Total Revenue = Q x P, sedangkan barang itu akan mengeluarkan biaya-biaya, apakah biaya tetap, biaya variabel,  biaya-biaya itu di total yaitu Total Cost. Jadi dapat dikatakan BEP, bila Total Revenue  = Total Cost

Apa Itu BEP ?

Apa itu BEP? BEP adalah singkatan dari Break Even Point. Dalam ilmu ekonomi, terutama akuntansi biaya, titik impas (break even point) adalah sebuah titik dimana biaya atau pengeluaran dan pendapatan adalah seimbang sehingga tidak terdapat kerugian atau keuntungan. Namun, kalau saya tanya ke beberapa orang, ternyata belum semua paham tentang BEP ini bahkan keliru mengartikannya.

Ketika saya bertanya kepada beberapa orang, “apa itu BEP?” Kebanyakan menjawab dengan, “Balik modal.” Jawaban ini tidak tepat, sebab BEP bukan balik modal melainkan merupakan titik impas. Lalu, apa bedanya?

 Mari kita berilustrasi :Ketika Anda berbisnis, maka Anda akan menyediakan modal. Misalnya untuk sewa toko, renovasi bangunan atau membeli perabotan dan lain sebagainya. Balik modal artinya dari keuntungan pemasukan usaha Anda, seluruh modal yang telah Anda keluarkan akhirnya bisa kembali. Ini dalam istilah keuangan disebut Return On Investment atau disingkat ROI.

 

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Nah, berbeda dengan BEP, ketika Anda berbisnis, pasti ada biaya operasional. Biaya operasional ini ada dua macam biaya utama, yakni biaya tetap dan biaya variabel atau tidak tetap. Mengapa disebut tetap? Karena menghitung biaya ini dilihat dari segi penjualan usaha. Misalnya katakanlah untuk bisnis ini Anda harus sewa toko. Per bulannya misalnya tiga juta  rupiah. Maka kalaupun Anda tidak berhasil menjual barang dagangan Anda, Anda tetap harus mengeluarkan biaya sewa toko itu. Nah, ini namanya biaya tetap. Jadi, anggap saja usaha Anda sepi dan tidak ada pendapatan, tetap ada pengeluaran yang harus dikeluarkan. Ini biaya tetap.

 

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Namun ketika ada proses penjualan atau transaksi, maka ada biaya lain. Misalnya ketika Anda menjanjikan harus mengirimkan ke pelanggan, atau hal lain yang harus dilakukan karena adanya transaski itu. Ini adalah biaya variabel. Semakin banyak order atau penjualan, maka biayanya juga meningkat. Ini disebut biaya variabel.

Maka, dalam proses berbisnis ini, biaya operasional Anda adalah biaya tetap ditambah dengan biaya variabel. Jika Anda masih bingung soal ini, maka saya akan coba kasih contoh lain.

 

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Kita hidup kan harus makan dan minum. Anggap saja Anda tidak bekerja, toh pasti akan ada biaya yang keluar. Misalnya sehari-hari Anda hanya tinggal di rumah saja, tetap ada biaya yang harus Anda belanjakan untuk keperluan Anda hidup. Ini adalah biaya tetap. Tapi begitu Anda mau berbuat sesuatu, misalnya mau bekerja sekalipun, maka ada biaya variabel yang keluar, misalnya untuk naik angkot atau beli BBM dan lainnya. Setiap kali kita mau pergi, maka ada biaya juga yang harus dikeluarkan. Ini menjadi biaya variabel. Kalau Anda tidak pergi, ya tidak keluar biaya apa-apa, tapi toh untuk bisa hidup maka Anda harus keluar biaya juga. Inilah biaya tetap dan biaya variabel.
Nah, jika Anda mulai paham apa yang dimaksud dengan biaya tetap dan biaya variabel, di mana jumlahnya merupakan biaya operasional, jika dihubungkan dengan aktivitas bisnis kita yakni penjualan, maka akan ada biaya keluar tiap barang yang kita jual. Misalnya, saya buka rumah makan. Tak ada penjualan apa-apa, ada biaya tetap (bayar pegawai, bayar listrik, dan sebagainya), misalnya Rp 200.000,- per hari. Begitu ada penjualan, tiap porsi yang saya jual, ada biaya yang harus saya keluarkan sebesar Rp 10.000,-. Ini untuk biaya beli beras, beli sayur, bumbu dan lainnya. Nah, jika misalnya saya bisa menjual 10 porsi, maka ada biaya variabel yang harus saya keluarkan sebesar Rp 100.000,-. Jadi total biaya saya adalah 300.000,-. Namun setiap porsi makanan yang saya jual, saya mendapatkan Rp 20.000,- maka, kalau saya menjual 10 porsi, biaya saya adalah Rp 300.000,- dan pendapatan saya Rp 200.000,-. Berarti saya belum impas. Untuk bisa impas atau mencapai titip impas (BEP), maka biaya saya harus sama dengan pendapatan saya. Nah berapa titik impasnya? Ini memang ada rumusnya untuk menghitung.

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

Kalau kita tahu berapa biaya tetap (FC) dan tahu berapa biaya operasioal (VC), dan tahu berapa harga jual barang kita (P), maka rumusnya adalah: FC+ (VC x Q) = P x Q à Q = Quantity
Maka dari contoh tadi:

Kita pakai rumus tradisional: FC + (VC x Q ) = P x Q

Rp 200.000,- + (10.000 x Q) = 20.000 x Q
200.000 = (20.000 x Q) – (10.000 x Q)
200.000 = 10.000 x Q
Q = 200.000 / 10.000
maka  Q = 20.
Jadi kalau Anda berhasil menjual 20 porsi, maka Anda akan mendapatkan penghasilan Rp 400.000,- dan biaya Anda (tetap + variabel) adalah Rp 200.000,- ditambah Rp 200.000 (ini dari Rp 10.000 x 20), maka total biayanya adalah Rp 400.000,- Jadi ini impas. Anda tidak untung dan tidak rugi.

Hitunganya begini : Total Revenue = Total Cost

P   x  Q                       =    FC     +   VC  ( Q )

Rp.20.000,- x 20        =  Rp.200.000,- + Rp.10.000,- ( 20 )

        Rp.400.000,-     =  Rp.200.000,- + Rp.200.000,-

        Rp.400.000,-    sama dengan  Rp.400.000,-  jadi impas 
Nah, jika Anda bisa menjual lebih dari 20 porsi, barulah Anda memperoleh untung. Anda bisa hitung kalau misalnya Anda bisa menjual 30 porsi makanan. Dengan perhitungan sbb :

Total Revenue      >   Total Cost
Rp.20.000 x 30 porsi  > Rp.200.000,- + Rp.10.000,- (30 )

Rp.600.000,-            >   Rp.500.000,-   jadi memperoleh untung Rp.100.000,-
Inilah pentingnya mengetahui BEP, supaya kita bisa memasang target harus menjual minimal berapa tiap hari atau bulannya. Anda harus tahu BEP tiap harinya berapa, atau bisa juga BEP tiap bulannya berapa. Ini bebas Anda tentukan sendiri. Yang pasti, Anda harus tahu, pada penjualan berapa banyak titik impas itu terjadi. Dengan demikian, Anda bisa menentukan bahwa bisnis Anda itu menguntungkan atau tidak.

Ada 3 Hal Pokok Dalam Perhitungan BEP

Ketika anda ingin memulai sebuah usaha, ada tiga hal pokok yang harus anda pertimbangan atau perhitungkan yaitu : Produk, Modal dan Pasar.  Dalam pembahasan kali ini pembahasan hanya difokuskan pada modal. Adapun untuk 2 pokok lainnya akan dibahas dalam kesempatan yang lain.

Dengan memiliki modal anda akan dapat membeli peralatan untuk berproduksi, membeli bahan baku, membayar gaji pekerja dan membuat program marketing seperti halnya pemasangan iklan di media massa baik cetak maupun elektronik.

Modal atau untuk lebih membumi, marilah kita sebut modal menjadi uang. Sumber uang bagi anda seorang pengusaha tentunya beragam untuk setiap orang seperti dari simpanan/tabungan, warisan keluarga, pinjaman dari kerabat/sahabat dan pinjaman dari lembaga keuangan. Pada umumnya sumber uang dari selain lembaga keuangan tidak terlalu ribet dengan urusan administrasi dan studi kelayakan usaha, karena anda memiliki hubungan kekerabatan dan emosional yang cukup dekat dengan sumbernya, sehingga mereka akan sangat mempercayai anda.

Sebaliknya pinjaman yang diperoleh dari lembaga keuangan baik itu bank dan non bank, ketika anda mengajukan kredit, anda diwajibkan untuk memaparkan studi kelayakan usaha yang intinya harus dapat menyakinkan pihak kreditor, bahwa usaha anda pantas untuk dibiayai dan memiliki prospek yang positif. Salah satu indicator yang umum digunakan oleh kreditor adalah tingkat Breakeven Point (BEP).

Selanjutnya untuk menyamakan persepsi, mari kita bahas apa sebenarnya disebut dengan BEP. Dalam bahasa umum, BEP dapat disebut juga sebagai Titik Pulang Pokok. Titik Pulang pokok memiliki makna saat/kapan modal yang digunakan akan kembali. Dalam menghitung “saat atau kapan” ini, ada dua metode penghitungan yang dapat kita pilih yaitu saat jumlah produksi mencapai berapa unit dalam hal ini disingkat dengan (Q) ? Atau saat total penjualan mencapai berapa harga berapa rupiah atau disingkat dengan (P)?

Adapun rumus/formula dari dua metode tersebut diatas adalah sebagai berikut :

1.            BEP dalam Unit        = (Biaya Tetap) / (Harga per unit – Biaya Variable per Unit)

2.            BEP dalam Rupiah    =  (Biaya Tetap) / (Kontribusi Margin per unit / Harga per Unit)  

               Atau  BEP dalam Rupiah   = ( Biaya Tetap) / 1  -  Biaya variabel / Harga  

Tergelitik untuk membuat artikel tentang pelurusan beberapa istilah yang salah kaprah antara ”BEP dengan Balik Modal” dalam dunia usaha, terutamanya bagi rekan-rekan yang konon katanya menggeluti dunia usaha dengan alasan tidak laku kerja atau selalu ”merasa” lebih pintar dari atasan sehingga hoby berantem sama bosnya, seperti saya contohnya yang serba pemula kadang sok yes.( Diambil dari bukuku ( Manajemen Operasional ) dan dari beberapa sumber )

 

 

 

Ada mahasiswaku bernama May Dayna, aku jadi ingat besok tanggal 1 Mei merupakan hari libur Nasional memperingati Hari Buruh.

Ditetapkannya 1 Mei sebagai hari libur nasional tidak menyurutkan semangat para buruh untuk terus berdemonstrasi menyuarakan tuntutan-tuntutan mereka. “Apalagi tahun ini adalah tahun penting bagi bangsa Indonesia yang mendapatkan presiden baru, yang akan membawa Indonesia lebih baik lima tahun ke depan,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Said mengatakan tema besar May Day 2014 adalah “Menata Ulang Indonesia, Mewujudkan Negara Sejahtera”

Tuntutan yang akan disuarakan pada demonstrasi besar 1 Mei mendatang yakni:

1. Naikkan upah minimum 2015 sebesar 30 persen dan revisi kriteria hidup layak (KHL) menjadi 84 item.
2. Tolak penangguhan penetapan upah minimum.
3. Jalankan jaminan pensiun wajib bagi buruh pada Juli 2015.
4. Jalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat dengan cara mencabut Peraturan Menteri Kesehatan nomor 69/2013 tentang tarif, ganti INA CBG’s dengan Fee For Service, dan audit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
5. Hapus outsourcing, khususnya di perusahaan milik negara.
6. Sahkan Rancangan Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga (PRT) dan revisi Undang-undang Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia.
7. Cabut UU Organisasi Masyarakat, dan ganti dengan RUU Perkumpulan.
8. Angkat pegawai dan guru honorer menjadi pegawai negeri sipil serta salurkan subsidi Rp 1 juta per orang per bulan dari anggaran negara untuk guru honorer.
9. Sediakan transportasi dan perumahan murah untuk buruh.
10. Jalankan wajib belajar 12 tahun dan bea siswa untuk anak buruh hingga perguruan tinggi(PINGIT ARIA).

Perjuangan Buruh Selama 15 Tahun untuk Outsourcing dan Jaminan Hari Tua serta Keselamatan & Kesehatan Pekerjanya:

Nyumarno mengatakan tahun ini adalah tahun bersejarah karena untuk pertama kalinya buruh akan memperingati May Day sebagai libur nasional. “Hal ini tak terlepas dari perjuangan buruh selama 15 tahun,” kata dia.
Meski tuntutan Hari Buruh Internasional Mei May Day sebagai hari libur nasional dipenuhi mulai buruh tetap menggelar aksi turun ke jalan Mereka menyerukan berbagai tuntutan kesejahteraan buruh pada Mei di Yogyakarta Kenyataannya buruh di wilayah DIY belum sejahtera Hak-haknya masih ada yang dilanggar kata Koordinator Umum Koalisi Rakyat Bersatu KRB Ristu kemarin Persoalan perburuhan di DIY adalah masih ada tenaga outsourcing dan upah buruh yang dinilai masih rendah.

Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 (SBSI92), Sunarti, mengatakan bahwa dirinya bersama ribuan buruh yang datang ke kantor Kementerian Keuangan menuntut pencairan dana JHT. Mereka beranggapan, dengan diberlakukannya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) per tanggal 1 Januari 2014, maka dana JHT mereka akan dipermainkan untuk kebutuhan politik dan Pemilu 2014.

“Kami mau menarik dana JHT kami. Kami tidak mau uang kami dipakai untuk pemilu,” kata Sunarti di depan kantor Kementerian Keuangan, Kamis, 19 Desember 2013. Ia mengatakan, ketidakjelasan pengalihan dana JHT Jamsostek yang sudah sebesar Rp 147 triliun kepada BPJS SJSN dan ketidakjelasan penanggung jawab dana tersebut menjadi kekhawatiran bahwa dana itu akan menjadi bancaan politik.
Para buruh dalam aksi massa kali ini menuntut pemerintah mengeluarkan dana JHT yang sudah mereka setorkan ke PT Jamsostek selama ini. Mereka tidak mempercayai bahwa uang yang telah mereka setorkan itu akan benar-benar digunakan untuk jaminan kesehatan mereka melalui BPJS SJSN. Sebab, berdasarkan Pasal 17 Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional disebutkan bahwa penerima jaminan sosial adalah mereka yang membayar iuran.
Massa buruh yang berdemonstrasi merupakan gabungan dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 (SBSI92), Serikat Pekerja Nasional (SPN), SPSI, Gas Permindo, GASPEM, Dewan Kesehatan Rakyat, GSBI, dan SRMI.( MAYA  NAWANGWULAN).

Sementara itu, meski juga tidak berencana melakukan aksi turun jalan, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri, Yusuf Saputro, mengeluarkan seruan perlindungan jurnalis dan peningkatan kesejahteraan terhadap perusahaan media. Meski disuarakan terus oleh serikat pekerja media dan organisasi jurnalis, hingga kini perlindungan dan jaminan kesejahteraan yang diberikan perusahaan media masih memprihatinkan. “Jurnalis seperti tak punya nilai tawar sama sekali terhadap perusahaan,” kata Yusuf.
Bahkan untuk urusan yang sangat mendasar terkait dengan keselamatan dan kesehatan pekerjanya, masih banyak perusahaan media yang abai. Hal ini terukur dari tidak adanya perlindungan asuransi kesehatan untuk rawat jalan dan inap kepada jurnalis. Alih-alih memberikan perlindungan, perusahaan justru melimpahkan urusan itu kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial pemerintah dengan premi yang dibayar sendiri atau dipotong dari honor bekerja. (HARI TRI WASONO)

Beda Pendapat (  May Day Merugikan Industri )

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Sarman Simanjorang menyayangkan Keputusan Presiden yang menjadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Ia berpendapat, tak ada kepentingan mendesak untuk meliburkan kegiatan industri pada peringatan Hari Buruh.

“Urgensinya tidak ada,” kata Sarman melalui siaran pers, Rabu, 30 April 2014. Menurut dia, penetapan hari libur pada 1 Mei di negara lain tak bisa dijadikan pertimbangan untuk melakukan hal serupa karena perbedaan kondisi.

Sarman mengatakan seharusnya pemerintah ingat akan penilaian World Economic Forum (WEF) yang menyatakan daya saing Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan internasional ataupun lingkungan regional ASEAN. Indonesia berada di peringkat ke-50 dari 144 negara. Posisi ini berada jauh di bawah Singapura yang menempati urutan kedua, Malaysia di nomor ke-25, Brunei Darussalam pada urutan ke-28, dan Thailand yang menempati posisi ke-38.

Sarman berujar, seharusnya pemerintah mengeluarkan peraturan yang mewajibkan perusahaan industri mengisi Hari Buruh dengan kegiatan internal seperti pelatihan sumber daya manusia, olahraga, dan kesenian. Dia menganggap acara tersebut lebih bermanfaat ketimbang meliburkan industri.

Selain itu, Sarman mengatakan, menjadikan Hari Buruh sebagai hari libur juga merugikan pengusaha. Ia mencontohkan, perusahaan padat karya bidang garmen akan mengalami kerugian lantaran target hasil produksi tidak tercapai.
Untuk menghindari pembayaran sanksi, perusahaan harus menerapkan lembur dengan pembayaran gaji dua kali lipat. “Bayangkan berapa besar kerugian yang harus ditanggung dunia usaha akibat proses yang berhenti,” ujarnya( LINDA HAIRANI)

Tanpa May Day

Ribuan buruh perusahaan rokok di Jawa Timur  dipastikan tak akan melakukan aksi turun jalan memperingati Hari Buruh. Pihak perusahaan menyatakan tak bertanggung jawab atas aksi yang dilakukan di luar pabrik dan tanpa pemberitahuan terlebih dulu.
Perusahaan tidak akan mengekang pekerjanya untuk memperingati Hari Buruh besok. Asalkan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak perusahaan agar tertata dengan baik.

Namun jika ada perwakilan pekerja perusahaan  yang tetap melakukan aksi di luar pabrik dan tanpa pemberitahuan, manajemen Perusahaan tak akan bertanggung jawab atas mereka. Saat ini sebanyak 40 ribu pekerja Perusahaan  tergabung dalam tiga serikat pekerja dengan dua di antaranya Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

Alternatif lain di hari May Day :

Wahana permainan  Di Sentul, memberikan potongan harga tiket masuk sebesar 30 persen bagi setiap buruh dan karyawan yang akan menghabiskan waktu liburan, bertepatan dengan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada setiap tanggal 1 Mei.

“Kami memberikan promo spesial May Day, yang hanya berlaku di tanggal 1 Mei 2014 dan kebetulan merupakan bagian dari liburan akhir pekan yang cukup panjang berupa potongan harga tiket masuk sebesar 30 persen,” kata Marcomm Public Relations Perusahaan Permainan di kawasan Sentul Nirwana Sentul City, Minia Artpita Barus, saat dihubungi, Rabu, 30 April 2014.

Dia mengatakan potongan harga tiket masuk ke Wahana ini  sebagai bentuk dukungan terhadap buruh dalam memperjuangkan nasib dan hak-haknya yang diperingati oleh para buruh setiap tanggal 1 Mai. “May Day di Wahana tsb  memberikan potongan harga 30 persen dari harga yang berlaku, Rp 200 ribu,” kata dia.

Potongan harga tiket masuk ke Wahana tsb, pengunjung hanya cukup menunjukkan kartu identitas karyawan (ID Card). “Dengan menunjukan ID tersebut pengunjung hanya cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 140 ribu dari harga normal sebesar Rp 200 ribu,” kata dia.

Minia mengatakan setelah memdapatkan harga promo May Day tersebut, pengunjung sudah bisa menikmati 31 wahana yang ada di  Park, Sentul, di antaranya Air Race. “Wahana yang baru pertama kalinya ada di Indonesia ini, pastinya akan memacu adrenalin setiap pengunjung yang mencobanya,” kata dia.(M. SIDIK PERMANA)

Aku mempunyai anak lelaki yang bekerja di salah satu perusahaan Perancis di Jakarta yang tidak  ikut berpartisipasi berunjuk rasa, dia lebih memilih liburan dengan keluarga dari pada ikut berdemo, kenapa aku tanyakan, dan aku bisa menarik kesimpulan, segala tuntutannya ( para pekerja di perusahaan Minyak Perancis ) sudah terpenuhi ?

 

Lagu itu berkumandang disetiap tanggal 21 April saat aku sekolah SD dahulu Sekolah Rakyat, sampai aku mengajar di STIE sampai sekitar tahun 2000, saat ini di tempat aku mengabdikan diri sudah tidak terdengar lagi lagu Ibu Kartini.

Tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini. Ya, R.A Kartini, pahlawan nasional yang memperjuangkan emansipasi wanita dan kesetaraan gender. Dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang (Door Duisternis Tot Licht), Kartini berjuang agar wanita mendapatkan persamaan hak dalam berbagai ranah kehidupan, khususnya pendidikan dan harus tetap menjunjung tinggi kodrat kewanitaannya.

Dan kini, entah siapa yang memulai dulu, Hari Kartini selalu diperingati dengan simbol-simbol kewanitaan, seperti pakaian baju daerah, parade baju daerah, lomba memasak, lomba busana, lomba merias. Hari Kartini hampir identik dengan pakaian daerah. Apalagi di sekolah-sekolah, dan kini merambah di perkantoran. Peringatan Hari Kartini hanya terbatas pada seremoni, tanpa menyentuh aspek substansi tentang makna emansipasi wanita.

Hari Kartini, di berbagai daerah diperingati dengan cara menggunakan baju adat daerah-daerah yang ada di Indonesia. Entah kenapa juga, apakah ada relasi antara baju adat dan perjuangan R. A. Kartini itu sendiri.

Jadi sebenarnya apa makna hari Kartini sebenarnya? Apakah bajunya? Kadang kita lupa akan makna dari hal-hal yang kita peringati. Padahal negara ini bisa lahir dan terus bertumbuh akibat momentum-momentum bersejarah.

Setidaknya, momentum ini bisa membuat rasa nasionalisme kita ada dan bertumbuh, untuk menyegarkan semangat kita untuk membangun bangsa kita, dan terutama kota kita tercinta, dan tidak menyerah dengan keadaan yang serba sulit seperti saat ini.

Menengok Sejarah Ibu Kartini

 

Raden Adjeng Kartini adalah putri dari golongan bangsawan Jawa “Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat”, Bupati Jepara pada saat itu berkuasa. Kartini lahir di Jepara, tanggal 21 April 1879 dan wafat pada tanggal 17 September 1904 di Rembang.

Raden Adjeng Kartini sang Pahlawan Nasional Indonesia sebagai pelopor perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita di Indonesia.

Dari tahun ke tahun sejauh yang kita ingat setiap hari Kartini disekolah diwajibkan memakai pakaian adat daerah dari berbagai pelosok tanah air atau kegiatan‐kegiatan yang berkaitan dengan kewanitaan. Dimana kaum perempuan bisa sekolah setinggi‐tingginya, dan mendapatkan hak yang sama dengan kaum pria. Sudah pernah ada Presiden wanita, ada pilot wanita, supir bis wanita, sampai tukang becak wanita, dan masih ada peran-peran wanita yang sebenarnya diperankan oleh pria.

Tapi Ironisnya justru setelah sekian lama kondisi kaum perempuan saat ini masih banyak yang jauh dari harapan, ada yang mandiri seolah‐olah bisa hidup tanpa kaum pria,atau kaum perempuan menjadi budak di negeri orang dan menjadi bahan pelecehan atau diperjual belikan. Yang seharusnya adalah kesetaraan,saling menghormati, saling mendukung,dan saling menjaga kebebasan secara manusiawi. Memang ada sebagian masyarakat yang mengatakan wanita ( istri)itu hanya pendamping suami ( konco wingkin ), sepertinya nggak boleh tampil kedepan, wanita itu tidak bisa sebagai pemimpin seorang pria, kodrat wanita hanya sebagai pendamping ( orang no.2) dan masih banyak lagi, mengkebiri peran seorang wanita. Tetapi dengan berjalannya waktu, peran itu sudah bertambah, walau prosentasenya kecil.

Semoga makna Kartini ditahun ini dan juga tahun‐tahun mendatang bukan sekedar memperingati dengan kegiatan‐kegiatan tapi muncul Kartini‐Kartini baru yang melegenda seperti Ibu Kartini. Sebuah bangsa akan maju tergantung pada kualitas perempuan.Dan dibalik suksesnya sebuah keluarga biasanya ada seorang perempuan yang kuat, dan tabah memikul beban sebagai seorang istri, seorang ibu, seorang karyawati dan seorang wanita yang baik berkepribadian. ( diambil dari beberapa sumber )

 

 

 

Kualitas Manusia Indonesia

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;}

Di era yang sudah semakin maju ini, atau biasa disebut dengan Era Globalisasi, Sumber Daya Manusia ( SDM ) harus lebih ditingkatkan kualitasnya agar dapat bersaing dengan yang lainnya. Semakin berkualitas SDM sebagai pribadi-pribadi maka akan semakin maju pula pribadi tersebut untuk bersaing. Maka dari itu, pengembangan Sumber Daya Manusia guna mendapatkan SDM yang bekualitas dan mempunyai daya saing merupakan hal yang harus diperhatikan oleh pribadi-pribadi itu sendiri, seandainya masing-masing pribadi ingin bersaing.

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

Pengembangan kualitas SDM pribadi-pribadi  haruslah dilakukan sejak dini. Tidaklah mudah memang karena membutuhkan tenaga dan biaya yang tidak seberapa. Apalagi harus ada kesadaran masing – masing pribadi untuk membuat diri mereka menjadi seorang pribadi yang berkualitas.
Seperti saat ini, Indonesia sudah mengakui kualitas pribadi, yang tidak hanya melalui jalur akademi, tetapi bisa seni ( nyanyi, komedi, tari ) yang sudah ada ajang kompetisinya, dan ternyata disambut oleh masyarakat sedemikian  hebatnya, seperti ajang persaingan seni suara ( Indonesia Idol, Academy Dangdut , Stand up Comedy, dll ), itu adalah juga salah satu pengembangan kualitas hidup pribadi-pribadi.

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;}

Sumber Daya Manusia yang berkualitas adalah semua pribadi manusia yang memiliki bakat, kreativitas, potensi, tenaga, imajinasi, kemampuan untuk memajukan diri, tangguh dan ulet, mandiri, terampil, memiliki tanggung jawab, berorientasi ke masa depan, disipilin, berbudi, mampu bekerjasama dan pantang menyerah.           Kualitas SDM yang seperti itulah yang dibutuhkan oleh setiap pribadi-pribadi agar dapat membangun pribadinya masing – masing menjadi lebih maju. Setiap pribadi yang telah maju akan membuat percaya diri.

 

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;}

Pengembangan SDM yang berkualitas, bukannya tanpa hambatan. Banyak hambatan yang harus dihadapi untuk membangun SDM yang berkualitas tersebut. Belum siapnya setiap pribadi-pribadi untuk memanfaatkan peluang dan memenangkan persaingan yang ada merupakan masalah utama dan harus segera diselesaikan. Dan lagi di era globalisasi saat ini, dimana perkembangan teknologi sudah semakin maju, masih banyak SDM di setiap pribadi di Indonesia yang belum mengenal teknologi yang ada. Sehingga pembangunan SDM berkualitas yang berorientasi teknologi merupakan hal yang harus dipikirkan untuk sekarang ini dan masa depan nantinya.

 

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;}

Tulisan ini disusun untuk mengingatkan kita semua bahwa keberhasilan, kesuksesan karir, maupun peningkatan kinerja setiap pribadi-pribadi yang notabene merupakan sumber daya manusia (aset terpenting dalam suatu organisasi),  tidak hanya dipengaruhi aspek-aspek yang berkaitan dengan kompetensi, motivasi, promosi dan mutasi, atau remunerasi semata. Bahwa ada aspek lainnya yang tak kalah pentingnya, bahkan bersifat fundamental, namun seringkali terabaikan dalam kajian-kajian seputar pengembangan sumber daya manusia. Aspek tersebut adalah relasi, khususnya relasi dengan pasangan hidup yang mewarnai aktifitas dan produktifitas individu bersangkutan hari demi hari.

Manusia adalah Makluk Sosial

Kita sebagai pribadi-pribadi sangat membutuhkan orang lain sebagai relasi.

Relationship” atau berikutnya kita sebut saja sebagai relasi, merupakan kata penuh makna yang menjadi pondasi yang merupakan tempat dibangunnya seluruh aspek kehidupan kita, karena manusia memiliki fitrah sebagai makhluk sosial. Relasi menyatukan kita satu sama lain dan membuat kehidupan ini menjadi penuh arti. Kualitas relasi akan menentukan berapa besar kinerja dan kontribusi yang dapat kita berikan dalam keberadaan kita sebagai insan di muka bumi. Kebahagiaan dan kualitas kehidupan kita pun sangat ditentukan olehnya.

Kita hidup di jaman yang serba sibuk. Walaupun berbagai teknologi menjanjikan kemudahan dan efisiensi, ternyata waktu kita semakin terserap oleh berbagai aktifitas, hobi, maupun urusan yang membuat kita justru lebih sibuk dari sebelumnya. Sepintas, semua aktifitas tadi kelihatannya diperlukan dan masuk akal, namun seringkali kesibukan ini akhirnya mengikis relasi kita. Kita terus menerus berpindah dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya dan tanpa disadari kita tidak lagi bisa menikmati relasi kita dengan orang yang kita cintai. Begitu banyak terbuangnya alokasi waktu yang seharusnya untuk menikmati kebersamaan dan berbagi pengalaman dalam suatu hubungan yang indah yang membawa arti dan kebahagiaan dalam hidup. Pada gilirannya, kesibukan-kesibukan tersebut mengubah kita dari yang alamiahnya sebagai ‘human being’ menjadi sekedar ‘human doing’. Memang seperti penulis, yang notabene sebagai tenaga pengajar, sekaligus sebagai ibu rumah tangga, dan tidak lepas dari kesibukan organisasi ( baik dikampus maupun di RT/RW ), tidak lepas dari hubungan relasi. Dikampus berhubungan dengan para akademisi ( Dosen dan karyawan ), di kampung sebagai salah satu penaggung jawab pokja di RW tempat penulis domisili. Kalau kita tidak memanfaatkan sebaik-baiknya hubungan dengan relasi, hidup tidak akan human being tetapi human doing, jadi kaku dan tidak sebagai mahluk sosial.

Strategi Memperkokoh Relasi

Untuk membina relasi yang kokoh, kita tidak harus pandai bicara, berpendidikan tinggi, ataupun kaya raya. Tak jarang orang-orang yang demikian justru tidak memiliki kualitas relasi yang baik. Relasi adalah milik kita yang hakiki, dan semuanya bergantung pada bagaimana kita membangunnya.

Membangun relasi yang kokoh adalah sebuah perjalanan hingga akhir hayat. Tiada titik dimana kita dapat berhenti dan mengklaim bahwa “Saya telah berhasil membangun relasi yang baik, dan sekarang saatnya berhenti!”. Jika ini yang kita anggapkan, berarti detik itu kita tengah berada pada titik kulminasi, dan mulai detik berikutnya kita akan mengalami penurunan kualitas. Relasi diciptakan detik demi detik, bahkan dari apa yang kita lakukan detik sekarang ini.

Sebagaimana sering diungkapkan sebelumnya, membangun relasi adalah seumpama membawa bahtera dalam mengarungi samudera raya nan luas. Kemana arah tujuan berlayar adalah sangat penting karena hal ini menentukan segala sesuatunya dalam perjalanan bahtera. Jangan biarkan nahkoda dan semua awaknya larut dalam keasyikan alunan ombak dan membiarkan bahtera hanyut terbawa arus gelombang, lupa bahwa mereka perlu menetapkan tujuan sejak awal dan mengarahkan perahu agar selalu tertuju pada pulau harapan.

Proyeksi Pribadi pada Organisasi

Jika kita konsekuen dengan ucapan bahwa kita ingin maju maka pribadi-pribadi harus siap dan mampu menjadi pribadi yang mempunyai pemimpin yang bisa membuat kita semakin maju. Organisasi yang hebat, ternyata terdiri dari pribadi-pribadi yang hebat. Seperti ditempat penulis pengabdikan diri, mendapatkan kepercayaan masyarakat ( baik tim penilai maupun penikmat pendidikan) mendapatkan nilai akreditasi A itu tidak mudah, banyak kisi-kisi nilai yang harus dipersiapkan untuk dinilai. Hal ini, kalau tidak ada kerjasama yang baik antar relasi, juga doa yang tulus dari organisasi dan pribadi-pribadi,tidak akan tercipta nilai A yang bagus bagi suatu akademisi.

 

 

 

Ternyata Pertidaksamaan linear dapat digunakan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan kita sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memberikan permodelan masalah tersebut ke dalam model matematika.

Sebagai ilustrasi kita  perhatikan permasalahan berikut ini.

Pak Bambang adalah seorang pedagang roti. Beliau menjual roti menggunakan gerobak yang hanya dapat memuat 600 roti. Roti yang dijualnya adalah roti keju dan roti meises  dengan harga masing-masing adalah Rp 5.500,00 dan Rp 4.500,00 per bungkusnya. Dari penjualan roti ini, beliau memperoleh keuntungan Rp 500,00 dari sebungkus roti keju dan Rp 600,00 dari sebungkus roti meises. Apabila modal yang dimiliki oleh Pak Bambang adalah                  Rp 600.000, buatlah model matematika dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya!

Permasalah di atas dapat dimodelkan dalam bentuk matematika dengan menggunakan sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Dengan memisalkan banyaknya roti keju dan roti meises  secara berturut-turut sebagai x dan y, dan kita harus membuat model tersebut melalui 3 fungsi, yaitu Fungsi Tujuan ( obyective function), Fungsi batasan ( Constraint Function ) dan Fungsi batasan Non Negative ( Assumtion Function ),maka diperoleh persamaan sebagai berikut.

Ft Maksimumkan Z =  500 x + 600 y

Fb                        1)            x +        y ≤ 600

                            2)   5.500 x + 4.500 y≤ 600.000

Fbnn                                   x; y ≥               0

Sehingga apabila dituliskan dalam bentuk sistem pertidaksamaan akan menjadi seperti berikut ini.

Dua pertidaksamaan yang terakhir (baris ketiga) menunjukkan syarat dari nilai x dan y. Karena x dan y secara berturut-turut menyatakan banyaknya roti, maka tidak mungkin nilai x dan y bernilai negatif.

Sedangkan fungsi yang lain akan ditentukan nilai maksimumnya (nilai optimum). Fungsi tersebut dapat dituliskan dalam persamaan matematika sebagai berikut.

f(x,y) = 500x + 600y

Tujuan dari permasalahan ini adalah mencari nilai x dan y yang menjadi anggota himpunan penyelesaian dari sistem pertidaksamaan, serta membut fungsi f(x,y) = 500x + 600y bernilai optimum (maksimum).

Ya, kita telah berhasil merumuskan masalah di atas ke dalam suatu model matematika. Dari ilustrasi di atas, dapatkah kalian menyimpulkan pengertian dari model matematika?

Penyelesaiaanya :

Persamaan 1)  x + y  =  600    à   maka x = 600 dan  y = 600

Persamaan 2) 5.500 x  + 4.500 =  600.000 à maka x = 109,09  dan y = 133,33

Bila menggunakan model grafik, terdapat 2 daerah yang Pak Bambang menawarkan Rotinya yaitu daerah A dan daerah B.

Didaerah  A, Pak Bambang memperoleh laba  adalah  sebesar  à 500 ( 109,09 ) = 54.545

Sedangkan laba di daerah  B adalah sebesar à 600 ( 133,33 ) = 79.998

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Maka sebaiknya Pak bambang berproduksi di titik B, karena laba sebesar Rp.79.998,-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                    B

 

 

 

 

© 2011 Blognya Bu Tita Suffusion theme by Sayontan Sinha