BULIR-BULIR KASIH (16)

‘RAHASIA HATI’ Mobil sedan sport warna merah itu, melaju begitu kencangnya. Di belakang kemudinya duduk seorang dara manis memakai baju warna merah dengan  celana jeans biru tua, serta ikat rambut juga warna merah, membuat penampilannya nampak menjadi lebih keren. Tetapi

BULIR-BULIR KASIH (15)

“Terus terang Dik, sampai sekarang ini aku belum berniat mencari pendamping hidup, sebab aku ingin sekali bekerja lebih dahulu, dan bisa sukses lebih dahulu dalam mengelola perusahaan ayahku. Setelah itu barulah aku cari seseorang untuk mendampingiku selamanya….” Kata Rido sambil

BULIR-BULIR KASIH (13)

‘SURAT DARI TUHAN’ “…Bagaimana anakku..? sukses ya, kamu berkenalan dengan Nisa si gadis cantik itu?” Tanya Bu Tedy ketika Rido sampai di rumahnya. “Iya Bu, ternyata dia adalah anak yang betul-betul baik…” “Saya kagum Bu padanya…” sambung Rido. “Terus bagaimana