Matematika dan juga ilmu-ilmu lain yang sudah, sedang, dan akan dipelajari oleh para pembelajar adalah bersumber dari alam semesta. Ada satu ‘Titik awal’ yang memulai segala yang ada. Semuanya bersumber dari-Nya. Bahkan alam semesta yang luasnya tak terkira ini pun berasal dan diciptakan oleh-Nya. Bertambah lama jenis ilmu pengetahuan bertambah banyak tingkat variasinya lebih-lebih yang bersifat terapan, seiring dengan berkembangnya dunia yang semakin modern.
Tuhan menurunkan ilmu kepada manusia, dengan maksud agar dengan ilmu tersebut manusia, semakin menyadari bahwa alam semesta ini tidak ada dengan sendirinya, tetapi ada yang menciptakannya, yang kemudian dengan ilmu tersebut agar manusia lebih kenal kepada-Nya. Dialah Tuhan (Allah) sang Pemilik, Pencipta, dan Pemelihara jagad raya ini. Kalaulah sekarang ilmu pengetahuan sudah berkembang sedemikian pesatnya dengan tingkat variasi lebih tinggi dan tambah detail, maka para pembelajar janganlah sampai terlena akan maksud semula sang Pemilik Ilmu. Dengan semakin mendalami ilmu apapun, diharapkan para pembelajar seharusnya semakin mengenal Dia sang Maha Pencipta, kemudian mereka semakin tunduk hatinya, semakin lurus jalannya, dan semakin universal cara berpikirnya, yang pada gilirannya nanti, ilmu tersebut seharusnya semakin bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia.
Demikian juga dengan ilmu hitung matematika. Di dalamnya terdapat beberapa kaidah dan rumus matematis yang bisa dipakai sebagai alat teropong untuk mengenal sang Pencipta, yang kemudian bisa diambil nilai soft skillnya, yang akan bermanfaat sebagai solusi dari banyak persoalan baik secara intra maupun inter personal. Tinggal bagaimana para pembelajar mampu mengambil nilai hikmah tersembunyi dalam kaidah yang ada.
1. KAIDAH PENJUMLAHAN
Penjumlahan adalah istilah lain dari penggabungan. Berkaitan dengan tanda positif dan negatif, ada karakteristik cukup menarik jika diperhatikan dalam penggabungan suatu nilai. Sbb:
a. Nilai negatif, jika digabung (dijumlahkan) dengan nilai positif, akan menghasilkan nilai negatif. Jika dan hanya jika nilai bilangan negatif lebih besar dibanding nilai bilangan positifnya.
Contoh : ( -15 ) + ( +10 ) = – 5
b. Nilai negatif, jika digabung (dijumlahkan) dengan nilai positif, akan menghasilkan nilai positif. Jika dan hanya jika nilai bilangan positif lebih besar dibanding nilai bilangan negatifnya.
Contoh : ( – 5 ) + ( +15 ) = + 10
c. Nilai positif, jika digabung (dijumlahkan) dengan nilai positif, akan menghasilkan nilai positif. Berapa pun nilai bilangan tersebut.
Contoh : ( +5 ) + ( +15 ) = + 20
d. Nilai negatif, jika digabung (dijumlahkan) dengan nilai negatif, akan menghasilkan nilai negatif. Berapa pun nilai bilangan tersebut.
Contoh : ( -5 ) + ( -15 ) = – 20
e. Nilai negatif, jika digabung (dijumlahkan) dengan nilai positif, akan menghasilkan nilai nol. Jika dan hanya jika nilai bilangan positif sama besar dengan nilai bilangan negatifnya.
Contoh : ( -15 ) + ( +15 ) = 0

• Nilai soft skills apa yang bisa diambil dari kaidah sederhana tersebut?
• …..lanjut bagian-2

tdj

MATEMATIKA SOFT SKILLS (1)