*) Serial motivasi

”Setelah membaca serial tulisan ini, mari kita ’melebeli’ diri kita masing-masing, apakah kita termasuk orang yang pintar ataukah sebaliknya…”

Dalam suatu perhitungan bisnis mengenai laba/rugi perusahaan, tanda positif adalah sebagai tanda keuntungan (laba). Sementara tanda negatif adalah sebuah pernyataan terjadinya kerugian.

Sebuah perusahaan yang ketika menjual barangnya mempunyai pendapatan atau penerimaan sebesar seratus juta rupiah misalnya, jika ia harus mengeluarkan biaya sebesar seratus dua puluh juta rupiah saat memproduksi barang, berarti perusahaan (minus) dua puluh juta rupiah. Artinya perusahaan menanggung kerugian sebesar dua puluh juta rupiah.

Jika hal ini dihitung dengan menggunakan simbol-simbol rumus Matematika Ekonomi, akan terlihat sebagai berikut: (dalam rupiah)

Jika diketahui Penerimaan Total dari sebuah perusahaan atau Total Revenue (TR) = 100.000.000, sedangkan Biaya Total atau Total Cost (TC)        = 120.000.000

Maka keuntungan atau laba perusahaan (L) menjadi :

L = TR – TC

Laba  = 100.000.000 – 120.000.000,- = – 20.000.000

Laba perusahaan yang bertanda negatif (-) menunjukkan bahwa perusahaan mengalami kerugian. Maka dalam perhitungan ini tanda negatif identik dengan rugi.

Nilai hikmah yang dapat kita ambil menurut filosofi matematika bisnis ini, janganlah manusia melakukan sesuatu yang negatif agar ia tidak rugi. Sebaliknya lakukanlah sesuatu yang positif agar mendapat keuntungan, baik hari ini atau pun di hari kemudian nanti.

Berbicara tentang bisnis, ada suatu bisnis yang luar biasa, karena dengan bisnis ini keuntungannya tak dapat dihitung saking besarnya.

Bukan satu juta, atau dua juta rupiah, bukan seratus juta atau dua ratus juta rupiah, tetapi keuntungan yang diraih akan jauh lebih besar dari itu.

Apakah bisnis yang menggiurkan itu? Kalau kita tidak tertarik sungguh sangat keterlaluan! Bisnis mana lagi yang bisa lebih hebat dari bisnis itu?

Bisnis ini sangat luar biasa, karena keuntungannya bisa mencapai 700 kali lipat dari modal yang dikeluarkan. Anda tertarik…? Jawabnya : harus!!

Saya sangat percaya dengan bisnis ini, karena saya mendapatkan informasi langsung dari ‘owner’nya sendiri.

Bisnis ini sedikit agak beda, karena tidak seperti bisnis pada umumnya, di mana bisnis yang sudah kita ketahui selalu menggunakan prinsip ‘mengeluarkan modal sedikit, tetapi mendapatkan keuntungan banyak’. Tetapi dalam bisnis ‘konvensional’  itu tidak ada kepastian berapa sedikitnya modal yang dimaksud dan berapa besarnya keuntungan yang akan diraih.

Dalam bisnis modern yang saya tawarkan ini, kita harus memaksimalkan modal yang kita miliki, agar tercapai 700 kali lipat keuntungan, bahkan bisa melebihi nilai itu. Luar biasa bukan…?

Punya modal berapa anda sekarang?

Tanamkan segera. Jangan menunggu esok atau lusa. Maka keuntungan besar menunggu anda semua.

Jika anda menanamkan modal sepuluh ribu rupiah saja, maka anda akan memetik keuntungan sebesar Rp 10.000 x 700 = Rp 7.000.000,- Apalagi kalau anda menanamkan seratus ribu rupiah, apalagi kalau kita punya modal satu juta rupiah, dan seterusnya…maka keuntungan yang luar biasa telah menunggu kita semua.

Mengapa saya katakan bahwa bisnis ini hanya akan diikuti oleh orang-orang yang pintar saja? Karena orang-orang yang tidak pintar mereka tidak mengetahui atau tidak tanggap. Karena tidak mengetahui, maka mereka tidak tertarik sama sekali. Karena tidak tertarik, mereka tidak melakukan bisnis ini, karena tidak melakukan bisnis ini, mereka akan tergolong orang yang rugi besar di kemudian hari.

…lanjut ke bagian (2).

Bisnisnya Orang-Orang PINTAR (1)