OEC, Suatu management Control System yang diterapkan oleh China Haier Group.

Apa itu OEC, dan bagaimana penerapannya ?????

OEC adalah manajemen system control yang diterapkan oleh China Haier Group, bertujuan untuk melakukan pengendalian terhadap seluruh factor yang berpengaruh terhadap pencapaian target setiap karyawan dan dilakukan setiap hari dengan kenaikan 1% dibandingkan dengan pencapaian hari sebelumnya.

OEC adalah terdiri dari tiga kata, yaitu :
O , yang berarti Overall, yaitu keseluruhan;
E singkatan dari Everyday, Everyone, Everything yang berarti untuk Semua Orang, Setiap Hari, dan Segala Sesuatu;
C adalah Control and Clear yang berarti Pengendalian dan Jelas.

OEC berarti bahwa setiap karyawan harus mencapai target kerja setiap hari itu. Dalam hal ini target dalam bidang apapun dan terhadap apapun. Sistem ini dilatarbelakangi oleh kondisi orang – orang Cina, dimana meskipun sudah banyak aturan masih terjadi beberapa pelanggaran dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut membuat CEO Haier Group membuat sebuah system manajemen control yang sangat kuat, dengan beberapa prinsip yaitu : Continue reading “OEC, Suatu management Control System yang diterapkan oleh China Haier Group.”

ISTILAH AKUNTANSI SYARIAH (2)

Bagaimana, sudah paham apa belum dengan istiah yang ada pada tulisan pertama ???
Berikut saya lanjutkan istilah Syariah jilid 2:

Musyarakah : Bentuk kemitraan bank syariah dengan nasabahnya dimana masing-masing pihak mennyumbangkan pada modal kemitraan dalam
jumlah yang sama atau berbeda untuk menyelesaikan suatu proyek atau
bagian pada proyek yang sudah ada.

Musyarakah Permanen/tetap :Musyarakah dimana bagian mitra dalam modal musyarakah tetap sepanjang jangka waktu yang di tetapkan dalam akad tersebut. Continue reading “ISTILAH AKUNTANSI SYARIAH (2)”

OPINI AUDITOR Vs MANAGEMENT LETTER

Di kalangan mahasiswa, saya sering mendengar keluhan mereka  yang merasa sulit dalam membedakan antara Opini Auditor  dengan Management Letter. Pada rubrik  ini, saya ingin berbagi tentang  pengertian keduanya.

Audit merupakan sebuah proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti tentang informasi dari sebuah laporan keuangan suatu entitas, yang dilakukan oleh seorang yang independen dan kompeten di bidangnya. Sedangkan tujuan dari audit itu sendiri adalah memberikan opini kewajaran atas sebuah laporan keuangan Opini ini di sajikan dalam bagian “Laporan Auditor”.

Jadi Opini Auditor adalah : suatu opini/pendapat Auditor atas Laporan Keuangan suatu Perusahaan, setelah Auditor melakukan pemeriksaan Laporan Keuangan tersebut. Dan Auditor bertanggung jawab atas opini tersebut, bukan bertanggung jawab atas Laporan Keuangannya.

JENIS OPINI AUDITOR Continue reading “OPINI AUDITOR Vs MANAGEMENT LETTER”

LAPORAN PROMOSI EKONOMI ANGGOTA

Laporan Promosi Ekonomi Anggota, merupakan salah satu jenis Laporan Keuangan Koperasi.

Koperasi adalah badan usaha yang mengorganisir pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip-prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat daerah kerja pada umumnya.

Dari pengertian tersebut diatas, mengandung arti bahwa koperasi mempunyai karakteristik tersendiri  yang membedakan dengan bentuk badan usaha lain. Perbedaan nya yaitu  anggota koperasi memiliki identitas ganda yaitu anggota sebagai pemilik dan sekaligus pengguna jasa koperasi .

Tugas pokok badan usaha koperasi adalah menunjang kepentingan ekonomi anggotanya dalam rangka memajukan kesejahteraan anggota (promotion of the member’s welfare).

Jika terdapat kelebihan kemampuan pelayanan koperasi kepada anggotanya maka kelebihan kemampuan pelayanan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang non-anggota koperasi.

Oleh karena koperasi mempunyai karakteristik yang berbeda dibanding industri yang lain, maka perlu Standar Akuntansi tersendiri yang  mengatur perlakuan akuntansi yang timbul dari hubungan transaksi antara koperasi bagi anggotanya dan transaksi lain yang spesifik pada koperasi.

Standar Akuntansi Koperasi  mencakup pengaturan mengenai pengakuan, penyajian dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Continue reading “LAPORAN PROMOSI EKONOMI ANGGOTA”

PERGESERAN ASAS KONSERVATISME Dalam akuntansi

Pada dasarnya akuntansi merupakan suatu proses untuk  menyediakan informasi keuangan  suatu organisasi yang akan dipergunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam proses pengambilan keputusan.

TUJUAN LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan bertujuan untuk memberikan :

  1. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai posisi keuangan perusahaan  pada suatu saat tertentu.
  2. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai hasil usaha perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
  3. Informasi keuangan yang dapat membantu pihak-pihak yang berkepentingan untuk menilai atau menginterpretasikan kondisi dan potensi suatu perusahaan.
  4. Informasi penting lainnya yang relevan dengan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan yang bersangkutan.

KARAKTERISTIK  KUALITATIF LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan akan lebih bermanfaat apabila memenuhi syarat-syarat seperti dibawah ini:

Relevan.
Data yang diolah dan disajikan dalam laporan keuangan hanyalah data yang ada kaitannya dengan transaksi yang bersangkutan.

Jelas dan dapat dimengerti.
Informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan harus ditampilkan dengan cara sedemikian rupa hingga jelas dapat dipahami dan dimengerti oleh semua pembaca laporan keuangan.

Dapat diuji kebenarannya.
Data dan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus dapat ditelusuri pada bukti asalnya, maupun fisik aktiva yang bersangkutan. Atau dengan pengertian lain,  semua data dan informasi yang disajikan harus dapat dipertanggung jawabkan oleh semua manajemen perusahaan.

Netral.
Laporan keuangan haruslah disajikan untuk dapat dipergunakan oleh semua pihak.
Tepat waktu.
Laporan keuangan harus memiliki periode pelaporan, waktu penyajiannya harus dinyatakan dengan jelas dan disajikan dalam batas waktu yang wajar.
Dapat diperbandingkan.
Laporan keuangan yang disajikan harus dapat diperbandingkan dengan periode-periode sebelumnya,  dasar dari laporan yang dapat diperbandingkan adalah penerapan prinsip akuntansi secara konsisten.

Lengkap.
Data yang disajikan dalam informasi akuntansi, baik dalam neraca, ikhtisar laba rugi, maupun ikhtisar posisi keuangan haruslah lengkap sehingga tidak memberikan informasi yang menyesatkan bagi para pemakai laporan keuangan.

KONSEP DASAR AKUNTANSI

Dalam akuntansi terdapat beberapa asumsi atau  konsep dasar  yang merupakan sumber dari prinsip-prisip akuntansi. Konsep dasar tersebut meliputi:

Kesatuan akuntansi.

Data dan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus jelas menyebutkan unit /perusahaan atau badan usaha yang dilaporkan.
Kesinambungan perusahaan.
Perusahaan didirikan tidak dimaksud untuk dilikuidasi atau dibubarkan, tetapi asumsinya  hidup sepanjang masa.

Periode akuntansi.
Terdapat periodisasi  pelaporan informasi keuangan  dalam masa yang berkesinambungan.
Pengukuran dalam nilai uang.
Informasi akuntansi yang disajikan harus memiliki keseragaman bahasa, yakni satuan moneter tertentu.
Harga perolehan.
Harta kekayaan yang diperoleh haruslah dicatat sebesar nilai  saat perolehannya.

Konsistensi.
Penerapan akan prinsip akuntansi harus dilakukan secara konsisten dari satu periode ke periode lainnya.
Objektivitas.
Informasi keuangan harus disajikan terlepas dari kepentingan pribadi atau golongan sehingga mencapai sasaran penyampaian informasi yang dituju.

Materialitas.

Relevansi informasi dipengaruhi oleh hakikat dan materialitasnya. Materialitas merupakan ambang batas dari suatu karekteristik kualitatif yang harus dimiliki agar informasi berguna. Ukuran materialitas, yaitu  jika tidak disajikan suatu informasi, atau adanya kesalahan dalam penyajian informasi dapat mempengaruhi pengambilan keputusan.

Konservatisme.
Penyajian  informasi keuangan dihadapkan pada prinsip kehati-hatian, yakni terhadap pencatatan pendapatan dan biaya, maupun pencatatan terhadap aktiva.  Implementasi atas asas konservatisme  yaitu jika terdapat sesuatu yang dapat meningkatkan aktiva., tetapi belum terealisasi, maka kejadian itu belum boleh diakui. Tetapi jika terdapat sesuatu yang mengakibatkan penurunan aktiva, walaupun belum terealisasi, maka kejadian itu harus sudah diakui.

PERGESERAN ASAS KONSERVATISME Continue reading “PERGESERAN ASAS KONSERVATISME Dalam akuntansi”

MENGAPA HARUS ACTIVITY BASED BUDGETING (ABB) ????

Budgeting merupakan salah satu Sistem Pengendalian Manajemen, atau sestem Perencanaan Kegiatan suatu organisasi untuk mewujudkan visi organisasi

Penyusunan Budgeting dapat berdasarkan Funsional atau berdasarkan Activitas

Dengan adanya Lingkungan bisnis yang telah berubah memerlukan paradigma baru untuk menghadapinya. Paradigma baru yang berkembang dalam manajemen untuk menghadapi Lingkungan bisnis global adalah: Customer Value strategy, Continuous improvement, organizational system.

Perubahan kendali bisnis ke tangan Customers dan semakin tajam dan bervariasinya persaingan di pasar menyebabkan banyak produsen mengubah secara radikal prinsip-prinsip manajemen yang diterapkan dalam menjalankan organisasi perusahaan. Struktur organisasi diubah menjadi fleksibel dengan membangun tim lintas fungsional, untuk memungkinkan focus usaha seluruh personel tercurah ke kepuasan customer dan untuk menjadikan organisasi responsive terhadap setiap perubahan yang terjadi atau yang potensial akan terjadi di lingkungan bisnis.

Dengan perubahan pengorganisasian sumber daya manusia tersebut, pengelolaan berbasis fungsi yang telah biasa digunakan oleh manajemen di masa lalu diubah menjadi pengelolaan berbasis aktivitas (activity based management). Manajemen berbasis aktivitas menuntut eksekutif untuk mengubah cara yang digunakan untuk menyusun anggaran, dari Fuctional-based budgeting ke Activity – based Budgeting.

Activity – based Budgeting yaitu proses penyusunan anggaran yang berfokus ke improvement terhadap system yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan value bagi customers.

Oleh karena improvement terhadap system hanya dapat diwujudkan melalui perencanaan program pengelolaan berbasis aktivitas yang membentuk system, maka perencanaan program pengelolaan berbasis aktivitas dilaksanakan melalui penyusunan anggaran berbasis aktivitas.

Bagaimana penyusunan Activity Based Budgeting ???, Baca Blog berikutnya.

AKUNTANSI KEUANGAN , SAK & IFRS, apakah itu ?

Akuntansi mempunyai beberapa pengertian. Jika ditinjau dari segi aktivitas jasa, Akuntansi mempunyai pengertian aktivitas jasa yang menghasilkan informasi keuangan , yang ditujukan kepada pihak yang berkepentingan (Stakeholders) untuk membantu dalam membuat keputusan ekonomik. Secara garis besar Akuntansi dibedakan menjadi Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen.

Continue reading “AKUNTANSI KEUANGAN , SAK & IFRS, apakah itu ?”