Portofolio merupakan investasi dalam berbagai instrumen keuangan atau disebut juga diversifikasi. Portofolio dimaksudkan untuk mengurangi risiko investasi dengan cara menyebarkan dana ke berbagai aset yang berbeda, sehingga jika satu aset menderita kerugian sementara aset lainnya tidak menderita rugi, maka nilai investasi kita tidak hilang semua. Berikut ini adalah beberapa pedoman umum tentang analisis makro untuk alokasi investasi:

a.  Siklus Ekonomi

b.  Leading indicator

c.  Ekonomi international

d.  Politik dan sosial

e.  Korelasi negatif.

 

Siklus Ekonomi

Dalam siklus pemulihan ekonomi (recovery cycle) dan siklus pengembangan ekonomi (prasperity cycle) proporsi investasi yang lebih besar diberikan pada durable goods dan bukan pada nondurable goods. Durable goods adalah produk tahan lama seperti properti, otomotif, industri baja, industri dasar, komunikasi, dan manufaktur. Sementara nondurable goods adalah produk tidak tahan lama seperti makanan dan minuman, farmasi, rokok, serta consumer’s product. Dalam recovery cycle dan prosperity cycle jauh lebih menguntungkan melakukan investasi pada saham dari pada obligasi. Sebaliknya, selama siklus resesi (recession cycle) dan siklus depresi (depression cycle) hanya investasi dalam  perusahaan yang membuat nondurable goods dan dalam obligasi yang menguntungkan.

Leading Indicator

Leading indicator merupakan indikator awal yang menunjukkan arah siklus ekonomi menuju ke recovery cycle atau kearah recession cycle. Indikator awal itu tampak terlebih dahulu sebelum cycle baru terjadi baru terjadi. Pihak yang dapat memahami adanya leading indikator akan mempunyai kesempatan untuk mengambil keputusan terlebih dahulu, sehingga dapat mengurangi kerugian atau mendapat keuntungan lebih karena dapat segera melakukan shifting of stock.

Ekonomi Internasional

Jika suatu negara terlibat dalam perdagangan ekonomi, pertumbuhan ekonomi nasionalnya akan dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi internasional yang berkaitan secara langsung.

Politik dan Sosial

Jika situasi politik suatu negara relatif stabil dan kondisi masyarakatnya makmur, hal itu akan menarik investor internasional serta investor domestik untuk berinvestasi di sektor riil maupun pasar modal. Perkembangan pasar modal yang pasar hanya dapat terjadi pada negara yang negara yang memiliki stabilitas politik dan kemakmuran masyarakatnya merata.

Korelasi Negatif

Dalam melakukan diversifikasi kita harus menghindari saham-saham yang berkorelasi negatif.

Konsep Dasar

Portofolio yang efisien dan Operasi

Asumsi yang wajar adalah investor cenderung menghindari risiko, investor penghindari risiko ini akan memilih tingkat risiko yang lebih rendah. Jika investor memiliki beberapa pilihan portofolio yang efisien, maka portofolio yang paling optimallah yang akan dipilihnya.

Fungsi kegunaan dan Kurva Indeferens

“Teori pilihan” yang ada ketika situasi dimana entitas (baik perorangan maupun perusahaan) menghadapi trade-off antara dua pilihan, menjelaskan proses pembuatan keputusan dengan bantuan, suatu konsepsi yang disebut fungsi kegunaan. Fungsi kegunaan dapat dinyatakan dalam bentuk grafis oleh kurva indeferens.

 

DAFTAR PUSTAKA

Aswath Damodaran : Investment Valuation Tools and Tecniques for Determining the Value of Any Asset, Second Edition, John Wiley & Sons, Inc. 2002

Bodie,Kane,Marcus : Investments CFA Editions, 1991

Frank K.Reilly & Keith C.Brown : Investment Analysis & Portfolio Management, Seventh Edition, Thomson South-Western, 2003

Gordon J.Alexander,William R. Sharpe, Jeffrey V. Bailey: Fundamentals of Investments, Second Edition, Prentice-Hall International Edition, 1993

J.Fred Weston, Eugene E.Brigham : Essentials of Managerial Finance, Tenth Edition, The Dryden Press, 1993

Lawerence J.Gitman,Michael D.Joehnk : Fundamentals of Investing, Sixth Edition, Harper Collins College Publisher, 1996

HUBUNGAN RETURN DAN RISIKO PORTOFOLIO