Sisi Baik yang Tersembunyi

Dua hari tanggal 23 dan 24 Februari 2012 angin di lingkungan perumahan saya, atau daerah lainnya, sedang kencang-kencangnya. Maklum sehari menjelang dan setelah  tahun baru Cina, angin memang sangat deras tidak seperti biasanya. Tulisan ini tidak membahas tahun baru ini dan mengapa angin begitu santernya, yang menarik bagi saya adalah dua kejadian berbeda terkait dengan kencangnya angin ini. Satu hal yang menjadi perhatian saya, Continue reading “Sisi Baik yang Tersembunyi”

Label Diri

Kebetulan siang itu saya bertemu mahasiswi saya di lobi kantor. Lama kami tidak berjumpa, baik urusan kuliah atau sekedar bertemu dan saling menyapa. Peremuan ini saya gunakan untuk ngobrol tanya keadaan dan perkembangan kuliahnya. Yang membuat saya kaget jawaban dia atas pertanyaan saya dan juga pertanyaan dia ke saya. Betapa tidak kaget, mahasiswi yang dulu saya kenal sangat periang ini, sekarang sepertinya agak beda dengan sebelum-sebelumnya. Biasa sapaan umum orang yang bertemu:”Hai….si cantik…apa khabar:”. ”Ruwet Pak”, jawabnya enteng. Seperti biasa Continue reading “Label Diri”

Anda Dimana dan Mau Bergerak Kemana?

”Yang tetap di dunia ini adalah perubahan itu sendiri”. Sebuah ungkapan yang ingin menunjukkan bahwa perubahan selalu ada dan tetap akan terjadi. Karenanya perubahan menjadi topik yang tidak habis-habisnya dikupas dan dibicarakan. Malah, tidak jarang perubahan dijadikan kambing hitam penyebab ”nasib buruk”. Sejatinya, perubahan  laksana belati bersisi dua. Satu sisi tajam membuat orang terpuruk dan sisi tajam lainnya mengakibatkan orang melejit. Kalau ditanyakan pada semua orang, tidak pelak lagi mereka ingin berubah ke yang lebih baik. Namun sayang tidak semua orang mau melakukan syarat untuk perubahan yang diinginkan. Banyak contoh untuk

Continue reading “Anda Dimana dan Mau Bergerak Kemana?”

Apa Betul Saya Anak Ibu…..?

“Bu….apa betul saya anaknya ibu dan bapak?”, tanya anak dengan nada keraguan. Sontak sang ibu kaget. Sambil menahan rasa penasaran dan hampir tak percaya terhadap pertanyaan anaknya, sang ibu menjawab:”Betul…kau anak ibu dan bapak. Itu…tanya bapakmu”.  “Ya…anak siapa lagi kalau bukan anak ibu dan bapak”, jelas ayahnya jengkel. “Sebentar, ibu tidak habis pikir, kenapa kamu bertanya seperti itu?”. “Begini Bu….kalau saya anak ibu dan bapak……, kenapa saya Continue reading “Apa Betul Saya Anak Ibu…..?”

Membangun Komunikasi yang Lebih Konstruktif

Konon ada orang yang “iseng” meneliti jumlah jenis kata dalam kamus Bahasa Inggris. Jumlah kata-kata dalam Bahasa Inggris diperkirakan sekitar 750.000 kata. Dari jumlah tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah kata yang berkaitan dengan emosi negatif dan positif. Saya agak tercengang setelah mengatahui bahwa dari dua kelompok emosi tersebut jumlah yang berkenaan dengan emosi negatif  dan kesedihan lebih banyak daripada tentang yang positif dan kegembiraan. Kalau ada waktu bisa juga kita meniliti kamus bahasa Indonesia. Saya belum menemukan buku atau laporan penelitian tentang jumlah kata dalam kamus Bahasa Indonesia berkaitan dengan emosi manusia ini. Saya hanya menduga, komposisinya bisa jadi sama. Rupanya, manusia lebih tertarik bicara hal negatif daripada positif. Manusia juga lebih mudah menyoroti hal yang menyedihkan daripada yang menggembirakan, dan manusia juga tak terasa ternyata lebih mudah mengeluh daripada bersyukur.

Continue reading “Membangun Komunikasi yang Lebih Konstruktif”