Sisi Baik yang Tersembunyi

Dua hari tanggal 23 dan 24 Februari 2012 angin di lingkungan perumahan saya, atau daerah lainnya, sedang kencang-kencangnya. Maklum sehari menjelang dan setelah  tahun baru Cina, angin memang sangat deras tidak seperti biasanya. Tulisan ini tidak membahas tahun baru ini dan mengapa angin begitu santernya, yang menarik bagi saya adalah dua kejadian berbeda terkait dengan kencangnya angin ini. Satu hal yang menjadi perhatian saya, Continue reading “Sisi Baik yang Tersembunyi”

Oh, Tidak Boleh Ya?

”Na…na….na…..na….na…na..na….”, sayup-sayup saya dengar nada lagu terlantunkan. Belum sempat menemukan sumber suara tersebut, Saya dikejutkan oleh sapaan:”Assalamualaikum,…..Pak”. ”Waalaikumsalam warohmatullahi wabarokaatuh”, jawab saya lebih lengkap. Rupanya yang menyapa saya adalah petugas cleaning service yang sedang membersihkan lantai. Dia mengejutkan lamunan saya, selagi saya duduk di teras depan Continue reading “Oh, Tidak Boleh Ya?”

Membangun Komunikasi yang Lebih Konstruktif

Konon ada orang yang “iseng” meneliti jumlah jenis kata dalam kamus Bahasa Inggris. Jumlah kata-kata dalam Bahasa Inggris diperkirakan sekitar 750.000 kata. Dari jumlah tersebut, peneliti ingin mengetahui jumlah kata yang berkaitan dengan emosi negatif dan positif. Saya agak tercengang setelah mengatahui bahwa dari dua kelompok emosi tersebut jumlah yang berkenaan dengan emosi negatif  dan kesedihan lebih banyak daripada tentang yang positif dan kegembiraan. Kalau ada waktu bisa juga kita meniliti kamus bahasa Indonesia. Saya belum menemukan buku atau laporan penelitian tentang jumlah kata dalam kamus Bahasa Indonesia berkaitan dengan emosi manusia ini. Saya hanya menduga, komposisinya bisa jadi sama. Rupanya, manusia lebih tertarik bicara hal negatif daripada positif. Manusia juga lebih mudah menyoroti hal yang menyedihkan daripada yang menggembirakan, dan manusia juga tak terasa ternyata lebih mudah mengeluh daripada bersyukur.

Continue reading “Membangun Komunikasi yang Lebih Konstruktif”