Dunia Gumpalan Ide yang Tak Terbatas

Tulisan ini adalah lanjutan tulisan saya terdahulu yang berjudul ”Renang Punya Gaya Bebas, Menulis pun Punya”. Menulis Gaya Bebas adalah istilah versi Saya, yang intinya, menulislah setiap hari tema apa saja agar Anda dapat mengeluarkan ide di pikiran. Bukan itu saja, ”otot menulis” Anda juga menjadi lentur karena setiap hari dilatih. Mungkin Anda Continue reading “Dunia Gumpalan Ide yang Tak Terbatas”

Kecil Yang Tidak Kecil

”Selamat ya, sumbangan Anda sangat berarti bagi dunia pendidikan”. Ucapan selamat saya sampaikan ke teman yang telah menerbitkan buku, sembari saya jabat tangannya dengan hangat. Dengan wajah sumringah teman saya berkata ringan: ”Ah, sumbangan kecil aja kok”. Dugaan saya, agar tidak terkesan sombong, teman saya mengatakan demikian. Mudah-mudahan, jawaban dia tidak mengandung keraguan, apakah karyanya dapat menyelesaikan masalah pendidikan yang begitu besar dan kompleks? Jika ada keraguan seperti itu, tidak gampang memang menjawab pertanyaan tersebut. Tetapi tentang ”upaya kecil berhadapan dengan masalah yang komplek” ini, mengingatkan saya akan suatu cerita, sayang saya lupa ada di bacaan apa. Ceritanya seperti ini.

Continue reading “Kecil Yang Tidak Kecil”

Tertawa Pagi…ha….ha….ha……

Saya tidak tahu, Anda membaca tulisan ini; pagi, siang atau malam? Kapan, menjadi tidak penting. Saat ini saya hanya ingin ”ngetes” Anda. Sebelum meneruskan membaca artikel ini, saya ingin Anda tertawa, ya….tertawa aja. Loh…saya serius nih. Kalau tidak, ya….setidaknya tersenyumlah. Sekali lagi, jujur sebelum lanjut membaca coba tertawa atau tersenyum terlebih dahulu. Ya….kalau sudah, hebat. Faktanya, sudah banyak orang tidak ingat lagi  cara tertawa atau tersenyum. Saya tidak ingin Anda menjadi bagian dari orang yang lupa cara untuk tetawa. Kalau Anda menyesal setelah tertawa atau  tersenyum barusan, karena merasa dikerjain, saya mohon maaf. Tetapi betul, saya serius, tidak ada maksud saya untuk menggoda Anda. Namun saya telah menolong Anda untuk ingat dua aktivitas yang hebat ini, tertawa dan tersenyum.

Continue reading “Tertawa Pagi…ha….ha….ha……”

Jalan Buntu, Apa Sebaiknya Reaksi Awal Kita

Saya ingin mengajak pembaca untuk membayangkan sebuah reaksi awal dari cerita saya berikut ini. Pada siang yang cerah di ruang keluarga sebuah rumah mewah, seorang perempuan dengan orang tua, mertua dan anak-anaknya sedang bercanda ria. Semua menampakkan senyum dan tertawa lepas mendengar cerita masing-masing yang saling bersaut-sautan. Suasana ini tak seheboh hari-hari sebelumnya. Di depan mereka tertata rapi kue  dan hidangan, mulai dari makanan pembuka sampai dengan penutup. Tidak seorang pun berani menyentuh makanan tersebut sebelum orang yang ditunggu-tunggu datang menyampaikan gambar gembira untuk keluarga tersebut. Yang jelas ini bukan acara ulang tahun.

Continue reading “Jalan Buntu, Apa Sebaiknya Reaksi Awal Kita”

Mengatasi Kebuntuhan Pikiran

Ada hal menarik saat saya bertemu dengan teman saya yang anggota AMA (Asosiasi Manajemen Indonesia) cabang Malang. Obrolan santai yang tidak terlalu serius tersebut telah membawa saya pada pemikiran atau ide untuk memunculan mata kuliah di kurikulum tempat saya mengajar. Salah satu pembicaraan menyangkut anak buahnya yang menurut dia, pintar dan IP-nya tinggi namun sayang tidak kreatif. Ada keluhan, bahwa memiliki karyawan yang tidak kreatif sering ”makan hati”. Terkadang bukan masalah pimpinan yang dibantu untuk dipecahkan, malah mengirim masalah ke pimpinan.

Continue reading “Mengatasi Kebuntuhan Pikiran”