MENJADI PENGUASA pada diri sendiri …………

Tersakiti “  kata ini mungkin sekalinya pernah kita rasakan meskipun setiap kita kadarnya berbeda, entah itu oleh orang yang kita kenal, kawan, sahabat, pimpinan, dan bahkan oleh orang yang kita cintai….sementara kita tidak punya kesalahan yang beralasan pada mereka. Pernahkah pengalaman ini anda rasakan??  Yang jelas pertanyaan aku ini hanya dapat Anda rasakan dan kemudian anda sebentar flashback untuk mengingatnya.  Dari pengalaman perjalanan hidup aku, itu pernah aku rasakan dan bahkan frekwensinya rada sering. Gila kan??  Rasanya??.…bisa Anda bayangkan “sakit sekali”.  Di awal pengalaman itu hadir, aku belum kenal dengan keberadaan kata “cinta tanpa syarat”.  Memberi maaf dengan keikhlasan hati. Mendoakan?  Apa lagi…. berperilaku baik pada yang telah menyakiti, menghianati atau berbuat buruk pada kita?  Bulshitttt….nggak terlintas di otak ku.  Aku hanya punya 2 pilihan sikap. Nyerah atau Balas.  Dan yang luar biasa, aku selalu pilih yang ke 2…..BALAS DONG!!!!! Karena itu yang bisa mengapresiasikan rasa sakit ku dan bisa beri rasa PLOOONGG…..lega bisa balas dendam.

Seiring berjalannya waktu ternyata menuntut aku untuk bisa belajar banyak dari peristiwa yang terjadi dan hadir di tengah perjalanan hidup ku, mau itu yang baik atau yang buruk sekalipun.  KEPEDIHAN ….. karena apapun atau oleh siapapun , sering kita rasakan sebagai “beban berat” bila dipendam.  Kita tak pernah menyadari bahwa rasa sakit atau kepedihan itu sebenarnya menjadi energi negatif pada diri kita.  Maka bila kita tidak ada kemauan untuk melepaskan, energi negatif itu ia akan terus ada. Mengotori… Membebani….  Terus menyakiti. … Merusak Energi …dan  Bahkan makin lama semakin  besar…menjadi Dendam…

BUANGLAH JAUH  ENERGI NEGATIF ITU….RASA SEDIH ATAU KEPEDIHAN ….

Tentu butuh cara untuk melepas energi negatif itu. Aku punya dua alternative cara :

Pertama, pake Ilmu Persilatan .
Seperti yang sering dilakukan para jago” di dunia persilatan ……ya bales aja sama-sama buruknya alias balas dendam. Kecurangan dibalas dengan kecurangan….Marah balas dengan Marah…Hinaan balas dengan Hinaan…Selingkuh balas dengan Selingkuh juga…dan  Darah yang  tumpah dibayar dengan Darah.   Setidaknya cara ini juga bisa melepas energi sakit atau kepedihan itu.  Tapi ingat kawan, dengan cara ini kita harus menanggung resiko yang besar juga. Terutama bila orang yang kita balas, balik melancarkan serangan lagi dan bahkan lebih dahsyat.  Dari sana akan terjadi siklus yang tak kan pernah berakhir sampai harus melibatkan orang lain atau keluarga, anak cucu kita …mereka akan kita batasi silahturahminya dengan orang yang telah menyakiti kita….(bisa dilihat juga dari contoh yang dinafaskan dalam sinetron” pada tayangan tipi” kita, yang kebanyakan mengeksploitasi dendam)

Kedua, pake Ilmu Olah Jiwa.
Yaitu  membalas yang buruk dengan energi positif/manis.  Memang tidak mudah melakukannya tapi dengan membangkitkan energi positif/manis  dalam diri, itu juga bisa mengusir energi sakit/ kepedihan yang bercokol dalam diri kita. Tanpa balik menyakiti, kita rasakan ada kesembuhan dan bisa akhiri kepedihan.  Karena bila kita DENDAM, menyimpan kepahitan, maka “imun” tubuh kita mati. Dari sanalah berawal STRESS, kolesterol tinggi, pemicu darah tinggi, jantung, rhematik,arthritis, stroke (pendarahan/penyumbatan pembuluh darah)
Bila kita mudah EMOSI dan cenderung PEMARAH, maka kita rentan dengan penyakit Hepatitis
Dan bila kita sering bersedih dan merasa selalu Rendah Diri kita akan mudah terserang penyakit LEUKIMIA (Kanker Darah Putih). Maka kita mesti selalu bersyukur atas segala perkara yang telah terjadi karena dengan bersyukur, hati kita selalu BERGEMBIRA dan menimbulkan ENERGI POSITIF dalam tubuh untuk mengusir segala penyakit ( dikutip dari buku “The Healing and Doscovering The Power of the Water” by Dr. Masaru, Japan)

Sekedar aku ambil beberapa contoh,
Andai anda seorang karyawan berkualitas emas tapi diperlakukan seperti besi oleh bos.  Anda terlalu sering dimarahi atas prestasi anda.  Anda dihina melewati batas atas kesalahan anda.  Kreativitas anda disepelekan.  Usul anda dibuang ke tong sampah.  Balas aja dengan manis.  Anda bisa keluar dari pekerjaan.  Dari sana tunjukan bahwa anda bisa berprestasi.  Tunjukkan bahwa anda menjadi lebih kaya dan lebih berkuasa.  Buat lah dia bisa menghargai anda dengan apa yang anda miliki sekarang dan berilah souvenir sebagai tanda mata dari anda. Disana Anda telah membalas perilaku buruknya dengan manis tanpa balik menyakiti. Dan rasakanlah… betapa manisnya pembalasan itu.  Katakan pada banyak orang bahwa prestasi anda yang sekarang adalah juga karena peran mantan bos anda itu.

Bila Anda istri setia yang dikhianati suami.  Balas kepedihan itu dengan manis.  Ekspresikan bahwa anda istri yang dia diinginkan bahkan digila-gilai olehnya.  Tata performance anda untuk menjadi  lebih cantik dan menawan.  Tunjukkan bahwa anda miliki pribadi yang  kuat.  Jangan pernah tunjukkan air mata kesedihan anda.  Kokohkan rahang anda B-)  Jadilah lebih berkuasa atasnya.  Buatlah dia tak berkutik atau salting(salah tingkah)  di depan anda.  Memohon maaf pada  anda.  Dan rasakanlah kenikmatan itu.  Rasakan setidaknya itu bisa mengobati kepedihan anda dan tergantikan oleh perasaan berkuasa yang enak luar biasa.  Anda bisa menunjukkan pribadi yang kokoh dan kuat.  Disana anda miliki kebebasan memilih, apakah anda putuskan untuk menerima dia kembali atau berpisah darinya.  Dan itu semua ada dalam genggaman tangan kita. Anda akan terbebas dari perasaan takut atau khawatir akan apa yang bakal terjadi. Artinya bahwa Anda benar-benar bisa berkuasa atas diri anda.

Bila cinta anda ditolak karena anda miskin.  Jangan minder atau menangis lalu meratapi diri. Jangan pula menyalahkan Allah atau orang tua anda, kenapa anda tidak terlahir sebagai orang kaya yang berlimpah harta dan bisa miliki apa saja yang anda suka dan inginkan.  Rasakan bahwa anda bukan orang satu”nya yang miskin di dunia, masih banyak orang lain yang berada dibawah anda..  Posisikan bahwa anda orang yang kaya (meskipun hanya kaya hati ).  Rasakan bahwa anda lebih kaya dari dia dan posisikan bahwa anda dalam posisi yang sama atau lebih kuat darinya.  Berikan daya tarik agar dia merasa menginginkan anda. Nafaskan kelebihan yang anda miliki agar dia merasa menyesal telah menolak anda.  Disanalah, anda menjadi penguasa untuk menerima atau menolak dia.  Telepas nanti anda putuskan untuk  menerima atau menolak dia, anda telah menampilkan diri dengan kharisma yang anda miliki dan tetaplah bersikap manis. Disana beban yang anda rasakan dapat terlepas……

Seperti telah aku kemukakan sebelumnya bahwa semua itu tak mudah kita lakukan, tapi minimal itu bisa kita upayakan untuk membangun energy positif dalam tubuh…. Dan terlepas apakah anda sependapat ataupun tidak pada inspirasi ini…..semoga bermanfaat !!!

8 thoughts on “MENJADI PENGUASA pada diri sendiri …………”

  1. mom.. i really inspired with your article.. it gave me a lightening in my life. maybe it’s hard to do in the beginning (being sincere with somebody who hurt us and being tough with pain and sorrow).. But I believe that after the hurricane comes a rainbow.. Just believe that words (I addopted from Katty Perry’s lyrics). Eventhough we need tears, sweats or bloods to make everything get normal again.. Thanks for the advice.. Actually, I’d rather choose option number two (doing spiritual management). Slowly but sure, we showed them that we can stand by our own knees and never feel upset or feel under self confidence with those problems. Alias: CUEK BEBEK LAAAHHH…

  2. ma-ntik… comment di atas itu dari aku lo.. kemaren mb yuyuk belum log-out, jadinya masih nampak di tulisan itu… sorii…

  3. penuh inspirasi bu. terima kasih 🙂
    bagus banget artikelnya.
    hanya saja bgian sebagai seorang istri juga terkadang ada wanita yang lemah. pasrah aja sama keadaan ya suamix selingkuhlah apa lah..
    terllu mcintai suami atau bertahan krna anaknya bu.
    jdi wanita terkdg lbh memlih memerangi rsa skit itu menjdi kekuatan krna anaknya. hehehehe. curhat.com

  4. Thanks Dewi comment nya…apapun yang kita putuskan untuk memerangi rasa tersakiti dalam diri kita…itu sudah
    menjadi bagian dari cara kita untuk menjadi “penguasa pada diri sendiri” karena berangkat dari sana kita berusaha
    memanage ” rasa” yang ada dalam diri…tapi perlu di ingat tetaplah bangun energi positif aja agar imun dalam tubuh kita
    bisa bertahan dan tidak menjadikan kita rapuh fisik krn rapuh hati….hehehheh…koyok psikiater ae yoo…

  5. oww itu kamu tohhh….ta kiro namanya Dewi….
    ya gpp lah…mau Dewi or kamu yang penting bisa share…okay…
    what you thing with my answer…:)

  6. Okay…thanks for your appreciate n comment.
    whatever you can feel and try as a solution to overcome the pain, it is your decision to become ruler of yourself …..
    Since each person will be different deciding which alternative to choose
    I just threw the experience to be a discourse on others, maybe it can give benefits …. hehehehhe…..

  7. bu sherly maaf sebelumnya oot. saya dah bingung mau nanya kemana 🙁
    saya lagi menyelesaikan skripsi S1 dengan mata kuliah teori akuntansi… topik-topik pembahasan mengenai teori akuntansi yang sedang hangat dibicarakan apa ya? bisa bantu saya 🙂 jika berkenan dimana saya bisa berkonsultasi dgn dosen akuntansi khususnya mengajar teori akuntansi disini? makasih buat masukannya

  8. Banyak kita punya dosen akuntasi yang qualified…tinggal pilih aja dech…contohnya Bu Istutik, Bu Tutik Arniati, Bp Darman, Bp Sugen, Bu Ila, Bu Rini Maryuni..atc…tinggal pilih who you want..

Comments are closed.