FENOMENA GHOST RESTO

 

 

 

Satu lagi dampak dari perkembangan bisnis di era Millenial 4.0 yaitu terjadinya disruption rumah makan atau restoran. Dengan perkembangan kemajuan teknologi yang pesat dan mendukung sekali untuk dilakukannya e-commerce, serta kemudahan konsumen dalam membeli makanan melalui aplikasi jasa layan antar, maka saat ini mulailah terjadi pergeseran fenomena. Perkembangan tren kuliner belakangan ini telah muncul istilah Ghost Restaurant. Ghost restaurant merupakan restoran yang hanya berfokus pada delivery saja, atau yang juga dikenal dengan sebutan restoran virtual atau delivery-only restaurant.

Kepopulerannya semakin meningkat seiring waktu berlalu. Dan semakin banyak pemilik restoran yang memutuskan untuk berganti haluan, dari yang tadinya memiliki restoran dengan lokasi permanen, sekarang membuka restoran yang hanya fokus pada delivery saja. Restoran ini tidak bisa dikunjungi secara fisik, alias restoran yang tidak menyediakan ruang khusus bagi para pengunjung untuk makan dan minum di situ.

 

 

 

 

 

 

Ghost restaurant tidak memiliki bangunan berbentuk restoran, sehingga konsumen biasanya tidak dapat mengambil makanan pesanan sendiri. Pesanan biasanya akan langsung diantar oleh pihak restoran atau menggunakan jasa pengantaran pihak ketiga. Makanan yang tersedia di restoran ini biasanya juga hanya dibuat saat ada pesanan saja. Ini membuat restoran jenis ini mampu menawarkan berbagai macam makanan pada daftar menunya.

LOKASI YANG TEPAT
Kehadiran restoran merupakan alternatif terbaik saat kita ingin membuka restoran namun terbentur biaya karena biaya sewa bangunan di lokasi strategis biasanya sangat tinggi. Kita tidak perlu mencari lokasi strategis yang ramai dengan kendaraan dan orang lalu lalang. Kita dapat membuka ghost restaurant di manapun, selama layanan pengiriman makanan tetap mudah dilakukan.

KELEBIHAN GHOST RESTAURANT
Berikut adalah beberapa hal yang dapat dirasakan saat nibblers membuka restoran virtual daripada restoran biasa:
• Konsep restoran fleksibel. Saat restoran berbasis aplikasi, website, atau sosial media, nibblers dapat mengubah menu kapanpun. Tanpa perlu repot mengganti signage, buku menu, atau materi promosi cetak lainnya.

• Menu dapat disesuaikan. Saat harga bahan makanan melambung tinggi, nibblers bisa mengganti bahan makanan tersebut dengan bahan yang lebih terjangkau dan mudah didapatkan dari lokasi.
• Modal lebih kecil. Saat membuka restoran virtual, kita tidak perlu memikirkan biaya untuk dekorasi ruangan, signage, alat makan, dan gaji banyak karyawan.
• Peluang untuk bereksperimen lebih besar. Ghost restaurant merupakan kesempatan yang besar untuk melakukan eksperimen dan mencoba konsep-konsep baru. Jika ide yang nibblers jalankan tidak cocok, bisa dengan mudah menggantinya dengan yang lain.
• Peluang mengurangi dampak sisa makanan. Restoran pada umumnya mungkin pernah mengalami masalah yang berkaitan dengan sisa makanan atau minuman yang disajikan. Namun bagi ghost restaurant, bisa jadi hal tersebut tidak berlaku karena tentunya setiap makanan akan dikirimkan ke tempat pelanggan dan dimakan di tempat lain. Sehingga apabila ada sisa makanan, maka bukanlah restoran tersebut yang harus mengurusnya.
• Kemudahan dan kecepatan dalam membuka cabang. Beberapa pebisnis restoran yang usahanya sudah mencapai target kesuksesan dan tiba waktunya untuk diperluas juga ada yang kemudian memilih untuk membuka cabang dengan sistem ghost restaurant. Misalnya saja bagi mereka yang ingin cabangnya di buka di tempat yang jauh dari kota dimana restorannya yang sekarang berada. Membuka cabang dengan ghost restaurant dirasa lebih cepat dikarenakan banyak hal-hal berupa administrasi yang tidak perlu terlalu pusing untuk dipikirkan. Untuk kemudahan, (seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya) terdapat kemudahan dari penentuan lokasi, penentuan tempat, dan penentuan luas bangungan yang diinginkan (dapat dimulai dari rumah sekalipun). Tentunya lokasi yang dipilih haruslah lokasi yang setidaknya dapat dengan mudah ditemukan oleh kurir delivery.

• Kemudahan dan kecepatan beradaptasi. Apabila ghost restaurant merasa menu hidangannya ada yang tidak cocok, maka bisa langsung dicoret atau dihapuskan dari daftar menu yang ada. Bahkan jika gagal di awal pembukaan, mereka masih dapat melakukan relaunch dengan menu-menu baru yang lebih menarik tanpa perlu membongkar ulang tatanan tempat usaha karena tidak harus melayani para tamu secara langsung. Karena semua menu dan penawaran dilakukan secara online maka perubahan menu dapat dilakukan secara cepat.

KONDISI DAPUR GHOST RESTAURANT

Pada restoran virtual, dapur merupakan satu-satunya hal yang membutuhkan banyak biaya. Kita tidak perlu memikirkan biaya untuk menata ruang makan, karena kita bisa mengalihkan biaya tersebut untuk membeli peralatan dapur spesialis yang mungkin tidak bisa ditemukan di restoran tradisional pada umumnya.

A. Menggunakan Satu Dapur untuk Beberapa Konsep
Saat membuka restoran virtual, kita bisa membuka beberapa jenis restoran virtual sekaligus dan mengoperasikannya di satu dapur yang sama. Apalagi jika bahan makanan yang digunakan untuk konsep-konsep restoran yang dijalankan tersebut tidak terlalu berbeda, kita bisa menyiapkan makanan lebih efisien dalam dua konsep terpisah di dalam satu ruang.

B. Menyewa dapur
Banyak restoran virtual yang menggunakan dapur di rumah sendiri untuk mengoperasikan restoran. Namun, jika kita memiliki dana lebih, tak ada salahnya untuk menyewa sebuah tempat untuk membangun dapur sendiri.

BAGAIMANA CARA MENDAPAT PELANGGAN
Berhubung restoran virtual tidak dapat mengandalkan kepadatan lalu lintas untuk menarik pelanggan, kita harus memulai bisnis restoran ini dengan teknik pemasaran yang berbeda. Konsep yang fleksibel dan dapat diakses dengan mudah membuat ghost restaurant sangat diminati anak muda. Apalagi jika restoran menargetkan remaja dan orang dewasa muda sebagai pelanggan, sebaiknya pastikan restoran juga hadir secara online.

A. Bekerja Sama dengan Aplikasi Delivery Service

Banyak restoran virtual yang bekerja sama dengan aplikasi delivery service, seperti Gojek atau Grab untuk menarik pelanggan. Jika menjadi restoran yang di-featured oleh aplikasi ini, akan ada lebih banyak pelanggan yang mengetahui keberadaan restoran. Selain itu, aplikasi ini akan mengatur pengemudinya untuk mengambil dan mengantar pesanan pelanggan. Itu artinya, yang hanya perlu pikirkan adalah menyiapkan pesanan pelanggan saja dan tidak perlu mengkhawatirkan proses pengiriman.

B. Buatlah Iklan Menarik di Social Media atau Situs. Jika di area kita tidak ada layanan delivery service pihak ketiga atau jika kita lebih suka menangani proses pengantaran makanan sendiri, pastikan restoran virtual memiliki situs yang berkualitas, lengkap dengan form pemesanan online yang fungsional. Untuk menarik pelanggan mengunjungi situs restoran, buatlah akun sosial media, blog, atau website tempat di mana calon pelanggan bisa menemukan keberadaan restoran. Buatlah konten dan tayangkan sesering mungkin.

Pelanggan juga bisa diajak untuk membagi foto makanan yang mereka pesan dari restoran Anda, memberi taggar tertentu, dan berinteraksilah dengan mereka. Tanpa kehadiran secara online, restoran virtual yang Anda jalankan tidak akan dikenal oleh masyarakat luas.

Jika kita ingin menemukan restoran dengan konsep yang eksperimental, namun tidak yakin untuk berinvestasi dan mengeluarkan biaya besar untuk menyewa bangunan restoran, makan restoran virtual merupakan pilihan terbaik. Jenis restoran ini sangat populer di area metropolitan. Membuka ghost restaurant menjadi opsi yang menarik untuk calon pebisnis kuliner yang belum pernah memulai bisnis kuliner. Tentu dengan kemudahan yang diberikan, bisnis kuliner ghost restaurant jangan dipandang sebelah mata. Jika dijalankan dengan baik, bisnis ini menjanjikan keuntungan dan jangkauan pasar yang tidak main-main.

Disadur dari berbagai sumber :

https://www.nibble.id/blog/tips-buka-restoran-yang-fokus-pada-delivery/

https://www.stoqo.com/blog/2758/6-hal-penting-tentang-ghost-restaurant-yang-perlu-diketahui/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *