Pengembangan Diri dalam Karir

Setelah mahasiswa melakukan kuliah selama minimal 4 tahun, diharapkan dapat lulus tepat waktu menjadi sarjana untuk segera memperoleh pekerjaan. Baik di sektor formal maupun sektor informal. Setelah masuk dalam dunia kerja, maka target selanjutnya adalah dapat menjabat di suatu titik level karir tertentu, sesuai dengan bidang dan keahlian yang telah dimiliki. Hal inilah yang disebut dengan Pengembangan Karir (Career Development). Untuk memperoleh pengembangan karir, maka individu tersebut harus melakukan pengembangan diri (Self Development) terlebih dahulu.

Pengembangan karir terbagi menjadi 3 fase, yaitu: karir di awal kerja, karir di pertengahan masa kerja, dan karir di akhir masa kerja. Dalam menapaki karir, tentu saja tidak terlepas dari berbagai hambatan dan rintangan. Berikut beberapa trik ampuh yang dapat meningkatkan karir kita yang disadur dari berbagai sumber.

1. Asah jiwa kepemimpinan
Secara konsisten, tingkatkan kemampuan Anda sebagai pemimpin setiap kali Anda berkesempatan memimpin sebuah tim. Kebutuhan ekonomi yang sangat mendesak mengharuskan Anda melakukan mobilitas tinggi dalam pekerjaan. Jika atasan Anda dipecat, Anda harus segera bergerak.

2. Pastikan Anda dibayar layak
Pastikan Anda mengetahui kemampuan Anda sebelum menerima sebuah pekerjaan. Pastikan pula pekerjaan yang ditawarkan sesuai dengan kemampuan Anda, dan periksa apakah pekerjaan tersebut memiliki masa depan yang menguntungkan bagi Anda.

3. Jaga Hubungan Profesional
Membangun hubungan yang baik antar rekan kerja dan atasan dapat menguntungkan karir Anda
(tindakan preventif mencari dukungan jika terjadi persaingan terbuka untuk jabatan di perusahaan)

4. Cari peluang pengembangan
Jika Anda bersedia ditempatkan di daerah pengembangan baru, kemampuan kepemimpinan Anda dapat teruji (ada kesempatan untuk membuktikan bahwa Anda layak memimpin, dan layak mendapat promosi)

5. Jangan menjual diri Anda terlalu rendah
Buktikan diri Anda bahwa Anda layak mendapatkan lebih banyak. Percaya pada diri sendiri atas apa yang layak Anda dapatkan.

6. Putuskan karir Anda
Jika industri yang Anda masuki sedang menunjukkan penurunan pesat, sudah saatnya Anda moving ke industri lain yang sedang booming. Ambil sedikit resiko dengan memutuskan pindah pekerjaan

7. Jangan habiskan energi untuk kebencian
Dalam bekerja (apalagi dalam persaingan terbuka) pasti banyak kompetitor. Jangan menghabiskan waktu dan energi untuk menanggapi hal-hal negatif yang dibuat kompetitor untuk menjatuhkan Anda. Gunakan energi Anda untuk membangun kesuksesan Anda.

8. Tidak ada yang tidak bisa dilakukan
Ketika Anda diminta melakukan sebuah tugas, berikan respon positif dengan mengatakan IYA, walau Anda tidak tahu bagaimana cara mengerjakannya. Anda dapat mencari tahu setelahnya. Namun jika semua usaha yang dilakukan gagal, Anda dapat mengatakan pada atasan bahwa Anda mengalami kesulitan menjalankan tugas (tapi sebelumnya pastikan Anda memiliki rencana cadangan untuk dibahas dengan atasan Anda)

9. Jujur dengan keinginan Anda
Cobalah jujur dengan keinginan Anda dan luangkan waktu untuk menilai apa yang Anda inginkan dalam karir Anda. Lakukan pekerjaan seperti hobi, sehingga Anda tidak akan merasakan pekerjaan Anda sebagai sebuah pekerjaan

10. Tunjukkan profesionalisme
Cobalah jujur dengan keinginan Anda dan luangkan waktu untuk menilai apa yang Anda inginkan dalam karir Anda. Lakukan pekerjaan seperti hobi, sehingga Anda tidak akan merasakan pekerjaan Anda sebagai sebuah pekerjaan
Semoga bermanfaat…
*Materi ini disampaikan dalam seminar COMDEC  April 2013

Rina Irawati
STIE Malangkucecwara Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *