INDAHNYA PANTAI PASIR PUTIH

#latepost
Menjelang Hari Ibu 22 Desember 2013 lalu, saya diminta untuk make a wish oleh anak-anak dan suami.. “Ibu pengen klinong-klinong ke pantai”, kata saya.. Ini memang keinginan saya sejak beberapa bulan lalu. Kangen menginjakkan kaki di pasir pantai yang eksotis. Berhubung ke Bali kemaren tidak kesampaian klinong-klinong ke pantai. Akhirnya diputuskan kita akan pergi ke pantai Pasir Putih di Situbondo, sesuai dengan instruksi ibu.. hehe..  maka segeralah kami sekeluarga capcuuus ke sana.

 

Sabtu, 21 Desember 2013
Selepas sholat ashar kami berangkat. Selama perjalanan kami saling bercerita, have fun, anak-anak juga ceria.. cuwiwitan, ngobrol, nyanyi-nyanyi.. dibuat enjoy aja.. toh ini juga perjalanan santai. Di luar perkiraan saya, ternyata jaraknya lumayan jauh juga ya kota Situbondo ini. Hampir mendekati Banyuwangi. Kurang dikit lagi udah bisa nyebrang ke Bali nih.. hehe.. Perjalanan pada awalnya lancar, tetapi saat hampir memasuki kota Situbondo ternyata ada jembatan putus. Sehingga macet berjam-jam dan kami harus mencari jalan putar agar bisa segera sampai ke tujuan. Sekitar jam 23.00 barulah kami sampai ke wilayah Pantai Pasir Putih. Setelah mencari hotel beberapa kali (banyak yang penuh), akhirnya kami menemukan cottage nyaman yang di depan kamar kami sudah langsung berhadapan dengan pantai. Wuiii senengnya.. Nyampai di kamar langsung mandi, sholat, dan tentu saja tepaaarrr..

Lokasi Pantai Pasir Putih
Lokasi Pantai Pasir Putih Situbondo mudah ditemukan, tepat di jalur utama dalam perjalanan antara Surabaya-Bali. Selintas tidak begitu istimewa, dengan pintu gerbang yang sederhana dan sederet kios cinderamata dan satu restoran. Deburan ombak di waktu laut surut tidak begitu terdengar. Hanya ada sejumlah perahu cadik dengan aneka layar. Letak Kabupaten Situbondo di sebelah utara berbatasan dengan Selat Madura, sebelah timur berbatasan dengan Selat Bali, sebelah selatan dengan Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi serta sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo. Pantai Pasir Putih di Kabupaten Situbondo, tepatnya Kecamatan Bungatan, Jawa Timur, dikenal karena hamparan pasirnya yang putih. Keunikan pantai tersebut yaitu topografinya yang melengkung menghadap ke laut dengan latar belakang hutan membentuk gugusan panorama yang sangat indah. Ke arah utara, wisatawan dapat melihat luasnya laut utara Jawa dengan garis putih di pinggir pantai. Di belakangnya, rimbunan hutan menyajikan kesejukan tersendiri.

Karena letak yang strategis itulah yang membuat Pasir Putih sebagai salah satu tujuan wisata pantai andalan bagi Provinsi Jawa Timur. Terhampar di pinggiran jalan utama Surabaya-Banyuwangi membuat para wisatawan yang ingin menuju ke Bali (dari Surabaya), atau menuju Gunung Bromo (dari Banyuwangi), biasanya mampir untuk beristirahat dan menyaksikan keindahan panorama yang disuguhkan, terutama menikmati eloknya matahari terbenam (sunset).

Sayang beribu sayang, kami datangnya udah larut malam. Sehingga tidak bisa menikmati indahnya sunset di sana. Pagi harinya juga apes.. Cuaca di akhir bulan Desember tidak bersahabat. Hujan melulu setiap hari. Akibatnya, tidak bisa juga menjumpai indahnya sunrise.. Aaargghh.. pagi-pagi udah mendung dan sedikit gerimis kecil. Sebel..Bangun tidur, kami langsung makan pagi yang sudah disediakan pihak penginapan. Segera kami beranjak menuju pendopo-pendopo kecil di depan kamar cottage yang langsung berhadapan dengan laut lepas. Subhanallah, indahnyaa…. tak sabar rasanya kaki segera menginjakkan pasir putih yang lembut dan bersih itu.

Minggu, 22 Desember 2013
“Selamat hari ibu… kami cintaaa sama ibu”, ucapan tulus dan pelukan hangat dari anak-anak dan suami saat kami bercengkerama di pondok kecil. Alhamdulillah, kami masih dipertemukan dalam keadaan yang sangat menyenangkan.. saya masih diberi keluarga yang hangat, saling sayang, saling bahu membahu baik dalam suka maupun duka.. yang selalu memotivasi dan menghibur saya di saat saya dalam kondisi lelah dan di titik rendah keimanan.. yang selalu menggelontor ibu dengan sejuta kasih sayang dan perhatian.. yang selalu mengerti kondisi ibu yang up and down.. yang memahami kelemahan dan kekurangan ibunya.. yang selalu helpfull di saat ibu sudah kewalahan dengan tugas-tugas domestik maupun aktivitas rutin.. I love you too, guys… always.. Terima kasih ya sudah mau memenuhi keinginan ibu nge-laut.. hehe..

Setelah membeli beberapa pernak-pernik dan oleh-oleh khas pantai, dan setelah mandi, kami segera berangkat ke pantai pasir putih yang sudah melambai-lambai dari tadi.. Mengajak untuk bersenang-senang di sana.. Akhirnyaa… bisa juga berkecipak-kecipik di ombak laut dan menginjakkan kaki di pasir yang lembut. Bersih pula.. aaahh.. sukaa banget. Sebenarnya saya ingin snorkling saja, tidak usah pake perahu. Tetapi gibliiiiggg… baru nyadar kalo baju renang saya ketinggalan di Malang. Sebel pooll.. padahal waktu packing saya udah ribut dan menyuruh semua pada membawa baju renang masing-masing.. eehh lakok punya sendiri malah ketinggalan. Huuff..!! Sedangkan pihak pengelola pantai hanya menyediakan perlengkapan snorkling saja dan tidak menyediakan persewaan baju renang. Sial banget deh..

Berbagai macam olahraga laut seperti berenang, menyelam, maupun berselancar dapat dilakukan di pantai ini. Jika enggan berenang, pengunjung dapat menaiki perahu untuk berlayar dan menikmati pemandangan bawah laut. Beragam hiburan seperti konser music dan bermacam lomba seperti lomba selancar, memancing, dan lomba perahu nelayan tradisional sering diadakan untuk memuaskan para wisatawan. Salah satu keunggulan utama Pantai Pasir Putih Situbondo ada pada taman laut, yang berbeda dengan pantai lain yang ada di Jawa Timur. Biasanya, taman laut berada pada kedalaman cukup dan perlu menyelam untuk baru bisa menikmati keindahannya. Namun, taman laut di pantai ini dapat mudah dilihat dari perahu, dan cukup menggunakan alat yang disediakan pihak pengelola pantai.

Kemudian kami menyewa perahu cadik untuk berlayar ke tengah laut, terlihat karang berwarna-warni, menampakkan keindahan alam di dasar laut. Setiap perahu dilengkapi kotak dengan kaca, yang jika diturunkan ke air, akan menampakkan karang lebih terang.
Ada yang mengatakan, Pantai Pasir Putih satu-satunya pantai di Pulau Jawa yang memiliki kekayaan alam sangat indah. Taman karang di dasar laut yang cukup indah dan memikat hati, dengan aneka bentuk dan warnanya. Di dalam laut Pasir Putih sendiri terdapat dua kategori terumbu karang. Yaitu berkategori lunak (soft coral), dan berkategori keras (coral). Selain itu, pada bulan Oktober para nelayan biasanya mengadakan upacara Petik Laut, yaitu melarung makanan, jajanan, dan kepala lembu ke tengah laut sebagai upaya memohon berkah hasil laut dari Tuhan. Yaah.. telat donk.. ini mah udah Desember.. haha.. Pada upacara ini tak jarang diadakan pementasan musik Gandrung yaitu musik tradisional yang populer di daerah Banyuwangi dan sekitarnya. Akses Jalur menuju Pantai Pasir Putih terbilang mudah karena posisinya di pinggir jalan utama Surabaya-Banyuwangi.

Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Untuk pengunjung yang belum mahir berenang, di sekitar lokasi pantai terdapat banyak penyewaan ban-pelampung untuk bermain-main di tengah laut. Wisatawan juga dapat menyewa perahu yang dilengkapi kata-kaca untuk menyaksikan pemandangan bawah laut. Selain berenang, para pengunjung juga dapat menikmati perahu wisata keliling pantai. Berwisata naik perahu ini pun banyak diminati para pengunjung, hanya dengan membayar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu rupiah. Pengelola wisata juga menyediakan fasilitas kamar mandi, musholla, dan beberapa tempat untuk beristirahat berupa bangku beton yang biasanya dekat dengan para penjaja makanan.

Di tempat ini juga tersedia kios-kios yang menjual souvenir seperti replica perahu serta hiasan dan aksesoris dari kerang. Bagi yang ingin menginap, di sekitar lokasi terdapat penginapan berupa hotel, motel, dan losmen. Tetapi kalau ingin berkemah, ada juga area khusus untuk berkemah. Seperti pada musim libur lebaran, yang lalu, pantai Pasir Putih dipadati para wisatawan dalam liburan Wisatawan berdatangan dari daerah Situbondo maupun dari luar daerah. Kondisi tersebut membawa berkah tersendiri bagi pelaku jasa wisata pantai, khususnya pantai Pasir Putih.

Sebagai salah satu primadona tujuan wisata di Jawa Timur. Pantai Pasir Putih menjadi tujuan utama masyarakat sekitar. Selain karena ombaknya yang tenang, hingga para orangtua tak perlu khawatir bagi anak-anaknya yang berenang dan berwisata air di pantai ini, lokasinya juga strategis. Lokasi Pasir Putih ada di Jalur Pantura Situbondo, sehingga bagi para pengunjung dari luar daerah mudah untuk mencapai wisata pantai tersebut. Meski demikian, sebagian pengunjung masih mengeluh soal penataan obyek wisata yang dinilai masih minim fasilitas terutama untuk bermain anak-anak. Diharapkan ke depan pihak pengelola bisa meningkatkan sejumlah fasilitas dikawasan pantai pasir putih, sehingga pengunjung yang hadir bisa lebih betah di kawasan wisata yang sangat terkenal di Jawa Timur tersebut.

Saya hanya sebentar saja menikmati pemandangan bawah laut. Karena mendadak hujan turun. Waahh.. segera saja kapal kami memutar balik kembali ke pantai. Sesampainya di pantai saya segera mencari tempat berteduh. Sedangkan suami dan anak-anak nekat berenang-renang di pinggir pantai karena mereka sudah siap dengan mengenakan baju berenang. Sedangkan saya, pake baju muslim lengkap.. hihihuuuu.. bikin bete.

Saat dhuhur, kami kembali ke cottage untuk bilas mandi dan packing pulang. Setelah sholat dan bersih semua, kami check out dan kembali lagi ke pantai untuk mencari makan siang dengan menu khusus sea food.. Akhirnya kami menemukan warung makan yang bersih dan lengkap menunya. Alhamdulillah, kenyang dan puas. Pukul 14.00 kami kembali pulang ke Malang. Selama perjalanan pulang, lalu lintas cukup lancar dan tidak macet seperti kemaren.

Saya cukup senang dengan acara klinong-klinong ke pantai pasir putih hari ini.. Moment nya sangat menyentuh dan pas banget. Mereka semua ingin menyenangkan dan membahagiakan ibunya. Dimanja banget deehh.. hehe.. Kalo hari ibu terjadi setiap hari, seneng kali ya.. haha..
Tapi secara personal, saya kurang puas. Karena kurang kenyang di lautnya, gak bisa eksplore snorkling liat taman laut, gak bisa berenang-renang lama di pantai karena gak bawa baju berenang.. Tapi sudahlah.. overall, anak-anak seneng.. ibunya juga seneng kok.. Suatu saat perlu diagendakan lagi klinong-klinong ke pantai yang lebih seru dan bisa having fun semuanya.. Aamiin..

Semoga bermanfaat dan menginspirasi

Rina Irawati
STIE Malangkucecwara Malang

5 thoughts on “INDAHNYA PANTAI PASIR PUTIH”

  1. Asskum. saya radimas hendro , tinggal di lawang-Malang. saya baca2 sedikit journey.nya seru bgt. Ya saya gk tau pastinya sih , seru tidaknya pasti panjenengan sendiri yg bisa menilai. hehe 😀 oh iya , cottage/penginapan di sana price nya brp wktu itu ya kalau boleh tau ?? “yg langsung menghadap ke pantai itu” hehe 😀 Matur Nuwun Sanget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *