ASYIKNYA BELANJA ONLINE

Saat ini banyak bermunculan sarana saluran pemasaran dalam menjajakan barang dagangan.. Mulai dari saluran pemasaran modern sampai dengan mengacu pada e-business dan e-commerce.. Pada tulisan kali ini, saya menyorot tentang sistem pemasaran modern dengan menggunakan e-commerce. Jaman sekarang ini para pedagang sudah banyak menggunakan fasilitas internet untuk memasarkan produknya. Kalau dulu hanya memajang promosi barang dagangan melalui e-mail. Dengan mengirim aneka promosi ke e-mail konsumen. Baik kepada user  maupun non user. Tetapi sekarang sarana marketing sudah lebih meluas.. Paling banyak adalah melalui jejaring sosial Facebook atau Twitter. Bisa juga melalui youtube.. Sekarang ini  yang marak adalah berdagang melalui Instagram, dimana Instagram hanya bisa dilihat di smartphone yang menggunakan OS Android.

Saya sendiri sudah hampir dua tahun ini sering melakukan pembelian di olshop (online shop).. Mulai dari produk kecantikan, supplement, sepatu, baju, dan lain-lain.. Selama ini tidak ada keluhan yang berarti terhadap belanja online.. Saya menerapkan beberapa strategi dalam belanja online biar gak tertipu. Di antaranya adalah: cerewet nanya ke penjualnya tentang karakter dan ingredient produk yang dijual, melihat berapa kali situs ini dilirik oleh konsumen, dan selalu membaca testimoni user. Selain itu saya juga browsing di internet mengenai produk yang dijual. Untuk kosmetik misalnya.. Harus searching dulu di internet, di olshop lain mengenai harga dan ingredient di dalamnya. Jangan sampai salah beli dan akhirnya kecewa.

Perkembangan olshop di Indonesia memang sekarang sedang menjamur. Keunggulan jual beli online antara lain: (1) Penjual dapat memangkas ongkos produksi, tidak perlu membuka gerai sendiri, (2) Pembeli tidak perlu repot-repot jalan ke gerai toko karena cukup browsing2 aja di internet, hemat waktu dan tenaga. Tetapi dengan berdasarkan modal kepercayaan saja, ada juga kelemahan berdagang online yaitu: (1) Pembeli terkadang merasa “tertipu” karena antara barang real dengan barang yang diuplot di internet tidak sama. Ditambah lagi penjual tidak bisa melihat dan meraba barang yang diperjual belikan. Hanya berdasarkan modal foto saja. (2) Pembeli bisa saja ditipu penjual di olshop. Setelah mentransfer sejumlah uang untuk mendapatkan barang, bisa saja barang tidak dikirimkan. Alias kita bertransaksi dengan pedagang bodong. Kejadian ini sering terjadi di jual beli online.

Oleh karena itu, kedua belah pihak harus bisa mencermati fenomena ini. Jadilah pedagang dan pembeli yang cerdas. Untuk para pedagang online, mereka biasanya bekerja sama dengan pedagang lain untuk saling berbagi informasi.. Mereka suka mem-black list pembeli nakal, dan mem-forward ke penjual-penjual lain agar berhati-hati dengan konsumen tersebut. Di sisi lain, pembeli pun juga harus cerdas. Karena kita hanya bermodal kepercayaan saja bertransaksi online, maka bekalilah pengetahuan kita dengan banyak browsing di internet mengenai barang yang akan kita beli. Setelah cukup pengetahuan dan yakin, maka silahkan saja bertransaksi.. Jangan lupa untuk selalu cerewet dan banyak kontak dengan penjual. Struk transfer via atm juga jangan dibuang. Bisa sebagai bukti bahwa kita sudah melakukan pembayaran dan berhak mendapatkan barang yang kita beli. Jika bertransaksi lewat smartphone, maka struk transfer bisa kita screen shot dan send to seller-nya. Jadi penjual juga tahu bahwa kita adalah pembeli serius dan tidak main-main.

Berikut beberapa trik agar bisa berbelanja aman dan lancar di olshop (dikutip dari Liputan6.com) :
1. Belanja di toko yang sudah terkenal Ada sejumlah situs besar yang menyediakan layanan pencarian dan akses ke berbagai situs berbelanja terpercaya, seperti Google, Yahoo, MSN, Amazon, dan CNET. Dengan adanya situs tersebut, pembeli bisa membandingkan dan melihat rating toko online berdasarkan kepuasan pembeli. Kita juga jadi bisa mengetahui situs mana yang mengantarkan barang dengan baik, tepat waktu, dan menangani pengembalian barang. Kita juga bisa melihat testimoni para pelanggan di olshop tersebut.
2. Pakai piranti lunak keamanan memakai antivirus di PC saja tidak cukup. Anda harus menggunakan software keamanan yang bisa membantu mendeteksi serangan berbahaya. Software keamanan harus dilengkapi dengan firewall dua arah, enkripsi password, toolbar anti-phising, dan update yang berkala. Salah satu piranti lunak keamanan yang ampuh untuk mengatasi keamanan berbelanja online adalah Norton Safe Web.
3. Gunakan kartu kredit saja saat belanja di toko online. Kartu kredit biasanya sudah dilengkapi dengan perlindungan terhadap penipuan, kiriman yang hilang, dan barang yang rusak, dan berbagai masalah lainnya. Namun, pastikan penyedia kartu kredit menawarkan hal tersebut.
4. Pastikan situs memiliki SSL (Secure Sockets Layer). Sejumlah situs ada yang menampilkan label “certified secure” dengan logo atau sertifikat online yang muncul di laman situs atau pada saat pembeli hendak membayar. Sertifikat terpercaya saat ini pada umumnya yang dikeluarkan oleh organisasi ternama, seperti Verisign, DigiCert, dan Go Daddy. Dengan memiliki sertifikat itu menandakan bahwa situs tersebut menggunakan keamanan Secure Sockets Layer (SSL).
5. Hati-hati phising dan pharming. Phising merupakan email penipuan yang seakan-akan berasal dari sebuah toko, bank, atau perusahaan kartu kredit. E-mail itu berisi ajakan untuk melakukakan berbagai hal, seperti meng-update password, memferifikasi kartu kredit, dan lainnya. Sedangkan pharming merupakan sebuah halaman web palsu yang dibuat semirip mungkin dengan situs belanja asli. Untuk menghindari ini, sebaiknya pembeli memakai piranti lunak keamanan dan langsung mengetik secara manual halaman web toko online.

Finally, selamat berbelanja online yaa.. semoga puas dan melakukan re-order terus..

Rina Irawati
STIE Malangkucecwara Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *