SEHAT DENGAN BEKAM

Sudah 2 kali ini dalam 6 bulan ini saya mencoba pengobatan alternatif baru yaitu bekam. Gara-garanya badan saya serasa remuk redam kayak dijatuhin tong minyak… Pegel linu nyeri otot, migren, suka kentut, suka masuk angin, dsb deh.. Mungkin karena saya kurang banyak bergerak dan kurang berolahraga, sehingga badan ini protes dan berontak. Kemudian oleh sahabat saya, saya diajak berbekam. Pada awalnya sih takut, tapi setelah nekat mencoba ternyata gak segitu ngeri seperti apa yang saya bayangkan. Diambil dari berbagai sumber, saya mengulas sedikit tentang metode berbekam..
Apa itu bekam?
Metode pengobatan ini sebenarnya adalah pengobatan kuno sejak jaman Nabi Muhammad SAW. Badan kita dipasangi beberapa cup gelas, dikop, kemudian ditusuk dengan beberapa tusukan menggunakan jarum suntik kecil, kemudian dikop lagi dan didiamkan beberapa saat. Setelah itu keluarlah darah kotor dari tubuh kita. Dari http://ummusumayahmc.blogspot.com, bekam dapat mengatasi berbagai penyakit. Kurang lebih ada 72 jenis penyakit dapat disembuhkan seperti ketegangan urat, darah tinggi, jantung, kolesterol, masuk angin, migrain, sakit mata, angin ahmar, sakit gigi, jerawat, sembelit, tekanan dan buah pinggang.

Apa itu darah kotor?
Darah kotor adalah darah yang mengandung racun atau darah statis yang menyumbat peredaran darah, mengakibatkan sistem peredaran darah dalam tubuh tidak berjalan sebagaimana adanya, sehingga menyebabkan terganggunya kesehatan seseorang, baik secara fisik maupun mental. Darah kotor bisa terjadi karena masuknya racun mengotori darah kita, dapat melalui :
1. Makanan (pestisida, insektisida, fungisida, zat pewarna, penyedap makanan, hormon dan logam berat)
2. Minuman (zat pewarna, zat aroma-essence, logam berat, bahan kimia, dll)
3. Pernafasan disebabkan oleh asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok dan sebagainya.

Tanpa kita sadari biasanya zat-zat yang tidak di butuhkan organ masuk ke dalam tubuh, sehingga membuat sistem imun yang ada dalam tubuh kita menjadi lemah. Zat-zat yang beracun ini membuat badan menjadi mudah terserang penyakit. Darah kotor menumpuk di bawah kulit. Jika darah kotor tersebut tidak dikeluarkan, maka tubuh akan melemah dan terserang penyakit. Untuk menyembuhkan penyakitnya, tidak ada cara yang paling efektif selain bekam. (http://greenatura.com)

Yang tidak boleh dibekam
Ternyata tidak semua orang boleh dibekam. Ada beberapa kriteria pasien yang dilarang berbekam, yaitu yang mempunyai masalah : tekanan darah rendah, pesakit kudis, perempuan mengandung dan ketika haid, masalah kulit yang serius atau dalam keadaan sangat letih, lapar dan kenyang. Antara anggota bahagian tubuh yang tidak boleh dibekam ialah mata, telinga, hidung, mulut, alat kelamin dan dubur.

Manfaaat berbekam
1. Membantu menghilangkan pening dan migrain.
2. Membantu membuang angin dalam badan, melegakan pernafasan dan sistem perkumuhan.
3. Membantu memecahkan lemak, peluh dan melegakan demam.
4. Membantu memulihkan ketegangan urat leher, belikat, pinggang dan urat sendi di kaki.
5. Membantu mencegah kebas kaki dan membantu meredakan serangan angin ahmar.
6. Mengeluarkan darah toksik dan melancarkan peredaran darah yang tersumbat.
7. Membantu meringankan tubuh. Darah kotor yang terkumpul di bawah permukaan kulit menyebabkan rasa berat dan malas.
8. Membantu menajamkan penglihatan. Peredaran darah ke mata yang tersumbat menyebabkan penglihatan kabur.

Alhamdulillah… Setelah dibekam, memang hasilnya luar biasa.. Gak ada ceritanya lagi masuk angin, pusing, pegel-pegel ilang… Pada awal bekam, bekasnya emang keliatan hitam merah gitu. Ngeliatnya aja sudah ngeri dan ngilu.. Ternyata bekas bekam itu jadi indikator seberapa kotor darah kita dan seberapa banyak toksin di tubuh kita.. Setelah bekam kedua, bekasnya tidak begitu kentara. Berarti badan saya sudah lumayan bersih dari racun tubuh.. Insya Allah saya akan meneruskan pengobatan bekam ini untuk menjaga kesehatan dan vitalitas tubuh. Tak lupa ditambahi dengan makanan sehat, bergizi, dan olahraga yang teratur..

Semoga bermanfaat dan menginspirasi

Rina Irawati
STIE Malangkucecwara Malang

6 thoughts on “SEHAT DENGAN BEKAM”

  1. pengobatan bekam memang banyak maanfaatnya bu, cuma ngerinya itu lho. hehe
    tapi memang pengobatan ini dianjurkan oleh Rasulullah 🙂

  2. artikelnya bu rina tentang terapi bekam ini menambah pengetahuan saya tentang dunia kesehatan. ortu ku kalo ngomong biasanya kop” an. ternyata banyak manfaatnya tapi ngeri, hehe. terapinya dimana bu? 😀

  3. @gazhyka: emang keliatannya ngeri. saya aja awalnya juga takut. tapi setelah nekat dan mencoba sendiri, ternyata tidak sengeri apa yang diliat. cobain deh.. kalo mau hubungi saya di ruang kerja yaa..

  4. Saya pengen banget nyoba bekam, sering baca buku yang ‘mempromosikan’ bekam dan merasa siap dengan sakitnya, insyaAllah. Meski begitu mama bilang g usah, dan jujur saya takut dengan bekam yang ’embel-embel, gmana ya solusinya? Praktisi bekam yang baik itu biasanya yang kaya gmana ? Trims mbak artikelnya 🙂

  5. @nimas : beneran deh.. dicoba dulu aja. Dulu awalnya saya ya ngeri banget. Ternyata tidak sengeri yang dibayangkan.
    Subhanallah.. justru badan terasa enteng dan bugar setelah bekam. Bekam pertama pasti bekasnya agak nyeri dan lama hilangnya.. hal itu menandakan racun tubuh pertama terbuang dan banyak jumlahnya.. setelah itu kalo bekam lagi gak begitu berbekas. cobain deehhh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *