AKHIRNYA…. TURUN JUGA

Kemaren siang saya bertemu salah seorang dosen senior. Beliau bilang:”Bu Rina, ayo segera ke ruang PSDM, tanda tangan sertifikat…” Alhamdulillah, akhirnya sertifikasi dosen saya turun juga pengakuannya. Sekarang resmi dinyatakan sebagai Dosen Profesional di bidang Manajemen.. Jabatan yang mengandung makna dalam dan tanggung jawab yang besar.. Subhanallah…

Memori beberapa bulan yang lalu terbayang kembali. Kalau tidak salah bulan Oktober 2011 nama saya dinyatakan sebagai calon dosen pengusul Serdos. Dari kampus kami STIE Malangkucecwara Malang ada 13 orang calon pengusul Serdos. Dengan hanya jangka waktu seminggu, kami kalang kabut dan ngelembur sampai malam mengerjakan persyaratan Serdos. Mulai dari mengumpulkan semua arsip selama menjadi dosen, mengisi curriculum vitae, membuat deskripsi diri yang susah-susah gampang nulisnya, foto di kantor polisi (gratis nih karena suami sahabat saya kebetulan Bapak Polisi, hehe..), sampai ikut Pelatihan Serdos di Aptisi Surabaya… Wuahhh.. menguras tenaga banget deh.

Belum lagi saya harus diseminasi hasil pelatihan ke teman-teman sejawat. Biar semua kebagian ilmunya.. Trus bantuin dosen-dosen senior dalam menyusun perlengkapan Serdos. Kesibukan nggak sampai segitu aja.. Kita harus mengumpulkan 5 mahasiswa, 3 rekan sejawat dan 1 pimpinan untuk menilai kita dari berbagai aspek. Semua pengisian menggunakan sistem online. Jadi sekali di-submit gak bisa direvisi lagi. Nilai harus antara 4-5 poin. Di bawah itu akan mempengaruhi penilaian secara keseluruhan. “Ngeri” dan heboh banget deh pokoknya.. Beberapa hari pulang sore, dan dilanjutin ngelembur sampai tengah malam di rumah. Karena dead line terus merambat..

H-2.. Masih ngelembur menyelesaikan deskripsi diri yang gak kelar-kelar. Pulang sampai jam 9 malam..Tanya sana tanya sini, bikin kepala tambah mumet.. Emang yang penting harus pede, supaya tidak terpengaruh dengan tulisan teman. Ada teman yang sudah sampai poin D, ada yang sudah poin E, saya kok masih poin C yaa.. Untung terbiasa ceriwis di blog, jadi nulis apa aja yang ada di kepala.. Tumplek blek….  Udah gitu, ada cerita aneh lagi.. Di tengah seru-serunya menyusun deskripsi diri dan mencocokkan curriculum vitae, eh.. ada teman yang diganggu sama “penghuni” ruangan.. Hedeeuuhhh apa lagi nih? Berhubung sibuk berat, mulut manyun, mata cureng, ya gak digubris gangguan “si manis” itu.. EGP dah.. mau lu ganggu, mau lu tiup, maap ya Tu (hantu-red).. Lagi gak pengen ketemuan, hehe..

Yang bikin capek emang penyusunan Serdos ini harus hasil karya original kita. Jangan coba-coba plagiat atau copy n paste.. Alamat gak lolos.. Ini berkaca dari banyak pengalaman dari berbagai dosen pengusul di seluruh Indonesia. Gak sedikit yang nangis-nangis sambil ngumpat-ngumpat di menu Suara Anda di website Serdos Dikti. Sekalinya gak lolos, akan diikutkan lagi 2 tahun mendatang. Sedangkan yang ketahuan gak lolos karena plagiat, akan “dihukum” diikutkan lagi di tahun terakhir program Serdos yaitu tahun 2014. Iiiihhh, kejaaaammm…..

H-1.. Pagi hari jam 5 saya dan teman-teman berangkat ke ITS Surabaya untuk melakukan studi banding Tracer Study alumni. Berhubung sudah janjian dengan pihak ITS jauh-jauh hari sebelum ada pengumuman Serdos ini, maka agenda hari ini tidak bisa dirubah lagi. Dengan hati “menangis” karena belum selesai finishing Serdos mau gak mau harus berangkat juga.. Jam 7 malam baru nyampe di kampus. Ternyata teman-teman peserta Serdos satupun belum ada yang pulang. Karena hari ini adalah hari terakhir pengumpulan kelengkapan Serdos via online. Ternyata semua kelengkapan harus di scan, sekaligus foto juga.. Deg-deg ser deh rasanya.. Waktu berjalan dengan cepat, tapi pekerjaan kok belum kelar-kelar. Bayangkan, ada 13 dosen yang antri ngurusin kelengkapan satu per satu.. Finally, jam 12 malam baru selesai semua. Karena rasa kesetiakawanan yang tinggi, kami harus menunggu semua teman selesai. Jadi pulangnya bareng-bareng. Untung selama ini kami selalu didampingi oleh Kaprodi, Kepala PSDM dan dosen senior yang memberi tutorial kepada kami. Pas jam 2 malam saya nyampe rumah.. Alhamdulillah..

By the way, anyway.. Apa sih Serdos itu? Kenapa ya kok dibela-belain banting tulang kayak gini? Mengutip dari www.serdosdikti.net, Sertifikasi dosen merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan kualitas kinerja dosen agar para dosen mampu mengaktualisasikan potensi diri secara lebih optimal sebagaimana tercermin dalam misi tridharma perguruan tinggi (pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat) dalam rangka meningkatkan mutu
pendidikan tinggi di Indonesia.

Pelaksanaan sertifikasi dosen adalah respon terhadap UU RI Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen sebagaimana dijelaskan pada pasal 1 ayat 2 bahwa “Dosen dinyatakan sebagai pendidik profesional dan ilmuan dengan tugas utama mengajarkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”.

Sebulan kemudian (November 2011), pengumuman Serdos pun tiba.. Alhamdulillah semua dosen pengusul diterima, walaupun di pengumuman babak kedua ternyata ada 1 rekan kami yang belum lolos. Insya Allah diikutkan lagi 2 tahun mendatang. Rasa bangga dan haru tak dapat kami bendung. Hal ini dikarenakan kami semua kompak menyusun kelengkapan Serdos ini dan betul-betul kerja keras dalam penyusunan ini. Tak lupa bantu membantu dengan teman, dan menghindari copy n paste.. Empat bulan kemudian (Maret 2012) keluarlah sertifikat resmi dari Perguruan Tinggi asesor yang menyatakan saya lulus Serdos dan dinyatakan sebagai Dosen Profesional di bidang Manajemen.. Senaaaannngg banget….

Semoga semua ini membawa hikmah positif bagi diri saya.. Saya dapat mengemban amanah negara dengan baik, dapat meningkatkan potensi dan kemampuan diri saya.. Dapat menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan lancar.. Terima kasih yang tak terhingga saya haturkan kepada semua pihak yang membantu, mensupport dan mendukung pengajuan Serdos saya kemaren.. Bu Dwinita (Kaprodi), Bu Linda (mentor kami), Bu Istutik (Kepala PSDM), Bu Nevi (atas ijinnya), Pak Beni (atas bantuannya men-scan dokumen malem-malem), rekan kerja yang beruntung, serta Trio Kwek-kwek sahabatku (Mbak Yuyuk, Mbak Enggar, dan akuuu…).. Dan semoga semua ini menular kepada teman-teman dosen yang belum dapat giliran.. Sabar ya, insya Allah semua dipanggil Serdos.. Amin…

Rina Irawati
STIE Malangkucecwara Malang

4 thoughts on “AKHIRNYA…. TURUN JUGA”

  1. Selamat Kawan; semoga sukses

    Salam dari Kota Denpasar, saya juga telah lulus sertifikasi dosen dengan telah menerima sertifikat serdos, betapa bangganya hatiku ini, Saya sbg Dosen Kopertis Wil VIII dpk di Fakultas Hukum Universitas Mahendradatta Jl Ken Arok no.11 Denpasar. Sekarang tinggal menanti turunnya dana profesi dosen katanya akan turun pertengahan tahun 2012 ini. Namun ada info bahwa laporan serdos diperketat dengan mempergunakan sistem online ” ok salam kenal – Denpasar 14 Juni 2012

  2. @pak mandi widhiana: salam kenal juga.. waahh, ikut senang saya pak.. Memang lega sekali rasanya ya setelah mendapat pengakuan resmi dari pemerintah bahwa kiprah kita di dunia pendidikan tinggi ini sudah dikategorikan sebagai dosen profesional. Iya, sekarang sudah turun perintah mengirimkan beban kerja dosen. Katanya lebih ruwet dari tahun lalu.. Yah, dinikmati saja Pak.. no pain, no gain.. semoga sukses selalu..

  3. Selamat buat Bapak dan Ibu yang sudah serdos semoga semakin terpacu, doain saya taon ini bisa menyusul, hari ini kami dosen poltekkes semarang dikumpulkan untuk ngisi portofolio online, terima kasih dan salam kenal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *