Hidup Tenang, Bebas Hutang

Dalam teori ekonomi makro dijelaskan bahwa manusia memiliki kebutuhan yang tidak terbatas, padahal sumber daya yang ada terbatas jumlahnya. Sudah menjadi fenomena umum, bahwa setiap pendapatan seseorang naik, bukannya semakin banyak saving (menabung), tetapi dia akan semakin konsumtif. Apabila dilakukan secara terus menerus, maka yang terjadi adalah dissaving (memenuhi kebutuhan dengan mengorek/meminjam dari tabungan). Jika nilai tabungan masih ada saldonya, tidak masalah. Tetapi apabila jumlah saldo sudah menipis, bahkan nol, maka yang terjadi adalah melakukan pinjaman atau hutang. Hutang bisa dilakukan dengan menggesek kartu kredit, pinjam ke orang lain, bahkan pinjam ke lembaga keuangan. Betul kata orang.. Pinjam itu senang sekali rasanya (karena dapat dana segar), tapi yang bikin mules nyicilnya.. Bagi orang  yang paham aturan main, pasti dia akan membayar cicilan pinjaman tepat waktu, bahkan mungkin memberi lebih sebagai tanda terima kasih (bonus). Tapi bagi orang yang ‘mbeling’ atau pas-pasan, pastilah akan menunda pembayaran cicilan hutang.

Continue reading “Hidup Tenang, Bebas Hutang”

MENELADANI SEMANGAT WIRAUSAHA

“Hey hey you you.. I don’t like your girlfriend.. No way, no way.. I think you need a new one.. Hey hey you you.. I could be your girlfriend..” Anak muda mana yang tidak tahu lagu tersebut? Dinyanyikan oleh Avril Lavigne tahun 2007 silam. Di tahun 2011 dia merilis album baru Goodbye Lullabye dengan lagu andalan What The Hell.. Pertengahan  Mei lalu dia menggelar konser The Black Star Tour di Jakarta. Unfortunately, I can’t see her life performance.. I’m a big fan of Avril Lavigne.. Sudah lama saya ingin menulis blog tentang dia. Kalau hanya sekedar biografi sih kurang seru.. Ternyata setelah saya mengulik-ulik lebih dalam tentang Avril, ada sesuatu yang menonjol dari diri dia. Yaitu semangat berwirausaha dan piawai berbisnis.. Selain sebagai artis dan pencipta lagu, Avril juga jago mendesain baju. Dia juga pandai melirik peluang usaha. Dengan memanfaatkan sisi keartisannya, tidaklah sulit bagi Avril untuk memasarkan dan mempromosikan produk yang dihasilkan.
Continue reading “MENELADANI SEMANGAT WIRAUSAHA”

Meningkatkan Daya Ingat dengan Makanan

Usia terus bertambah, daya ingatpun juga semakin berkurang.. Saya merasakan sedikit perubahan itu. Sepertinya sekarang ini saya mudah lupa. Padahal usia belum 40 tahun nih.. Suamipun begitu. Daya ingat makin lama makin menurun, walaupun tidak drastis. Wah gawat! Perlu ada tindakan pencegahan nih. Kita berdua masih usia produktif bekerja, masih punya tanggungan merawat 3 anak kecil.. Kalau sekarang sudah mulai pelupa, apa kata dunia?? Pernah saya sepulang kerja langsung menuju tempat parkir sepeda motor. Muter-muter kok tidak ketemu-ketemu motornya.. Deg!! Pikiran negatifpun menyergap, masak ilang sih??? Setelah tercenung beberapa saat, sayapun terbahak.. La wong tadi berangkat naik mikrolet kok, mau pulang naik sepeda motor.. Hahaha..

Continue reading “Meningkatkan Daya Ingat dengan Makanan”

TEAM WORK IS THE KEY..

Baru saja berlalu even besar di tempat saya bekerja.. Tanggal 20-22 Mei 2011 diadakan reuni akbar STIE Malangkucecwara angkatan 1971-2006, dan dies natalis ke 40 tahun (lustrum ke 8). Persiapan besar-besaran pun digelar.. Panitianya banyaaakk sekali.. Ada yang mengurusi bazar, keamanan, gerak jalan, bakti sosial ke tukang becak sekitar kampus, konsumsi, acara reuni, dan kesekretariatan.. Kebetulan saya dan sahabat Mbak Yuyuk didapuk sebagai sekretaris acara besar ini.. Waahh.. ternyata ruwet dan cuapeekk ya menjadi sekretaris. Banyak sekali job descriptionnya. Terutama mengurusi pernak pernik persiapan, khususnya tentang administrasi. Seperti: registrasi peserta (yang jumlahnya banyak banget karena ada 36 angkatan), mengecek voucher bazar, kupon gerak jalan, bikin surat undangan, koordinasi dengan tim sekretariat, pemesanan kaos, dll…
Continue reading “TEAM WORK IS THE KEY..”

TRAINING 4 : EVALUASI PELATIHAN DENGAN ROI

Investasi sumber daya manusia yang dilakukan perusahaan dengan mengikutkan karyawan ke dalam suatu pelatihan/seminar/workshop perlu dievaluasi keberlanjutannya. Banyak metode yang dapat dilakukan dalam melakukan evaluasi pelatihan. Salah satunya adalah dengan menghitung ROI (Return on Investment). Dalam buku Manajemen Sumber Daya Manusia karangan Sadili Samsudin (2005), ROI adalah membandingkan antara manfaat finansial yang diterima setelah pelatihan dengan biaya yang dikeluarkan. ROI seringkali dimasukkan sebagai evaluasi tingkat kelima. Untuk melakukan hal ini, seorang training manager dituntut memiliki kemampuan dalam bidang finansial dan menerjemahkan investasi dari program pelatihan ke dalam angka-angka sehingga dapat dilihat dengan jelas hasil perhitungannya.
Continue reading “TRAINING 4 : EVALUASI PELATIHAN DENGAN ROI”

MEMOTIVASI ANAK AGAR GEMAR MEMBACA

Di jaman sekarang, perkembangan pembelajaran anak-anak sangat luar biasa sekali. Sangat jauuuhhhh.. bedanya antara pelajaran anak sekarang dengan pelajaran saya waktu kecil. Yah, mungkin ini adalah imbas dari perkembangan ilmu, teknologi dan keadaan yang terus mengalami peningkatan. Anak berlomba-lomba digelontor pelajaran yang menurut saya belum saatnya diberikan. Tapi mau gimana lagi, sudah kebijaksanaan Depdiknas.. Agar mengerti ilmu pengetahuan, budaya membaca perlu digalakkan. Karena buku adalah jendela dunia. Kita bisa mengerti apabila membaca. Hal ini perlu dikenalkan sejak anak masih usia dini. Agar kelak jika dewasa sudah terbiasa membaca.
Continue reading “MEMOTIVASI ANAK AGAR GEMAR MEMBACA”

TUBUH LENTUR DENGAN PILATES

Sesuai dengan prinsip hidup sehat yang telah saya canangkan beberapa bulan lalu, selain mengikuti yoga, saya juga diajari pilates oleh instruktur senam saya. Salah satu cara untuk mendapatkan postur tubuh yang baik adalah membentuk sikap tubuh yang baik (body language) dan latihan olahraga yang teratur yaitu salah satunya dengan melakukan senam. Banyak senam yang menjanjikan postur tubuh yang baik, misalnya: taebo, yoga, wushu, pilates, dll.. Dari berbagai sumber yang saya baca di internet, pilates dikembangkan pertama kali oleh Joseph Pilates di awal abad 20. Metode ini memfokuskan pada kelenturan dan fleksibilitas seluruh bagian tubuh. Olah raga ini dapat memperbaiki postur tubuh yang kurang sempurna dan juga dapat memperbaiki masalah-masalah yang berhubungan dengan kelainan tulang belakang.
Continue reading “TUBUH LENTUR DENGAN PILATES”

TRAINING 3 : TRAINING DESIGN PROGRAM

Saat ini sudah banyak sekali perusahaan-perusahaan yang sadar akan pentingnya human investment. Salah satunya adalah dengan melakukan pelatihan/workshop agar karyawan mendapatkan tambahan ilmu dan wawasan. Harapannya adalah agar kinerja karyawan dan produktivitas karyawan meningkat sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. Begitu juga dengan STIE Malangkucecwara. The green campus ini juga sering sekali mengadakan pelatihan dan workshop terutama bagi dosen-dosennya, karena dosen merupakan salah satu ujung tombak perguruan tinggi dalam mendidik dan mencetak mahasiswa yang unggul dan berprestasi. Seperti pelatihan ABL (Active Based Learning), pelatihan AA (Applied Approached), pelatihan multimedia dalam pembelajaran, pelatihan membuat blog (makanya sekarang dosen-dosen sedang mengalami blog-fever), pelatihan menulis artikel ilmiah (jurnal), pelatihan penelitian dan pengabdian masyarakat versi Dikti, pelatihan softskill seperti leadership, mengubah mind set, motivasi kerja, dan lain-lain.. Selain pelatihan intern, dosen STIE Malangkucecwara juga sering dikirim ke instansi lain untuk mengikuti pelatihan dan workshop, baik di Malang maupun di luar Malang.
Continue reading “TRAINING 3 : TRAINING DESIGN PROGRAM”

Manajemen Keuangan Rumah Tangga 2 : Berhemat Agar Selamat

Menyambung tulisan saya sebelumnya (dengan narasumber pakar keuangan keluarga Hilda Fahriza), dalam menyiasati periode ekonomi sulit dimana pendapatan relatif tetap sedangkan harga di berbagai sektor membumbung tinggi, maka kita juga dapat melakukan penghematan antara lain:

Continue reading “Manajemen Keuangan Rumah Tangga 2 : Berhemat Agar Selamat”

Manajemen Keuangan Rumah Tangga 1: Menyiasati Periode Ekonomi Sulit


Saya rasakan semakin hari biaya hidup semakin mahal. Mulai dari biaya sekolah, biaya kesehatan, bahkan biaya makan.. Waktu saya menikah tahun 2001, saat itu belanja untuk makan sehari (di Malang) cukup menghabiskan uang hanya Rp 10.000,- sampai Rp 15.000,- Sudah kenyang, makanan bergizi dan higienis.. Tetapi semakin lama biaya hidup semakin meningkat. Puncaknya beberapa bulan lalu harga cabe rawit mencapai Rp 100 ribu – 115 ribu sekilo. Padahal harga daging saja masih sekitar Rp 65-75 ribu per kilo. Harga sayur mayur pun meningkat tajam karena faktor kegagalan panen di sebagian wilayah Jawa akibat beberapa gunung (seperti Merapi dan Bromo) yang menyemburkan debu tebal. Kemarin juga ada wabah ulat bulu di mana-mana sehingga banyak tanaman yang rusak. Karena harga pangan naik, otomatis juga menaikkan harga barang di sektor lain (efek domino). Hukum ekonomi mikro mengatakan bahwa jika permintaan tinggi, sedangkan penawaran rendah, maka harga akan naik..
Continue reading “Manajemen Keuangan Rumah Tangga 1: Menyiasati Periode Ekonomi Sulit”