Musim Penghujan : Penyakit Apa yang Bisa Timbul ?

Sebulan terakhir ini, kota Malang khususnya dan kota-kota lain di Indonesia pada umumnya mengalami cuaca ekstrim yang luar biasa. Jika panas, panasnya menyengattt banget. Jika hujan, hujaaaannn terus gak berhenti-berhenti. Kota Malang yang dulu masih dingin menggigit, sekarang sudah hampir tidak terasa lagi. Hampir hilang ciri khas kota Malang yang dulu banyak dicari banyak orang. Saya bahkan kangen sekali dengan hawa dingin yang dulu pernah saya rasakan 37 tahun yang lalu.

Ngomong-ngomong tentang hujan, sekarang Malang setiap hari khususnya jam 13.00 ke atas selalu dilanda hujan deras, gak berenti-berenti sampai malam, yang mengakibatkan “banjir dadakan” di beberapa lokasi di kota Malang. Saat penghujan seperti saat ini sering diiringi dengan munculnya beberapa penyakit khas. Menurut referensi yang saya baca, berikut penyakit yang biasanya muncul :

1. Demam berdarah (DB)
Penyebab: virus dengue (hidup dalam air liur nyamuk aedes aegepty betina). Penularan melalui gigitan, biasanya siang hari jam 09.00-12.00. Gejala: sakit kepala, nyeri otot dan panas tinggi yang tak kunjung turun. Kondisi parah muncul bintik-bintik kemerahan di badan dan pendarahan dari mulut. Pencegahan: tidur siang, gunakan kelambu. Lakukan 3M (menutup rapat tempat penampungan air, menguras bak penampungan air, mengubur barang-barang bekas). Lapor petugas jika ada keluarga atau lingkungan terkena DB untuk disemport massal. Pertolongan pertama: minum air putih sebanyak-banyaknya, bawa ke RS untuk mendapatkan perawatan.

nyamuk3

2.Diare

diare1

Penyebab: virus, bakteri dan jamur dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi. Gejala: buang air terus menerus melebihi toleransi. Pencegahan: tidak makan sembarangan, menghindari minum air mentah yang mengandung berbagai kuman. Pertolongan pertama : minum oralit. Bila tidak ada, sesering mungkin minum air teh manis hangat untuk mencegah dehidrasi. Segera ke dokter atau RS terdekat untuk mendapatkan diagnosa dan pengobatan yang tepat. Jangan melakukan pengobatan sendiri, karena bisa menambah parah diare.

3.Leptospirosis

tikus

Penyebab: kuman leptospira yang ada pada air seni tikus. Ditularkan melalui air, tanah atau tanaman yang telah dikotori hewan pembawa leptospira. Kuman masuk ke tubuh manusia melalui selaput lendir mata, hidung, kulit yang lecet atau makanan yang terkontaminasi urine hewan terinfeksi leptospira. Gejala: demam tinggi, sakit kepala, lesu, muntah-muntah, radang mata, nyeri punggung. Bila tak segera diatasi, kuman akan merusak pembuluh darah, sesak nafas, fungsi ginjal, radang hati, paru dan jantung. Pencegahan: amankan makanan dan minuman agar terhindar dari tikus. Cuci bersih anggota tubuh sebelum makan atau setelah kembali dari taman/kebun. Jaga kebersihan lingkungan dan cegah tikus masuk rumah. Segera ke dokter agar cepat mendapat pengobatan yang tepat.

4.Tifustifus1

Penyebab: kuman salmonella tifosa yang terdapat pada makanan atau minuman kotor yang dipindahtangankan oleh lalat. Kuman menyerang usus halus. Gejala: demam tinggi, mual, sakit perut, dan bila sudah parah ditemukan darah bercampur lendir saat buang air besar. Pencegahan: perhatikan kebersihan makanan dan minuman. Penyakit tifus bisa diatasi dengan antibiotik. Selama belum sembuh, penderita harus makan panganan lunak agar usus halus yang terinfeksi kuman tidak terluka oleh makanan.

5.Muntaber
Penyebab: bakteri shigella yang mencemari makanan, masuk ke tubuh akan menyerang sistem pencernaan. Gejala: sering muntah dan BAB. Akibatnya, penderita bisa kekurangan cairan. Bila tak teratasi bisa berakibat kematian. Pencegahan: jaga kebersihan makanan dan minuman. Cuci tangan dengan sabun sebelum makan. Bila sudah terserang, segera ke RS untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Berhubung saya memiliki pengalaman pribadi mengenai dua dari lima penyakit di atas (anak kedua saya pernah terjangkit DB dan tifus bersamaan), maka saya sekarang sedang melakukan bersih-bersih massal. Terutama berkenaan dengan genangan air yang bisa menjadi media tumbuh kembangnya nyamuk Aedes aegepti. Semoga penyakit-penyakit itu tidak sudi mampir ke keluarga kami.. Amien…

6 thoughts on “Musim Penghujan : Penyakit Apa yang Bisa Timbul ?”

  1. setuju bu, memang Kota Malang sekarang ini sudah berubah dari segi cuacanya. Kalau masalah penyakit DB timbul pada musim hujan memang benar, karena saya dulu adalah salah satu korbannya. Terima kasih atas beberapa infonya bu….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *