Saat ini Malang merupakan kota yang tidak sedingin dan setenang dulu..

Kalo dulu kita berangkat dari rumah mau ke kota Malang kita dapati jalanan yang lengang dan tenang, sehingga terlihat keindahan kota Malang . Tetapi beberapa tahun ini kita dapati kota Malang yang macet dan ruwet terutama di daerah Dinoyo dan sekitar Jembatan Sukarno Hatta di pagi hari saat anak-anak berangkat sekolah dan sore hari saat pulang kerja.

Pagi ini seperti biasa sayamembangunkan anak-anak dan menyiapkan sarapan lalu siap mengantar anak-anak ke sekolah. Mereka bersekolah didaerah yang lebih cepat jika melewati jembatan Sukarno Hatta, lalu seperti biasa anak sulung saya berceloteh  cepet…cepat..dik nanti kalo sudah pukul 06.15 jalanan di Sukarno Hatta pasti macet..cepet..cepet…lalu sang adik bergegas sambil dibantu oleh sang kakak.Saat mengantar  anak sekolah  sekitar pukul 06.30 WIB   dari kejauhan sudah terlihat kerumunan motor dan mobil yang penuh sesak.. terasa jika Malang sudah sangat sesak..tidak setenang dulu.. motor dan mobil melaju dengan kecepatan hanya sekitar 30 km/jam pelan-pelan dan merangkak…apalagi disekitar jembatan itu akan dibangun apartemen..saya tidak bisa membayangkan bagaimana nantinya agar anak-anak tidak terlambat ke sekolah..apakah harus putar arah di daerah jalan S.Parman terus ke arah rumah sakit umum Dr.Syaiful Anwar yang tentu saja akan memerlukan waktu yang lebih lama. ataukah  harus berangkat lebih pagi..entahlah..

Sekitar jam 8 pagi mulai jalanan sudah agak berkurang kemacetannya tetapi masih sangat macet dibanding Malang beberapa tahun yang lalu…

Setelah saya amati ternyata ini disebabkan karena banyaknya jumlah manusia yang lalu lalang di sekitar daerah itu..kalo kita perhatikan yang banyak berlalu lalang didaerah itu adalah mahasiswa yang kuliah di Malang khususnya yang kuliah di daerah Sukarno Hatta dan sekitarnya.

Sehingga di daerah sudah sangat dikenal itulah pusat macetnya kota Malang. Karena para mahasiswa banyak yang menggunakan alat transportasi sendiri, mobil dan minimal motor. .

Ini perlu dipikirkan jalan keluarnya mungkin dengan cara dinas PU Malang perlu mulai merancang ulang tata kota Malang..Dan saya rasa sebaiknya perguruan tinggi yang ada dipindahkan ke daerah yang lebih jauh dari kota dan  keramaian agar tidak menimbulkan masalah bagi masyarakat sekitar..

Mungkinkan kota Malang akan seasri dan setenang dulu lagi…entahlah…

Malangnya Nasibmu Kota Malang…..

2 thoughts on “Malangnya Nasibmu Kota Malang…..

  • September 15, 2012 at 10:31 am
    Permalink

    saya rasa kebijakan kampus dalam menerima mahasiswa baru juga perlu dievaluasi. Seharusnya UB perlu mempertimbangkan kemampuan infrastruktur dalam mengakomodir jumlah mahasiswa yang membludak. Bukan semata-mata menerima mahasisw dalam jumlah besar

  • September 20, 2012 at 8:43 am
    Permalink

    trims commentnya ya…good luck

Comments are closed.