Peluang Kerja Mahasiswa Jurusan Manajemen Marketing..

October 19th, 2011 by muniroh

Maraknya pbisnis perumahan di Kota Malang akan berdampak kepada kebutuhan akan tenaga Marketing…Hampir setiap pengembang perumahan membutuhkan tenaga marketing untuk membantu mereka menjual produk perumahan mereka.Apalagi mereka sangat keat bersaing..

Peluang yang ada mulai hanya sebagai tenaga sales promotion girl (SPG) dan juga sales promotion man (SPM) yang dibayar secara partime. Dan banyak juga yang diangat sebagai tenaga marketing yang akan menerima fee yang tidak besar hanya sebagai uang pengganti transport dan komisi jika mampu menjual dengan prosentase yang cukup menggiurkan asal mampu mencapai target..

Nah..inilah sebenarnya peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan fee tambahan untuk membantu orang tua..dan yang lebih penting adalah kita dapat mendapatkan ilmu dari pengalaman..ini yang mahal..jadi pengalaman itu sangat berharga jangan hanya dinilai dengan uang yang diterima. Karena dengan kita bergabung dengan para pengembang tersebut akan kita dapatkan banyak ilmu terutama ilmu bagaimana cara berkomunikasi dengan orang lain, bagaimana dapat mempengauhi orang lain agar membeli apa yang kita jual dan kemungkinan kita akan menemui seseorang yang dapat mengajak kita bergabung dengan timnya untuk menuju ke tingkat sukses yang lebih tinggi.

Karena marketing perumahan akan banyak bertemu dengan pihak bank, pihak notaris dan orang-orang yang ada di badan pertanahan dan dinas pekerjaan umum daerah. Nah…akan banyak relasi kan…

Jadi jangan ragu melamar ke pengembang yang ada untuk membantu mereka menjual produknya….Karena sepandai apapun jurusan marketing jika tidak bisa praktek menjual akan percuma saja….

Daripada kost sebaiknya beli rumah…

October 19th, 2011 by muniroh

Iklan ” daripada kost sebaiknya beli rumah” terpampang di spanduk. Sepertinya iklan ini sangat efektif karena pada akhirnya banyak mahasiswa yang S1 dibelikan rumah oleh orang tuanya daripada kost yang per bulannya bisa dipakai untuk mencicil rumah.Daripada uang hilang tiap bulan untuk sewa kamar lebih baik untuk cicil rumah jika anak sdh lulus bisa dipakai sebagai rumah tinggal bagi anaknya yang saat lulus kemungkinan sudah beristri atau sudah bersuami. Nah efektif bukan iklan tersebut.

Apalagi bagi mahasiswa S2 dan S3 yang notabene sdh berkeluarga pastinga lebih nyaman menempati rumah sendiri daripada kost dan pada saat lulus rumah tersebut bisa dijual lagi kepada pihak lain dengan laba yang cukup tinggi.

Nah..bagaimana dengan anda yang masih kost apakah masih memilih kost ataukah menempati rumah anda sendiri…

Malangnya Nasibmu Kota Malang…..

October 19th, 2011 by muniroh

Saat ini Malang merupakan kota yang tidak sedingin dan setenang dulu..

Kalo dulu kita berangkat dari rumah mau ke kota Malang kita dapati jalanan yang lengang dan tenang, sehingga terlihat keindahan kota Malang . Tetapi beberapa tahun ini kita dapati kota Malang yang macet dan ruwet terutama di daerah Dinoyo dan sekitar Jembatan Sukarno Hatta di pagi hari saat anak-anak berangkat sekolah dan sore hari saat pulang kerja.

Pagi ini seperti biasa sayamembangunkan anak-anak dan menyiapkan sarapan lalu siap mengantar anak-anak ke sekolah. Mereka bersekolah didaerah yang lebih cepat jika melewati jembatan Sukarno Hatta, lalu seperti biasa anak sulung saya berceloteh  cepet…cepat..dik nanti kalo sudah pukul 06.15 jalanan di Sukarno Hatta pasti macet..cepet..cepet…lalu sang adik bergegas sambil dibantu oleh sang kakak.Saat mengantar  anak sekolah  sekitar pukul 06.30 WIB   dari kejauhan sudah terlihat kerumunan motor dan mobil yang penuh sesak.. terasa jika Malang sudah sangat sesak..tidak setenang dulu.. motor dan mobil melaju dengan kecepatan hanya sekitar 30 km/jam pelan-pelan dan merangkak…apalagi disekitar jembatan itu akan dibangun apartemen..saya tidak bisa membayangkan bagaimana nantinya agar anak-anak tidak terlambat ke sekolah..apakah harus putar arah di daerah jalan S.Parman terus ke arah rumah sakit umum Dr.Syaiful Anwar yang tentu saja akan memerlukan waktu yang lebih lama. ataukah  harus berangkat lebih pagi..entahlah..

Sekitar jam 8 pagi mulai jalanan sudah agak berkurang kemacetannya tetapi masih sangat macet dibanding Malang beberapa tahun yang lalu…

Setelah saya amati ternyata ini disebabkan karena banyaknya jumlah manusia yang lalu lalang di sekitar daerah itu..kalo kita perhatikan yang banyak berlalu lalang didaerah itu adalah mahasiswa yang kuliah di Malang khususnya yang kuliah di daerah Sukarno Hatta dan sekitarnya.

Sehingga di daerah sudah sangat dikenal itulah pusat macetnya kota Malang. Karena para mahasiswa banyak yang menggunakan alat transportasi sendiri, mobil dan minimal motor. .

Ini perlu dipikirkan jalan keluarnya mungkin dengan cara dinas PU Malang perlu mulai merancang ulang tata kota Malang..Dan saya rasa sebaiknya perguruan tinggi yang ada dipindahkan ke daerah yang lebih jauh dari kota dan  keramaian agar tidak menimbulkan masalah bagi masyarakat sekitar..

Mungkinkan kota Malang akan seasri dan setenang dulu lagi…entahlah…

Investasi emas akan tembus ke level tertinggi pada des 2011

October 5th, 2011 by muniroh

“Ada beberapa skenario yang menggerakkan harga emas dunia. Salah satunya adalah kebijakan Presiden AS terpilih Barrack Obama yang menyediakan dana talangan (bailout) besar-besaran akan mampu mencetak dolar AS lebih banyak, jika pasar merespons rencana Obama itu, investor akan melirik saham. “Pasti akan banyak keluar dari emas dan harga emas bisa turun di bawah US$ 600 per toz,” ujarnya.

Sebaliknya, jika kebijakan Obama dianggap tidak mampu mengatasi pelambatan pertumbuhan AS, penurunan pertumbuhan ekonomi terus berlanjut dan memaksa harga emas bisa naik melebihi US$ 900 per toz. “Kalau masyarakat panik, terus pilih dolar AS, itu salah, pilih saham juga tidak yakin. Pilihan terakhir adalah emas yang nanti bisa saja terdorong mencapai US$ 900 per toz atau bahkan lebih,” ini disampaikan oleh Leo Hadi Loe pada 17 Desember 2010.

Sekarang harga emas naik secara drastis ini rupanya menunjukkan bahwa kebijakan Presiden Obama mengenai bailout yang dilakukan sejak 2010 lalu tersebut berhasil sehingga mampu mendongkrak harga emas.

Investasi emas dipredikasi oleh banyak orang akan tinggi pada desember 2011 hal ini disebabkan pada 2 tahun belakangan ini trend kenaikan harga emas selalu meningkat di 3 bulan terakhir dan ditutp tinggi di akhir tahun. Setelah naik secara drastis di bln Agustus kemaren dan sempat turun lagi pada pertengahan September dan naik lagi awal bulan Oktober kemaren diprediksi kenaikan ini akan berlanjut hingga Des 2011 mendatang.

Sehingga jika ada dana yang tidak terpakai ada baiknya disimpan dalam bentuk emas lantakan. Emas lantakan ada 2 macam : emas lokal dan emas Antam. Keduanya memiliki persamaan dan beberapa perbedaan. Kesamaannya sama-sama emas hanya bedanya jika antam akan lebih mudah dijual karena bersertifikat Internasional sehingga bisa dijual dimanapun, sedangkan jika yang lokal walaupun harganya lebih rendah tetapi sulit dijual kecuali ke toko dimana kita beli.Dan pilihan gram emas dipasaran tidak harus dalam gram yang banyak tetapi sudah ada mulai 2 gram an.

Emas…adalah pilihan tepat utk berinvestasi saat ini.

Investasi Emas Menggiurkan?

October 4th, 2011 by muniroh

Kita dikejutkan dengan melonjaknya harga emas pada bulan Agustus 2011 lalu yang hampir mencapai p. 125.000,-/gram nya. Hal ini disebakan kondisi krisis yang sedang dialami oleh ekonomi di USA dan Eropa sehingga para investor yang biasanya bermain di bursa saham mengalihkan sementara ke emas. Karena dinilai emas adalah produk invetasi yang paling aman dari goncangan krisis. Dibanding menyimpan dananya dalam bentuk US Dollar.
Atas kepanikan para investor inilah yang memicu permaintaan emas sehingga harganya melonjak.
Dibanding produk yang lain memang emas merupakan satu pilihan yang terbaik, karena kapanpun kita butuh bisa langsung di cairkan dengan cara menjual ke pasar. Berbeda dengan jika kita berinvestasi dalam bentuk tanah, walaupun tanah dikatakan emas hitam artinya paling cepat meningkat harganya. Tetapi, jika kita butuh dana dalam waktu singkat tidak mudah untuk dicairkan.
Harga emas tiap tahunnya selalu mengalami peningkatan, seperti dapat dilihat pada perincian di bawa yang di ambil dari www.goldprice.com.
Tahun 2008 rata-rata per tahun harga emas US $ 871/ troy ounce. Per troy ounce = 31,1034 gram. Atau harga 1 gramnya sekitar Rp. 289.500,- pada tahun 2009 rata-rata harga emas menjadi sekitar 1 gram = Rp.323.200,- tahun 2010 rata-rata harga emas 1 gram menjadi sekitar Rp.407.500,- dan pada tahun 2011 neik lagi menjadi 1 gramnya sekitar Rp. 550.700,- .
Ini berarti harga emas naik sekitar 26 sampai 30 % per tahun atau 2,5 %/bln ini berarti lebih tinggi dibanding suku bunga yang sekitar 1 %/blnnya.

Nah sekarang semua terserah kita sebaiknya diinvestasikan dalam bentuk apa uang kita?

Pajak Rumah harga maksimal 70 juta dan type maksimal 36 bebas PPN

March 11th, 2011 by muniroh

Tanggal 28 Februari 2011 ada peraturan pajak terbaru yang patut di acungi jempol, yaitu tentang jika kita membeli rumah dengan harga maksimal 70 juta dengan type maksimal 36 dan merupakan rumah pertama bagi kita. Maka, tidak perlu membayar PPN sebesar 10% ( seharusnya membayar 7 juta), hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No.31/PMK/03/2011. Dan peraturan ini efektif berlaku mper maret 2011.

Sebelumnya, jika kita membeli rumah dengan harga di atas 55 juta terkena kewajiban membayar PPN 10 %. Peraturan ini di rasa oleh pembeli yang notabene banyak dari rakyat kalangan bawah merasa keberatan, jangankan untuk membayar pajak rumah yang 10 %. Untuk membayar rumah hampir semua pembeli selalu minta bantuan pihak bank agar dapat diberi pinjaman kredit. Jika mendapat KPR dari bank pembali merasa agak terbantu (walaupun harus membayar bunga yang hampir mencapai 11%/th) walaupun mendapat kredit tetapi pembeli masih tetap harus membayar uang muka yang 30 % nya. Untuk membayar uang muka yang 30% itu saja pembeli sudah minta diangsur 6 – 12 bulan, belum lagi saat akta jual beli ada biaya notaris dan pajak penghasilan 5 %. Jika di tambah PPN 10 % apakah pembeli akan mampu???? Peraturan ini merupakan secercah harapan bagi para calon pembeli rumah sederhana. Tetapi…apa iya rumah dengan harga 70 juta itu akan layak huni? karena, harga rumah sebesar itu tentu sangat kurang layak.

Akan lebih baik jika pemerintah membantu bukan saja masyarakat skala bawah saja, tetapi perlu juga untuk membantu masyarakat menengah yang biasanya membeli rumah dengan type 36 bukan lagi 70 juta tetapi sekitar 200 jutaan. Karena harga 200 jutaan lebih realistis dan layak huni.

Semoga peraturan ini akan diikuti oleh peraturan berikutnya yang menaikkan grade 70 juta menjadi 200 jutaan.

SALAM…….

DPR :Tax Ratio NAIK !!!, adilkah untuk rakyat???

December 27th, 2010 by muniroh

DPR meminta agar Tax ratio dinaikkan dari 12% menjadi 12,5%, karena negara lain tax rationya sudah mencapai 15% dibanding Gross National Brutonya.Yang dimaksud peningkatan tax ratio tentu saja peningkatan jumlah pajak yang harus dibayar oleh warga negara kepada negaranya.

Dengan adanya permintaan DPR kepada Menteri Keuangan ini memunculkan pertanyaan “Adilkah kenaikan ini untuk rakyat?”.

Jika kenaikan tax ratio itu ditujukan pada konsumsi barang-barang mewah (PPnBM) adalah  hal yang sangat wajar…karena masyarakat yang mampu membeli barang mewah berarti adalah masyarakat dengan pendapatan yang besar.

Tetapi jika pajak yang dimaksud adalah pajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN), hal ini kurang tepat. Kenapa? karena  wajib pajak badan atau wajib pajak orang pribadi yang menjual barang akan menambah harga jualnya jika ada beban Pajak. dan jika ada tambahan beban pajak tentu saja harga barang akan bertambah mahal. Karena, tidak mungkin pengusaha tidak memperhitungkan pajak sebagai beban/biaya.

Apalagi pajak pertambahan nilai (PPN) karena PPN dikenakan kepada konsumen akhir tanpa memilah apakah konsumen itu level masyarakat kaya ataukah rakyat miskin. Adilkah ini? contoh pajak yang dibayar oleh semuaorang tanpa memandang strata ekonomi adalah PPN atas pembelian barang. Barang yang dimaksud mulai barang kebutuhan pokok mulai dari kebutuhan pangan, sandang dan papan , yang kita semua tahun adalah kebutuhan mendasar atas semua orang. Contoh PPN dikenakan atas produk Seperti susu, dan lain sebagainya.

Kecuali jika PPN dikenakan atas pembelian  barang-barang bermerk dengan mutu yang sangat bagus dan harga yang tidak terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah.

Semoga para pembuat peraturan pajak dapat membuat peraturan yang adil bagi rakyat miskin. Dan semoga tax ratio yang dimaksud adalah peningkatan pajak yang ditujukan untuk warga negara kita yang berada pada masyarakat dengan level menengah dan ke atas bukan kepada semua level. Karena kita semua tahu bahwa masyarakat dengan level menengah ke bawah pada kondisi sekarang ini masih berada pada kondisi yang masih memerlukan bantuan dari pemerintah bukan malah membantu pemerintah dalam hal pembayaran pajak…..

Semoga penerimaan pajak negara kita bisa mengalami peningkatan agar pemerintah dapat melakukan pembangunan sesuai APBN tanpa meninggalkan prinsip keadilan bagi rakyatnya…

Tax Ratio Indonesia masih 12 % haruskah dinaikkan menjadi 15% seperti negara lain?

December 27th, 2010 by muniroh

JAKARTA – Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan, rasio perpajakan (taxratio) terhadap produk domestik bruto (PDB) harus ditingkatkan minimal sama seperti negara-negara maju, yakni di atas 15%. Oleh karena itu, target tax ratio yang dibebankan DPR untuk 2011 sebesar 12,05% siap dipenuhi pemerintah, melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pajak. “Kita harus meningkatkan tax ratio karena rasio kita tahun 2011 masih di kisaran 12%. Padahal negara-negara maju sudah di atas 15%,” kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo pada musyarawah nasional ke-Vl Kadin Indonesia, akhir pekan lalu.

Meski penerimaan dari sisi perpajakan digalakkan, pemerintah menurut Agus juga tetap berusaha memberikan insentif. Insentif pajak yang telah diberikan misalnya tax rate untuk PPh Badan yang saat ini 25% atau turun selama kurun dua tahun belakangan ini.

“Juga tax rate untuk perusahaan publik yang saat ini hanya 20% (telah jadi bagian dari insentif). Intinya kami siap melakukan penyesuaian di sistem perpajakan untuk mencapai tax ratio yang ideal,” ujar Menkeu.

Menkeu menilai, selama ini badan hukum dan individu telah taat membayar pajak. Sebelumnya, Komisi XI DPR mengusulkan agar tax ratio 2011 naik 0,05% dari 12% menjadi 12,05%. Dalam perhitungan Badan kebijakan Fiskal Kemenkeu, kenaikan tersebut menyebabkan peningkatan penerimaan perpajakan yang harus diperoleh sebesar Rp 3,5 triliun.

Target tax ratio 12,05% dirasakan pemerintah sudah berat Meski demikian, usulan DPR tetap dipertim-bangkan. Berdasarkan Nota Keuangan dan RAPBN 2011, proyeksi penerimaan perpajakan yang berasal dari Ditien Pajak serta Ditjen Bea dan Cukai mencapai Rp 839,54 triliun.

Tantangan berat yang harus dihadapi Kemenkeu misalnya ada beberapa komponen pajak yang saat ini sudah dialihkan ke daerah. Perhitungan kenaikan Rp 3,5 triliun tersebut melalui kenaikan 0,05% dikalikan dengan total PDB tahun depan sekitar Rp 7 ribu triliun. Potensi yang bisa menambah penerimaan perpajakan tersebut dapat diperoleh dari intensifikasi pajak.

Sedangkan dari sisi PPh Migas agak sulit karena Komisi XI DPR, pemerintah. Bank Indonesia (BD, dan Badan Pusat Statistik (BPS) menyepakati asumsi nilai tukar rupiah 2011 Rp 9250 per USS.

Insentif Pajak

Di tempat sama. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif memerlukan insentif fiskal, di antaranya insentif perpajakan. “Kita perlu meningkatkan daya saing dalam negeri dan kegiatan ekspor. Memang untuk insentif fiskal merupakan tugas dari Kemenkeu,” ujar dia.

Mari menambahkan, terkait insentif fiskal tersebut, pihaknya harus melihat terlebih dahulu sektor-sektor mana yang akan memperolehnya. Dia mengusulkan sektor seperti animasi dan industri konten bisa memperoleh insentif fiskal. Tentunya tugas kita adalah mengindentifikasi sektor mana yang akan kita dorong. Kalau kami menilai seperti animasi, industri konten, industri desain, juga software dalam negeri.” kata Mendag.
Sumber : Investor Daily Indonesia

Bagaimana Memilih Pemimpin Sesuai Al Qur’an dan Sunnah

December 16th, 2010 by muniroh

Bagaimana Memilih Pemimpin Sesuai Al Qur’an dan Sunnah

Pemimpin adalah orang yang akan membawa kita kepada arah yang lebih baik dibanding kondisi
saat ini. Kepemimpinan (ke-khalifah-an) dalam Islam sangatlah penting melihat posisi
itu lebih dari sekedar tugas dan tanggung jawab, melainkan sebagai amanah yang
harus diemban sebaik-baiknya. Itu sebabnya, pemimpin (imam) semacam itu harus
“dicari” melalui sebuah proses pemilihan umum yang jujur, adil dan demokratis
disertai hati yang tulus tanpa usur paksaan apalagi politik uang (money
politics).

Berkenaan dengan kriteria kepemimpinan itu, alangkah baiknya kita merujuk kepada
Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai sumber dari segala sumber hukum Ummat Islam.
Terdapat beberapa istilah dalam Al-Qur,an yang menunjuk kepada pengertian
pemimpin, diantaranya: Khalifah, Imam dan Ra’in. Tiga konsep tersebut merupakan
satu kesatuan yang padu tak dapat dipisahkan dan seharusnya ada dan tercermin
pada seriap diri pemimpin mendatang.

Kriteria seorang pemimpin menurut (Imam Nur Suharno, Republika 24 April 2009), terdiri dari:

1. Yang pandai menjaga (hafidzun) :
a. Seorang pemimpin harus pandai menjaga hubungan dengan Allah swt.
b. Mampu menghadirkan Allah swt dalam setiap aktivitas dan perilakuknya
c. Bekerja dengan kerja amanah , jujur, memiliki integritas, komitmen terhadap
bangsa dan negara. Tidak terjatuh dalam perilaku yang negatif : KKN misalnya
( Bila dirangkum ,kurang lebih memiliki SQ dan EQ)

2. Berpengetahuan (IQ).

Seorang pemimpin harus memiliki dan
menguasai beragam disiplin ilmu untuk menunjang keberhasilan kepemimpinannya.
Diantaranya, ilmu agama, manajerial, leadership, ketatanegaraan, pengetahuan
tentang kompleksitas problematika masyarakat , dan ilmu lainnya ygmenunjang utk
kesuksesan dan keberhasilan kepemimpinanya. Dengan dmkn diharapkan seseorang
dpt memimpin secara professional, sehingga kebijakan yg dibuatnya akan
berorientasi pada kemaslahatan rakyat yg dipimpinnya. Sifat ini hanya terwujud
pada diri seorang pemimpin yg mempunyai kecerdasan intelektual.

Ke-Khalifah-an : “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat. “Aku hendak
menjadikan khalifah di bumi…” (Q.S Al-Baqarah/2: 30). Ayat ini menjelaskan
kriteria utama pemimpin adalah kesadarannya akan peran dan fungsinya sebagai
khalifah atau wakil Allah. Ini berarti, ketika sang pemimpin bekerja
menjalankan amanahnya melayani dan membenahi masyarakat di disertai visi dan
misi ke-Illahiyahan (Ketuhanan) dalam bentuk berbagai macam kegiatan dalam
rangka membentuk masyarakat muslim yang cerdas dan intelektual.

Dengan demikian, ia akan memiliki legitimasi kepemimpinan yang sangat kuat serta di
tambah dengan visi misi yang tajam dan kemampuannya dalam menjelaskan
konsep-konsep Islam dan solusi untuk perbaikan di masyarakat yang lebih baik
sehingga membuat keunggulan itu semakin mendapatkan pengakuan dari khalayak
umum sebagaimana para malaikat memberikan pengakuan kepada Nabi Adam a.s (QS.
Al-Baqarah/2: 30-34)

1. Pemimpin harus berperan sebagai Imam, pertama-tama haruslah menjadi panutan masyarakat yang dipimpin. Sebagaimana Nabi
Ibrahim a.s telah menjadi tauladan dalam hal keta’atan, kehanifan, ke-tauhid-an dan kemuliaan akhlaknya, mensyukuri nikmat Allah SWT.

“Sungguh, Ibrahim adalah Imam (Pemimpin) yang dapat dijadikan teladan,
patuh kepada Allah SWT dan hanif . Dan dia bukanlah termasuk orang musyrik
(mempersekutukan Allah).(Q.S An-Nahl/16: 120)

Peran dan fungsi ke-Imam-an dari seorang pemimpin, secara kongkrit dapat dilihat pada imam sholat. Kriteria Imam
sholat ialah lebih berilmu atau lebih fasih bacaannya. Begitu selektifnya,
mengingat beratnya tanggung jawabnya seorang imam maka harus yang “tafaqquh
fid-din”, yaitu orang yang memahami, mamaknai dan mendalami agama. Sehingga
tidak menjadikan posisi Imam sebagai ajang perebutan kekuasaan. Menunjuk
Imam dengan tulus dan ma’mum pun menerima posisi mereka dengan rela hati serta
ikhlas.

2. Imam harus mau dikoreksi,karena imam tidak sunyi dari koreksi ma’mum bilamana ia lupa atau salah maka bersedia diingatkan. Oleh
karena itu jika kita melaksanakan sholat tepat dibelakang posisi imam biasanya
didampingi orang yang mempunyai keilmuan yang tinggi pula dibelakangnya agar
dapat mengingatkan apabila terjadi kesalahan gerakan dan bacaan. Dan biasanya
posisi shaff pertama diisi oleh orang-orang baik yang mempunyai pemahaman Islam
karena mereka bertanggung jawab pula untuk mengawal dan mengikuti proses sholat
agar berjalan dengan baik. Bahkan ketika imam berada dalam situasi yang
menyebabkan wudhunya batal, imam dengan legowo mundur dan digantikan oleh
ma’mum yang lain. Ini mengidikasikan bahwa pemimpin harus dekat kepada para
ulama dan ustadz disekelilingnya sehingga kelak memiliki integritas, moralitas
dan kejujuran yang tinggi.

3. Sebagai penggembala (Ra’in-an) : Ra’in berasal dari kata Ra’a-yara-Ra’yan, yang bermakna pengembala. Rasulullah SAW dalam sebuah
hadist menggunakan kata ini untuk menunjukan fungsi pemimpin. “Setiap kamu adalah
pengembala dan setiap kamu akan diminta pertanggung jawabannya. Seorang
pemimpin adalah pengembala bagi rakyatnya, maka ia akan ditanya tentang apa
yang digembalakannya”(HR. Ahmad)

Pada fungsi ke-Ra’in-annya, dituntut dari seorang pemimpin kemampuannya untuk membenahi
sistem pemerintahan yang lebih baik dan mengarahkan rakyatnya menuju perbaikan
Ummat. Ia seorang leader yang berpengalaman dalam memimpin anak buahnya dan
memahami prinsip-prinsip leadership karena kelak akan bertanggung jawab
terhadap nasib rakyatnya. Ia juga adalah orang yang mengerti betul
kebutuhan-kebutuhan dasar rakyat yang bersifat kekinian dan berorientasi masa
depan yang lebih baik serta selalu ber-empati (peduli) terhadap masyarakat
tertindas (termarjinal). Untuk itu, ia harus merakyat berada di tengah-tengah
rakyatnya sehingga tahu dan mengerti betul apa yang diinginkan rakyatnya.

Adapun jika sesuai model kepemimpinan yang dimiliki para Nabi dan Rasul, terdiri dari; siddiq, amanah, tabligh dan fathanah adalah sebuah sifat dan
karakter terbaik untuk dijadikan tauladan dalam mengembangkan potensi
kepemimpinan individu maupun kelompok.

Siddiq, secara etimologis berarti benar, jujur, apa adanya, dan tidak menyembunyikan sesuatu. Ia merupakan lawan kata dari dusta. Dalam konteks
yang berbeda, siddiq juga diartikan sebagai suatu yang haq. Siddiq terbagi dalam tiga kategori; (1) siddiq dalam perkataan, (2) siddiq dalam sikap, dan (3) siddiq dalam perbuatan.

Dalam kehidupannya para Nabi dan Rasul senantiasa menjunjung tinggi
nilai-nilai kebenaran dan kejujuran. Terhindar dari perkataan, sikap dan
perbuatan tidak terpuji, seperti berbohong dan berdusta. Sebagai pemimpin spritual, disamping juga kepala negara dan public figure, Nabi Muhammad SAW
semenjak kecil sudah memposisikan diri dengan sikap dan prilaku yang siddiq. Disamping atas kehendak Allah,
juga karena kepribadiannya yang mulia lagi agung. Sehingga oleh masyarakat Qurasy
diberi gelar al-Amin (terpercaya).

Amanah, secara etimologis berarti kejujuran, kepercayaan, titipan dan terkadang diartikan juga dengan keadaan aman. Amanah dibagi dua;
amanah dari Allah kepada manusia dan amanah manusia kepada manusia (QS.
Al-Ahdzab:72). Amanah yang pertama berupa kemampuan berlaku adil dan
tugas-tugas keagamaan, sedangkan amanah bentuk kedua adalah mewakilkan kepada
orang lain untuk memelihara hak-haknya.

Taba’ taba’iy dalam kitab tafsirnya al-Mizan mengartikan amanah sesuatu yang dipercayakan Allah kepada manusia untuk
memeliharanya demi kemaslahatan, kemudian amanat itu dikembalikan pada Allah
sebagaimana yang dikehendakinya.

Bagi Rasulullah kepemimpinan adalah amanah yang pertanggungjawabannya tidak
hanya kepada sesamanya namun juga kepada Allah SWT. Sebagai seorang pemimpin
agama, pemimpin negara dan pemimpin umat, Muhammad Rasulallah telah menunjukkan
kapasitas pribadinya yang amanah.

Tabligh, menurut bahasa artinya menyampaikan, mengutarakan, memberi atau mengeluarkan sesuatu kepada orang lain. Diperluas lagi juga dapat
diartikan sebagai suatu ajakan atau dakwah. Karena tugas Nabi dan Rasul adalah
menyampaikan risalah dan firman Allah kepada umat manusia.

Risalah yang disampaikan kepada kaumnya dan atau untuk universalitas umat
manusia berisi tentang perintah dan larangan. Tak berhak baginya menambah atau
mengurangi. Allah memerintahkan padanya untuk menegakkan yang makruf dan
mencegah yang mungkar serta berlaku bijaksana dalam kedua urusan tersebut, (QS.
Ali Imran: 110 dan QS. Al-Nahl:90).

Kepemimpinan erat kaitannya dengan tugas dan tanggungjawab untuk menyampaikan
sesuatu kepada umat yang dipimpinnya. Hukum dan aturan yang dibuat Allah dan
diperuntukkan pada umat manusia adalah tugas mulia yang harus disampaikan para
Nabi dan Rasul kepada kaumnya agar terwujud suatu tatanan kehidupan yang
bahagia di dunia dan bahagia di akhirat. Disamping memang karena kehendak
Allah, para Nabi dan Rasul tersebut telah menjalankan tugas dengan seindah-indahnya dan sebaik-baiknya.

Nilai-nilai yang terkandung dalam sifat siddiq,amanah, tabligh dan fathanah
memiliki kekuatan yang dahsyat dan luar biasa. Keempatnya adalah satu kesatuan
yang sinergis dan saling melengkapi. Variabel dari sifat-sifat tersebut sudah
teruji kesuksesan dan keberhasilannya. Sebagaimana sukses dan berhasilnya para
Nabi dan Rasul.

Karakter kepemimpinan sebagaimana yang ada pada Nabi dan Rasul sudah
terbukti keberhasilannya. Tugas kita sekarang hanya tinggal mengembangkan karakter kepemimpinan tersebut agar lebih adpatif dan up to date dengan perkembangan zaman
dan waktu.

Oleh karenanya kita sebagai hamba Allah SWT dan sebagai umat Rasulullah SAW
seharusnya mempunyai sifat-sifat seperti ini jika menjadi pemimpin. Pemimpin
bukan hanya dalam lingkup besar tetapi juga untuk lingkup terkecil, misalnya di
dalam sebuah rumah tangga. Karena kita semua adalah sebagai Khalifah atas
apapun tugas dan tanggung jawab kita…Wallahu a’alam…