Perkenalkan namaku Dewi Sartika. Tapi panggil saja tika… ya begitu lah namaku. Aku berasal dari Sampit. Aku lahir di kota sampit 17 tahun yang lalu. lulusan dari sekolah SMA yang cukup terkenal dikotaku yaitu SMAN 1 SAMPIT. Aku anak kedua dari tiga bersaudara. Aku adalah mahasiswi STIE MALANGKUCECWARA. Jurusan management. NPK ku 31461.
Pada waktu pertama masuk kuliah,aku mendapatkan mata kuliah mega creativity, awalnya aku tidak mengerti membahas tentang apa mata kuliah ini. Setelah aku mendapatkan sedikit penjelasan dari bpk Eddy Suprihadi, aku mulai mengerti kalau mata kuliah mega creativity ini melatih otak kiri kita supaya ide-ide kreatif dapat muncul. Namun aku sadari mata kuliah ini sangat sulit bagiku,karena mungkin aku bukan tipe orang yang kreatif. Namun aku bersyukur mendapatkan mata kuliah ini karena disinilah aku dapat belajar tentang arti sebuah kreativitas.
Pada tanggal 30 september 2010 Bpk Eddy Suprihadi memberikan sebuah tugas yaitu membuat sebuah ide kreatif atau juga membuat sebuah produk aneh yang belum ada dan hanya ada dipikiran kita. Mulai saat itu lah aku mulai memikirkan produk apakah yang akan aku buat, ternyata sangat sulit untuk memikirkannya karena kebanyakan sudah ada dan bukan sesuatu yang kreatif lagi. Namun diminggu terakhir batas pengumpulan tugas ini, aku mendapatkan sebuah ide yaitu rumah berjalan.
RUMAH BERJALAN.
Awal dari aku mendapatkan ide ini adalah pada saat aku menonton televisi tentang berita banjir dan gempa. Disana aku miris melihat banyak korban gempa dan banjir kehilangan tempat tinggal karena rusak atau terendam banjir. Disitu lah aku mulai memikirkan tentang rumah berjalan. Rumah yang bisa berpindah tempat dari tempat satu ketempat lain dan dapt menyesuaikan sesuai kondisi yang terjadi, misalnya banjir, gempa, angin/badai. Mungkin ini adalah suatu produk yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia yang sering mendapatkan musibah bencana alam.
Rumah ini mengadopsi beberapa teknologi yang cukup canggih sehingga dapat bertahan pada kondisi yang tidak bersahabat dan tentunya dapat berjalan dari tempat satu ke tempat yang lain. Inilah teknologi yang diusung oleh rumah berjalan :
Pada umumnya rumah ini fungsinya sama dengan rumah yang biasanya namun dilengkapi dengan teknologi-teknologi canggih untuk bisa bertahan di kondisi yang tidak bersahabat, dan juga tentunya dapat berpindah dari tempat satu ke tempat lain dengan menggunakan kaki-kaki di bawah rumah tsb dengan kecepatan bergerak rumah ini adalah 1KM/jam. Untuk menggerakkan rumah ini hanya menggunakan 5 tombol, tombol dipasang menggunakan kabel dan diletakkan diatas rumah agar mudah mengendalikannya. 5 tombol tsb yaitu :
Untuk dapat menggunakan rumah ini tidak diperlukan seseorang yang ahli, karena sangat mudah untuk pengoperasiannya. Namun harap juga berhati-hati karena dapat mencelakakan orang lain.
Di rumah ini memiliki banyak kelebihan namun juga memiliki kekurangan, yaitu :
Kelebihan :
Kekurangan :
Ya ini lah sebuah kreativitas dariku. Semoga ini dapat diwujudkan dan diproduksi secara massal untuk rakyat Indonesia yang sering mengalami musibah bencana alam. Semoga dengan rumah berjalan ini dapat mengurangi kerugian materiil yang disebabkan oleh cuaca yang tidak dapat kita prediksi sebelumnya.
Sekian dari saya mohon maaf apabila ada perkataan yang salah atau mungkin kreativitasku yang terlalu berlebihan karena hanya disinilah kita dapat mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Terima kasih atas perhatiannya dari temen-temen semua yang telah membaca ide kreativitasku ini.
Wassalamuallaikum wr. Wb (^.^)