Waktu pertama kali disuruh oleh dosen Mega Creativity untuk menuliskan dua kata benda dan satu kata sifat, saya tidak tahu untuk apa dosen ini menyuruh saya menuliskan ketiga hal tersebut, apalagi saat kertas yang telah kami tulisi dengan ketiga hal tersebut harus ditukarkan kepada teman kami yang lain, saya mendapatkan tiga kata yang tidak ada kaitannya antara satu dengan lainnya. Saat itu saya mendapatkan kata-kata : baju, karet, dan jenius. Kami disuruh untuk membuat cerita dari tiga kata tersebut dan deadline pengumpulannya adalah pada saat Middle Test. Wah, apa ya yang harus saya buat untuk baju karet jenius ini?
Sejak saat itu saya terus memikirkan cerita sekreatif apa yang harus saya buat. Saya terus mengutak-atik kata-kata tersebut, dan akhirnya saya menemukan cerita apa yang harus saya buat. Sesuai dengan mata kuliah ini, yaitu Mega Creativity, dimana para mahasiswa ‘dituntut’ untuk mengeluarkan segala kreatifitas yang dimiliki, dimana kreatifitas adalah hasil dari imajinasi yang ada di masing-masing otak manusia dan imajinasi itu bahkan adalah sesuatu yang mungkin tidak ada di dunia ini, tapi si pemilik imajinasi tersebut menginginkannya untuk ‘ada’.
Dan imajinasi yang ada dipikiran saya setelah mengutak-atik tiga kata tersebut adalah saya menemukan suatu alat yang bisa dipakai manusia untuk berpakaian, nggak jauh-jauh dari kata pertama, yaitu baju. Baju atau pakaian adalah kebutuhan pokok manusia selain makanan dan tempat berteduh/tempat tinggal. Manusia membutuhkan pakaian untuk melindungi dan menutup dirinya. Namun, seringkali seseorang memiliki baju yang tidak diinginkannya, atau baju yang diinginkan seringkali nggak terbeli, karena kemahalan atau karena tanggal tua jadi nggak punya uang buat beli.
Lalu, akan saya apakan baju itu? Dari kata kedua yang saya dapat, yaitu karet yang berarti adalah sesuatu yang elastis -sesuatu yang bisa menyesuaikan bentuk atau volumenya dengan bentuk yang diinginkan si pengguna- saya ingin menciptakan sebuah baju yang bila dipakai akan menyesuaikan bentuknya dengan yang diinginkan oleh pengguna.
Kata terakhir yang saya dapat adalah jenius. Jenius menunjukkan sesuatu yang ada di atas rata-rata yang ditunjukkan di dalam hasil kerja yang kreatif dan orisinal. Sesuatu yang jenius memiliki imajinasi yang kuat, tidak hanya cerdas, tapi juga unik dan inovatif. Dari ketiga hal tesrsebut saya menemukan nama GeniElastix© Clothes, sebuah alat berpakaian yang bentuknya seperti sebuah baju biasa, terbuat dari kain jenis lastix yang bersifat elastis atau lentur, baju yang bisa mengikuti bentuk atau ukuran si pemakai. Sebuah baju yang unik dan inovatif, karena si pengguna dapat menggunakan desain apapun sesuai yang diinginkannya dengan cepat, tidak perlu membuang-buang waktu untuk mengganti atau mencari tumpukan baju di lemari, dan baju ini yang bisa menyesuaikan keadaan yang sedang dialami pengguna. Baju ini bisa dipakai oleh semua golongan, pria atau wanita, tua atau muda, miskin atau kaya, kurus atau gemuk.
Setelah mengetahui alat apa yang akan saya buat, saya akan memberitahu cara apa saja untuk menggunakannya, kemudian saya juga akan memberitahu kelebihan dan kekurangan dari alat ini.
Baju ini bisa menjadi semua jenis pakaian yang diingini si pemakai, baju ini bisa menjadi baju tidur, baju kerja, baju pesta, baju santai, baju renang, baju untuk hiking, baju olahraga, baju daerah, baju seragam, baju untuk cosplay, baju untuk segala musim (musim semi, panas, gugur, dingin, hujan, dan kemarau), maupun jenis baju yang belum pernah ada sebelumnya.
Alat-alat yang didapat saat membeli baju ini :
GeniElastix© Clothes adalah alat berpakaian yang sangat praktis! Hanya dalam semenit Anda bisa mengubah penampilan Anda. Siapapun Anda. Dimanapun dan kapanpun Anda berada. Imajinasikan semua desain baju pilihan Anda dan nyatakanlah ke dalam GeniElastix© Clothes…. Selamat menggunakan dan selamat bergaya sesuai selera Anda…!
Monita Agustina Sie,
STIE-MCE.
tulisan lengkap: genielastix-clothes
@ okto: hati2 moro2 ada yang sms kmu buat di jadiin pembantu alias babu….
@ dadan ; raimmu gateli mon, tak sawat sandal kon ngkok…
@ Luky : ngak nguati Mon…???
@ Ulin : Lanjutkan
@ Fanny : terserah ah…