PENGGUNAAN ANALISIS TIME VALUE OF MONEY (TVOM) UNTUK PERENCANAAN KEUANGAN

PENGGUNAAN ANALISIS TIME VALUE OF MONEY (TVOM) UNTUK PERENCANAAN KEUANGAN

OLEH: Dra Lindananty, MM

Perencanaan keuangan harus mempertimbangkan perubahan dari nilai uang, karena nilai uang di masa sekarang berbeda dengan nilai uang di masa yang akan datang, sehingga menyebabkan adanya perbedaan nilai atas sejumlah uang yang dikeluarkan (arus kas keluar) saat ini dengan yang diterima (arus kas masuk) dimasa yang akan datang. Hal ini akan berdampak pada penerimaan bersih arus.

Konsep nilai waktu uang (Time Value of Money) menunjukkan uang yang dikeluarkan baik untuk membiayai investasi maupun hasil dari investasi tidak mempunyai nilai yang sama untuk waktu yang berbeda walaupun memiliki angka nominal yang sama.

Perbedaan ini dapat disebabkan beberapa faktor antara lain preferensi dari individu, opportunities cost, perkiraan inflasi, dll. Faktor-faktor inilah yang akan mempengaruhi perkiraan dari nilai uang sebagai faktor diskonto dalam analisis keuangan.

Nilai waktu uang dibagi menjadi dua konsep yaitu, nilai dimasa yang akan datang (compound value/future value) dan nilai dimasa sekarang (present value)

A. Nilai Dimasa Yang Akan Datang (Compound Value/Future Value)

Compound value adalah nilai majemuk atau nilai uang dimasa yang akan datang dari sejumlah uang yang dinvestasikan pada saat ini nilai uang dimasa sekarang.

Perhitungan dapat dilakukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

Cn = Pn(1+i)n

Keterangan:

  • Cn = Compound value pada tahun ke n
  • P = Principal payment (present value)
  • i = Interest rate (discount rate) atau tingkat bunga (tingkat diskonto
  • n = periode

Nilai majemuk dari suatu arus kas anuitas (Compound Value Anuitet)

Arus kas anuitas adalah arus kas yang nilainya sama pada setiap periode.

Perhitungan dapat dilakukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

CAn = A ((1+i)n-1)/i)

Keterangan:

  • CAn = Compound value anuitet pada tahun ke n
  • A = Anuitet (arus kas yang nilainya sama)
  • i = Interest rate (discount rate) atau tingkat bunga (tingkat diskonto)
  • n = periode

B. Nilai Dimasa Sekarang (Present Value)

Present Value adalah nilai sekarang dari sejumlah uang dimasa yang akan datang. Nilai sekarang di bagi menjadi dua bagian yaitu:

Present value dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

Pn = Cn(1+i)-n

Keterangan:

  • Pn = Present value pada tahun ke n
  • i = Interest rate (discount rate) atau tingkat bunga (tingkat diskonto)
  • n = periode
  • Cn = Compound value pada tahun ke n

Present Value Anuitet

Present value anuitet adalah nilai sekarang dari sejumlah uang yang nilainya sama pada setiap periode dimasa yang akan datang. Present value anuitet dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

Keterangan:

PAn = A((1-(1+i)-n)/i)

  • PAn = Present value anuitet pada tahun ke n
  • A = Anuitet (arus kas yang nilainya sama)
  • i = Interest rate (discount rate) atau tingkat bunga (tingkat diskonto)
  • n = periode

Contoh 1.

Tn Andi mempunyai rencana menabung di bank setiap tahunnya selama 5 kali berturut-turut dalam jumlah yang sama sebesar Rp 5.000,- bunga akan dibayar pada setiap akhir tahun sebesar 18% per tahun. Hitunglah saldo uang Tn Andi pada akhir tahun kelima yang akan datang bila:

a. Tn Andi menabung pada setiap awal tahun

b. Tn Andi menabung pada setiap akhir tahun

Jawab:

a. Perhitungan dengan rumus:

CAn = 5000[(1+18%)5-1)/18%]

CAn = Rp 35.771,05

Pembuktian:

Tgl

Sandi

Debet

Kredit

Saldo

/1-00

setor

5.000

5.000

/12-00

bunga

900

5.900

/1-01

setor

5.000

10.900

/12-01

bunga

1.962

12.862

/1-02

setor

5.000

17.862

/12-02

bunga

3.215,16

21.077,16

/1-03

setor

5.000

26.077,16

/12-03

bunga

4.693,89

30.771,05

/1-04

setor

5.000

35.771,05

/12-04

bunga

6.438,79

42.209,84

Karena yang ditanyakan adalah saldo pada akhir tahun ke 5 maka perhitungan ini harus dilanjutkan dengan mengalikan CAn dengan Cn =(1+i) yaitu:

= Rp 35.771,05 (1+18%)

= Rp 42.209,84


Jawab b

Perhitungan dengan rumus:

CAn = 5000[(1+18%)5-1)/18%]

CAn = Rp 35.771,05

Pembuktian;

Tgl

Sandi

Debet

Kredit

Saldo

/12-00

setor

5000

5000

bunga

0

5000

/12-01

bunga

900

5900

setor

5000

10900

/12-02

bunga

1962

12862

setor

5000

17862

/12-03

bunga

3215.16

21077.16

setor

5000

26077.16

/12-04

Bunga

4693.889

30771.05

Setor

5000

35771.05

Contoh 2.

Tn. Andi ingin menentukan jumlah uang yang harus ditabung sekarang apabila ia merencanakan akan menarik sejumlah uang dari rekeningnya di bank yang akan digunakan untuk membiayai sekolah putranya. Penarikan pertama dimulai 1 tahun setelah menabung. Rencana penarikan sebagai berikut:

Tahun

Jumlah penarikan

1

2

3

4

5

Rp 7.000.000,-

Rp 7.000.000,-

Rp 7.000.000.-

Rp 7.000.000,-

Rp 7.000.000,-

Agar rencana tersebut terealisasi berapakah besarnya tabungan yang harus ditabung Tn. Andi saat ini bila tingkat bunga 18% pertahun?

Jawab:

PAn = 7.000.000[(1-(1+18%)-5)/18%]

PAn = Rp 21.890.197,15

Pembuktian:

Tgl

Sandi

Debet

Kredit

Saldo

/1 –00

setor

21890197.15

21890197.15

/12-00

bunga

3940235.487

25830432.64

/1 –01

tarik

7000000

18830432.64

/12-01

bunga

3389477.875

22219910.51

/1 –02

tarik

7000000

15219910.51

/12-02

bunga

2739583.892

17959494.4

/1 –03

tarik

7000000

10959494.4

/12-03

bunga

1972708.993

12932203.4

/1 –04

tarik

7000000

5932203.396

/12-04

bunga

1067796.611

7000000.008

/1 –05

tarik

7000000

0

Contoh 3.

Tn Amin menyimpan uangnya di sebuah bank. Penyimpanan dilakukan pada awal tahun 1997 sebesar Rp 12.000.000,- dengan memperoleh bunga 18,75% per tahun. Tn Amin bermaksud untuk menarik simpanan tersebut lima kali berturur-turut dalam jumlah yang sama pada setiap kali penarikan. Berapa besar penarikan yang bisa dilakukannya untuk setiap kali penerikan apabila:

a. Penarikan pertama dimulai pada akhir tahun pertama

b. Penarikan pertama dimulai pada akhir tahun keempat dan sesudah penarikan yang terakhir uang tersebut masih tersisa Rp 725.000,-

Jawaban soal a

PAn = A[(1-(1+i)-n)/i]

12.000.000 = A[(1-(1+18,75%)-n)/18,75%]

A = 3.902.730,94

Pembuktian:

D

K

Saldo

awal 97

setor

12000000

12000000

akhir 97

bunga

2250000

14250000

akhir 97

tarik

3902720

10347280

akhir 98

bunga

1940115

12287395

akhir 98

tarik

3902720

8384675

akhir 99

bunga

1572126.563

9956801.6

akhir 99

tarik

3902720

6054081.6

akhir 00

bunga

1135140.293

7189221.9

akhir 00

tarik

3902720

3286501.9

akhir 01

bunga

616219.0979

3902721

akhir 01

tarik

3902720

0

Jawaban soal no b

1.

/1-97

Setor Rp 12.000.000

/1-98

/1-99

/1-00

*********SALDO=20.094.726,56 – 307.022,30 =19.787.704,26

/12-00

Tarik Rp X

/12-01

Tarik Rp X

/12-02

Tarik Rp X

/12-03

Tarik Rp X

/12-04

Tarik Rp X Sisa = Rp 725.000,-

1. Terlebih dahulu dimulai dari angka yang diketahui yaitu Rp 725.000,-. Rp 725.000,- adalah nilai future maka anda harus menghitung nilai presentnya yaitu:

Pn = 725.000(1+18,75)-5

= 307.022,30

Rp 307.022,30 adalah nilai present saldo per /1-00. Nilai Rp 307.022,30 tsb akan menjadi nilai future bila dilihat dari /1-97

2. Menghitung Future value dari Rp 12.000.000,-

Cn = 12.000.000(1+18,75%)3

= 20.094.726,56

3. Menghitung saldo per awal 00 dengan cara nilai future Rp 20.094.726,56 dikurangi dengan nilai present Rp 307.022,29 yaitu Rp 19.787.704,26

4. Menghitung nilai anuitet (A) dari present value Rp 19.787.704,26

PAn = A[(1-(1+i)-n)/i]

19.787.704,26 = A[(1-(1+18,75%)-5)/18,75%]

A = 6.435.489,34

Pembuktian:

Tgl

Sandi

Debet

Kredit

Saldo

awal 97

Setor

12000000

12000000

akhir 00

Bunga

11862487.79

23862488

akhir 00

Tarik

6435507.1

17426981

akhir 01

Bunga

3267558.874

20694540

akhir 01

Tarik

6435507.1

14259032

akhir 02

Bunga

2673568.576

16932601

akhir 02

Tarik

6435507.1

10497094

akhir 03

Bunga

1968205.097

12465299

akhir 03

Tarik

6435507.1

6029792

akhir 04

Bunga

1130585.966

7160378

akhir 04

tarik

6435507.1

724870.7

Author: lindananty

Dosen STIE-MCE