PERCAYA DIRI APA SOMBONG YA…

Sampai saat  ini saya selalu berpikir apa sebetulnya perbedaan antara percaya diri dengan sombong karena menurut saya perbedaannya sangat tipis sekali. Saya ingin berbagi cerita sedikit tentang pengalaman pribadi yang mungkin bisa jadi dianggap sombong alias narsis he… Suami memiliki usaha di bidang kontraktor yang menurut penilaian saya mempunyai perkembangan yang cukup bagus nah lho ini percaya diri atau sombong ya… Lebih baik sya kesampingkan dulu aja ya saya mau cerita aja . Selama ini kita dimanjakan oleh Gusti Allah dengan sangat mudahnya kita memperoleh rejeki hampir tidak ada hari tanpa proyek baru baik yang bernilai kecil atau besar dengan jenis pekerjaan yang sangat variabel dan mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda. Tapi dengan kepercayaan diri tinggi kita selalu bisa memenuhi dan menyelesaikan pekerjaan itu dengan memuaskan owner bahkan ada pekerjaan yang orang bule yang selama ini kita anggap selalu lebih pandai dari kita ga bisa kerjakan tapi begitu kita dipanggil ajaib kita mampu menyelesaikan hanya dalam waktu 4 hari sementara orang bule itu udah 1 bulan ga bisa nyelesaikan. Setelah pekerjaan ini rasa percaya diri kita semakin bertambah dan kita terima pekerjaan apapun tanpa seleksi lagi karena kita percaya bahwa pekerjaan apapun pasti bisa kita kerjakan. Nah suatu saat kita terima pekerjaan yang pada saat percobaan tidak sesuai dengan standar yang ditentukan dan orang ahli kita melarikan diri pada saat proses pekerjaan sekaligus membawa lari uang kita sementara kita ditinggali pekerjaan yang ga sempurna dan ajaib lagi kali ini kita ga bisa menyelesaikan jadilah kita rugi yang cukup besar.

Tapi sampai di situ kita ternyata belum sadar bahwa kita telah sombong kita masih percaya diri bahwa kita harus mencari pekerjaan yang nilai proyeknya besar dengan harapan kita akan mendapat laba besar untuk menutup kerugian yang terjadi. Gusti Allah ternyata ingin menunjukkan bahwa Dialah yang berkuasa bukan kita dan kita dilarang untuk sombong. Jalan itu ditunjukkan dengan cara pembayaran proyek tidak sesuai dengan jadwal yang ada kita udah babak belur tidak karuan yang menyebabkan kita harus menunda pembayaran ke supplier dengan resiko dapat umpatan yang tidak enak didengar. Barulah kami sadar terbangun dan mencari apa kesalahan yang sudah dilakukan. Kemudian saya ingat waktu pengajian di kampus hari Jumat ibu ustad mengatakan bahwa setan menjadi penghuni neraka karena sombong merasa lebih baik dari manusia karena setan dibuat dari api sementara manusia dari tanah. Kami putar haluan sujud dan mohon ampun bahwa percaya diri kami ternyata adalah kesombongan bahwa kita merasa udah menjadi yang terbaik.  Ternyata banyak sekali sikap kita yang mungkin tidak kita sadari adalah salah satu bentuk kesombongan. Tapi pak untung masih ikut kita he…. sehingga kita bisa mengatakan bahwa untung masih banyak orang yang memberikan kepercayaan sehingga walau dengan merambat masalah bisa sedikit demi sedikit teratasi. Jadi kita harus hati hati sekali sebetulnya kita   PERCAYA DIRI ATAU SOMBONG SICH

2 thoughts on “PERCAYA DIRI APA SOMBONG YA…”

  1. Wow….keren Bu, berarti Ibu sudah tahu perbedaan sombong dan percaya diri. Syukur….Ibu bisa balik setir dari sombong ke sujud minta ampun dan menilai diri secara fair…Pengalaman berharga ini bukan hanya untuk Ibu dan misua, eh suami, namun juga untuk saya dan yang lain yang mau belajar dari pengalaman baik orang lain…trims Bu…Tetap semangat dan bahagia…

Comments are closed.