ANGGARAN

Sudah 3 minggu ini kita kembali ke rutinitas kuliah semester panjang. Saya semester ini membina mata kuliah ANGGARAN yang ternyata mahasiswa saya sekarang sama persis dengan mahasiswa semester lalu. Ada pertanyaan yang menarik yang diberikan untuk apa anggaran itu. Nah kita kembali ke pengertian anggaran dulu bahwa anggaran adalah penentuan terlebih dahulu terhadap kegiatan yang akan dilakukan pada masa yang akan datang. Jangan dibayangkan bahwa masa datang adalah tahun depan, esok haripun juga masa datang. Apabila kita terbiasa menyusun sebelumnya kegiatan untuk esok hari berarti kita sudah menerapkan anggaran, bahkan untuk hal yang sederhana menyusun jadwal berangkat kuliah/kerja agar kita tetap bisa menydiakan sarapan untuk suami dan anak-anak atau merencanakan baju apa yang akan kita pakai esok. Kita jangan membayangkan bahwa anggaran adalah setumpuk rangkaian angka yang berkaitan dengan finansial tetapi tujuan yang akan kita capai juga salah satu bentuk anggaran. Saya tekankan ke mahasiswa apabila sudah menempuh mata kuliah anggaran berarti harus menentukan tujuan dan kegiatan selama kuliahuntuk memperoleh gelar sarjana ekonomi. Dimulai dengan menentukan tujuan kuliah, IP berapa yang ingin dicapai dan strategi apa yang akan dilakukan. Kita mulai menyusun anggaran dari diri kita sendiri dulu ya dan yang paling sederhana ya. Sampai jumpa dengan materi anggaran selanjutnya….

PERCAYA DIRI APA SOMBONG YA…

Sampai saat  ini saya selalu berpikir apa sebetulnya perbedaan antara percaya diri dengan sombong karena menurut saya perbedaannya sangat tipis sekali. Saya ingin berbagi cerita sedikit tentang pengalaman pribadi yang mungkin bisa jadi dianggap sombong alias narsis he… Suami memiliki usaha di bidang kontraktor yang menurut penilaian saya mempunyai perkembangan yang cukup bagus nah lho ini percaya diri atau sombong ya… Lebih baik sya kesampingkan dulu aja ya saya mau cerita aja . Selama ini kita dimanjakan oleh Gusti Allah dengan sangat mudahnya kita memperoleh rejeki hampir tidak ada hari tanpa proyek baru baik yang bernilai kecil atau besar dengan jenis pekerjaan yang sangat variabel dan mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda. Tapi dengan kepercayaan diri tinggi kita selalu bisa memenuhi dan menyelesaikan pekerjaan itu dengan memuaskan owner bahkan ada pekerjaan yang orang bule yang selama ini kita anggap selalu lebih pandai dari kita ga bisa kerjakan tapi begitu kita dipanggil ajaib kita mampu menyelesaikan hanya dalam waktu 4 hari sementara orang bule itu udah 1 bulan ga bisa nyelesaikan. Setelah pekerjaan ini rasa percaya diri kita semakin bertambah dan kita terima pekerjaan apapun tanpa seleksi lagi karena kita percaya bahwa pekerjaan apapun pasti bisa kita kerjakan. Nah suatu saat kita terima pekerjaan yang pada saat percobaan tidak sesuai dengan standar yang ditentukan dan orang ahli kita melarikan diri pada saat proses pekerjaan sekaligus membawa lari uang kita sementara kita ditinggali pekerjaan yang ga sempurna dan ajaib lagi kali ini kita ga bisa menyelesaikan jadilah kita rugi yang cukup besar.

Tapi sampai di situ kita ternyata belum sadar bahwa kita telah sombong kita masih percaya diri bahwa kita harus mencari pekerjaan yang nilai proyeknya besar dengan harapan kita akan mendapat laba besar untuk menutup kerugian yang terjadi. Gusti Allah ternyata ingin menunjukkan bahwa Dialah yang berkuasa bukan kita dan kita dilarang untuk sombong. Jalan itu ditunjukkan dengan cara pembayaran proyek tidak sesuai dengan jadwal yang ada kita udah babak belur tidak karuan yang menyebabkan kita harus menunda pembayaran ke supplier dengan resiko dapat umpatan yang tidak enak didengar. Barulah kami sadar terbangun dan mencari apa kesalahan yang sudah dilakukan. Kemudian saya ingat waktu pengajian di kampus hari Jumat ibu ustad mengatakan bahwa setan menjadi penghuni neraka karena sombong merasa lebih baik dari manusia karena setan dibuat dari api sementara manusia dari tanah. Kami putar haluan sujud dan mohon ampun bahwa percaya diri kami ternyata adalah kesombongan bahwa kita merasa udah menjadi yang terbaik.  Ternyata banyak sekali sikap kita yang mungkin tidak kita sadari adalah salah satu bentuk kesombongan. Tapi pak untung masih ikut kita he…. sehingga kita bisa mengatakan bahwa untung masih banyak orang yang memberikan kepercayaan sehingga walau dengan merambat masalah bisa sedikit demi sedikit teratasi. Jadi kita harus hati hati sekali sebetulnya kita   PERCAYA DIRI ATAU SOMBONG SICH

Pajak

PPH Pasal 21

Penting bagi kita sebagai warga negara yang baik untuk membayar pajak penghasilan, untuk itu kita harus mengetahui cara menghitung yang benar…..

Selamat belajar …..