SENYUM

SUSAH SENYUM KARENA IRI DAN DENGKI
Saya teringat masa kecil kira -kira masih duduk dikelas 4 SD, salah satu teman sepermainan saya agak beda perilakunya.Hampir setiap hari wajahnya selalu saja cemberut,jaranggg sekali tersenyum,yang ada bibirnya itu selalu monyong.Lebih – lebih kalau lagi sirik sama temannya,waaah monyongnya tambah panjang,jadi dua meter deh! whahaha…….
Iri dan dengki adalah keadaan yang berseberangan dengan senyum. Antara iri dan senyum tidak pernah bertemu dalam satu titik karena keduanya memiliki garis sendiri-sendiri.Kalau kita ibaratkan senyum itu kutub utara, sedangkan iri dan dengki adalah kutub selatan,keduanya tidak pernah bertemu.Orang yang mempunyai watak iri dan dengki, baginya senyum itu mahal sekali,pantaslah bila hidupnya tidak pernah bahagia karena tidak pernah tenang melihat sekitarnya.Iri dan dengki itu merupakan penyakit hati,namun oleh sebagian orang penyakit itu tetap saja dipelihara ,bahkan disirami dan diberi pupuk sehingga menjadi penyakit kronis.Kedengkian itu biasanya muncul jika seseorang mempunyai keinginan untuk menjadi orang nomer satu dan biasanya orang tersebut sangat ambisius.
Menurut pendapat Abdul Rochim dan Soejitno Irmin dalam ”Tersenyumlah Dunia akan Tersenyum Bersamamu” mengemukakan bahwa; orang-orang yang berpenyakit iri dan dengki itu mempunyai ciri khusus.Salah satunya adalah ”Senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang” Ciri lainnya adalah orang tersebut biasanya enggan bertemu dengan orang yang didengkinya.
Tentunya ada kiat untuk mengatasi kedengkian itu yaitu dengan belajar mengakui bahwa, ada orang lain yang lebih baik daripada dirinya sendiri, ada orang lain yang lebih mampu daripada dirinya sendiri.
Marilah kita bebaskan hati kita dari rasa iri dan dengki atau penyakit hati lainnya.Semua itu kalau tidak segra diatasi akan menyengsarakan diri kita sndiri.Bukankah selama ini kita sangat mendambakan kebahagiaan.Kalau rejeki kita sempit, tetaplah merasa bahagia ketika melihat rejeki orang lain datang melimpah-ruah.Rejeki itu memang bukan milik kita tetapi kita turut menikmati kebahagiaannya.Kan asyik jadinya, akhirnya kita bisa selalu tersenyum kepada siapapun. Bukankah senyum itu ibadah dan kalau kita melakukannya dengan ihklas,pasti Allah SWT memberi ganjaran kepada kita.

‘SEMOGA KITA MENJADI ORANG YANG MURAH SENYUM”

One thought on “SENYUM”

Comments are closed.