Sistem Bagi Hasil, Hasil yang mana . . . ?

Telah banyak orang yang mengakui bahwa sistem bagi hasil merupakan sistem yang memberikan manfaat dan adil pada kedua belah pihak yang melakukan kerjasama. Sistem bagi hasil diterapkan untuk transaksi yang bermakna investasi, misal pada perbankan terdapat tabungan dan deposito Mudharabah, pembiayaan Mudharabah dan pembiayaan Musyarakah, di asuransi Syariah salah satu akad yang digunakan adalah Mudharabah, begitu juga di pasar modal syariah terdapat obligasi Syariah yang juga menggunakan akad Mudharabah. Continue reading “Sistem Bagi Hasil, Hasil yang mana . . . ?”

Tidak hanya IT, SPMI pun . . . tergantung Managernya ! (bag 2)

Melanjutkan tulisan sebelumnya . . .

Pada awal sebuah sistem diimplementasikan, memang komitmen kuat dari top manajemen sangat berpengaruh. Dalam perjalanannya, tetap dibutuhkan komitmen kuat dari top manajemen tersebut, namun harus ada keterlibatan semua personil secara aktif untuk melakukan continues improvement, sehingga tujuan utama yang berfokus pada customer satisfaction dapat tercapai. Continue reading “Tidak hanya IT, SPMI pun . . . tergantung Managernya ! (bag 2)”

Pemikiran tentang Sistem Akuntansi Berbasis Syariah

Setiap organisasi yang melakukan transaksi bisnis tentu tidak akan terlepas dari kebutuhan akan sistem akuntansi, karena dengan sistem akuntansi maka manajemen mendapatkan dan memproses data mengenai berbagai aktifitas bisnis, menyimpan dan mengatur data tersebut menjadi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan, dan terselenggaranya pengawasan untuk memastikan keakuratan data & informasi serta menjaga sumber daya organisasi.

Sistem akuntansi sebagai suatu sistem informasi, maka ada input – proses – output . Dengan pemikiran bahwa sistem akuntansi yang dirancang dan diimplementasikan adalah sistem akuntansi berbasis syariah, maka inputnya adalah data yang berasal dari transaksi syariah, yaitu transaksi yang memenuhi karakteristik syariah berikut, Continue reading “Pemikiran tentang Sistem Akuntansi Berbasis Syariah”