Perlakuan Akuntansi: Transaksi Murabahah (2)

Dalam transaksi murabahah, PSAK 102 tidak hanya mengatur perlakuan akuntansi bagi pihak penjual namun juga bagi pihak pembeli, bagaimana mengakui, mengukur, menyajikan, dan mengungkapkannya dalam laporan keuangan. Mari kita lanjutkan ulasannya . . . Continue reading “Perlakuan Akuntansi: Transaksi Murabahah (2)”

Perlakuan Akuntansi: Transaksi Murabahah (1)

Sebelumnya telah diperkenalkan tentang transaksi murabahah dalam tulisan di blog ini ‘Transaksi Murabahah, apa menariknya?. Guna melengkapinya berikut dilanjutkan tulisan untuk menjawab bagaimana transaksi murabahan diakui, diukur, disajikan, dan diungkapkan dalam laporan keuangan oleh pihak penjual. Continue reading “Perlakuan Akuntansi: Transaksi Murabahah (1)”

PSAK 25 (Revisi 2009) : Penerapan Retrospektif >< Prospektif

Dengan adanya beberapa PSAK yang telah direvisi oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) dari hasil konvergensi ke IFRS, dimana sebagian besar  tanggal efektif penerapan awalnya mulai  1 Januari 2011, maka dampak dari perubahan tersebut pada akhirnya dapat berpengaruh pada laporan keuangan. Continue reading “PSAK 25 (Revisi 2009) : Penerapan Retrospektif >< Prospektif”

Mengembangkan Model BALANCED SCORECARD untuk Pengukuran Kinerja ENTITAS SYARIAH

Dikutip dari tulisan Kaplan dalam bukunya “Balanced Scorecard”, bahwa agar perusahaan berhasil bersaing pada abad informasi maka perlu kemampuan prima dalam hal,

  • mengembangkan hubungan dengan pelanggan
  • memperkenalkan produk & jasa yang inovatif
  • memproduksi produk & jasa berkualitas tinggi, harga murah, dan lead time
  • memobilisasi kemampuan danmemotivasi pekerja
  • mengembangkan teknologi informasi, database, dan sistem

Balanced scorecard digunakan untuk mengukur kinerja organisasi/perusahaan, dalam kaitannya dengan proses perumusan strategi, karena balanced scorecard merupakan seperangkat ukuran finansial kinerja masa lalu dengan drivers kinerja masa depan. Sehingga dikenal ada empat perspektif dalam menilai kinerja perusahaan.

Continue reading “Mengembangkan Model BALANCED SCORECARD untuk Pengukuran Kinerja ENTITAS SYARIAH”