Tepatnya Istishna’ atau Salam ya . . .

Kamis kemarin, kami membahas contoh transaksi Salam dari modul kuliah di kelas Shari’a Accounting. Dengan mengacu pada PSAK No.103, semua mahasiswa dengan aktif dan percaya diri berpartisipasi untuk mendemontrasikan pencatatan akuntansi transaksi Salam Paralel, di pihak pembeli, penjual, dan supliernya. Kamis minggu ini akan dilanjutkan dengan pembahasan contoh transaksi Istishna’. Continue reading “Tepatnya Istishna’ atau Salam ya . . .”

Transaksi Murabahah, apa menariknya ?

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak akan terlepas dari transaksi ekonomi, diantaranya adalah transaksi jual beli. Andaikan kita tidak pernah jadi penjual, tetapi pasti pernah jadi pembeli. Dalam jual beli yang terjadi, hampir tidak ada penjual yang menyebutkan harga perolehannya, dan pembelipun juga tidak menanyakannya.

Pada praktik ekonomi syariah, ada transaksi jual beli yang disebut transaksi Murabahah. Nah, yang menarik, penjual harus menyebutkan harga perolehannya. Dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Syariah No. 102 disebutkan bahwa Murabahah adalah menjual barang dengan harga jual sebesar harga perolehan ditambah keuntungan yang disepakati dan penjual harus mengungkapkan harga perolehan barang tersebut kepada pembeli. Hal ini diperkuat juga dengan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) tentang transaksi Murabahah, yang mana penjual harus memberitahu secara jujur harga pokok barang kepada pembeli berikut biaya yang diperlukan.

Continue reading “Transaksi Murabahah, apa menariknya ?”