Bentuk Joint Venture dalam PSAK 12 (Revisi 2009)

Pada tulisan sebelumnya di http://blog.stie-mce.ac.id/istutik/2011/07/30/psak-12-revisi-2009-bagian-partisipasi-dalam-ventura-bersama/ , telah dijelaskan secara singkat tentang joint venture atau ventura bersama. Lebih lanjut ayo, kita kupas untuk masing-masing bentuk joint venture yang diatur dalam PSAK 12 (Revisi2009). Continue reading “Bentuk Joint Venture dalam PSAK 12 (Revisi 2009)”

PSAK 10 (Revisi 2009): Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing

Bagi entitas yang melakukan transaksi dalam valuta asing, sering muncul pertanyaan tentang (1) bagaimana memasukkan transaksi dalam mata uang asing dan kegiatan usaha luar negeri ke dalam laporan keuangan, serta (2) bagaimana menjabarkan laporan keuangan ke dalam suatu mata uang pelaporan. Terutama di era persaingan global akan makin dibutuhkan standar akuntansi yang dapat mengatur hal ini. Continue reading “PSAK 10 (Revisi 2009): Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing”

Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Accrual Basis

Accrual Basis sudah menjadi dasar dalam penyusunan laporan keuangan bagi semua entitas yang menggunakan SAK Umum, SAK ETAP, ataupun SAK Syariah. Mereka tidak menunjukkan adanya masalah atau kendala dalam menerapkannya. Namun tidak begitu bagi entitas pemerintah, benarkah ? Continue reading “Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Accrual Basis”

Ada Apa dengan Laporan Laba Rugi Komprehensif

Dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan suatu entitas, harus relevan dengan standar akuntansi yang digunakan. Bagi entitas yang menggunakan PSAK Umum hasil konvergensi ke IFRS maka rujukannya adalah PSAK 1 (revisi 2009), sedangkan bagi entitas yang menggunakan PSAK ETAP dapat langsung ke bab 3 nya. Sementara untuk entitas yang melakukan transaksi syariah dan menyusun laporan keuangan syariah tentu harus menggunakan PSAK Syariah, dan untuk penyajiannya laporan keuangan syariah mengacu pada PSAK 101. Berbeda lagi dengan entitas pemerintah, penyajian laporan keuangannya menggunakan standar akuntansi pemerintah PP No 71 Tahun 2010 yaitu PSAP 01. Continue reading “Ada Apa dengan Laporan Laba Rugi Komprehensif”

Bagaimana dengan ‘Peristiwa Setelah Periode Pelaporan’ ?

Sebelumnya kita mungkin lebih familier istilah ‘Peristiwa Setelah Periode Pelaporan’ tersebut dengan  kata ‘Peristiwa Setelah Tanggal Neraca’. Apakah perubahan istilah ‘tanggal neraca’ diganti dengan  ‘periode pelaporan’  itu ada maksudnya ?.  Mari kita buka PSAK 8 Revisi 2010 hasil konvergensi ke IFRS yang akan diterapkan mulai 1 Januari 2012. Continue reading “Bagaimana dengan ‘Peristiwa Setelah Periode Pelaporan’ ?”

Haruskah Laporan Keuangan Konsolidasian ?

Bagi mahasiswa khususnya jurusan Akuntansi, tentunya sudah akrab dengan bentuk dan isi laporan keuangan konsolidasian melalui mata kuliah yang terkait.  Selain itu laporan keuangan konsolidasian juga sering dijumpai di media cetak ataupun elektronik. Semula pemahaman kita adalah bahwa laporan keuangan konsolidasian dibuat oleh semua entitas induk. Namun dengan adanya perkembangan standar akuntansi di Indonesia terakhir ini haruskah semua entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian ? Continue reading “Haruskah Laporan Keuangan Konsolidasian ?”

Laporan Arus Kas untuk Aktivitas Operasi

Dalam kaitannya dengan komponen laporan keuangan lainnya, laporan arus kas memberikan manfaat kepada penggunanya untuk mengukur kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara kas, dan dapat melihat perubahan asset neto entitas, struktur keuangannya, serta kemampuan entitas dalam kondisi lingkungan yang (selalu) berubah. Continue reading “Laporan Arus Kas untuk Aktivitas Operasi”

PSAK 12 (Revisi 2009) : Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Keterbatasan sumber daya dan keinginan untuk menggunakannya secara optimal dapat membawa suatu entitas menjadi saling ketergantungan satu dengan yang lain. Kerjasama antar entitas dapat menjawabnya, yaitu dengan cara mereka membentuk ventura bersama (joint venture), dimana para venturer memiliki pengendalian bersama atas ventura bersama tersebut. Continue reading “PSAK 12 (Revisi 2009) : Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama”

Bagaimana Bentuk Laporan Keuangan Amil ?

Bila secara umum dalam akuntansi konvensional, tujuan dari disusunnya laporan keuangan adalah memberikan informasi ke pengguna untuk pengambilan keputusan, maka berbeda dalam akuntansi syariah, yang mana laporan keuangan disusun lebih untuk tujuan accountability. Continue reading “Bagaimana Bentuk Laporan Keuangan Amil ?”

PSAK 25 (Revisi 2009) : Penerapan Retrospektif >< Prospektif

Dengan adanya beberapa PSAK yang telah direvisi oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) dari hasil konvergensi ke IFRS, dimana sebagian besar  tanggal efektif penerapan awalnya mulai  1 Januari 2011, maka dampak dari perubahan tersebut pada akhirnya dapat berpengaruh pada laporan keuangan. Continue reading “PSAK 25 (Revisi 2009) : Penerapan Retrospektif >< Prospektif”