Accounting Information Systems : ERP System

Kini, banyak perusahaan yang beralih dari sistem lama mereka ke sistem informasi yang terintegrasi, seperti  Enterprise Resources Planning (ERP) system. ERP system adalah sistem komputer yang dirancang untuk mengelola dan mengendalikan sumber daya perusahaan. Dalam AIS, ERP system mengintegrasikan seluruh aktivitas bisnis perusahaan dengan cara menyimpan data dan informasi terkait semua aktivitas-aktivitas tersebut  dalam database terpusat. Database dapat digunakan bersama dan dapat diakses oleh berbagai fungsi dalam perusahaan.

Informasi internal maupun eksternal  seluruh organisasi dapat diintegrasikan melalui ERP system, tujuannya adalah selain mengelola informasi setiap fungsi bisnis internal perusahaan sekaligus mengelola hubungan dengan pihak stakeholder eksternal dengan menghubungkannya dengan supply chain management (SCM) dan customer relationship management (CRM). Biasanya sistem ini beroperasi secara real time, database pada posisi update dan bersifat umum yang dapat mendukung semua aplikasi. Ujung-ujungnya manfaat dari ERP system tentunya untuk meningkatkan layanan stakeholder terutama customers.

ERP system digunakan dalam aplikasi AIS, yang mana dari gambaran value chain tersirat macam-macam aktivitas bisnis suatu perusahaan, dalam akuntansi keuangan kemudian  dikenal adanya transaksi pokok terkait dengan masing-masing aktivitas bisnis tersebut. Awal terjadinya transaksi sampai dengan ketuntasannya disebut dengan siklus transaksi. Pada perusahaan manufaktur memiliki lebih banyak siklus transaksi, antara lain :

1.       Siklus Pendapatan : penjualan dan penerimaan kas

2.       Siklus Perolehan : pembelian dan pengeluaran kas

3.       Siklus Sumber Daya Manusia : penggajian dan pengupahan

4.       Siklus Produksi

5.       Siklus Buku Besar dan Pelaporan

Kemudian rancangan AIS didasarkan pada siklus transaksi yang dimiliki perusahaan, dengan menggunakan database terpusat akan memudahkan bagi setiap fungsi dalam perusahaan untuk mendapatkan data dari setiap siklus transaksi yang berhubungan dengannya (seperti pada gambar dibawah) sehingga dapat langsung menindaklanjuti dan proses bisnis jadi lebih efisien dan efektif.

Misalnya, pada saat staf penjualan menerima order dari pelanggan, bagian gudang akan langsung dapat membaca order tersebut dan akan menindaklanjuti untuk memberitahukan tersedia atau tidaknya stock di gudang, jika stock tersedia maka secara otomatis akan ada perintah pengepakan dan pengiriman sehingga barang akan terkirim tepat waktu ke costumer, namun jika stock tidak tersedia maka secara otomatis pula akan ada perintah penjadwalan tambahan produksi.

Apakah masih berlanjut ke fungsi yang lain lagi ?,  tentu saja masih memungkinkan. Tambahan produksi mempengaruhi kebutuhan bahan baku, sehingga dapat saja kemudian bagian pembelian melakukan order pembelian bahan baku untuk memenuhi kebutuhan produksi, selain itu kebutuhan tambahan jam tenaga kerja memicu fungsi sumber daya manusia melalui supervisor masing-masing melakukan perintah lembur, dst.

Mengapa demikian . . .  ?

Hal ini karena setiap subsistem akuntansi yang diwakili oleh masing-masing siklus (dari proses bisnis) perusahaan pasti saling terkait, dan merupakan bagian dari sistem yang lebih besar yaitu accounting information systems.

Istutik

STIE Malangkucecwara

Author: istutik

Istutik adalah Dosen STIE Malangkucecwara. Lahir di Surabaya, 27 Nopember 1963, menyelesaikan S1 di Fakultas Ekonomi – jurusan Akuntansi Universitas Airlangga tahun 1987. Sejak Pebruari 1989 menjadi Dosen Tetap STIE Malangkucecwara, dan resmi menjadi arema hingga sekarang. Pendidikan S2 di Magister Manajemen Universitas Indonesia, tahun 1992. Bersertifikat Pendidik No. 101282204848.

4 thoughts on “Accounting Information Systems : ERP System”

  1. assalamu’alaikum bu istutik…

    wah, setelah saya membaca artikel ibu, jadi ingat ujian system analys and design yang membahas mengenai ERP dan saya jadi tertarik untuk mengetahui lebih lanjut…
    biasanya kan ERP ini digunakan dalam perusahaan skala besar seperti PT. GUDANG GARAM. karena ERP ini adalah sistem tercanggih pada abad 21 ini, selain membutuhkan biaya yang sangat besar bahkan milyaran juga pengaplikasian yang lumayan rumit. kira-kira apa kampus kita sudah mempunyai sistem ERP ini ya bu? ^_^

    wassalamu’alaikum wr.wb

  2. @Inaya : Kampus kita juga sedang melakukan pengembangan sistem informasi manajemennya ke arah integrated systems, sehingga pasti berlandaskan konsep ERP donk . . . !. di blog.stie-mce.ac.id/eddys, pak Eddy juga menulis tentang kemungkinan ERP diaplikasikan di kampus kita yang cantik ini.

  3. Wahhhh……dengan adanya ERP system ini sangat membantu mengintegrasikan informasi internal maupun eksternal seluruh organisasi serta dapat pula mengintegrasikan seluruh aktivitas bisnis perusahaan dengan cara-cara tertentu pada database terpusatnya…..

    Ehmmm…tapi mungkin apa tidak bu kalau ERP system ini dapat tergantikan oleh sistem yang lebih canggih lagi???

    Terima kasih bu atas informasinya….^^

  4. ERP sekarang udah jd hal yg dibutuhkan ya bu? kalau untuk perusahaan yg lebih kecil pa mungkin bisa mengaplikasikan sistem ini ya?
    kalau dipikir2 sebenarnya ERP ini bisa menjadi salah satu terbentuknya manjemen yg lbh baik ya bu? dan sistem manajemen yg lebih terintegrasi.

Comments are closed.