STIE-MCE bersyukur . . . , Implementasi SPMI-nya Mendapat Penghargaan dari Dikti

Bila mutu yang dinomorsatukan, tentu segala aktivitas akan didorong untuk mengedepankan tujuan peningkatan mutu. Plan, Do, Check, and Action (PDCA) pun digunakan untuk konsep dalam mengelola mutu.

Alhamdulillah, kemarin  ada berita gembira, diumumkan oleh Ditjen Dikti melalui Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Illah Sailah, bahwa STIE Malangkucecwara termasuk sebagai perguruan tinggi yang telah mengimplementasikan SPMI dengan baik. Dari 357 perguruan tinggi yang telah mengirim instrumen evaluasi diri SPMI ke Dikti, 66 perguruan tinggi lolos untuk menjalani site verification, dan akhirnya terpilih 24 perguruan tinggi dengan predikat Good Practices.

Tentu STIE-MCE patut bersyukur atas penghargaan tersebut. Kadang pengakuan dari pihak eksternal diperlukan juga dalam rangka untuk memotivasi diri. Sudah sejak tahun 2005, STIE-MCE mengimplementasikan SPMI. Kala itu Ketua STIE Malangkucecwara memutuskan untuk mengadopsi ISO 9001:2000 (sekarang ISO 9001:2008) sebagai model sistem penjaminan mutu yang dikembangkan oleh STIE MCE.

Pada bulan Oktober-Nopember 2010, dokumen mutu dilengkapi dengan Standar Mutu beserta Manualnya. Dalam bulan Desember 2010, SPMI STIE-MCE diverifikasi dua kali oleh Ditjen Dikti, pertama di Garden Palace Hotel dan kedua dengan site verification di kampus sendiri. Mulai awal 2011, diyakini bahwa SPMI yang diimplementasikan oleh STIE-MCE tidak lagi hanya mengacu pada ISO 9001:2008, namun juga sekaligus memenuhi pedoman SPMI Direktorat Akademik Ditjen Dikti. Dengan lima belas standar mutu, akan mengawal STIE-MCE merealisasi rencana strategis dan rencana operasionalnya.

SPMI sebagai suatu sistem akan terimplementasi dengan baik jika semua pelaku sistem memiliki kesadaran untuk mematuhinya dan didukung dengan komitmen Pimpinan. Sementara Tim SPMI berupaya untuk memastikan bahwa sistem berjalan secara efektif, kebutuhan stakeholder terpenuhi, sasaran mutu tercapai, kinerja dievaluasi, perbaikan dan pengembangan berkelanjutan dilakukan.

Minggu depan, Jum’at tanggal 13 Maret 2011, United Registrar of System (URS) akan berkunjung ke STIE-MCE untuk melakukan survailance audit rutin semesteran terhadap Sistem Manajemen Mutu STIE-MCE. Karena sudah rutin diaudit, maka para Auditee-pun akan welcome menerimanya. Meski begitu secara internal semua harus diyakinkan terlebih dulu oleh Tim SPMI beserta jajaran manajemen, setelah audit internal selama dua minggu, besok Senin tanggal 7 Maret 2011, Ketua akan memimpin Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) untuk mereview jalannya sistem, capaiannya, kendalannya, tindak lanjut yang telah dan akan dilakukan.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan pencerahan untuk kita dalam menjalankan tugas masing-masing secara berkualitas.

Istutik

STIE Malangkucecwara

Author: istutik

Istutik adalah Dosen STIE Malangkucecwara. Lahir di Surabaya, 27 Nopember 1963, menyelesaikan S1 di Fakultas Ekonomi – jurusan Akuntansi Universitas Airlangga tahun 1987. Sejak Pebruari 1989 menjadi Dosen Tetap STIE Malangkucecwara, dan resmi menjadi arema hingga sekarang. Pendidikan S2 di Magister Manajemen Universitas Indonesia, tahun 1992. Bersertifikat Pendidik No. 101282204848.

3 thoughts on “STIE-MCE bersyukur . . . , Implementasi SPMI-nya Mendapat Penghargaan dari Dikti”

  1. @alfin : eeh . . . iya, mestinya tertulis tanggal 11 Maret 2011, Alhamdulillah . . . Audit Mutu oleh URS telah dilaksanakan dua hari, yaitu tanggal 10-11 Maret 2011.

Comments are closed.